Senin, 02 Maret 2020

Penjiwaan " AKU " di Jaman Sekarang


Chairil Anwar, Lahir di Medan pada 26 Juli 1922, merupakan salah satu pelopor seniman puisi Angkatan ’45 sekaligus pelopor puisi sastra modern Indonesia. Karya puisinya yang diketahui berjumlah lebih kurang ada sejumlah 70 karya dari 96 karya sastra yang telah dituliskan.
Dilahirkan dan dibesarkan di Medan, Chairil Anwar berkenalan dengan dunia sastra setelah kepindahannya ke Batavia dengan sang ibu saat usianya menginjak 19 tahun. Puisi pertamanya dipublikasikan 2 tahun setelah kepindahannya, yaitu pada 1942. Tema yang sering diusung dalam tulisan-tulisannya adalah masalah pemberontakan, kematian, individualisme, eksistenalisme, hingga multi-interpretasi.
         
"Aku" adalah karya puisi Chairil Anwar yang paling dikenal. Puisi Aku menggambarkan tentang keyakinan dan semangat Chairil Anwar dalam melahirkan karya-karya tulisannya dibalik pengawasan ketat dari Jepang.

Aku
Kalau sampai waktuku
‘Ku  mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulan yang terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi!
         
"Aku" masih sangat relevan jika dimaknai pada zaman ini sebagai pembentukan karakter pribadi dan penyemangat perjuangan hidup setiap kita. Berikut adalah parafrase puisi Aku ke dalam bentuk prosa, dimaknai dalam kehidupan kita sehari hari: 

Suatu saat aku pasti harus pergi keluar rumah, ke kehidupan nyata. Atau suatu saat pasti Aku akan sampai pada masa jatuh dan susah. Bersaing ketat dengan semua manusia yang juga ingin bertahan hidup. Ketika saatnya aku untuk pergi atau masa susah itu tiba, aku tak ingin ada yang meremehkanku untuk menyerah pada segala keadaan dan kekuranganku. Meskipun itu kau yang meremehkan, teman, keluarga, bahkan orangtua..aku akan tetap berkeras hati dengan keyakinan tujuanku.
Aku tak membutuhkan tangisan dan air mata dari siapapun untuk mengasihaniku. Tidak perlu sedu sedan itu. Aku tidak akan mengeluh dan meratap.

Menurut keadaanku saat ini, aku ini merupakan binatang jalang. Oleh sebab itu aku ini adalah bagian dari kumpulan kelompok yang terbuang, kelompok yang sedang kalah, kelompok yang sedang dikucilkan, sedang direndahkan.
Bisa jadi Aku adalah karyawan yang dipecat, marketing yang tidak capai target, anak dari orang tua yang cerai, orang miskin yang tidak berharga, pengusaha yang sedang bangkrut, orang yang sedang kena fitnah, dsb...
Keberadaanku tidak dianggap karena saat ini aku sedang jatuh dan tidak punya apapun untuk dibanggakan.

Tapi biarpun saat ini kesulitan menerpa, kemiskinan melanda, caci maki dan sindiran bertubi tubi, bahkan meskipun hujan peluru menerjang, aku akan tak akan pernah menyerah dan berhenti berjuang. Aku akan tetap berlari menerjang dengan kobaran semangat yang terus meradang. Sampai cita cita dan tujuan tercapai.

Walau dengan berjuang akan membutuhkan pengorbanan, tubuhku penuh luka dan racun serta bisa, aku akan terus berlari. Meski aku harus mati, tapi aku akan mati dengan kebanggaan dan kehormatan. Aku tak akan menghentikan lariku. Aku akan berusaha meninggikan derajatku, memperbaiki perkataanku, menghargai pikiranku, memperkaya wawasan dan pemikiranku, memperbanyak pengalamanku, menguatkan ibadah dan doaku, memperluas sedekahku, tanpa perduli ejekan dan sinis dari  siapapun.

Aku akan menguatkan tekad dan menegaskan tindakanku..Sampai aku tak bisa merasakan apa pun lagi selain semangatku yang membara dan menyala. Hilang sudah semua pedih dan perih yang kurasa selain keinginan kuatku. Aku tidak peduli dengan semua yang sedang terjadi, tidak peduli dengan bagaimana orang lain memandang dan menilaiku rendah, sampai semua tujuan muliaku tercapai. Aku beribadah seakan Aku mati esok dan Aku akan berusaha karena Aku akan hidup seribu tahun lagi.

Demikianlah puisi Chairil Anwar ini masih sangat relevan dengan situasi kejiwaan kita saat ini, sebagai pejuang kehidupan yang kadang harus mengalami jatuh dan masa susah. 
Puisi " Aku "  memberikan semangat agar kita tidak perduli pada semua kesulitan dan keraskan hati untuk selalu berjuang. Sabar, sadar, tekun dan yakinkan hati. Untuk almarhum Chairil Anwar, kita sampaikan Al Fatehah...semoga Alloh SWT melapangkan kuburnya dan menggenapkan segala amal ibadahnya. 

SEMANGAT SUKSES 
( Mirza A.Muthi )

Minggu, 02 Februari 2020

Kesempatan Vs Jebakan


Dijual Mobil Alphard seharga cash Rp.50 juta? Kapan lagi bisa dapat KESEMPATAN emas seperti ini? Bisa bergaya dengan mobil mewah dengan harga murah. Belum tentu besok besok dapat kesempatan seperti ini. Tapi cobalah pikir dengan KEWAJARAN. Kira kira wajar tidak Alphard walaupun second bisa dibeli dengan harga cash segitu? Jangan jangan tidak ada surat surat legalnya? atau bekas kebanjiran, bekas tabrakan, atau susah mutasi balik nama karena dapat dari tarikan leasing? dan banyak kemungkinan hal teknis spesifik lainnya yang tidak wajar sebagai mobil yang normal. Jangan sampai jadi JEBAKAN dan malah jadi menyusahkan, buang buang uang dan membawa masalah dikemudian hari.

Itu sekedar gambaran mudah kasus Kesempatan vs Jebakan, yaitu dalam keputusan membeli mobil second. Kenyataannya dalam perjalanan hidup kita banyak mendapat momen kesempatan vs jebakan ini. Batas antara kesempatan dan jebakan ini sangatlah tipis. Pertimbangannya harus dari BIAYA dan KEWAJARAN. Misal ditawarkan investasi dengan bunga diatas 20% sebulan dengan membeli produk seharga tertentu dan tanpa usaha apa apa lagi. Perlu pertimbangan matang secara biaya dan kewajaran, dari mana perusahaan tsb membayar bunga untuk para investornya/nasabahnya? Memang sepertinya kita akan sangat beruntung karena bisa dapat bagi hasil lumayan besar setiap bulan dari jumlah uang yang kita investasikan. Tapi banyak kenyataan terungkapnya investasi bodong sekarang ini terbukti merugikan banyak nasabahnya. Mungkin bulan bulan awal kita bisa dapat bagi hasilnya sesuai perjanjian, tapi di bulan berikutnya mulai bermasalah bahkan kemudian tidak lagi terkirim sama sekali. Kantor Pusat perusahaan investasinya tutup dan uang Anda akhirnya hilang lenyap bersama ratusan nasabah investor lain. Akhirnya kesempatan menjadi jebakan karena Anda mengabaikan kewajaran. 

Anda orang yang punya skill spesifik yang sedang dibutuhkan, punya banyak asset, punya perusahaan sedang booming dan fenomenal, punya produk yang sangat happening, pendeknya..Anda sedang menjadi "gula" atau " semut ". Pada saat Anda jadi gula atau semut, sudah tentu Anda jadi target banyak pihak yang " ingin memanfaatkan " atau " ingin menjatuhkan " Anda. Saya pakai kata " ingin memanfaatkan ", karena melihat Anda bisa dipakai untuk mempercepat tercapainya tujuan mereka secara lebih cepat dan lebih efesien. Saya pakai kata  " semut " karena Anda secara tidak disadari sudah menggigit pihak lain. Saya pakai kata " ingin menjatuhkan " , karena siapa tahu eksistensi Anda menjadi sandungan, calon kompetitor kuat, atau penghambat bisnis mereka. Kita tidak tahu apa yang sebenarnya ada dalam pikiran mereka. Pertimbangkanlah dengan bijaksana agar Anda jadi orang yang lebih waspada dan berhati hati khususnya dalam berbisnis.

Misalnya Anda punya perusahaan yang sedang berkembang pesat dan berprospek cerah. Anda berpikir akan lebih baik jika mendapat tambahan investasi agar lebih cepat berkembang besar. Padahal wajarnya lebih baik proses berjalan perlahan agar besar pada waktunya memang sudah siap. Lalu ada investor yang menawarkan kerjasama investasi dengan pembagian saham. Seharusnya Anda mengambil waktu untuk lebih mengenal calon mitra investor perusahaan Anda, atau memberi waktu mengenal calon mitra dengan kerjasama per project dulu untuk lebih mengenal karakter calon mitra perusahaan Anda. Sampai Anda merasa sudah cukup mengenal dan perusahaan memang sudah butuh tambahan invetasi, baru ambil kesempatan tsb menjadikan calon mitra Anda sebagai pemilik saham perusahaan dan resmi bermitra. Mudah saja bagi mitra yang memang mempunyai dana kuat untuk sekejap menyusun skenario, memanfaatkan situasi dan membalik keadaan untuk membeli saham Anda, kemudian menutup perusahaan dan menendang Anda keluar. Maka perlu waktu cukup  untuk menilai baik buruknya bermitra sebelum mengambil keputusan penting. Ambil yang Anda butuhkan, bukan apa yang Anda inginkan. inginkan. Semua butuh poses, waktu dan tidak bisa instant. Itupun walaupun sudah matang dipertimbangkan, kadang masih bisa saja terjadi hal hal yang tidak Anda inginkan karena bagaimanapun seninya bisnis adalah segala keputusannya selalu akan berisiko sekaligus berkesempatan di waktu yang bersamaan.

Misalnya Anda punya asset banyak tanah dimana mana, tahu tahu tanpa ada angin atau proses sebelumnya,  Anda mendadak ditawari jadi Direktur Utama Perusahaan Developer besar skala nasional tanpa sebelumnya Anda pernah menduduki posisi managerial apalagi Direksi di perusahaan kontraktor atau developer. Sedangkan untuk menjadi Dirut Perusahaan Developer besar dengan project skala nasional dan karyawan ratusan tersebar di seluruh Indonesia, sangat butuh skill spesifik dan pengalaman puluhan tahun karir pelaksana sampai mengelola bisnis dan perusahaan semacam itu. Harus berpikir, apakah ini WAJAR? Pertama pikirkanlah apakah Anda mampu jadi Direktur Utama perusahaan sebesar itu di bidang yang Anda sama sekali tidak paham sebelumnya? Apakah ada maksud pihak tsb sebenarnya mengincar asset tanah yang Anda miliki dengan cara yang mudah dan harga yang murah? Apakah ada biaya yang dibutuhkan untuk menduduki posisi pejabat penting ini? Apakah perusahaan tsb sedang ada masalah, sehingga di tahap selanjutnya bisa mengkambing hitamkan Anda sebagai penanggung jawab utama sebagai Direktur Utama? Setelah mengambil keuntungan dari asset Anda? Perlu banyak pertimbangan matang dari segi kewajaran dan biaya.

Kesempatan vs Jebakan sangat tipis bedanya, maka hati hati dalam mengambil keputusan. Bukannya kita menghindari dalam mengambil kesempatan, tapi perlu pertimbangan kewajaran dan biaya agar tidak menjadi kerugian besar yang tidak diprediksi dan terukur sebelumnya bagi Anda apalagi merugikan nama baik, kredibilitas profesi, asset dan perusahaan Anda. Sayang sekali apa yang sudah capai bertahun tahun lalu akan hilang lenyap bahkan bisa membawa dampak hukum dan bahkan pidana bagi Anda karena Anda salah melihat Jebakan sebagai sebuah Kesempatan. Ambil Kesempatan sebagai informasi, pelajari dulu resikonya, pertimbangkan biaya dan kewajarannya dan ambil keputusan yang proporsional agar tidak menjadi Jebakan. Tapi jangan juga terlalu paranoid dan takut mengambil kesempatan bagus. Terpenting kita harus paham bahwa kesuksesan dan keberhasilan tidak ada yang instant dan harus melalui proses jatuh bangun. Tapi selama tujuan di depan masuk akal dan memang bisa kita perjuangkan, jadikan kesempatan  sebagai penyemangat untuk terus berusaha dan berkarya. Jangan lupa untuk meminta saran masukan dari berbagai pihak yang kompeten agar bisa menimbang kesempatan, tidak salah mengambil keputusan, atau jika ada hal hal tambahan yang perlu dianalisa sebelumnya, sehingga resiko bisa makin diperkecil.

SEMANGAT SUKSES
( Mirza A.Muthi )

Jumat, 03 Januari 2020

Untuk Sahabat Putih Abu Abuku


1986-2019, sudah 33 tahun kita berkawan. Selama 1-3 tahun pertemanan di SMA banyak hal hal lucu, konyol yang manis untuk dikenang. Mungkin kalau sekarang kita flashback ke masa SMA, bisa malu sendiri kalau lihat foto foto masa lalu. Rambut gondrong lupus dengan kancing kerah dibuka lebar supaya dada terkembang, celana pinsil yang susah bener dilepaskan kalau kebelet di toilet. Yang cewek lengan baju yang sudah pendek masih digulung lagi sampai ketiak dan kaos kaki digulung sampai sepatu supaya betis indah mulus tampak jelas.. Kalau dinasehatin ortu lagi egoegonya, ndablek. Sudah Selalu Salah Situ Senyum Senyum Saja. Pokoknya foto jadul dilihat sekarang kesannya beda banget sama waktu dilihat pas baru selesai cetak. Dulu rasanya gue udah paling keren sedunia, kalo dilihat lagi sekarang..kok dulu gue bisa begini ya..malu gue lihatnya sekarang...sambil senyum senyum sendiri.

Waktu terus berlalu...
Pasti perjalanan hidup tiap tiap kita sejauh ini berbeda beda arah tujuan. Bertemu dengan teman lain lagi. Baik teman bisnis, teman komunitas, teman club hobby, teman pengajian, teman gereja, dll. 
33 tahun mungkin ada yang pertama kali kita bertemu lagi, ada yang sudah jadi pengusaha, profesional, ada yang jadi dokter, ada yang jadi pengacara, jadi karyawan, jadi ustadz, dll. Teman datang dan pergi. Tapi mudah mudahan teman 1816 tetap dihati. Saat ini ada kawan yang tengah berjaya, tapi justru ada yang sedang lagi susah. Tapi janganlah berhenti berkawan karena hal apapun. Kita tidak menilai dari apa jabatanmu atau bagaimana ekonomimu. Banyak Kawan Banyak Rejeki, Sedikit Rejeki Tetap Harus Banyak Kawan..Siapa tahu dari silaturahmi ini terbuka jalan rejeki.

Main Seru Lelah hilang Perut Kenyang Kita Pulang Kenangan Membayang.
Sekarang kita dalam perjalanan pulang. Setelah seharian berkegiatan bareng seperti jaman kita dulu masih sekelas, sekarang kita pulang dan besok kita sudah kembali ke kehidupan nyata kita masing masing lagi. Momen seperti ini sungguh langka dan berharga. Entah kapan lagi Tuhan mengijinkan kita berkumpul lagi seperti ini. Entah nanti kita berhalangan karena sudah sibuk urus cucu, atau bisnis yang makin sibuk tidak bisa ditinggal, atau makin tenar dipanggil seminar kesana sini, atau kertas hasil laboratorium melaporkan angka kolesterol makin tinggi, kaki nyut nyutan asam urat, pinggang pinggul pegal panas linu, kesehatan sudah tidak memungkinkan. Rasanya selain pekerjaan utama, menyediakan waktu dan tenaga untuk hal lain terasa makin berat. Pak Tua Sudahlah Udah Umur Sudah Sepuh Cepet Capek.. Tapi semoga kita masih sempat membaca undangan dari panitia reuni satoedelapanenambelas di tahun tahun berikutnya, dan mudah mudah masih kuat dan bersemangat untuk berkumpul lagi, mengenang memori dan merajut persahabatan.

Terimakasih untuk semua di hari ini. Manusia tidak ada yang sempurna dan tidak ada manusia yang tidak membutuhkan kawan. Mohon dimaafkan segala kesalahan, kenanglah hanya yang baik baik saja.  Kawan sejati susah dicari, dan musuh sejati mau dibuat sekarang juga bisa. Tapi musuh sejati jangan pernahlah dibuat dan kawan sejati memang tidak bisa dicari. Kadang ujian dan cobaan baru bisa mempertemukan kita dengan kawan sejati. Jadi jangan menyerah dengan cobaan dan ujian hidup, semoga dari sini kita bisa ketemu kawan sejati. Kawan Sejati Tidak Dicari Tapi Datang Sendiri Diantarkan Tuhan Pada Saatnya.

Terimakasih kawan, segala yang terbaik yang bisa disediakan Tuhan semoga menjadi rahmat dan berkah untukmu dan keluargamu. Salam joss persahabatan untuk suami, istri dan anakmu atau orangtuamu di rumah. Bilang kalau aku, papanya atau mamanya baru berbagi waktu kebersamaan bersama kawan kawan lama yang terbaik yang pernah aku miliki. Nak, kami orangtuamu  berpesan..kalau kamu berkawan, selalu ambil hal baik dari kawanmu dan buang hal buruk yang ada pada kawanmu. Jadikan dirimu panglima atas keputusan penting dalam hidupmu. Jadikan kawan sebagai penyemangatmu, pengingatmu, penasehatmu dan pembelajaranmu. Kawan seribu masih kurang tapi satu musuh terlalu banyak. Tapi putuskan dengan siapa kamu bisa berkawan, berbagilah pada kawan yang jadi pilihanmu tapi jangan hancurkan masa depanmu karena alasan setia kawan, karena jika tidak membawa kebaikan berarti itu bukan berkawan.  Karena kawan tidak hanya yang bisa tertawa bersama sama saat bahagia, tapi bisa juga menasihati sebelum menyesal terjadi dan menangis bersama. 

Somewhere betwen Lembang to Jakarta. November 2019.

SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Senin, 02 Desember 2019

Etika Kerja Antara Pimpinan dan Karyawan

Kali ini kita membahas kasus tentang norma etika profesional kerja. Yaitu pemutusan kerja karyawan yang posisinya sudah termasuk tinggi, sangat berpengalaman di manajemen  bidang kerjanya dan sudah punya pengalaman di beberapa lapangan, mengeluh kecewa telah diputus hubungan kerja sepihak tanpa ada Surat Peringatan 1 dan 2 terlebih dahulu. Padahal dia baru saja ditarik dari perusahaan lama yang statusnya dulu masih bekerja dan ditempatkan posisi yang lebih tinggi di perusahaan baru ini. Langsung berkordinasi dengan Direktur. Umur kerja ybs di perusahaan baru ini baru mau masuk 5 bulan masa kerja. Berita ini sangat mengagetkan bagi ybs dan keluarganya karena terkesan sangat mendadak. Menjelang akhir bulan diajak ketemu oleh salah satu Direksi, di cafe umum yang cukup ramai, ternyata membahas masalah terminate ybs langsung di akhir bulan itu juga selesai.

Tentu saja ybs kaget karena selama ini tidak pernah ada tanda tanda apapun mengarah hal keputusan ini, bahkan ybs merasa selama ini sudah memenuhi jobdesc yang diamanatkan, suasana hubungannya dengan Direksi selama ini baik baik saja, disupport dengan positif oleh team pusat maupun team lapangan dan merasa tidak pernah berbuat apapun yang merugikan perusahaan. Walaupun selama ini bekerja dengan supervisi minimal karena masing masing Direktur sibuk pada pekerjaannya yang sering berbeda tempat, tapi walaupun ada keterbatasan kordinasi, ybs merasa tugas tugas tetap maksimal dijalankan dan dilaporkan rutin ke Direksi . Apalagi karena sebelumnya ybs tidak pernah diajak bicara oleh Direksi atau ada laporan dari pihak lain tentang masalah yang mungkin terkait atas kekurangan kinerjanya selama ini. 

Menurut saya, Direksi kurang paham etika norma hubungan kerja antara Pimpinan dan Karyawan. Karyawan adalah manusia juga, dan pekerjaan adalah hal yang sangat penting bagi keluarga saat ini. Beberapa karyawan potensial seharusnya adalah juga asset perusahaan. Memecat karyawan senior hanya dengan 1x pembicaraan final di tempat umum pula, hal itu saja saya pikir adalah tindakan pengambil keputusan penting yang kurang bijaksana. 

Pertama, alasan dari tempat disampaikan keputusan pemecatan. Dalam suasana tempat umum seperti cafe itu, karyawan "dipaksa" untuk menerima apapun yang disampaikan oleh pimpinan. Tidak mungkin ybs komplain bersuara tinggi atau bahkan mungkin bisa jadi menangis sebagai ekspresi kekecewaan atau mungkin marah marah di tempat umum ramai, karena merasa diperlakukan tidak fair.  Seharusnya menyampaikan hal sensitif seperti ini harus dilakukan di ruangan tertutup di Kantor. Suasana tenang dan private memungkinkan komunikasi ini dilakukan secara seharusnya, dua arah dan dalam suasana komunikasi yang formil.

Kedua adalah Karyawan ybs seharusnya diberi kesempatan untuk mendengarkan dengan seksama alasan pemecatan dan memberikan respond terkait keputusan yang disampaikan kenapa ybs diputus hubungan kerja. Ini penting sebagai masukan ybs agar bisa memperbaiki diri dipenempatan tugas berikutnya. Diberikan kesempatan juga bagi karyawan ybs untuk memberi respond atas keputusan tsb. Tapi jika menyampaikan hal penting seperti pemutusan kerja dilakukan di cafe umum, tidak ada sarana dan suasana formil bagi pimpinan ybs untuk menunjukan poin poin kesalahan karyawan ybs secara valid berdasarkan bukti dokumen atau laporan pihak lain yang harusnya bisa dikonfirmasi dulu untuk pengambilan keputusan pemutusan hubungan kerja. Kalaupun dianggap karyawan senior yang seharusnya sudah tidak perlu diajarkan lagi cara bekerja, memang bukan cara kerjanya yang perlu diajarkan. Tapi yang terpenting komunikasi mengenai tujuan kerja yang ingin dicapai perusahaan, masalah masalah spesifik yang sudah ada sebelum ybs ini masuk. Karena sebagai karyawan baru tentunya perlu diinformasikan apa saja kendala yang sedang terjadi di perusahaan yang mungkin itu jadi alasan kenapa perusahaan menarik dirinya dulu dari tempatnya bekerja.

Ketiga, karyawan posisi senior biasanya sudah lama malang melintang di dunia profesionalisme bidangnya, dan juga pasti sudah punya link luas. Kalau saat ybs ditarik dalam posisi masih bekerja, mungkin saja selama ini citra dan nama karyawan ybs cukup baik di kalangannya sehingga masih dipakai dan termasuk perusahaan menarik ybs untuk bergabung. Bergabungnya ybs dengan perusahaan baru bisa jadi juga sudah tersebar luas. Lalu mendadak 4 bulan setelah direkrut, timbul informasi bahwa ybs mendadak diterminate oleh perusahaan, pasti banyak rumor di kalangan profesional bidang tsb  yang akan timbul. Kalau rumornya terkait kesalahan yang dibuat oleh ybs maka tidak ada kerugian bagi perusahaan. Tapi kalau rumornya diberi bumbu bumbu tentang " karyawan teraniaya", maka justru otomatis citra kerugian tentang nama baik akan didapat oleh perusahaan. Di masa depan akan susah bagi perusahaan tsb untuk merekrut profesional yang dibutuhkan karena khawatir nasibnya akan seperti si pemilik kisah.

Keempat, hal ini yang sering terjadi dalam hubungan kerja profesional. Baik hubungan antara Pimpinan dan Karyawan, atau antara investor dan mitra pengelola, dan semacamnya. Jangan cepat termakan oleh isu isu yang beredar diluar tentang seseorang. Hal yang sangat maksud akal jika seorang yang sukses dan berhasil, pasti akan banyak "musuh" yaitu mereka yang tidak senang akan keberhasilan dan kesuksesan ybs. Pasti akan banyak rumor yang dibuat pihak lain yang mungkin saja bisa menjatuhkan kredibilitas ybs. Yang harus dilakukan seorang pimpinan jika sedang menerima berita rumor tsb mengenai karyawannya adalah melakukan cross check langsung dengan ybs. Jika perlu cari siapa yang bisa jadi saksi atau orang orang yang tekait atas validitas laporan tsb. Banyak keputusan profesional yang salah diambil karena tidak memperhatikan hal hal cross check langsung sehingga "ongkos kesalahan pengambilan keputusan" seperti ini akan menjadin sangat besar dan merugikan perusahaan itu sendiri.

Demikian agar kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi karyawan yang sedang enak bekerja lalu ditawari iming iming pekerjaan baru di perusahaan baru hendaknya hati hati. Perlu juga karyawan mempelajari history dan trackrecord dari perusahaan dan etika kerja para Direksi pemberi kerja kepada sumber sumber lain sebelum memutuskan keluar dari pekerjaan saat ini dan bergabung dengan perusahaan baru. Tentunya juga perhatian bagi Direksi atau BOD bagaimana norma etika memutus hubungan kerja karyawan secara lebih bijaksana dan profesional. Anda mungkin atasan dan memegang kuasa atas karyawan Anda. Tapi ingatlah, berbisnis secara tidak memiliki norma dan etika kewajaran dan kebaikan akan menarik karma buruk. Hal hal yang kurang kondusif sangat mungkin terjadi di masa depan dan mungkin menghalangi kesuksesan usaha Anda. 

SEMANGAT SUKSES 
( Mirza A.Muthi )

Jumat, 01 November 2019

SOP Penting Dalam Bisnis Franchise


Dalam bisnis franchise, perusahaan wajib, jika ingin mendapatkan legalitas kuat sebagai perusahaan waralaba, untuk mendapatkan nomor STUPW (Surat Tanda Usaha Perusahaan Waralaba) dari dept perdagangan. Untuk itu pasti dibutuhkan dokumen dokumen untuk melengkapi persyaratan legalitas, track record kinerja outlet milik sendiri yang sudah berjalan, termasuk didalamnya buku buku SOP/manual series yang dimiliki sebagai panduan untuk para calon franchisee. Tapi pada idealnya buku SOP ini baru bisa dibuat berdasarkan kasus kasus yang sudah terjadi di toko/outlet model/perdana, dijalankan, alami salah benar pengambilan keputusan dan strategy dan dianalisa hasilnya lalu baru dibuatkan buku standarisasinya untuk bisa diajarkan ke toko toko franchise lain. Jadi ini adalah strategi aplikasi untuk toko yang sudah terbukti berhasil, bukan sekedar mengarang teori. Maka itu sebabnya perusahaan yang mendaftar nomor STUPW sudah harus memiliki dulu Toko / Konter / Outlet perdana sebagai model start up bisnis franchise. Tidak bisa sebuah perusahaan begitu saja langsung mengajukan menjadi kantor pusat franchise tanpa ada bukti kalau perusahaan sudah menjalankan bisnis outletnya, umumnya minimal 2 tahun, mampu membuatnya berhasil dan memang sudah layak ditawarkan sebagai bisnis franchise ke calon mitra franchisee. Singkatnya kantor pusat franchisor sudah memiliki system yang terbukti berhasil  untuk menjalankan bisnis toko milik franchiseenya. Jangan sampai dianggap sebagai perusahaan investasi bodong yang tidak jelas.

Tapi membuat Toko perdana konsep franchise juga tidak mudah. Harus dipikirkan konsep bisnis dari awal, konsep kelola operasional dan konsep berkompetisi dan cara untuk bertahan bisnis jangka panjangnya bagaimana. Bisnis  franchise memang bisnis duplikasi, tapi bukan begitu saja bisa dengan mudah diduplikasi oleh orang lain yang melihatnya. Sebaiknya perusahaan franchise memikirkan faktor entry barrier yang kuat dalam membuat Toko/ Konter/ Outlet franchise. Sehingga mungkin ada yang bertanya, misalnya, kok mau buka toko ritel simple saja repot begini. Saya jelaskan, ini buat saya adalah bisnis dan bukan dagang. Dagang adalah istilah tradisional, buka toko lalu ditungguin oleh 2 orang untuk tunggu tamu / pembeli datang dari pagi sampai sore/ malam toko tutup. Tamu datang dan beli atas kehendak sendiri saja atau kebetulan lewat depan toko. 
Mungkin dagang paling kuat Anda hanya bisa membuka 1-2 Toko saja yang diawasi secara langsung oleh Anda secara bergantian. 

Tapi jika Anda bicara tentang franchise, maka Anda harus berpikir secara BISNIS. Anda dibawah legalisasi perusahaan akan kelola banyak Toko, ada yang punya  Pusat dan banyak lagi toko yang punya Mitra dan harus bisa membuat system baku yang bisa dijalankan di setiap toko/outlet tanpa kehadiran langsung Anda, tapi tetap berorientasi kepada omzet dan profit.  Untuk aware tentang detilnya masalah apa yang mungkin akan bisa terjadi di setiap Toko dan cara untuk mengantisipasinya, maka kita bisa melakukan "self talk". Belajar membuat pertanyaan seakan akan Anda adalah calon mitra franchisee lalu coba menjawab sendiri pertanyaan tsb seakan akan Anda adalah kantor pusat franchisor. Karena memang itu kenyataan yang akan terjadi.

Pertanyaan selftalk seperti sbb:
1. Kalau saya akhirnya tidak beli bahan baku dari Pusat/franchisor bagaimana? kan kalau cuma bahan baku seperti ini bisa saya beli dari banyak sumber supplier atau Pasar di kota saya?
2. Kalau cuma diajarkan  nungguin toko dari buka sampai tutup seperti ini lalu buat apa saya ikut brand milik franchisor? Buka dengan brand sendiri saja juga bisa
3. Kalau pada saat saya membutuhkan bahan baku yang sudah habis stocknya lalu pengirimannya terlambat, apa saya boleh membeli seperlunya dulu dari supplier lokal sampai menunggu kiriman dari gudang kantor franchisor datang?
4. Kalau toko saya tidak berhasil menang kompetisi dengan toko usaha sejenis di 1 Km radius domisili toko, lalu bagaimana strategi bersaingnya, apakah akan dapat bimbingan dari manajemen kantor pusat franchisor?
5. Sampai dimana komitmen kantor pusat franchisor membantu bisnis toko mitra franchisenya sampai bisnisnya berhasil?
6. Kalau dalam beberapa waktu saya bermitra dengan kantor pusat franchisor lalu kami rasakan tidak ada support berarti bagi kemajuan bisnis toko kami, selain diharuskan membeli bahan baku dari kantor pusat plus membayar manajemen fee bulanan tanpa ada bimbingan nyata, lalu bagaimana sikap kami, apakah bisa keluar sepihak dari perjanjian franchise?

Demikian simulasi yang mungkin calon mitra franchise bisa tanyakan kepada Kantor Pusat franchisor yang jawaban kita tentunya harus bisa meyakinkan mereka agar deal berbisnis dengan brand franchisor. Maka pendekatan yang dipakai HARUS BISNIS dan BUKAN DAGANG. Karena jika hanya dagang misal makanan, semua orang juga bisa, tapi kalau bisnis makanan , tidak semua orang bisa membuat system usaha toko /konter yang efektif dan efesien. Ini juga adalah konsep pertanggung jawaban franchisor kepada franchisee yang telah bersedia menanamkan investasinya kepada perusahaan kantor pusat franchise. Sebaiknya jangan ingin membuka penawaran toko/outlet system franchise dengan maksud ingin ekspansi buka toko/outlet dimana mana tapi dengan menggunakan investasi  uang pihak lain dan nanti akan dapat pemasukan rutin bulanan dari setiap toko/outletnya. Jika dasar pemikirannya seperti itu, biasanya Anda akan jadi perusahaan franchise yang kurang bertanggung jawab.

Hal lain yang bisa jadi keuntungan dari membeli bisnis system franchise atau membuat usaha franchise adalah kemungkinan toko/outlet Anda berikutnya bisa didanai oleh pihak bank. Kesiapan Anda dalam berbisnis juga bisa mendapat apresiasi dari Bank jika Anda ingin meminjam sejumlah dana investasi. Ajukan proposal bisnis  dengan financial projection yang menarik. Jika menurut Bank proposal ini menarik dan aman untuk dibantu pendanaan, sudah terbukti berhasil di beberapa lokasi usaha dan ada konsultan yang menjaga mengarahkan bisnisnya, SOPnya sudah dibuat dan financial modelnya masuk akal dan ada prospeknya untuk memenuhi pengembalian pokok dan bunga pinjaman secara rutin bulanan, bisa jadi pinjaman dana akan cair. Pihak Bank juga butuh menyalurkan dana untuk bisnis mereka. Selamat membuka bisnis franchise. 


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)


Selasa, 01 Oktober 2019

Kumpulkan Kunci Kunci Pintu Rejeki Anda.

Di kepercayaan saudara kita kalangan chinese dikenal istilah Hokky atau mungkin yang dimaksud keberuntungan seseorang terkait mendapatkan hal hal baik seperti rejeki, uang, kesempatan, kepercayaan, dll. Ada yang bilang si A hokkynya gede..sedangkan si B kurang hokkynya. Maka dalam kenyataannya biasanya si A tampak lebih makmur, lebih sukses, lebih lancar rejeki, bagus kariernya dibanding si B. Kenyataan seperti itu memang terjadi di kehidupan sehari hari, pada orang orang yang kita kenal di keseharian kita atau bahkan anggota keluarga kita. Tapi apakah itu bagian dari hokky? Walahualam..

Dalam keyakinan saya, lebih percaya "apa yang kita tuai adalah apa yang kita tanam". Atau kalaupun ada beberapa orang dari kelompok tertentu yang sepertinya sangat terberkati sekali karena semua unsur hidupnya selama hidupnya selalu sukses, lancar, mudah, tidak pernah susah, maka bisa jadi itu ujian duniawi. Dalam keyakinan saya setiap masalah kesusahan atau kemudahan kelancaran, semua adalah tetap ujian hidup. Senang dan susah yang kita dapatkan dan harus jalani, semua adalah ujian dari Alloh SWT. Tujuannya agar kita selalu membumi, merendahkan hati, tidak sombong, bersyukur dan pada akhirnya selalu peduli dan membantu kepada yang masih kurang beruntung.

Visualisasikan bahwa Alloh SWT sudah menyediakan kamar kamar yang isinya pekerjaan yang baik, harta yang berlimpah, anak anak yang soleh, rejeki yang terus bertumbuh, karir yang meningkat, dll. Semua sebenarnya sudah disimpan oleh Alloh SWT di kamar kamar rahasia yang di pintunya sudah ada nama kita tertulis disitu. Kenapa "rahasia"? karena kita tidak tahu mana "kunci' yang cocok dan tepat untuk membuka pintu pintu masing masing kamar ini. Nah tugas kita di perjalanan hidup kita adalah mengumpulkan sebanyak mungkin kunci kunci yang bisa kita dapat, mungkin saja beberapa kunci diantaranya ada yang cocok tepat pas untuk membuka kunci pintu kamar yang ada tulisan nama kita. Apakah kunci itu berupa anak kunci? bukan begitu..maksudnya kunci itu adalah pengarah jalan terbukanya pintu pintu menuju pintu kamar kita. Bisa jadi untuk membuka 1 pintu kamar kita harus membuka kunci pintu gerbang  komplek dulu, lalu buka pintu pagar depan, lalu buka kunci ruang tamu, lalu baru bisa buka kunci kamar. Maka perlu 4 anak kunci sampai pintu kamar rejeki kita bisa dibuka. Satu pintu demi satu pintu yang berhasil kita temukan anak kuncinya dan buka pintunya, maka akhirnya akan mengarahkan langkah sampai ke depan pintu kamar rejeki kita dan kita buka pintunya dan dapatlah rejeki yang memang sudah disiapkan Alloh SWT oleh kita. 

Aplikasinya keberuntungan/hokky dalam kehidupan atau karir misalnya, Anda ditugaskan sebagai manager franchise yang 1 toko franchisenya bernilai investasi diatas Rp.500 juta. Mungkin dalam hati ada keraguan bagaimana menjual franchise semahal itu sedangkan Anda tidak punya relasi dari kalangan orang orang kaya. Maka bekerja saja dengan systematis, terarah, ibadah jangan dilupakan disertai berdoa. Selanjutnya lakukan hal hal baik setiap hari setiap saat. "Kumpulkan kunci kunci" yang bisa Anda kumpulkan. Tidak disangka ternyata jalan usaha Anda dimudahkan oleh Alloh SWT. Dipertemukan Anda puluhan kali dengan prospek prospek investor franchise dalam berbagai kesempatan dan tidak tahu darimana datangnya. Kerja Anda di dept.franchise sukses dan orang orang berkata bahwa Anda hokky. Alhamdulillah.

Maka dalam kehidupan ini perbanyak dan sering sering berbuat baik saja. Kepada bawahan tidak segan mengajarkan ilmu kerja yang lebih baik, kepada binatang yang kehausan memberi minum, kepada peminta minta yang kelaparan, kepada masjid yang atapnya bocor, kepada keluarga yang membutuhkan nasihat, kepada anak yatim yang butuh tempat berlindung, kepada siapa saja yang kita kenal maupun yang tidak kita kenal, terutama kepada yang memang membutuhkan, bahkan sesepele membuang kerikil yang ada di jalan, membuang botol kosong yang dibuang sembarangan oleh orang lain, memindahkan anak kucing di tengah jalan raya ke pinggir jalan supaya tidak tertabrak mobil, membawakan makan untuk pemulung dan semuanya itu akan jadi catatan amal ibadah dan "catatan baik itulah yang namanya kunci". 

Sehari kumpulkan satu kunci, dua kunci, dalam seminggu mungkin terkumpul 20 kunci, sebulan bisa terkumpul 200 kunci, setahun sampai terkumpul 2000 kunci, dst..Kumpulkan sebanyak mungkin kunci kunci yang disediakan Alloh SWT. Insha Alloh salah satu kuncinya nanti akan cocok untuk membuka salah satu pintu rejeki, pintu sukses yang sudah Alloh SWT sediakan. Di Islam mungkin tidak ada istilah hokky, yang ada semakin banyak kita berbuat baik, semakin banyak kunci kunci rejeki dunia kita kumpulkan, maka semakin besar kemungkinan kita dapat kunci yang kita butuhkan untuk membuka pintu pintu menuju pintu kamar rejeki milik nama kita yang sudah disiapkan Alloh. Ditunjukan sesuai misi hidup manusia Ditunjukan ditetapkan Alloh SWT kepada manusia adalah rahmattan lil alamiin: manjadi manfaat bagi sesama dan sekitar. Jadi segala niat, perbuatan dan tindakan kita yang memberi manfaat, bantuan dan memberi harapan lebih baik bagi orang lain, itulah yang akan jadi catatan baik amal ibadah berpahala dan bisa ditukar dengan kunci kunci yang kita butuhkan. Tentunya ini semua diluar ibadah wajib dan sunat langsung kepada Alloh SWT, yang harus tetap dijalankan sebagai hamba yang taat beribadah kepada Tuhan. Pada akhirnya setiap rejeki yang kita dapatkan, kembalikan lagi sebagian kepada perintah Alloh SWT: berbagi kepada sesama. Jadi konsep jalan rejeki adalah berputar, tidak mampet di satu orang saja. Maka selama konsep itu bekerja, insha Alloh keberuntungan Anda tidak pernah akan habis karena Alloh SWT telah menitipkannya pada umatnya yang tepat dan amanah.

Dan jangan salah persepsi mengenai rejeki. Rejeki bisa apa saja, dan tidak harus selalu uang. Jadi banyak banyak bersyukur jika Anda menerima kebaikan apapun juga. Besar kecil tetap bersyukur. Termasuk juga ujian adalah berkah, karena disana kita sedang diproyeksikan Alloh SWT untuk naik kelas agar siap menerima rejeki yang lebih besar lagi sekaligus tanggung jawab kemashlahatan umat yang lebih luas lagi melalui tangan Anda. Aamiin Ya Robbal Alamin.


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)