Saturday, February 2, 2013

KARYAWAN PEMBELAJAR

Banyak pertanyaan apakah jadi karyawan tidak pernah akan bisa kaya. Saya katakan bisa, tapi umumnya ini adalah masalah mental. Memang beda antara mental kebanyakan karyawan dengan mental pengusaha mandiri. Maka jelas etos kerja dan daya tahan antara pelaku dua jenis profesi ini dirasakan berbeda. Maka saya saat ini lebih berfokus pada memperbaiki sikap mental saat menjadi karyawan dulu, bukan .pada strategis bagaimana karyawan bisa kaya.

Manusia dikaruniai akal budi,  itu yang membedakan antara manusia dan makhluk Tuhan lainnya. Itu yg akan mengarahkan manusia. Dengan akal budinya manusia bisa terus menerus mengalami proses pembelajaran hidup, itu jika dia ingin disebut manusia pembelajar. Atau jika dia tidak mau belajar maka walaupun bertambah umur tetap saja tidak akan membawa manfaat bagi dirinya sendiri. Umur seperti sia sia. Saya ambil contoh bagi kita yang berprofesi sebagai karyawan, apa saja yang masuk dalam proses pembelajaran? Kita coba bahas.

Sebagai karyawan tentunya setiap kita punya posisi, jobdesc dan tanggung jawab baik kepada pimpinan ataupun bawahan. Jangan lupa teladan juga. Terakhir semua atribut itu akan dikompensasikan dengan gaji dan komisi sebagai hak dari apa yang telah kita kerjakan dalam sebulan. Anda harus adil sebagai karyawan. Kalau Anda menerima gaji dari perusahaan, tentunya Anda wajib memberikan kontribusi kepada perusahaan.

Seringkali karyawan hanya terfokus pada tujuan semu yaitu gaji nanti di akhir bulan. Semua hanya rutinitas. Pergi pagi pulang sore, selesai . Sementara proses bagaimana kita mendapatkan gaji itu tidak kita maknai dengan sebenarnya. Padahal itu yg membedakan antar karyawan satu dengan lainnya. Anda harus naik tahap menjadi karyawan yang berinisiatif, bukan sekedar adil. Sesungguhnya tidak ada gaji yang nilainya tetap. Kita bisa minta naik gaji dan  komisi tergantung dari nilai kontribusi yang sudah kita berikan kepada perusahaan hasil dari pembelajaran yg kita lakukan secara  inisiatif. Karyawan bisa punya target naik gaji setahun 2-3x kita "paksakan" kepada perusahaan dan akan dikabulkan karena  perusahaan sangat perlu Anda. Sebagai manusia baik pimpinan maupun bawahan tentu mempunyai penilaian terhadap apa yang karyawan berikan dalam pekerjaan. 

Jika memang eksistensi Anda bisa membawa kontribusi positif dan progress luar biasa terhadap kemajuan perusahaan, pasti beda respon perusahaan kepada setiap karyawannya. Maka tidak ada keberatan sama sekali dari pimpinan atau bawahan untuk menaikkan gaji Anda seperti yang Anda minta. daripada kehilangan Anda Anda belajar dengan sangat baik, memperbaiki segala kekurangan yang ada Setiap hari hasil kerja Anda makin spektakuler dan jelas jelas membawa perubahan perbaikan kepada prestasi perusahaan apakah itu terkait omzet atau image perusahaan. Anda juga memberi contoh kepada karyawan lain karena melakukannya dengan cara dan strategi yang lebih baik,lebih cepat dari yang sudah pernah dilakukan orang atau karyawan lain. Cara yang Anda lakukan bisa memberi contoh cara yang bisa dilakukan untuk hasil lebih optimal dan efektif. Kontribusi Anda membawa kemajuan signifikan bagi perusahaan sesuai dengan posisi Anda, memberi bukti pada karyawan lain bahwa hal itu mungkin dicapai. Lalu apa yang akan pimpinan atau bawahan Anda akan sangkal kalau Anda berhak mendapat penghargaan gaji yang lebih tinggi?

Apabila Anda tidak jadi manusia pembelajar maka Anda tidak akan alami kemajuan apa apa. Bahkan mungkin Anda bisa mengalami kemunduran. . Bahayanya lagi lingkungan kerja di perusahaan bisa membuat Anda terbiasa dan nyaman dengan kondisi "wajar" seperti itu. Bertahun tahun Anda bekerja di perusahaan atau institusi seperti itu akan praktis menghilangkan motivasi Anda untuk jadi karyawan yang lebih produktif lagi.. 

Atasan Anda akan menilai Anda berkinerja buruk karena hanya bergerak jika disuruh, itupun berkali kali melakukan kesalahan yang sama. Di perusahaan kadang kinerja kita tidak berpengaruh langsung pada "hukuman" yang kita terima. Mungkin saja hukumannya hanya sekedar terima gaji dengan kenaikan rutin berkala dan tidak naik jabatan. Tapi tetap bisa nyaman bekerja lebih lama lagi di perusahaan atau institusi.

Tidak ada perbaikan cara kerja dalam waktu yang lama, pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda seringkali gagal dan sayangnya Anda jadi terbiasa. Dalam perusahaan yang lebih kompetitif, catatan kerja Anda menunjukan performance yang tidak memuaskan, teman teman menilai Anda anggota team yang susah diajak kerjasama. Anda tahu itu tapi tetap tidak memperbaiki. Lalu apa yang bisa Anda dapat dari sikap yang seperti itu? Tdk ada gunanya buat Anda Maka jadilah manusia pembelajar dan perbaiki setiap aspek hidup dan kerja Anda setiap hari. Maka hidup dan kerja Anda akan makin sukses.. 

Menjadi karyawan sukses seringkali menjadi tahapan awal untuk pindah jadi pengusaha mandiri sukses. Berarti Anda sudah punya dasar mentalnya. Entah mungkin Anda akan diberi saham oleh bos kantor Anda, atau ada pihak lain yang tertarik mengajak Anda berbiisnis. Tunggu waktunya tiba. Bagi karyawan pembelajar, kesempatan bekerja pada orang akan dimanfaatkan untuk melatih daya pikir, menangani kasus dan solusi, belajar organisasi, melatih mental dan wawasan perusahaan. Membina relasi dan trust. Kelak jika sdh ada kesempatan saatnya membangun usaha sendiri. Maka jika sekarang Anda karyawan, jangan kecil hati. Bekerjalah sebaik mungkin diatas pengharapan bos Anda. Banyak pihak akan melihat hasilnya

Anda harus berpikir bekerja untuk kepuasan diri sendiri, derajat dan martabat Anda, harga diri dan integritas Anda. Bukan untuk perusahaan.. Kalaupun nanti sikap mental dan prestasi Anda membawa perubahan perbaikan kinerja itu adalah bonus bagi perusahaan sekaligus pembuktian bahwa prestasi Anda diapresiasi oleh perusahaan. Maka keberhasilan dan kesuksesan akan selalu menyertai prestasi kerja Anda. Selanjutnya nasib Anda akan berubah, termasuk Anda bisa mengubah status Anda dari karyawan menjadi pengusaha mandiri karena mental dan wawasan Anda sudah siap.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)


Saturday, January 5, 2013

PEDE

Tahun 2013 ini sudah mulai. Ayo harus berusaha lebih smart lagi agar hidup bisa berubah lebih baik. Tapi bagi beberapa orang yang saya temui, hidup terasa sangat berat baginya karena untuk PD saja katanya sudah susah. Padahal (P)ercaya (D)iri itu membuat kita berani bicara, bisa eksis, bisa dilihat oleh orang lain, punya banyak teman. Dari tahun ke tahun tetap saja krisis percaya diri tsb tidak berubah dan semakin membuat hidup makin terpuruk, semakin jauh dari lingkungan.  

Lalu bagaimana supaya kita bisa menjadi PD ( percaya diri /confident ), tidak takut menghadapi tantangan dan tidak malu bicara dengan orang lain, diakui dalam pergaulan. Banyak orang merasa tidak PD sehingga dia sepakat bahwa tidak bisa maju karena ketidak PD-annya itu. Lalu jadi pasrah karena susah berubah. Lebih jauh mengatakan kepada  orang lain yang lebih PD tsb, bahwa PD itu adalah karunia Tuhan, berasumsi bahwa tidak semua orang bisa PD seperti orang tsb dan seperti harus memaklumi keadaan  

Tapi perlu diketahui bahwa PD bisa dibangun dari dalam diri sendiri. Setiap orang bisa asal sanggup dan mau berusaha keras mampu untuk membangun PDnya pelan pelan. Misalnya ukuran seseorang bisa PD dalam satu komunitas jika dia bisa eksis dalam pergaulannya. Bicaranya didengar dan aktifitasnya disupport anggota komunitas. Tapi coba saya ajak Anda berubah sudut pandang bagaimana PD dan eksistensi bisa muncul. Eksis karena memang orang butuh kehadiran dan karya Anda  

Mulai saat ini bangkitkan PD Anda dengan apa yang bisa Anda kontribusikan kepada lingkungan sekitar. Secara jangka panjang dan lebih luas eksistensi tetap harus dibuktikan dengan hasil dari perbuatan. Apalagi jika hasil tsb membawa pengaruh baik bagi orang banyak. Untuk masalah PD di komunitas maka kuasailah situasi dan  tidak harus terbawa arus pergaulan. Jadilah diri sendiri,tampilkan kecerdasan pribadi

Tapi sebelumnya pertimbangkanlah, apa lingkungan pergaulan Anda saat ini betul betul baik untuk Anda. Jangan sampai menyesal kemudian. Pikirkanlah apa lebih baik Anda betul betul eksis dalam komunitas ini atau meninggalkannya. Pikirkanlah apa Anda akan mendapatkan manfaat dari lingkungan ini. PD justru bisa timbul dari kenyamanan Anda berada dalam komunitas ini. Rasakanlah, apa Anda merasa nyaman dan happy dengan lingkungan ini? Kalau Anda merasa nyaman dengan komunitas ini, enjoy dengan aktifitasnya, kemungkinan Anda bisa tune in dgn komunitas ini, lama lama bisa berbaur dan PD sendiri

Tapi kalau Anda merasa tidak nyaman, merasa terpaksa melakukan aktifitas bersama, tidak cocok dengan orang2nya, jangan paksakan untuk tidak jadi  diri sendiri. Anda bisa cari komunitas lain dimana jika Anda coba seminggu Anda bisa merasakan kecocokan hati dan aktifitas serta nyambung dengan orang orangnya. Ingat, bergaul kadang bisa jadi pintu awal menuju eksistensi, jika beruntung justru bisa membuka pintu rejeki. Banyak karir bagus dan cerah ternyata yang datang dari jalur  pergaulan. Tapi bergaul juga bisa fatal untuk hidup Anda. Jika salah memilih komunitas dan cara bergaul, masa depan Anda bisa hilang sia sia. Hati hatilah

Masa depan seseorang salah satunya dipengaruhi oleh siapa teman temannya dan dimana lingkungannya. Pikirkanlah jangka panjang karena kadang dalam pergaulan, ada namanya paradigma solidaritas. Jika sudah masuk dalam komunitas tsb susah jika tidak mengikuti apa2 acara yg diagendakan. Jika tidak ikut maka dianggap tidak solider dengan kawan kawannya. Jika ada hal hal  memberatkan spt ini sebaiknya keluar saja sebelum berlarut. Bergaul bukan untuk jadi susah hati

Kalau sudah mantap bahwa komunitas pergaulan ini membawa kebaikan, baru usaha untuk bisa eksis dan mempunyai nilai tambah manfaat. Lebih baik membawa komunitas Anda kearah sesuatu yang bisa membanggakan. Bergaul juga harus ada tujuan, bukan hanya untuk senang senang.
Tunjukan bahwa Anda bisa mencetak prestasi hebat dalam olah raga, mengumpulkan donasi untuk rumah yatim, touring motor sambil menyebar bantuan, banyak lagi. Bagi umur yang lebih muda bisa kumpul belajar modeling, club menyanyi karaoke mungkin bisa berbakat jadi vocalist, mungkin jalan jalan ke mall tapi untuk memupuk peluang usaha dagang, dll. Misalnya untuk kalangan laki laki bisa kumpul dengan komunitas bengkel lalu belajar cara perbaikan mesin motor, masuk klub photography, carilah komunitas yg positif dan produktif. Percayalah setiap orang pasti paling tidak ada 1 (satu) kebisaan atau ketertarikan bidang tertentu yang Anda bisa lebih serius dan fokus menjalankannya. 

PD bukan hanya sekedar eksis karena minta pengakuan dari lingkungan. Atau melebih lebihkan penampilan materi agar terlihat mencolok di lingkungan. Jika Anda memberi manfaat dan nilai tambah bagi komunitas, mengarahkan komunitas lebih bermanfaat, maka lingkungan juga akan support. Rekan rekan di komunitas dengan sendirinya akan support dan Anda akan merasa lebih PD dan eksis. PD pada dasarnya adalah karena  respond lingkungan, bukan action dari pribadi Anda secara dibuat buat. Pahamilah

Bahwa jika Anda menunjukan kapasitas Anda, maka orang akan datang kepada Anda. Anda akan eksis dan PD dengan sendirinya, pasti! Jadi jangan Anda menunjukan dengan mendorong eksis Anda keatas dengan menampilkan hal hal yang hanya "topeng" agar Anda dilihat. Pada saatnya nanti Anda sudah tidak ada yang bisa diperlihatkan lagi, maka Anda akan kehilangan massa. Berbeda kalau Anda menunjukan prestasi karena prestasi sifatnya akan lebih abadi, karena disana kapasitas dan manfaat eksistensi Anda akan dirasakan massa, dan banyak dukungan

Bahkan jika sekarang Anda bisa mulai bergerak sendiri saja dulu, mengarah pada tujuan Anda dan buktikan pada sekitar akan eksistensi dan manfaat Anda. Jika masyarakat menilai apa yang Anda lakukan bisa bermanfaat dan meninspirasi kebaikan bagi banyak orang, komunitas bisa datang sendiri pada Anda tanpa harus Anda minta. Anda bisa jadi pusat perhatian, eksis dan PD tanpa Anda berniat utk eksis. Sesungguhnya tetap saja kebaikan akan menjadi magnet besar. Memang ada beberapa keburukan di dunia, tapi tetap kebaikan dan contoh manfaat menjadi cahaya bagi dunia. Jadilah Anda bagian dari  kebaikan itu. PD,percaya diri sebaiknya juga terkait pada apa yang kita kerjakan bermanfaat bagi sesama. Jika yg dilakukan merusak sesama buat apa PD. seharusnya seseorang memiliki rasa malu untuk melakukan ha hal jelek, bukan malah mengajak orang lain sama sama support hal yang jelek tsb

Anda sebagai khalifah di bumi, wajib menyebar kebaikan. Paling tidak orang orang sekitar Anda merasakan manfaat dari  eksistensi Anda. jika Anda menjadi inspirasi dan panutan hal baik bagi lingkungan, diinginkan saran dan nasihatnya,diminta pendapatnya,maka pasti Anda akan PD. jadi jangan berusaha secara "topeng" untuk PD. Tapi tunjukan saja kemampuan, prestasi karya dan perbaiki skill komunikasi, leadership.Eksistensi yang dibutuhkan akan datang sendiri karena lingkungan melihat karya Anda dan pengakuan lingkungan tsb akan mendorong PD Anda. Ayo tahun ini harus lebih PD dan sukses dari tahun lalu.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Saturday, December 15, 2012

MOTIVASI DIRI ANDA

Kenapa ada sebagian kecil orang terlihat selalu bersemangat, lincah bergerak, bicaranya cepat dan bernas, matanya berbinar binar, seperti tidak ada cape capenya kesana kemari dan sukses hidupnya. Sementara lebih banyak lagi orang lainnya yang terlihat loyo, tidak semangat, banyak tidur,  banyak mengeluh, wajahnya selalu kusut, duduknya saja melorot. Sudah pasti hidup sebagian orang ini juga susah, sesuai apa yang sering dikeluhkannya..

Anda adalah seperti apa yang Anda pikirkan. Karena itu berpikirlah besar dan bercita cita tinggi. Tuliskan apa yang ingin Anda capai dalam hidup dan tempel di cermin dimana setiap selesai mandi Anda berkaca. Tidak apa menuliskan pencapaian dalam bentuk benda/barang mewah seperti punya mercedes benz di usia 30 tahun, atau jam tangan Rolex di usia 25 tahun, tujuan tertentu seperti punya perusahaan sendiri di usia 40 tahun, naik haji di usia 40 tahun, dan lain sebagainya. Kalau perlu ucapkan keras keras dengan semangat setiap membaca tulisan Anda.  Pandanglah ke arah mata Anda sendiri di cermin bahwa Anda akan bertekad mencapai tujuan tsb sesuai target waktu. 

Pantaskan penampilan diri Anda dengan semangat yang sedang dibakar dalam hati Anda. Berdandan yang prima, pakai gel  rambut dan parfum, kenakan busana yang smart style dari kemeja sampai sepatu, berpenampilan layak akan sangat membantu mendorong rasa percaya diri Anda dan sebagai standard dari sikap Anda seharian itu.. Sikap dan gestur Anda sehari itu akan dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan penampilan Anda, atau akan malu sendiri dengan glamor busana yang Anda kenakan. "Jaga image" istilah anak muda masa kini.  Busana sudah pantas dan berkelas tidak pantas kalau jalannya loyo, wajah kusut dan duduk melorot. Cerahkan air muka, tegapkan badan, dan tampilkan gestur semangat, itu baru hebat.. 

.Anda perlu memotivasi diri sendiri sebelum Anda meminta orang lain membantu memotivasi Anda. Tapi bergaul dengan orang orang positif akan sangat membantu pembentukan mental dan karakter Anda. Sebaliknya bergaul dengan mereka yang bermental lemah, negatif dan banyak mengeluh juga akan menjerumuskan Anda. Jangan lupa, manusia lebih merasa nyaman dalam lingkungan yang menawarkan kesenangan sesaat sampai akhirnya larut terlena dan tanpa sadar sudah terlalu terlambat untuk bangkit memperbaiki diri. Kesenangan awal seringkali adalah godaan dan tipu daya dunia belaka. Bertanggung jawablah untuk hidup Anda sendiri. Maka hati hati dalam memilih kawan dan menempatkan lingkungan dimana Anda akan bergaul dan beraktifitas sehari hari.  

Juga penting mengkaitkan usaha kerja keras Anda pada seseorang yang sangat punya arti dalam kehidupan Anda. Misalnya kalau perjuangan seorang  anak ditujukan untuk kebahagiaan orang tua, kalau perjuangan seorang kepala keluarga ditujukan untuk kebahagiaan anak istri. Seseorang yang berjuang untuk seorang yang dicintainya, akan memiliki motivasi besar agar tidak ada kegagalan dari apa yang sedang diusahakannya. Dia akan berusaha keras untuk bagaimana bisa berhasil dan memberikan yang terbaik kepada orang yang dicintainya.

Demikianlah tips sederhana bagaimana membangkitkan motivasi pada diri Anda agar selalu dalam kondisi mental kuat dan positif. Anda perlu jangkar untuk mengaitkan mindset dan niat agar motivasi dalam diri anda bisa terus dibangun dan tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter positif. 
Selamat menyambut Tahun Baru 2013, tetaplah memotivasi diri Anda dan jadilah sukses dalam setiap langkah hidup Anda di tahun 2013. Amin Ya Rabbal Alamin


Semangat Sukses (Mirza A. Muthi)

Saturday, December 8, 2012

LUKA YANG BERBEKAS

Teman-teman, sebagai penutup tahun 2012, saya akan berbagi cerita untuk Flash back terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini. Mudah-mudahan cerita ini bisa menjadi Perenungan di akhir tahun dan bisa menjadi inspirasi untuk kebaikan kita di tahun yang akan datang.

Saya pernah diceritakan Sebuah kisah sebagai berikut : 

Pernah ada anak seorang lelaki dengan banyak sekali watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham / bermasalah dengan orang lain.

Di hari pertama dia memaku 37 batang di pagar, dan itu merupakan jumlah masalah yang dia perbuat terhadap orang lain pada hari tersebut. Dia malu karena ternyata hari itu dia membuat banyak masalah. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.

Lama kelamaan Dia merasakan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar yang berkayu keras tersebut. Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang pakupun selama seharian. Dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dimana dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:

”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang engkau buat di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa saja menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya akan tertinggal.

Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka." 

Demikianlah sebuah cerita yang bisa kita sampaikan kepada orang-orang yang kita cintai ....... Semoga bermanfaat.


Semangat Sukses
Purwanto



Saturday, November 10, 2012

MEDIDIK ANAK MENGERTI TENTANG UANG

Sebentar lagi Liburan sekolah natal dan akhir tahun? coba ajak anak Anda berlibur sambil diskusi masalah uang dan bisnis. Anak perlu tahu uang dari cara mencarinya, bukan hanya membelanjakannya 

Anak adlh asset keluarga Anda. Mendidiknya "mengerti cara cari dan buat uang" akan membekali mrk lbh menghargai uang dan penting buat hidup mereka. Uang memang bukan tujuan hidup, hanya alat. Tapi mencari dan mengusahakan uang wajib karena semua aspek bertahan hidup di dunia dinilai dari uang, baik saat ini walaupun nanti zaman anak Anda sudah dewasa dan harus bisa menghasilkan uang sendiri. . 

Karena itu Anak sejak dini perlu tahu memposisikan uang. Bukan cari uang, tapi cari kehiidupan. Dengan uang hidup mereka bisa "lbh hidup dan bernilaii". Uang untuk memberi nilai pada hidup. Maka mulai cara mencarinya harus halal dan baik. Digunakannya untuk hal yang produktif dan ibadah. Bisa mengangkat nilai hidup

Hal hal yang bisa dilakukan pada anak Anda bisa berawal dari mengajak mereka melihat kehidupan nyata, bahwa kenyataannya hidup tidak selalu berada dalam situasi seperti yang mereka alami sekarang. Orang tua mampu, mau beli apa saja bisa saat itu juga, semua tinggal minta. Ajak melihat pinggiran kota, mengunjungi rumah rumah kumuh pinggir sungai. Ajak mereka mengunjungi rumah yatim piatu, dan anak anak dari keluarga tidak mampu lain. Dari sana jelaskan bahwa dunia tidak selamanya bisa indah. Bahwa anak anak harus bersyukur hidup dalam kondisi senang dan cukup saat ini, sementara banyak anak anak dan keluarga lain kurang beruntung. Karena itu pelajarannya bahwa pada saat dewasa nanti harus pintar mencari uang sendiri dan jangan lupa membantu sesama, agar pintu rejeki selalu terbuka dan mudah mencari rejeki. 

Lalu jangan biasakan anak anak gampang meminta dan gampang diberi. Bahkan dari uang saku yang mereka terima itupun harus mereka kelola. Artinya mereka harus bisa menabung, mengumpulkan sejumlah uang jika ingin membeli sesuatu keinginan yang cukup besar diluar event spesial. Misalnya Anda sebagai orang tua sepakat hanya kasih hadiah barang barang besar kepada anak saat ulang tahun saja. Jika diluar waktu itu dan bukan barang barang terkait kebutuhan sekolah mereka akan meminta barang besar tertentu maka mereka harus menabung dari uang saku yang mereka terima dan membeli sendiri. Jadi kita mendidik agar mereka tahu tidak semua bisa instant dimiliki tanpa usaha.

Anda punya usaha kecil di rumah? Ini harus anda manfaatkan untuk mengedukasi anak tentang kerja. Berikan porsi kerja kecil kepada anak Anda, yang sekiranya aman dan tidak memberatkan jika anak Anda membantunya. Misalnya jika Anda membuat panganan snack, buat kemasan kecil kecil dan minta anak Anda bawa ke sekolahnya dan jual beberapa bungkus kecil ke kawan kawannya. Begitu dapat uang Anda harus kasih sebagiannya sebagai fee dan katakan inilah cara orang dewasa dapat uang dari jual beli. Jadi anak Anda mendapat gambaran langsung. Kalau anak Anda pintar dan berminat di bidang penjualan, maka hasil penjualannya akan naik dari hari ke hari. Progress yang menyenangkan bagi Anda dan positif bagi anak Anda..

Mengenai menyimpan uang, Anda bisa gunakan nama dan identitas Anda untuk membuka rekening bank dan minta kartu ATM. Serahkan sepenuhnya buku tabungan dan kartu ATM tsb pada anak Anda. Ajarkan anak Anda cara menyetor uang di kantor kas bank.. Sepanjang bukan transaksi tarik uang yang butuh ttd Anda sebagai pemilik rekening maka hal tsb bisa dilakukan anak Anda. Jangan lupa berikan no PIN ATM sesuai nomor yang disukai anak Anda. Biarkan mereka mengelola sendiri "kekayaannya" dan lihat bu rekening tsb sebulan sekali. Dari progress kesehatan buku tabungannya, Anda bisa memberi saran dan input apa yang harus dilakukannya jika ingin buku rekeningnya sehat.

Salah mengarahkan anak Anda tentang uang, maka anak akan salah memperlakukan uang dalam seluruh hidupnya. Orang tua bertanggung jawab untuk hal ini. Karena itu liburan sekolah nanti adalah saat yang tepat sebagai orangtua ajarkan cara pandang lebih positif dan produktif tentang uang. Cara cari, mengembangkan jumlah uang dan cara menggunakannya..

SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Saturday, October 13, 2012

KONSEP KERJA

Manusia adalah makhluk Tuhan paling tinggi derajatnya. Ada binatang, tumbuhan, bahkan bakteri yg sama sama hidup di bumi. Tapi manusia yang dibekali instrument/fitur hidup yang paling lengkap. Ada akal, budi, mental, karakter, otak kanan, otak kiri, kemampuan belajar, beradaptasi, analisa dan mencari solusi, kemampuan memperbaiki diri sendiri dan merekayasa lingkungan sekitar agar kondusif sesuai kebutuhan yang diinginkan. 

Tumbuhan dan hewan hanya mengikuti alam secara naluri. Orientasinya menyesuaikan dan bukan merekayasa. Oleh sebab itu kenapa manusia yang menjadi khalifah di bumi, bukan hewan atau tumbuhan. Dengan kemampuan ini, manusia bisa mendamaikan bumi atau bahkan merusak bumi dan makhluk lain.

Kembali dalam skala kecil setiap diri manusia, dalam melaksanakan kehidupannya di bumi. Untuk bisa bertahan hidup di dunia, manusia sendiri perlu survive. Bertahan hidup dengan memiliki penghasilan karena secara umum dimanapun di "dunia manusia" ini, uang menjadi alat hidup yang paling dicari manusia. Cara mencari uang yang paling dasar yang dilakukan semua umat manusia adalah "bekerja". Lalu konsep bekerja yang paling dasar adalah "manusia yang membutuhkan uang, bekerja kepada manusia lain yang bisa memberinya uang", atau biasa disebut menjadi karyawan.

Jujur saja pada diri sendiri,apa saat ini Anda sudah bahagia dengan rutinitas kerja? Puas dengan hasilnya?kenapa serahkan nasib Anda pada pihak lain?

1/jika Anda sadari berapa banyak waktu yang telah berlalu tanpa memberi makna pada nilai hidup Anda,rasanya sayang sekali karena waktu tidak kembali

2/tidak ada yang salah jika Anda jadi pegawai. Tapi Anda harus mendapatkan manfaat bagi diri sendiri selama berkarir jadi karyawan, menambah nilai

3/kadang kita berencana jadi pegawai dulu  untuk membuat persiapan menjadi pengusaha. Mencari pengalaman, tingkatkan skill dan membina mental

4/agar jika sudah waktunya persiapan dirasa cukup, maka bisa pindah kuadran menjadi pengusaha mandiri. Secara teori memang bisa diaplikasi

5/tapi tidak semua suasana dan situasi kerja di perusahaan mendukung utk membangun mental entrepreneur dengan adanya budaya kerja negatif

6/bergabung dalam sebuah kelompok kerja di perusahaan dengan banyak orang,kadang kita terbawa suasana dan situasi yang dominan. Itu alamiah

7/yang bahaya jika budaya kerja negatif yang lebih dominan berkembang disana, bukan mental dan karakter kuat yg kita dapat, tapi malah makin melempem

8/bukan membentuk Anda jadi pribadi yang unggul, kompetitif dan berkarakter karena justru Anda tercemar mental dan karakter negatif.  

9/Apalagi jika Anda sudah jadi karyawan selama bertahun tahun, sehingga tidak Anda rasakan akhirnya di pikiran bawah sadar merubah diri Anda

10/membentuk karakter dan mental Anda jadi kurang kondusif lagi dan membuat distorsi dari misi awal bekerja untuk membangun persiapan

11/jika ingin menjadi pengusaha,sudah jadi karyawan lama akhirnya menjadi malah semakin takut memulai action jadi pengusaha

12/Sebagaimana di hampir semua perusahaan yg kita rasakan sebagai karyawan, pasti ada budaya kerja karyawan yang umum terjadi di perusahaan 

13/seperti budaya karyawan lebih suka mengeluh tentang tugas kerja, terlalu banyak menuntut, padahal belum memberikan kontribusi apa apa kepada perusahaan 

14/bukan seorang team player karena selalu ingin dimudahkan untuk urusan diri sendiri dan memberi beban lebih ke rekan kerja lain. Egois 
.
15/Padahal selama ini kita baru kerja seenaknya, yang penting "dilihat bekerja". Sekedar sibuk, tapi tidak memberi nilai tambah pada hasil pekerjaan. 

16/Kalau perlu biar tetap dinilai bekerja sesuai target sampai berani me-manipulasi data data prestasi kerja.Otak jadi dilatih untuk curang 

17/dan kalau sekali dua kali berhasil, maka jadi terbiasa mencurangi perusahaan. Bahkan di kantor cuma menghabiskan waktu kerja untuk internet

18/Kebiasaan kerja dengan tidak sempurna karena merasa rugi kalau memberikan yg terbaik buat perusahaan. Tidak memiliki inisiatif untuk kreatif 

19/dan sering menunda memulai pekerjaan, tidak disiplin dalam waktu kerja. Datang paling akhir dan pulang kantor paling cepat tanpa hasil optimal. 

20/Jelas sikap seperti itu seperti tidak ada "rasa memiliki" , tanggung jawab dan daya juang. Padahal entrepreneur butuh sikap mental ini 
.
21/Yang dipikirkan bagaimana supaya saya tidak dirugikan perusahaan, bukan pada bagaimana supaya perusahaan tidak rugi.
Seperti jual beli

22/Masalah mental juga sangat mempengaruhi karakter seseorang. Mental yang negatif, tidak antusias, bermalas malasan

23/kadang malah memprovokasi rekan kerja lain untuk berpihak meng-komplain kepada kebijakan perusahaan. Alasan solidaritas

24/Banyak karyawan yg bekerja dgn standar mutu kerja yg rendah, seadanya, menggampangkan pekerjaan, kurang memberi arti pada kerja team

25/merasa paling pintar,paling memberi kontribusi dan paling berarti dalam sebuah team,tidak menerima kritik dan susah menerima arahan.

26/Jika tanpa antusias dan inisiatif, maka bertahun tahun bekerja Anda hanya akan terjebak dalam rutinitas. Dan itu untuk waktu tahunan

27/Pergi pagi pulang petang tidak ada penambahan nilai positif  pada hasil pekerjaan maupun peningkatan nilai pada diri sendiri. 

28/Senang pada kenyamanan kerja yang tenang tenang saja, kadang kalau ada rotasi tugas atau diberi tantangan di Divisi lain maka malah panik

29/Itu sebabnya jika seseorang sdh terlanjur nyaman bekerja menjadi karyawan dan sudah terlalu lama sehingga mental dan karakter terbentuk 

30/yang terbentuk secara tidak disadari mengambil banyak nilai nilai negatif dari budaya kerja perusahaan, karena terbiasa itu kontraproduktif

31/maka akan susah bagi orang tersebut untuk pindah kuadran menjadi pengusaha. Ketakutannya nanti memasuki situasi fase pengusaha 

32/ketakutan setelah fase karyawan akan jauh lebih besar dibanding cita cita dulu saat memulai entrepenuer dan menjadikan karyawan sebagai awal proses. 

33/Situasi berusaha mandiri diyakini akan berbeda jauh dari saat masih menjadi karyawan, bayangan ketidak pastian pendapatan bulanan, 

34/ketakutan nanti jadi pengusaha sudah tidak bisa kerja santai lagi seperti saat jadi karyawan, bukan terima gaji malah harus memberi gaji karyawannya 

35/dll sangat membelenggu mental dan menjauhkan niat membuka usaha sendiri dari action. Semakin takut dan semakin menunda. Umur makin tua

36/Padahal Action adalah turning poin berubah dari fase karyawan menjadi pengusaha mandiri. Memulai dulu,baru bs mulai berubah pelan pelan

37/Jadi hati hati dengan budaya kerja sebuah perusahaan, jika Anda tahu ada budaya kerja yg tidak positif maka jangan larut didalamnya

38/karena budaya kerja dibentuk oleh dominan karakter dan mental pimpinan dan karyawan di perusahaan tsb. Agak susah untuk tidak ikut larut

39/Jika didominasi oleh pimpinan dan teamwork karyawan yang kondusif,antusias, result oriented, teamwork dan pembelajar, 
itu sgt bagus

40/maka akan membentuk Anda menjadi pribadi yang siap lepas landas,cukup persiapan,cukup pengalaman untuk pindah ke tahap calon pengusaha

41/Anda betul betul belajar di perusahaan dan ambil manfaat yang Anda pegang sebagai nilai penting untuk persiapan ke tahap jadi seorang entrepreneur

42/Tapi jika Anda lama kerja di perusahaan dengan ritme kerja biasa saja, yang tidak punya bobot progress pada nilai yang memberi manfaat bagi diri Anda, 

43/sebagian besar karyawannya menganut budaya kerja negatif, maka Anda akan makin jauh dari realisasi niat berubah status menjadi pengusaha. 

44/Pertimbangkan dengan baik karena waktu yang sudah terlewati tidak bisa kita putar ulang lagi,dan yang penting apa yang kita lakukan akan membekas 

45/Dan tentu saja, selama Anda nyaman menjadi karyawan belasan bahkan puluhan tahun tentu saja membuat umur Anda menjadi lebih tua. 

46/Pada saat sudah terlalu tua maka memulai profesi menjadi pengusaha akan sangat susah. Sangat susah menerima kemungkinan resiko 

47/pada saat sudah banyak tanggungan keluarga, sementara fisik dan kesehatan sudah dirasakan makin menurun. Sudah maklum. . 

48/Selanjutnya saran saya, jika harus berkarir awal menjadi karyawan maka masuklah pada perusahaan dengan ritme kerja yang kompetitif, 

49/suasana kerja yang kondusif, bangun nilai nilai tambah positif dan cukup kerja 5 tahun saja. Setelah itu pindah kuadran jadi pengusaha. 

50/hidup adalah mengenai pilihan. Maka perlu hindari terkontaminasi hal2 yang kontraproduktif agar tetap berani memilih yang berisiko tapi untuk maju

Demikian sedikit brainstorming untuk konsep kerja. Mudah mudahan bisa membawa pencerahan bagi Anda dan fit in dengan apa yang sedang Anda rasakan dan lakukan saat ini. SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Saturday, October 6, 2012

8 PRINSIP PENGUSAHA YANG BERJIWA SPIRITUAL

8prinsip pengusaha adalah pilar-pilar yang harus kukuh kita pegang untuk menjadi spiritual entrepreneur. 8prinsip tersebut di-ekstrak oleh Ust @Yusuf_Mansur dari QS Ali Imran ayat 14-17. 8prinsip itu membentuk mozaik postur pengusaha yang selalu diliputi pertolongan Sang Pemilik Modal Utama.

Prinsip 1 Aamanna, YAKIN hanya ALLAH yg berkehendak. Inilah titik zero yg justru jadi pelipat ganda kekuatan.

Prinsip 2 faghfirlana, Minta ampunan Allah SWT atas dosa masa lalu yg kerap menghalangi pertolonganNya.

Prinsip 3 Waqina ‘adzabannaar, Jaga diri dari neraka. Inilah prinsip yg membangun komitmen selalu bersih.

Jika prinsip 1 adalah “pondasi”, prinsip 2 & 3 adalah “pembersihan” atas segala penghalang pertolonganNya.

Prinsip 4 Ash-Shobiriina. SABAR. Baik dalam amaliyah, menahan diri dari maksiat atau ketika mengelola nafsu.

Prinsip 5 Ash-Shodiqiina. Lurus dan jujur selalu baik hati, pikiran maupun tindakan.

Prinsip 6 Al-Qonitiina. TAAT selalu. Perintah Allah adalah prioritas di atas segala aktivitas.

Ketika prinsip 2 & 3 telah membersihkan diri kita, prinsip 4, 5 & 6 menjadi pagar penjagaan.

Dua prinsip berikutnya adalah roket pendorong untuk bergerak lebih cepat menuju quantum changing.

Prinsip 7 Al-Munfiqiina, menafkahkan harta di jalan Allah. Baik lapang maupun sempit.

Prinsip 8, mustaghfiriina bil ashhaar, beristighfar di waktu sahur, berdiri hidupkan malam dg tahajud.

Prinsip 7 & 8 adalah tradisi para kekasih Allah, prinsip yg akan jadi “pesawat jet” bagi para pengusaha.

Demikian tentang 8prinsip pengusaha, semoga bermanfaat:)

Sumber :   www.yusufmansur.com/8-prinsip-pengusaha/