Jumat, 03 Januari 2020

Untuk Sahabat Putih Abu Abuku


1986-2019, sudah 33 tahun kita berkawan. Selama 1-3 tahun pertemanan di SMA banyak hal hal lucu, konyol yang manis untuk dikenang. Mungkin kalau sekarang kita flashback ke masa SMA, bisa malu sendiri kalau lihat foto foto masa lalu. Rambut gondrong lupus dengan kancing kerah dibuka lebar supaya dada terkembang, celana pinsil yang susah bener dilepaskan kalau kebelet di toilet. Yang cewek lengan baju yang sudah pendek masih digulung lagi sampai ketiak dan kaos kaki digulung sampai sepatu supaya betis indah mulus tampak jelas.. Kalau dinasehatin ortu lagi egoegonya, ndablek. Sudah Selalu Salah Situ Senyum Senyum Saja. Pokoknya foto jadul dilihat sekarang kesannya beda banget sama waktu dilihat pas baru selesai cetak. Dulu rasanya gue udah paling keren sedunia, kalo dilihat lagi sekarang..kok dulu gue bisa begini ya..malu gue lihatnya sekarang...sambil senyum senyum sendiri.

Waktu terus berlalu...
Pasti perjalanan hidup tiap tiap kita sejauh ini berbeda beda arah tujuan. Bertemu dengan teman lain lagi. Baik teman bisnis, teman komunitas, teman club hobby, teman pengajian, teman gereja, dll. 
33 tahun mungkin ada yang pertama kali kita bertemu lagi, ada yang sudah jadi pengusaha, profesional, ada yang jadi dokter, ada yang jadi pengacara, jadi karyawan, jadi ustadz, dll. Teman datang dan pergi. Tapi mudah mudahan teman 1816 tetap dihati. Saat ini ada kawan yang tengah berjaya, tapi justru ada yang sedang lagi susah. Tapi janganlah berhenti berkawan karena hal apapun. Kita tidak menilai dari apa jabatanmu atau bagaimana ekonomimu. Banyak Kawan Banyak Rejeki, Sedikit Rejeki Tetap Harus Banyak Kawan..Siapa tahu dari silaturahmi ini terbuka jalan rejeki.

Main Seru Lelah hilang Perut Kenyang Kita Pulang Kenangan Membayang.
Sekarang kita dalam perjalanan pulang. Setelah seharian berkegiatan bareng seperti jaman kita dulu masih sekelas, sekarang kita pulang dan besok kita sudah kembali ke kehidupan nyata kita masing masing lagi. Momen seperti ini sungguh langka dan berharga. Entah kapan lagi Tuhan mengijinkan kita berkumpul lagi seperti ini. Entah nanti kita berhalangan karena sudah sibuk urus cucu, atau bisnis yang makin sibuk tidak bisa ditinggal, atau makin tenar dipanggil seminar kesana sini, atau kertas hasil laboratorium melaporkan angka kolesterol makin tinggi, kaki nyut nyutan asam urat, pinggang pinggul pegal panas linu, kesehatan sudah tidak memungkinkan. Rasanya selain pekerjaan utama, menyediakan waktu dan tenaga untuk hal lain terasa makin berat. Pak Tua Sudahlah Udah Umur Sudah Sepuh Cepet Capek.. Tapi semoga kita masih sempat membaca undangan dari panitia reuni satoedelapanenambelas di tahun tahun berikutnya, dan mudah mudah masih kuat dan bersemangat untuk berkumpul lagi, mengenang memori dan merajut persahabatan.

Terimakasih untuk semua di hari ini. Manusia tidak ada yang sempurna dan tidak ada manusia yang tidak membutuhkan kawan. Mohon dimaafkan segala kesalahan, kenanglah hanya yang baik baik saja.  Kawan sejati susah dicari, dan musuh sejati mau dibuat sekarang juga bisa. Tapi musuh sejati jangan pernahlah dibuat dan kawan sejati memang tidak bisa dicari. Kadang ujian dan cobaan baru bisa mempertemukan kita dengan kawan sejati. Jadi jangan menyerah dengan cobaan dan ujian hidup, semoga dari sini kita bisa ketemu kawan sejati. Kawan Sejati Tidak Dicari Tapi Datang Sendiri Diantarkan Tuhan Pada Saatnya.

Terimakasih kawan, segala yang terbaik yang bisa disediakan Tuhan semoga menjadi rahmat dan berkah untukmu dan keluargamu. Salam joss persahabatan untuk suami, istri dan anakmu atau orangtuamu di rumah. Bilang kalau aku, papanya atau mamanya baru berbagi waktu kebersamaan bersama kawan kawan lama yang terbaik yang pernah aku miliki. Nak, kami orangtuamu  berpesan..kalau kamu berkawan, selalu ambil hal baik dari kawanmu dan buang hal buruk yang ada pada kawanmu. Jadikan dirimu panglima atas keputusan penting dalam hidupmu. Jadikan kawan sebagai penyemangatmu, pengingatmu, penasehatmu dan pembelajaranmu. Kawan seribu masih kurang tapi satu musuh terlalu banyak. Tapi putuskan dengan siapa kamu bisa berkawan, berbagilah pada kawan yang jadi pilihanmu tapi jangan hancurkan masa depanmu karena alasan setia kawan, karena jika tidak membawa kebaikan berarti itu bukan berkawan.  Karena kawan tidak hanya yang bisa tertawa bersama sama saat bahagia, tapi bisa juga menasihati sebelum menyesal terjadi dan menangis bersama. 

Somewhere betwen Lembang to Jakarta. November 2019.

SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar