Jumat, 01 September 2017

JADILAH BROKER SMART



Apa yang bisa Anda lakukan pada saat kena PHK? Sementara situasi ekonomi sedang susah, mau apa kedepan masih belum kepikiran. Mau usaha tapi modal terbatas dan takut mengalami kerugian besar. Banyak orang memiliki sesuatu yang dimiliki oleh orang lain. Bisa terjadi jual beli jika bisa bertemu atau dihubungkan. Cuma karena tidak kenal, maka kebutuhan ini tidak bisa dipenuhi oleh Anda. Cobalah sambil menunggu dapat pekerjaan baru, pikirkan jadi broker. Broker atau mediator maknanya adalah menghubungkan antara dua kebutuhan. Selain modal kecil, juga kemungkinan berhasilnya lebih besar dengan resiko kerugian lebih kecil. Singkatnya Anda akan membantu menjualkan barang produk/ jasa milik orang lain. Baru dari hasil penjualan tsb Anda bisa dapat komisinya. Modalnya seringkali hanya HandPhone, atau broker dalam skala yang lebih smart lagi menggunakan system IT.

Ini contoh broker mudah murah. Jika Anda berkantor di gedung atau kawasan perkantoran yang punya banyak kantor perusahaan yang operasional disana, pasti banyak karyawan yang suka makan siang pesan minta dibelikan oleh office boy. Biasanya saat karyawan tsb tidak ada waktu keluar kantor karena sedang kejar target pekerjaan, atau sedang malas keluar kantor. Sebagai karyawan yang pernah bekerja di salah satu kantor yang ada di gedung tsb pasti sudah paham dimana harus beli sate ayam terlezat, soto daging terenak, nasi padang termurah tapi lengkap, es cingcau paling fresh, bahkan gorengan paling garing, dll. Walaupun banyak tempat makan di kawasan tsb tapi biasanya tiap tiap tempat makan punya menu unggulan masing masing yang paling favorit dicari pelanggan. Anda bisa membuatkan "buku menu" dari kompilasi menu menu favorit tsb dan memberi harga baru dengan kelebihan harga misal Rp. 5000 per menu. Jadi buku menu baru tadi anda edarkan ke semua kantor kantor yang ada di kawasan tsb lengkap dengan no HP Anda. Jika ada pesanan maka Anda tinggal membeli dari tempat makan yang sesuai, membayarnya dan menyampaikan ke pemesan lalu menerima pembayaran dengan kelebihan Rp. 5000 dari satu order. Jika dalam satu sesi makan siang Anda bisa melayani 30 pemesan, maka Anda akan mendapatkan Rp. 150.000 dalam 2 jam tsb. Belum lagi yang memesan makanan diluar 2 jam sesi makan siang, sedangkan rata rata kantor buka mulai pkl. 8.00 - 18.00. Mungkin Anda bisa dapat Rp. 250.000 - Rp. 300.000 per hari kerja. Jika dikalikan 25 hari kerja maka bisa Rp. 7.500.000 sebulan dengan bermodalkan hanya "buku menu" buatan Anda sendiri. Asal tempat makan dimana Anda membeli menu tsb masih buka, dan kantor dimana Anda mendapat order juga masih operasional, maka selalu ada kemungkinan Anda mendapatkan "omzet". Mudah dan murah bukan, hanya memang Anda harus sibuk untuk menerima telpon, mencatat orderan, wara wiri seputar kawasan perkantoran tsb untuk memesan pesanan baik datang langsung atau via telpon ( jangan menunggu sampai selesai dibuat karena bisa ke resto lain untuk mengorder menu lain dulu) , mengambil kembali semua pesanan dan mengantarkan satu satu ke pemesan. Capek memang, tapi Anda bekerja sendiri, tidak ada yang mengatur Anda dan sudah jelas ada hasil uangnya. Jika perkembangannya bagus Anda bisa minta bantuan 2 -3 orang lain untuk membantu Anda agar mobilisasi bisa lebih cepat dengan pengaturan zona kerja. Yang penting jaga service kepada pembeli Anda dan jika bisa jaga hubungan dengan resto pemasok menu Anda sehingga orderan Anda bisa jadi prioritas untuk didahulukan dimasak jika ada pesanan dr Anda.

Banyak hal bisa dilakukan dengan system broker ini. Memangnya Gojek perusahaan transportasi? Mereka tidak punya armada motor atau mobil sendiri. Mereka menggunakan system IT yang memungkinkan secara just in time dan luas menjaring order. Maka yang Gojek tawarkan adalah akses mendapatkan pelanggan untuk mitranya para pemilik kendaraan yang punya waktu untuk mengantarkan penumpang untuk mendapatkan uang. Gojek sekarang terus berkembang dalam jasa transportasi lainnya, mengirim orang, mengirim barang, menghubungkan mereka yang punya jasa tertentu seperti pijat, makanan, dan banyak kemungkinan lain. Bekerjalah secara smart seperti Gojek, maka modal bisa kecil tapi manfaat bisa maksimal sehingga nilai bisnis bisa jauh berlipat lipat.

Pada akhirnya setiap orang membutuhkan akses. Akses kepada jasa dan barang, akses kepada pembeli atau pengguna jasa, akses kepada alat kerja ( seperti kendaraan dalam kasus gojek) . Maka IT system adalah cara yang paling efesien dan efektif karena dengannya bisa dijangkau oleh internet yang dimiliki on hand oleh jutaan pengguna HP. Ataupun jika via website, maka website tsb bisa diakses darimana saja selama ada koneksi internet. Maka di website tsb kita bisa mengumpulkan info dan foto produk dari berbagai produk yang orang lain buat dan website Anda sebagai akses untuk terjadinya promo order jual beli. Anda tidak harus memiliki barang produk jualan sendiri yang harus Anda beli putus lalu akan rugi jika barangnya tidak dibeli orang dalam jangka waktu tertentu atau toko yang sewanya mahal bahkan masih harus bayar gaji karyawan atau bayar listrik. Cukup kordinasikan produk dengan sumber sumber Anda, buat website, promokan produk produk tsb di website Anda lalu atur bagaimana cara kerja bisnisnya antara pemasok dan pembeli. Anda akan mendapatkan fee dari setiap transaksi.

Mau lebih fokus agar terarah? Buatlah website khusus jual mobil motor bekas/secondhand bekerja sama dengan showroom mobil dan motor. Anda bisa jualan mobil motor tanpa Anda harus beli mobil motor tsb dan buka showroom yang modalnya besar. Banyak lagi kemungkinan lain yang bisa menggunakan system broker. Ini hanya sekedar inspirasi saja. Silakan dieksplore segala kemungkinannya. 


SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Senin, 31 Juli 2017

PENJUAL SUKSES



Menjual bukan hanya sekedar barang ditukar dengan uang. Itu hanya sekedar pindahnya barang dari penjual dan pindahnya uang dari pembeli. Tapi yang penting adalah menghayati proses sampai terjadinya jual beli tsb, bagaimana cerita awalnya dan cerita akhirnya bahkan cerita sesudah proses jual beli tsb. Itu yang membuat jual beli dan Anda sebagai penjual jadi bernilai. Karena niscaya apa yang Anda jual juga ada orang lain yang jual. Juga niscaya setiap pembeli bisa saja membeli dari penjual lain selain dari Anda.

Tapi yang tidak bisa dibeli dari penjual lain adalah Anda menjual dengan hati, menghargai uang pembeli dan Anda juga menghargai niat baik pembeli yang memilih membeli dari Anda dan Anda memberi kesan yang baik buat pembeli. Itu yang priceless. Anda menjual sentuhan kepedulian, memperhatikan kebutuhan pembeli, memberi rasa aman setelah membeli dan menjaga hubungan dengan baik. Kadang harga proses ini jauh lebih bernilai bagi pelanggan dibanding harga uang barang dagangannya itu sendiri. Harga mahal namun dijual dengan hari mka bisa terasa murah dan pantas bagi pembeli. Maka itu pembeli loyal kepada Anda dan pada akhirnya tidak terlalu berhitung harga jika membeli dari Anda.

Inti utamanya adalah komunikasi. Bagaimana cara Anda sebagai penjual pertama membawa rasa aman bagi calon pembeli, bahwa Anda tidak membohongi calon pembeli dengan kualitas produk/ jasa Anda. Jika mungkin tanyakanlah nama calon pembeli Anda. Semua lebih senang jika disebut namanya. Lalu Anda bisa menjelaskan manfaat, kelebihan dan kekurangan produk tanpa harus mengurangi minat calon pembeli. Lalu Anda bisa meyakinkan calon pembeli untuk membeli barang Anda karena Anda juga menjelaskan jika setelah membeli lalu ada keluhan maka bisa menghubungi Anda lagi. Jadi pembeli merasa aman. Jangan lupa mengucapkan terimakasih karena sudah membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Tunjukan sikap melayani yng tulus, kemas produk belanja pembeli Anda dengan baik dan rapih, jika perlu tambahan komplimen yang wajar. Setelah penjelasan produk lalu bisa saja Anda memuji anaknya yang cantik, atau hal hal lainnya yang mungkin dipuji, karena orang senang dipuji. Tidak ada salahnya menjadi akrab dengan pelanggan, tapi ingat jangan berniat memuji tapi malah salah ditafsirkan sebagai pelecehan oleh pelanggan. Maka milikilah batasan dalam pelayanan dan bijaksanalah. Lalu jangan lupa mintakan nomor kontaknya agar Anda bisa menghubungi pelanggan Anda di lain waktu. Hubungilah pelanggan untuk sekedar menyapa kabar atau mengucapkan selamat ulang tahun misalnya, agar tidak dianggap Anda hanya butuh uang pelanggan. Dengan demikian Anda sudah mengambil hati pelanggan tsb untuk menjalin hubungan jangka panjang.

Jadi jual beli bukan berarti hanya terjadi sedetik sampai 5 detik proses transaksi terjadi, tapi keseluruhan waktu Anda sebelum dan sesudah juga terlibat. Anda memberi "hati" pada barang produk jualan Anda. Meniupkan "nyawa" pada jasa Anda. Sehingga pembeli merasa tidak salah membeli. Pada akhirnya bukan barang atau jasanya yang diingat pelanggan, tapi adalah Anda yang jadi barang dagangan. Pelanggan akan ingat Anda. Kemanapun Anda pergi dan berdagang, mereka akan setia pindah mengikuti arah dimana Anda berbisnis. Tidak berpaling. Sebab barang atau jasa dimanapun sama, tapi hati yang Anda berikan terasa lebih berbeda dan lebih bernilai dibanding penjual lain. Pelanggan merasa lebih dimanusiakan, lebih diperhatikan, lebih diakrabi, lebih dipedulikan atau apapun sebutannya. Anda penjual yang sukses.

Pada saat pelanggan sudah kena hatinya dan yang dia ingat dalam 2-3 detik pertama saat melihat barang/jasa yang biasa Anda jual adalah nama dan sosok Anda. Maka dia tidak akan pernah berpaling lagi dari Anda sebagai penjual favorit dan idaman. Saat itulah Anda menanamkan brand diri yang kuat. Selamat menjadi penjual sukses. Ingat, semua produk juga sama saja. Banyak juga pasti tempat atau toko yang menjual produk/ jasa Anda. Jadi yang harus Anda jual sebetulnya adalah Anda sendiri. Anda dengan seluruh hati dan sikap Anda kepada pembeli dan pelanggan. Tapi karakter dan kehangatan yang Anda beri kepada pelanggan, tidak semua tempat atau toko bisa menyediakan. Itulah hal beda yang berharga yang dinilai oleh pelanggan Anda sehingga mereka loyal kepada Anda walaupun di toko lain ada produk yang sama. Latihlah wawasan produk, perhatian, attitude dan komunikasi Anda kepada pembeli. Jadikan karakter penjual sukses. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Kamis, 06 Juli 2017

Karakter Yg Baik Agar Banyak Kawan



Setelah Idul Fitri ini biasanya akan banyak kegiatan halal bihalal yang intinya berkumpul lagi bersama sama untuk menjalin silaturahim yang baik dan tetap bisa saling manjaga komunikasi. Berkumpul gembira dalam suasana dan momen yang baik. Sebenarnya silaturahim adalah dalam rangka tetap menjaga hubungan dengan orang lain. Lalu apakah semua orang yang hadir dalam halal bihalal tsb betul betul memiliki "jumlah kawan" yang sama? Bagaimana persepsi, opini, respond orang terhadap Anda, maka dari sanalah Anda punya kawan yang betul betul menganggap Anda sebagai kawan atau sekedar tegur sapa basa basi saja. Semakin buruk sikap Anda dalam pergaulan dan banyak orang tahu reputasi jelek Anda, maka makin sedikit peluang Anda punya banyak kawan. Tapi semakin Anda dikenal bisa dipercaya, menyenangkan, selalu membangun suasana positif kondusif antar kawan, maka akan makin banyak "kawan sejati" Anda. Anda bisa saja mengawali dengan punya banyak kawan diawal, tapi seiring perjalanan waktu tidak akan banyak diantaranya yang bertahan sampai lama, bahkan menjadi sahabat. Karena memang berbeda visi misi, tidak ada kesamaan tujuan, karakter yang terlalu jauh bertolak belakang, tapi hal itu tetap bisa menjadikan kita "kawan" pada saat jumpa halal bihalal.

Tapi yang berbahaya jika satu persatu kawan mulai meninggalkan Anda karena Anda orang yang "pantas untuk ditinggalkan", karena kelakuan, karakter dan sikap negatif Anda. Anda tidak pintar berempati dengan kawan, tidak menjaga perasaan orang, Berbicara seenak hati tanpa peduli, hanya memanfaatkan kawan saja, berhutang tidak ada niat mengembalikan. Kadang bercanda kelewatan konyol, memaksakan pendapat pribadi. Teman tidak nyaman bergaul dengan Anda. Bahkan "reputasi jelek" Anda sudah tersebar luas. Anda berpotensi merugikan atau menyakiti hati kawan. Mudah saja berita apapun tentang seseorang tersebar cepat dan luas di jaman sosmed dan jaringan dunia maya saat ini. Padahal rejeki bukan semata uang. Kawan akan lebih mudah mendatangkan rejeki dibanding Anda harus mencari sendiri rejeki dalam bentuk uang. Jaringan sangat penting bagi pengembangan kesuksesan Anda secara lebih cepat dan lebih besar. Sekarang bukan lagi jaman kemandirian, apa apa kerjakan sendiri. Tapi sekarang jamannya kebersamaan, kemitraan, untuk itulah orang perlu mengenal Anda senagai sosok pribadi yang baik, kondusif, positif dan bisa saling menghargai.

Tapi karena karakter Anda negatif, respond orang banyak terhadap Anda membuat teman menjauh dari Anda, rejeki tidak dekat lagi pada Anda. Jadi jika Anda ingin rejeki yang mudah, lancar, banyak dan datang dari mana saja, perbaiki karakter Anda, perbaiki opini orang terhadap Anda.
Sehingga kalaupun memang jarang bertemu kawan, itu semata karena kesibukan semata saja. Tapi bukan karena menghindar dari Anda. Reputasi Anda tetap baik. Tapi kapanpun sewaktu waktu Anda butuhkan kawan untuk daya ungkit Anda, maka kawan akan siap mendukung Anda. Karena Anda kawan yang baik.

Kenyataannya, semakin sedikit orang mau berkawan dengan Anda, akan semakin susah Anda mengusahakan rejeki. Nyatanya kawan adalah salah satu pintu rejeki, jagalah silaturahim pertemanan dalam suasana yang baik, bangunlah reputasi diri yang baik, maka dimana mana ada kawan yang siap ada untuk Anda.


SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Kamis, 01 Juni 2017

SABAR IKHLAS KUNCI SUKSES



Banyak hal bisa disebutkan sebagai kunci sukses, diantaranya bersedia terus belajar, menerima kritik dan masukan, membangun jaringan yang kondusif, memilih lingkungan bergaul, banyak lagi. Tapi saya cenderung mengatakan karakter sabar dan ikhlas adalah kunci awalnya, karena dari situ muncul kebijaksanaan yang akan menjadikan hal hal buruk yang kita terima diperjalanan hidup kita akan direspond secara positif, diambil hikmahnya dan diikhlaskan yang buruknya. Sebab memang tidak ada yang ideal seperti persis apa maunya kita, akan selalu kita dapatkan di dunia ini. Maka kesabaran dan keikhlasan akan menentukan seberapa lama kita akan terus mencoba berusaha berkeras berusaha untuk bisa kita terus bergerak. Karena jika kita sampai memutuskan untuk stop berhenti mengejar impian karena sesuatu hal yang menyakitkan, memilih untuk terus bergulat dengan trauma, terus mengingat ingat, mengeluh dan menyalahkan sana sini, maka kita juga tidak bergerak maju keman mana, kita juga sudah habis, selesai, tamat, sama saja dengan mati.

Setiap kita pasti awalnya adalah anak yang dilahirkan dari sepasang orangtua dan buah dari didikan dalam keluarga. Misalnya dari banyak orang yang saya temui dan sebagian besar punya masalah dalam kehidupannya, sebagian berkata kondisinya saat ini adalah buah dari tindakan orangtua yang justru menjadi momok dalam perkembangan mentalnya menuju dewasa dan menanamkan trauma yang dalam, sehingga menghalangi sukses. Saya ingin katakan bahwa mungkin saja setiap orang tua memiliki "dosa" kepada anaknya. Karena sebetulnya maksud mereka bersikap keras dan cenderung otoriter, terlalu protektif kepada anak anaknya adalah baik. Mereka ingin anaknya jadi yang terbaik. Misalnya maka anak di sekolahnya harus dapat angka ujian yang terbaik, kalau sedikit saja angka turun maka ada orang tua yang marah marah, sehingga terucap kata kata kasar seperti "bodoh" yang terus diingat secara mendalam dalam benak anak. Lalu ucapan tsb karena sangat membekas dan selalu diulang ulang orang tua sehingga menjadi seperti "cap" bagi si anak, bahwa dia yakin kalau dia bodoh seperti yang sering diucapkan oleh orang tuanya kepada anaknya tsb. Dan itu menimbulkan trauma berat dan terus dibawa sampai dewasa bahkan sampai sudah jadi orang tua dan memiliki anak. Yang bahaya adalah jika pengalamannya dijadikan referensi kebenaran cara untuk mendidik anak anaknya. Maka lingkaran setan di keluarga ini dan keturunannya sampai ada generasi yang bersikap lebih positif.

Lalu bagaimana seorang anak bisa melepaskan diri dari "penjara trauma dan beban mental" seperti ini. Berdamailah, sabar dan ikhlas atas semua takdir yang sudah diterima dan sudah dijalani. Tidak ada yang ideal di dunia ini, semua tersedia sesuai apa yang kita inginkan. Kita tidak bisa memilih di orang tua mana ingin dilahirkan, dengan cara apa orang tua yang melahirkan akan mendidik kita, dikeluarga seperti apa kita akan dididik dan dibesarkan. Seringkali apa yang kita dapatkan dan jalani ya itulah proses hidup yang harus kita jalani. Lalu apa masa depan kita harus hancur dengan trauma keluarga yang kita terima? lalu menyalahkan orang tua atas nasib yang kita terima? Jangan sia siakan hak hidup dan hak bahagia Anda dengan terus menyeret nyeret beban masa lalu. Sabar dan ikhlas atas apa yang sudah kita terima dan rubah cara pandang kita menyikapi hidup ini, rubah tindakan kita sehingga menjadi kebiasaan mental yang baru dan akan merubah nasib kita pada akhirnya.

Anda toh juga akan jadi orang tua juga pada akhirnya, punya anak anak juga yang jadi tanggung jawab Anda, lalu apakah Anda akan mengulang "kesalahan yang sama" pada anak anak Anda? Jika Anda merasa merana dengan beban mental dan trauma perasaan Anda karena cara didikan kolot orang tua Anda , maka Anda harus rubah. Anda harus melahirkan generasi yang sehat lahir bathin dan siap untuk berkompetisi tanpa membawa beban berat yang sebetulnya tidak perlu bagi mentalnya. Jika Anda tidak punya "sabar dan ikhlas" tsb, mustahil Anda bisa lepas dari beban dan berdamai dengan kenyataan. Anda akan terus mengeluh dan menyalahkan situasi, menyalahkan orang lain atas kegagalan hidup yang Anda alami. Mustahil Anda bisa bangkit dan siap mengambil peluang peluang positif yang tersedia bahkan di depan mata. Anda perlu tahu, jadi orang tua sungguh tidak mudah. Tidak ada sekolah menjadi orangtua dan situasi setiap keluarga tidak pernah sama satu sama lain. Belum tentu Anda akan lebih baik dari orangtua Anda.

Jika Anda berhasil berdamai dengan pikiran danhati Anda, memaafkan orang tua, menghargai diri Anda sendiri, berhasil lepas dari trauma masa lalu, maka berarti Anda siap untuk maju lebih cepat, lebih pasti, menuju apa yang Anda cita citakan dengan hati yang ringan dan siap menerima pengetahuan baru, siap mengambil peluang baru dan bersiap menuju sukses.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)