Minggu, 20 Desember 2020

Bagaimana Produk UMKM Bisa Lebih Cepat Bertumbuh


Dimasa pandemic ini sudah jadi fitrahnya setiap kita berusaha dengan jalan apapun untuk bertahan hidup. Banyak yang tadinya berstatus karyawan, punya gaji tetap bulanan mendadak jadi tidak berpenghasilan sama sekali. Maka kemudian kenyataannya banyak kita lihat pengusaha pengusaha kecil dadakan yang lahir dari rumah tangga. Misal produksi panganan snack yang dibungkus plastik lalu dijual secara langsung door to door atau via medsos. Ada sisi bagus dari situasi pandemic ini yaitu banyak orang "dipaksa" untuk jadi pengusaha kecil, mengusahakan apa yang bisa digunakan untuk mencari uang pengganti pemasukan uang bulanan yang hilang. Tapi banyak juga secara skill, pengetahuan mereka belum cukup mampu mengelola usaha kecilnya secara profesional sehingga hasilnya tidak mengalami  percepatan secara signifikan sehingga apa yang didapatnya tidak menghasilkan secara cukup dan itu ternyata cukup membuat frustrasi padahal ini baru usaha pertamanya sebagai pengusaha kecil. Banyak produk seperti snack/panganan ini tidak salah di produk, rasa dan kerenyahan, tidak ada yang salah. Layak makan bahkan layak jual. Hanya saja untuk kemudia dibisniskan masih banyak yang cara penangannya kurang benar dan kurang tepat, sehingga hasil yang didapatkan kurang memenuhi harapan.


Beberapa pekerjaan yang seharusnya dilakukan sebagai proses bisnis dalam usaha panganan/snack di skala UMKM adalah;
1. Biaya Produksi. Harus diukur biaya produksinya dan tetap masuk katagori kelayakan rasanya. Ingat bahwa panganan yang dibuat kali ini untuk dijual, bukan untuk dikonsumsi sendiri atau keluarga. Jadi harus dihitung biaya produksinya dalam hal ini bahan baku, ingredient bumbu dan rempah2 termasuk biaya minyak dan gas apakah masih memungkinkan untuk dijual dengan harga terjangkau di pasaran nanti. Jika ada tenaga orang tambahan dalam proses produksi juga harus dihitung apakah ongkos feenya masih masuk hitungan total biaya produksi. Singkatnya bahan baku dan cara pengolahan harus disiasati agar rasa tetap harus enak lezat dan renyah tapi harga juga harus tetap terjangkau untuk pasaran luas.
2. Kemasan harus profesional. Perihal kemasan ini secara khusus terpisah diulas di kolom konsultasi edisi ini karena memang banyak pertanyaan mengenai kemasan ini. Tapi untuk kemasan perdana paling tidak tempel kemasan plastik snack Anda dengan sticker simple logo brand dan kontak telp/WA Anda agar memudahkan pembeli untuk menghubungi Anda untuk order lagi.
3. Cara Pemasaran. Saat pandemic ini segala sesuatu hal yang sifatnya bertemu langsung sedang sangat dibatasi. Mungkin calon konsumen juga membatasi diri untuk ditemui kita dalam upaya kita menawarkan langsung kepada calon pembeli. Jadi akan sangat susah bagi kita untuk minta waktu berkunjung ke kantor atau ke rumah calon pembeli produk snack/panganan kita dalam rangka pemasaran. Maka sudah waktunya bagi kita menggunakan jaringan media sosial dan marketplace. Maka itu tadi di unsur kemasan , bagian ini akan sangat berpengaruh pada kecepatan dan keberhasilan kita menjual secara media online karena 2-5 detik pertama orang melihat produk kita hanya bisa melalui kemasannya.
4. Promo Perdana. Jangan kaku dalam menetapkan harga jual. Apalagi dimasa pengenalan produk kepada pembeli baru lebih baik diberikan sample free dulu. Tidak ada bisnis yang langsung instan menghasilkan. Memang selalu ada biaya promosi yang keluar diawal. Materi promosi yang paling efektif untuk produk snack/panganan adalah pengenalan dan pembuktian rasa produk itu sendiri, bukan brochure atau spanduk.  Berikan secara terukur beberapa bungkus produk untuk area wilayah yang ditetapkan. Paling cepat adalah pasarkan dulu untuk wilayah sekitar rumah atau tempat produksi Anda. Misal RW Anda ada 5 RT maka di setiap RT disebar 10 bungkus free berbeda rumah. Cari keluarga yang anggota keluarganya aktif sosialisasi antar tetangga agar informasi enak dan renyahnya snack Anda cepat tersebar. Jangan cuma sekali free, setiap minggu jadwalkan 10 bungkus free minimal 2 x sebar di rumah yang berbeda. Lalu cek respondnya dengan bertanya langsung pada tetangga penerima snack free. Informasi dari mereka juga bisa jadi perbaikan rasa dari snack Anda untuk batch produksi selanjutnya. Jika prosuder ini Anda lakukan konsisten maka dari free promo snack ini Anda sudah bisa mengenalkan produk Anda minimal pada 1 RW dalam 1 bulan. Selanjutnya gelombang order berulang sudah bisa Anda harapkan datang dari RW sekitar Anda. Jangan takut, semua panganan yang rasanya enak pasti akan cepat tersebar informasinya dari mulut ke mulut tanpa harus Anda minta mereka bicara atau bayar mereka untuk mempromosikannya.
Demikianlah sedikit petunjuk langkah awal dalam Anda memulai bisnis panganan/snack skala UMKM Anda. Rejeki ada dimana saja dan bisa didapat dengan cara apa saja. Maka jangan ragu dalam berbisnis usaha skala UMKM ini asal caranya tepat pasti juga akan menghasilkan rejeki. 


SEMANGAT SUKSES 

(Mirza Amrullah Muthi)

Rabu, 04 November 2020

Kenapa Butuh IT di Bisnis


Saat ini hampir semua usaha dan bisnis menggunakan IT system? Sebetulnya hal seperti ini juga terjadi di era industrilaisasi dimana mesin mesin produksi baru diciptakan dan digunakan secara luas. Waktu produksi yang lebih cepat, kapasitas produksi yang lebih besar, mutu hasil produksi yang bisa distandarkan, hasil produksi jadi lebih banyak dan keuntungan usaha jadi lebih besar. Oleh sebab itu saat itu semua produsen berlomba lomba melengkapi produksinya dengan mesin mesin produksi dan sejak itu dinamakan pabrik. Keuntungan meningkat pesat dan bisnis makin bagus. Revolusi industri dimulai.

Saat ini mesin mesin produksi dengan teknologi modernnya sudah menjadi wajib dan biasa. Revolusi berikutnya adalah mesin atau computer yang bisa berpikir sendiri/ artificial intelegent. Dengan IT semacam ini maka manusia tidak perlu mengawal dan mengawasi selama masa produksi. ON kan..lalu tinggalkan, mesin dan computer bekerja dan memutuskan sendiri dengan otaknya, kita terima jadi sesuai order. Maka manusia dengan kecerdasan otaknya bisa mengatasi segala kekurangan otaknya sendiri dan mengembangkan kecerdasan buatan yang diimplant pada system IT computer dan bisa memproduksi kecerdasan melebihi manusia itu sendiri, karena mesin dan system selalu fokus, konsisten, tidak terganggu pengaruh apapun diluar fokus, tidak lelah secara fisik atau jenuh secara mental, tidak punya hati dan iba yang bisa melemahkan ketegasan keputusan dan banyak hambatan atau kelemahan manusia pada umumnya.

Diluar bidang industri untuk produksi, teknologi IT lebih dominan untuk mengelola big data. Data data tsb bisa dipilih pilih, dikategorikan, dihubungkan, disambungkan sesuai parameter yang dibuat, menjalankan alogaritma untuk mendapatkan pola, menyimpan data sesuai karakter yang dibutuhkan, sepwrti gender, kelompok usia, pekerjaan, profesi, hobby, wilayah domisili dan banyak lagi. Output dari hasil olah data ini kita bisa mengelompokan pelanggan berdasarkan frekuensi belanjanya per minggu yang menjadi parameter loyalitasnya. Jumlah transaksi rata rata yang dilakukan yang menjadi parameter pengelompokan segmen daya beli. Lalu kelompok pembeli yang membeli barang barang yang sama atau sejenis bisa dikelompokan dan diarahkan untuk dibuat semacam komunitas dan jadi parmeter untuk membuat club atau kelompok hobby tertentu..lalu kelompok yang sering membeli daftar belanja bahan bahan kue bisa dihubungkan dengan seorang baker/pembuat kue untuk mengatur acara demo bikin roti. Bahkan besok besok mereka bisa membeli bahan baku kue dan roti tanpa harus datang ke toko tapi bisa pesan lewat HP , dibayar lewat payment transfer dan bahan kue dikirim pada waktunya. Dihubungkan dengan satelite menentukan dimana posisi sumber terdekat untuk pengiriman ke pemesan sehingga lebih cepat dan efesien. Banyak lagi yang bisa diatur jika kita bisa mengumpulkan dan mengolah big data. Bayangkan manfaat yang bisa kita dapatkan dari kecerdasan seperti ini. Maka jelas kita sangat membutuhkan IT system untuk membuat semuanya berjalan lebih efektif, lebih efesien, lebih cepat, lebih terintegrasi, lebih fokus dan lebih berbobot secara bisnis. Segala sesuatu yang lebih efektif , lebih dibutuhkan , lebih memudahkan, modern tapi tetap user friendly pasti akan lebih unggul dan menarik untuk digunakan. Keunggulan competitive yang dibutuhkan dalam persaingan bisnis. 


SEMANGAT SUKSES 

(Mirza Amrullah Muthi)

 

 

Sabtu, 24 Oktober 2020

Kecepatan Tahapan Proses


 Dalam apapun yang kita kerjakan selalu ada tahapan. Ada yang perlu riset untuk lebih dahulu mengumpulkan data, lalu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, evaluasi, perbaiki tambah kurang modifikasi, pelaksanaan pasca evaluasi dan penilaian akhir KPI (Key Performance Indicator). Itu dinamakan proses tahapan mencapai tujuan. Jelas serangkaian proses tersebut membutuhkan waktu. Waktu sangat terkait dengan berapa banyak biaya dan pengorbanan yang dibutuhkan..semakin lama prosesnya semakin banyak yang dibutuhkan. Ada hal hal yang bisa diusahakan untuk mempercepat proses, misalnya gunakan sumber daya manusia yang sudah berpengalaman sehingga proses belajar trial error di-eliminir. Tentu saja makin expert sumber daya manusia maka makin mahal harga upahnya. Cepat karena expertise. Atau jika dalam sektor produksi/industri, gunakan sumber daya mesin atau alat yang lebih canggih tapi mahal. Proses cepat tapi mahal.  Kecepatan proses bisa juga karena sudah dipelajari sebelumnya sehingga pada saat menjalankannya sudah paham dengan akurat tepat step step efektif efesiennya. Tidak buang buang waktu dan uang yang tidak perlu. Cepat tapi tetap efesien.

 Tapi ada bagian proses yang tidak bisa dipercepat, yaitu proses connecting antara satu tahap dengan tahap berikutnya. Tahap ke 2 tidak akan bisa selesai sebelum tahap 1 selesai. Bisa jadi tahap 4 dan tahap 5 berjalan paralel, lalu hasil kedua tahap akan digabung di tahap 6. Tapi intinya tidak ada proses yang bisa dikatakan selesai sebelum semua tahapan berjalan sempurna.

Dalam kehidupan ini juga sama, kita harus mengalami semua tahap. Ada tahap senang, ada tahap susah, ada tahap harap harap cemas, bahkan kadang ada masa dimana kita sudah merasa putus asa dan hampir berniat berhenti mundur dari menjalankan proses. Kita tidak bisa melompati tahapan. Misal hanya mau ambil tahap tahap yang mudah, senang, aman saja dan tidak mau mengalami tahap tahap penderitaan, pengorbanan dan kesusahan. Bahkan juga gangguan dan ketidak yakinan muncul dari kalangan keluarga dan lingkungan dekat. Dari ibu, dari adik kakak yang menyangsikan keyakinan kita dan menganggap apa yg sedang kita kejar selama ini cuma kebodohan yang mengawang awang dan malah menimbulkan masalah. Juga mungkin dari pasangan dan anak anak yang wajar kurang sabar karena kebutuhan tetap harus dipenuhi setiap harinya. Dalam tahap ini ada harus mensiasati situasi. Jangan terlalu frontal tetap maju terus dan membuat keluarga merasa kita tidak peduli masukan mereka padahal mereka sudah membantu kesulitan kita. Tapi juga jangan berhenti, tetap gunakan waktu waktu yang disesuaikan untuk tetap follow up peluang yang Anda yakini tsb secara bertahap sampai berhasil. Jika sedikit saja kita yang sedang mengalami tahap dicoba dan langsung jadi putus asa dan berhenti, maka sayang sekali karena pasti proses terhenti dan tidak ada hasil sama sekali.

 Tidak apa untuk sebentar istirahat, merenung dan tarik napas dahulu, tapi setelah itu harus bergerak lagi. Tidak ada yang tahu siapa tahu selangkah dua langkah lagi tahu tahu Anda sudah sampai di gerbang keberhasilan. Jadi jangan sampai Anda berputus asa lalu memutuskan berhenti, padahal persis dibalik dinding Anda sudah ada cahaya terang. Menyesal tidak akan mengubah hasil dan menyia -nyiakan waktu yang sudah dan sedang kita jalani untuk berproses. 

 

SEMANGAT SUKSES 

(Mirza A.Muthi)

Senin, 07 September 2020

TIPS AWET BERTEMAN


Di suatu kesempatan saya bertemu warga senior. Usianya diatas 60 tahun dan dari apa yang disampaikan terlihat bahwa wawasannya luas. Dari beberapa kali pertemuan saya dapati jika kawan beliau banyak sekali. Baik dari kalangan muda apalagi yang sebaya beliau. Dari kalangan di bawah pohon rindang sampai birokrat beneran. Dari kalangan investor sampai makelar. Saya bertanya apa resepnya. Walaupun tidak secara detil beliau mendeskripsikan maknanya tapi saya menangkap garis merahnya. Berikut saya sharing nasihat dari warga senior ini dan coba deskripsikan dengan bahasa saya sendiri.  Sengaja singkatannya tidak saya tampilkan. Walaupun jadi sangat mudah untuk mengingatnya tapi seperti sangat tidak umum untuk mengucapkannya. Jadi kalau diucapkanpun harus dalam konteks becandaan saja, jangan dianggap serius atau konteks negatif lainnya. Hanya supaya lebih mudah dihapalkan. Berikut tips keren yang saya deskripsikan sebagai berikut;

1. SITUASI. Adalah suasana external yang sedang berlangsung saat sesi komunikasi berlangsung. Lebih kepada mood dan suasana hati. Lagi situasi happy, sedih, serius dan fokus atau santai santai saja. Bahwa jika sedang ngobrol dengan kawan kawan ataupun relasi  harus tahu bagaimana aituasi yang sedang berlangsung. Jangan pada situasi yang membutuhkan konsentrasi serius dan fokus lalu Anda lemparkan guyonan candaan yang kekanak kanakan. Ataupun sebaliknya disaat situasi sedang santai lalu Anda terlalu serius sehingga ada istilah 'lo orangnya gak asyik'. Bisa juga masukan sedikit jokes ringan secara smart pada tengah tengah sesi agar tidak terlalu tegang. Selama anggota kumpul atau kawan Anda tidak ada yang keberatan atau malah bisa membuat suasana kaku menjadi lebih cair maka tidak ada salahnya juga. Diamati dan diantisipasi saja. Situasi juga bisa jadi tergantung dari Agenda / thematic apa yang sedang diusung saat sesi ketemu ini berlangsung. Apakah cuma untuk sesi ngobrol santai, kumpul diskusi , membahas progress kerja atau hanya kumpul ngopi ngobrol untuk nostalgia masa lalu.

2. KONDISI. Adalah keadaan dari masing masing pribadi orang. Situasi diatas bisa tejadii karena terkait erat dengan Kondisi  siapa yang jadi lawan bicara kita. Misal saat kita kedatangan kawan dalam kondisi yang sedang susah, butuh bantuan saran dan minta saran dari kita, maka ciptakan situasi komunikasi yang akhirnya akan memberi harapan solusi atau setidaknya inspirasi untuk dia. Sebaliknya jangan malah memeperolok olok atau menggampangkan masalahnya lalu tidak memberikan solusi apapun. Tidak akan lebih baik kondisinya setelah bertemu dengan Anda.

3. TOLERANSI. Hindari memulai masalah hal hal yang sifatnya sensitif, seperti (SARA) suku, keyakinan dan agama, ras, antar golongan, urusan keluarga kawan, bahkan pekerjaan kawan jika dia tidak memulai bicara duluan. Hal hal yang jika akhirnya diperdebatkan bisa memancing emosi. Dengan adanya situasi dan kondisi tersebut dan setiap orang dalam satu sesi busa jadi dalam kondisi yang berbeda beda, maka empati dan simpati sangat dibutuhkan. Outputnya adalah toleransi. Jangan pamer kekayaan dan kesuksesan di depan kawan yang sedang susah, sedangkan jikapun Anda diminta bantuan misal pinjaman, tetap saja juga tidak bisa membantu. Atau pada saat mengumpulkan uang untuk suatu acara hendaknya angkanya tidak dipatok sama karena kondisi setiap kawan berbeda beda. Lebih baik kawan yang sedang mampu dan berlebih bisa menyumbang lebih sebagai subsidi pada kawan yang sedang kurang mampu. Toleransi tidak hanya dalam bentuk uang. Bisa jadi dalam hal menyampaikan pendapat yang tidak sangat memaksakan pendapat sendiri, atau dalam hal menghormati keyakinan masing masing. Banyak hal dimana toleransi sangat penting diterapkan dalam berkawan. Bahkan saat ini kita tidak hanya berkawan di dunia nyata. Ada grup WA yang kadang bisa terjadi konflik saat saling lempar tulisan. Saat ini jempolmu adalah harimaumu, maka hati hati saat menekan 'send enter' periksa dulu apakah tulisanmu akan akan berdampak negatif untuk suasana grup WA.

4. PANDANGAN. Adalah sejauh mata memandang, maka ini sifatnya tidak terbatas. Pandangan bagus untuk kita tetap termotivasi, atau memberi inspirasi kepada kawan. Bahwa harapan di depan masih terbuka luas. Jika bercita cita membuat usaha bersama dengan kawan misalnya pandangan ini bisa mentrigger visi misi dan strategi jangka panjang. Tapi Pandangan setiap orang pasti tidak sama. Ada yang mempunyai pandangan tidak terbatas, simulasikan dengan 5 km ke depan, ada kawan yang hanya berani memandang maksimal 2 km di depan, ada yang sangat hati hati sekali hanya main aman dengan tidak mau lebih berpandangan dari yang betul betul bisa terlihat 100 m di depan. Jadi lihat dulu siapa kawan diskusi kita, jangan nanti Anda dicap terlalu membuai mimpi mimpi atau bahkan tukang omong kosong.

5. JANGKAUAN. Adalah apa yang benar benar bisa kita pastikan untuk bisa dicapai saat ini atau dalam jangka pendek. Mudahnya saja jika sedang berjanji dengan kawan untuk datang ketika diundang, jangan pernah katakan insha Alloh jika dalam jangkauan Anda 99% sudah pasti tidak bisa hadir. Mohon maaf saja untuk saat ini belum ada waktunya dan nanti diatur lagi waktu di kesempatan lain. Insha Alloh harusnya 99% Anda memang bisa hadir dan 1%nya adalah kehendak Alloh SWT. Bukan dibalik dan menjadikan kalimat "Insha Alloh" sebagai bumper.

Dalam berteman sering kasusnya hubungan pertemanan jadi putus karena masalah uang. Jika dalam keseharian pergaulan kita seperti bisa mengamati karakter setiap kawan kita, rasanya semua normal normal saja. Kawan yang baik dan enak diajak berteman, tunggu sampai kita bermasalah uang dengan dia. Disana baru benar benar kita paham karakter sebenarnya dari kawan tsb atau bagaimana orang juga akan menilai karakter kita juga dari masalah uang. 

Misalnya dalam hal pinjam meminjam.  Jika dalam Jangkauan Anda sudah pasti Anda bisa membayar hutang maka Anda boleh meminjam uang kepada kawan, khususnya pinjaman jangka pendek.  Tapi jika dalam jangkauan Anda belum ada Pandangan pemasukan karena Anda sedang tidak bekerja, jangan janjikan untuk bisa membayar cepat karena 99% Anda akan gagal bayar. Atau sebaiknya Anda betul betul ceritakan situasinya dan kondisi Anda sendiri yang sedang sangat sangat butuh uang tsb. Jika kawan Anda tetap bersedia meminjamkan, atau malah memberikan bantuan iklas, maka dia adalah kawan sejati yang harus Anda jaga dan pertahankan seumur hidup Anda. Kalaupun pada tanggalnya Anda tetap belum bisa bayar, tetaplah komunikasi dengan kawan yang meminjamkan, jangan berusaha menghindar apalagi menghilang. Sampaikan alasannya dan buat jadwal baru pembayaran lagi. Apapun yang sedang terjadi, dia berhak menagih. Jangan malah Anda yang lebih galak, karena Anda yang meminjam. Jadi hargai kawan yang bersedia meminjamkan uangnya pada Anda pada saat situasi keuangan Anda sedang sulit, apalagi jika dia tidak terlalu menekankan kapan Anda bisa kembalikan pinjaman tsb karena paham situasi Anda. KAWAN SEJATI ADALAH YANG BERSEDIA DATANG PADA SAAT ANDA KESUSAHAN. 

Situasi ini juga sebagai berkah sekaligus reminder bagi Anda, kelak jika Anda sudah kembali ke situasi ekonomi bagus dan berjaya, jangan segan segan bantu kawan yang sedang berkesusahan. Ingat berkah dan rahmat harus terus dibagi dan berputar agar energi baik tetap mengalir. Demikian deskripsi mengenai tips sukses awet berteman untuk kita semua terapkan dalam kehidupan berkawan dan bersosialisasi sehari hari. Satu musuh sudah terlalu banyak dan seribu teman baik masih terlalu kurang. 

 

SEMANGAT SUKSES 

(Mirza A.Muthi)

 

Selasa, 04 Agustus 2020

PEKERJAAN MENGHASILKAN YANG BISA DILAKUKAN DARI RUMAH



Di New Normal situasi pandemic covid-19 ini Pemerintah sangat menganjurkan Work From Home (WFH). Yang biasa setiap pagi kita berbondong bondong pergi kerja ke kantor atau ke toko, bekerja minimal 8 jam kerja sehari di tempat kerja/ usaha dan manjelang malam nanti baru ramai ramai pulang ke kediaman masing masing. Dalam konteks Work From Home ini harusnya diharapkan kita bisa tetap produktif dan menghasilkan uang/ pemasukan bagi keluarga, walaupun harus bekerja hanya dari rumah. Lalu kerja jenis apa yang bisa kita kerjakan hanya dari rumah dan tetap bisa menghasilkan?

Tentu saja kerja yang bisa kita lakukan dari rumah juga sangat tergantung pada alat kerja yang kita gunakan. Bagi yang biasa kerja di bagian produksi seperti karyawan pabrik, pasti tidak bisa untuk bekerja seperti aktifitas biasanya. Bahkan perusahaan dan khususnya pabrik banyak yang menutup  usahanya dan melepaskan buruh dan karyawannya. Kerja fisik yang sangat intens dan kontak antar buruh yang pasti terjadi sebagai bagian dari proses produksi tidak bisa dihindarkan, maka daripada menjadi cluster baru penyebarn covid-19 terpaksa pabrik harus ditutup. Maka sekarang harus dipikirkan oleh siapapun yang harus diam di rumah , kerja apa yang bisa tetap menghasilkan pemasukan?

Langkah pertama, tetap optimis dan bersyukur. Generasi kakek moyang kita beberapa dekade lalu mengalami krisis panjang mulai dari pandemi flu, perang dunia, pendudukan rezim militer, sampai resesi ekonomi global. Kematian manusia bisa terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Manusia seperti berlomba berusaha lari  keluar dari hutan rimba belantara yang kejam, yang kuat yang bertahan dan hanya beberapa saja yang bisa betul betul keluar dengan hidup dan selamat. Situasi kita di era pandemic covid-19 ini masih jauh lebih baik. Kita harus bersyukur jika kita masih diberi peluang untuk bekerja walaupun dengan "cara baru". Dengan syukur dan rasa oprimis, baru kita bisa berpikir jernih dan tenang mengenai apa yang bisa kita lakukan. Tapi jika kita selalu membanding bandingkan dengan apa yang sudah pernah Anda dapatkan di masa normal dahulu, maka Anda akan sulit untuk move on karena sekarang situasinya sdh berbeda. Yang ada Anda jadi hanya bisa mengeluh dan menyalahkan ini itu tanpa ada action yang jelas dan pasti. Akhirnya waktu habis dan Anda makin terpuruk tanpa ada arah perubahan yang lebih baik.

Yang penting saat ini gunakan capital/ cash yang ada dengan sangat efesien. Atur agar persediaan cash Anda paling tidak cukup untuk kebutuhan keluarga sampai akhir tahun 2020. Gunakan platform digital dan medsos untuk meringankan biaya marketing, juga gunakan azas konsep sharing economic dan kolaborasi untuk mempermurah biaya modal. Seperti tulisan saya di bulan lalu, jika bisa lakukan usaha bersama sama dengan tetangga sekitar yang juga kena PHK agar bisa saling support dalam keadaan nasib yang sama sama sedang susah.

Adapun usaha usaha rumahan yang bisa dilakukan:
            1. STARTUP . mendevelop aplikasi IT yang mempermudah pemenuhan kebutuhan dengan cara yang lebih praktis dan mudah cukup melalui akses aplikasi di Handphone. Walaupun untuk memulai usaha ini lebih pas untuk mereka yang memiliki latar belakang programming coding/ IT development. Tapi untuk supporting lapangannya bisa dikerjakan bersama sama secara konvensional. Kuncinya adalah cari kebutuhan yang selama ini memang dibutuhkan, sinergikan dengan kebutuhan lain yang memberi nilai tambah dan beri kemudahan akses dan kepraktisan eksekusi dan transaksi secara online dan digital. Jika perlu kolaborasi dengan startup lain yang mungkin bersinergi agar bisa sama sama melakukan pemasaran dan penawaran. Untuk mendevelop startup ini memang juga bukan berbiaya murah karena perlu dummy untuk simulasi sampai bisa diaplikasikan. Tapi jika Anda bisa bertemu dan bersinergi dengan team yang tepat dan bervisi sama bisa saja tujuan ini terwujud.
            2. KULINER ONLINE. Saat ini reaep dan cara memasak sudah banyak di channel youtube. Yang tidak biasa masak bisa lebih cepat belajar dan mencoba. Saat ini makan dine in atau di tempat seperti resto atau cafe sudah susah untuk dilakukan. Maka pembeli cenderung membeli secara online dan kirim ke rumah atau kantor. Maka justru alokasi modal ke tempat dan segala macam interior dan karyawan bisa dieliminasi. Fokuskan pada keunikan menu, varian menu , kapasitas dan kecepatan produksi dan terpenting bersaing dalam cita rasa prima yang membuat orang yang membeli dan mencicipi selalu reorder lagi. Marketing promo gunakan channel medsos. Produknya bisa dibundling aneka menu untuk paket makan siang, catering perusahaan atau langganan rumah tangga atau dijual produk satuan menu. Sementara jangan dulu gunakan jasa influencer atau ambassador yang berbiaya besar. Gunakan channel pengiriman yang sudah familiar dan umum sehingga tidak perlu modal lagi untuk urusan delivery.
            3. ALAT KESEHATAN sedang sangat dibutuhkan saat pandemic covid-19 ini. Masker, face shield, sarung tangan, hand sanityzer, pakaian pelindung kesehatan, sampai vitamin penambah imun tubuh, dst. Memang untuk bisnis ini masih sangat butuh modal yang cukup. Maka ber-kolaborasi-lah dengan pabrik/produsen, supplier, distributor. Yakinkanlah bahwa Anda bisa membantu menjual item item produk tsb ke jaringan relasi Anda secara B2C maupun B2B. Ajak rekan rekan Anda untuk bergabung di bawah nama Anda untuk jaringan pemasaran. Buat perusahaan sendiri dan minta saham kepemilikan sebagai mitra pemilik dengan tugas di pemasaran. Usahakan seminimal mungkin modal keluar.
            4. CREATIVEPRENEUR. Gunakan bakat dan skill khusus Anda untuk mencari uang. Misal anda punya skill photography. Anda bisa menawarkan e-foto. Anda arahkan komposisi, lokasi dan property klien Anda untuk foto dengan camera atau HP sendiri. Lalu kirim filenya ke Anda untuk Anda edit lalu finishing sesuai kepantasan seni photography sehingga tampil sebagai foto yang artistik dan memuaskan. Ambil fee untuk jasa ini. Creativepreneur ini bisa meliputi jasa design cetak di ragam media. Skill Menulis juga bisa ditawarkan sebagai jasa. Mungkin ada orang yang ingin dibuatkan biography, buku buku lainnya.  Jika Anda punya skill musik meliputi main musik, editing, sampai compiling, maka Anda bisa membuat karya karya musik untuk keperluan komersil seperti jingle, backsound, credit title untuk ditawarkan ke film production house dll. Banyak aplikasi HP yang memberi dukungan pada skill kreatif yang Anda punya, misal aplikasi editing gambar, aplikasi editing foto, aplikasi editing musik, dll. Coba diexplore apakah ada yang berguna dan bisa digunakan sesuai skill dan bakat Anda dan laku untuk dijual. Kelebihannya dari karya kreatif adalah jika Anda bisa membuat produk yang unik, berbeda dan bernilai maka harganya bisa saja tinggi karena produknya eksklusif dan bisa jadi bergengsi untuk dimiliki. Anda yang design, produksi dan pasarkan menunggu pembeli. Tidak harus memenuhi demand umum yang ada. Ada saja pembeli beruang yang bersedia membeli atau membayar sesuatu karya atau produk yang unik dan berbeda. Potensi penghasilan yang menggiurkan.
            5. KONSULTASI ONLINE juga bisa Anda tawarkan kepada yang membutuhkan. Konsultasi bisnis UKM secara online , konsultasi parenting online, pelajaran online, dan berbagai macam konsultasi yang sifatnya lebih dua arah dan butuh penanganan lebih fokus dibanding hanya satu arah saja. Terapkan tarif fee jangan mahal mahal, misal Rp.100.000 untuk 5-10 sesi konsultasi. Yang penting banyaj yang menggunakan jasa konsultasi Anda setiap harinya. Anda hanya membutuhkan computer terkoneksi internet dan telepon/ WA/ email yang pasti sudah Anda punya dan skill berdasarkan pengalaman Anda.
            6. BERTANI HIDROPONIK. Sayur mayur adalah pilihan menu sehat dan murah yang paling mungkin dibeli oleh ibu ibu umumnya. Hidroponik ini juga tidak membutuhkan lahan yang luas. Cukup pekarangan dan sedikit modal untuk instalasi pipa pipa sayuran hidroponik ini ditanam. Proses menanam, merawat sampai panen pun bisa dikerjakan sendiri dan ajak keluarga, tidak butuh orang yang banyak dan tenaga fisik yang besar seperti konsep pertanian konvensional. Video tutorialnya pun bertebaran di youtube bisa dipelajari dengan mandiri. Biasanya dibagian bawah instalasi hidroponik juga bisa diternakan ikan nila atau lele. Paling tidak kalaupun tidak untuk dijual hasil dari pertanian hidroponik dan ikan ini bisa dikonsumsi keluarga sendiri.
            7. RESELLER/ MARKETING. Secara umum pekerjaan ini yang paling mudah dan paling bisa Anda lakukan saat ini. Dengan HP dan medsos Anda bisa membantu menjual barang dagangan milik kawan kawan Anda atau mendaftar menjadi reseller produk yang memang membuka peluang usaha secara terbuka. Kuncinya adalah Anda harus konsisten menawarkan kepada sejumlah target orang calon pembeli setiap hari dan aktif display produk Anda di medsos yang Anda kelola. 
            8. JASA SERVICE adalah salah satu skill konvensional tapi masih memungkinkan dikerjakan di saat pandemic ini. Service barang elektronik seperti kipas angin, TV dan sound system, computer dan HP, bahkan cuci setrika baju/ laundry, bersihkan sepatu dan tas, fashion lain lain. Mungkin sebelum pasca pandemic ini kerja ini hanyalah sebagai hobby untuk service atau bersihkan barang barang milik sendiri, tapi jika perlu saat ini bisa berguna untuk dijadikan pekerjaan sampingan. Asal alat perlengkapan service atau pembersihan sudah ada  dan siap untuk bekerja. Lakukan pekerjaan service ini cukup di rumah Anda. Barang rusaknya pun jika Anda ingin memberi layanan extra bisa Anda jemput dan kirim kembali jika sudah berfungsi lagi. maka tentu saja pekerjaan ini bisa menghasilkan uang. 
           
Demikian gambaran beberapa pekerjaan yang minim modal dan terpenting Anda bisa tetap lakukan kerja ini dari rumah saja. Kuncinya tetap jangan lepas silaturahim dan berkawan, dari sana biasanya ada jalan keluar dari kesulitan. Entah dalam bentuk saran, support semangat dan inspirasi, bahkan bisa saja ajakan bermitra atau sokongan modal. Memang semua sedang masa susah tapi orang orang baik yang ingin berbagi atau sama sama mencari peluang tetap ada di dunia ini.

Di awal PSBB pasti waktu luang Anda banyak sekali karena semua pekerjaan diluar rumah dilarang. Anda punya banyak waktu untuk belajar dan memulai hal baru. Pasca pandemic covid-19 Anda harus ada pekerjaan menghasilkan yang baru, menambah skill baru. Yakinlah badai ini akan segera berlalu dan Anda akan baik baik saja.

SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Jumat, 03 Juli 2020

Yang Abadi Adalah Perubahan


Masa telah berubah. Katanya... saat ini kita terpaksa harus masuk era "The New Normal". Hidup tetap harus berjalan dengan penyesuaian karena situasi yang tidak biasanya. Tapi tujuan hidup manusia tetap tidak pernah berubah, tetap tujuan normal, Selamat dunia akhirat dan kalau bisa menjadi berkah manfaat  bagi manusia lain. Siap berubah...? tetaplah jalankan hidup dengan cara yang baik, walaupun dengan jalan yang berbeda. Sesungguhnya dalam setiap periode masa kita berevolusi dari satu normal ke normal lainnya. Beradaptasi dari satu kebiasaan ke kebiasaan baru lainnya. Jadi ini bukan normal baru yang benar benar baru. Hanya saja kali ini aspek kesehatan dan kebersihan jadi prioritas utama. 

Misalnya, kita bahas cara orang berdagang berubah dari jaman pasca kemerdekaan akhirnya kita menuju masa bebelanja di pasar pasar tradisional. Awalnya setiap pedagang harus berkelililing keluar masuk  kampung memikul atau mendorong dagangannya menawarkan langsung ke rumah rumah. Pedagang yang mendatangi pembeli. Pembeli waktu itu hanya punya pilihan siapa pedagang yang datang pas dibutuhkan. Jika butuh belanja sayur pagi hari, maka siapa pedagang sayur yang datang pagi maka itu rejeki si Abang sayur yang datang pagi. Lalu beberapa waktu kemudian misal di hari Kamis, para pedagang kumpul di satu lapangan di satu kampung. Maka pada hari Kamis itu pembeli sudah tahu bisa beramai ramai datang ke "Pasar Kamis" untuk belanja kebutuhan makan sehari hari dengan lebih banyak pilihan dan lebih leluasa menawar karena ada pedagang lain juga disana. Lalu pelan pelan bagi pedagang dan bagi pembeli membeli di satu tempat dirasakan lebih praktis dan menyenangkan. Lalu mulai para pedagang berserikat dan menjual menetap di satu lokasi. Tidak hanya berdagang sehari seminggu saja tapi aktif berjualan sepanjang minggu. Pindah lagi ke era normal baru masuk ke era pasar tradisional. Pasar tradisional waktu itu adalah kumpulan dari pedagang- pedagang yang dikumpulkan untuk berdagang sepanjang waktu di satu tempat. Disana terjadi aktifitas perdagangan jual beli berbagai komoditas dagangan. Lalu oleh presiden melalui keppresnya maka pemerintah daerah difasilitasi gedung dan infrastrukture lain menjadi pasar inpres atau pasar rakyat. Mulai ada juga ditunjuk Kepala Pasar yang bertugas mengatur dan mengawasi aturan main pedagang.  Kebiasaan berubah dari pedagang yang awalnya berkeliling kampung, lalu menjadi pembeli yang datang berkunjung ke pasar inpres. Di normal baru masa itu pilihan barang dan komoditi lebih banyak tapi dari sisi pedagang jadi lebih banyak pesaing produk komoditi yang sama. Mulai ada namanya sebutan "pelanggan" artinya pembeli loyal. Walaupun disamping ada pedagang B yang menjual telur tapi pembeli loyal membeli ke pedagang A. Kenapa begitu? Karena pedagang A cepat beradaptasi kepada "normal baru" berdagang di pasar inpres. Berarti barang dan komoditas harus lebih segar dari pedagang lain, melayani pembeli harus lebih ramah dan bersahabat, harga juga harus wajar dan bisa saja lot dagangnya tampak lebih terang, bersih dan sehat dibanding lot pedagang lain jadi pembeli merasa lebih nyaman dibanding membeli di lot lain yang becek dan bau.

Ke"normal"an terus berevolusi. Kemakmuran mulai meningkat, jumlah penduduk makmur sejahtera mulai meningkat maka gaya hidup juga makin berubah. Masyarakat golongan makmur membutuhkan belanja yang lebih nyaman, tidak sesak pengap, kalau perlu berAC, tidak injak lantai becek dan tidak keberatan dengan harga pas alias tidak menawar. Maka mulai dirasakan normal jika belanja di Supermarket. BerAC, pilihan barang makin beragam bukan lagi hanya sembako dan bahan baku pangan, bisa memilih milih barang sendiri dan memasukan ke keranjang lalu membayar pada saat selesai dan keluar toko. Tantangannya beda lagi terutama dari sisi pengusahanya, yaitu kemungkinan barang dagangan hilang atau harus lebih sering menganalisa mana produk yang laku mana yang tidak untuk mengatur jumlah stock barang di etalase dan gudang yang terbatas agar semua modal menjadi asset lancar. Bagi pembeli tantangannya beda lagi, diberi kenyamanan supermarket maka kebutuhan akan standard kenyamanan makin meningkat lagi. Masa belanja baju , assesories , fashion, elektronik dan barang barang lebih lifestyle tidak bisa lebih nyaman lagi? Maka pengusaha mulai membangun mall dimana mulai dari fasilitas parkir mobil pembeli, lift dan escalator, istirahat makan minum, sampai menciptakan interior suasana nyaman saat kelilingan dari toko ke toko , fasilitas ibadah, toilet dan lain lain pendukung kenyamanan berbelanja dipikirkan dengan baik. Bahkan ukuran Mall terus makin luas dengan kelas segmen, kelas fasilitas yang berbeda dan jumlah jenis tenant yang makin beragam. Bahkan supermarket yang tadinya berdiri di gedung sendiri diluar saat ini juga ikut dimasukan ke mall. Setiap normal baru ini pasti ada tantangan dan kebutuhan penyesuaian baru lagi. Saat ini pembeli merasa normal untuk berbelanja seluruh kebutuhannya di dalam mall.

Lalu bagaimana dengan "normal baru pasca covid-19" ini? Justru jadi jauh berbeda dengan tujuan awal didirikan mall. Dari awalnya menyediakan tempat dimana jadi tujuan deatinasi, tempat dimana orang nyaman berkumpul dan berlama lama kelilingan membelanjakan uangnya, janjian dengan kawan dan relasi sambil makan minum dan rekreasi, justru saat ini semua itu mendadak dibatasi. Dilarang lagi berkumpul, berlama lama di satu lokasi dengan jumlah massa yang besar. Bahkan pasar rakyat saat ini dikatakan sebagai episentrum sumber utama penyebaran virus covid-19. Jika berjalan keluar rumah saja harus tertutup rapat dari wajah, kepala sampai badan. Masker dan faceshield sekarang justru jadi standard fashion baru. Normal baru apa yang harus kita hadapi saat ini? Maka sepanjang masa kita hidup sungguh kita tidak bisa menghindar dari tuntutan  perubahan. Sesuatu yang abadi adalah perubahan. Tidak berubah dan beradaptasi maka kita mati. Jangan terlalu berkeluh kesah dengan adanya tuntutan perubahan, terima dengan sabar dan amati dengan seksama apa hal hal yang bisa jadi peluang, mengambil manfaat dari adanya perubahan ini. Maka walaupun belanja online sudah dikenal beberapa tahun lalu, tapi pasca Covid-19 saat ini akan masuk betul betul aplikasi era belanja online, mulai beradaptasi dan belajar setiap aspek terkait belanja online ini. Jumlah penduduk miskin meningkat, sekarang setiap keluarga fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan dibanding lifestyle. Pergeseran ini bisa berlaku sampai setahun kedepan sampai sektor usaha dan berbisnis mulai bisa menggerakan ekonomi lebih maju lagi. Apa yang bisa kita jadikan peluang dari perubahan prioritas kebutuhan ini ? Saat ini kita tetap harus taat pada anjuran pemerintah seperti ketentuan PSBB, work from home, jaga jarak/ fisical distancing dan patuhi protokol kesehatan covid-19, karena bisa saja walaupun kita rasanya sehat tapi kita berperan sebagai carrier/ pengantar virus ini berpindah ke orang lain apalagi kepada warga senior yang lebih sepuh atau kepada warga yang lebih muda. Jangan buat beban pemerintah jadi lebih berat. Tapi bukan berarti lalu kita harus diam saja menunggu pandemic berakhir, kecuali kalau Anda yakin jika Anda punya ketahanan financial keluarga yang kuat sampai situasi normal lagi. Beradaptasilah agar bisa bertahan dalam setiap perubahan. Tertutup satu pintu rejeki maka akan terbuka pintu lain. Bacalah sesi konseling bulan ini sebagai referensi. 


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)


Selasa, 02 Juni 2020

PRESENTASI DI DEPAN INVESTOR


Ada pertanyaan yang intinya adalah bagaimana cara presentasi di depan investor. Tentu tujuannya agar calon investor ini bisa tertarik dan bersedia menanamkan modalnya di usaha yang sedang kita bangun. Model bisnis yang bisa ditawarkan bisa beragam, apakah ini model bisnis franchise, kerjasama kemitraan, atau penanaman modal/saham. Diluar skema tersebut jika sifatnya sudah by business performance dan transparancy maka bisa ditawarkan secara IPO di pasar modal.

Jangan lupa, hal yang paling penting bagi investor adalah APAKAH DANA SAYA AKAN AMAN? Maka siapa ini orang yang sedang presentasi bisnis di depan saya? Apakah saya bisa percayakan uang saya di tangan dia? Maka yang harus Anda sampaikan bagaimana trackrecord Anda selama ini. Jika misalnya Anda bergerak atas nama perusahaan, misalnya menawarkan franchise sebuah brand untuk membuka outlet biasanya akan lebih bisa dipercaya karena Anda bergerak legal menggunakan nama perusahaan dan sudah ada yang membuka outlet outlet brand Anda sebelumnya. Tapi jika Anda bergerak sebagai pribadi biasanya memang akan lebih susah meyakinkan investor untuk menjadi mitra selain jika dia sudah kenal Anda, keahlian Anda ataupun reputasi bisnis Anda. Jadi saran saya untuk kerjasama usaha bersama yang pertama ini, ajak mereka yang memang sudah kenal baik Anda. Bisa itu saudara, kawan lama atau kawan sekantor, kawan alumni atau bekas pimpinan Anda di kantor. Buat contoh track record sebagai portofolio business Anda di masa depan.

Lalu kedua APAKAH DANA SAYA AKAN BISA BERKEMBANG? Maka Anda bisa menjelaskan hal ini lewat asumsi perhitungan / financial model. Mulai dari berapa lama akan dilakukan kontrak kerjasama ini. Dari mana dapat omzet. Penjualan harian bagaimana, dari item apa saja yang bisa dijual dan bagaimana target penjualan per harinya, berapa total penjualan perbulannya. Berapa omzet dan berapa nett profitnya. Lalu berapa skema bagi hasil pengembaliannya. Berapa lama modal yang ditanamkan akan bisa kembali seluruhnya dan di sisa kontrak berapa keuntungan yang bisa didapat. Dalam banyak pandangan calon investor, sebenarnya mereka tidak terlalu peduli pada produk apa yang dijual atau bisnis apa yang akan dikerjakan. Yang utama apakah uang yang mereka tanam bisa betul berputar dan menghasilkan keuntungan bisnis. Buat financial model yang wajar dan masuk akal. Jangan juga yang terlalu fantastis  boombastis dan mengawang awang sehingga tampak tidak masuk akal. Setelah mereka melihat di financial model bahwa penjelasan putaran uangnya masuk akal lalu baru mereka akan bertanya sebenarnya apa yang dijual atau jasa yang ditawarkan. Tahap ini secara akal sehat mereka akan bertanya APAKAH BISNIS INI BISA DISERAP PASAR, DIBUTUHKAN PASAR DAN BISA BERTAHAN  JANGKA PANJANG?

Mulai Anda menjelaskan kenapa kita harus menjual produk ini, bagaimana cara ditawarkannya, apa kelebihan produk kita dibanding produk dari toko lain. Apa kelebihan penawarannya, apakah di fasilitas dan pelayanan atau ada tambahan komplimen lain, bagaimana cara mempertahankan demand agar PLCnya panjang dan trend positifnya bisa dijaga. 95% barang atau produk yang akan kita presentasikan untuk dikerjasamakan pasti sudah ada juga dijual oleh orang lain. Tidak ada produk atau jasa yang benar benar baru dijual atau baru dibutuhkan di dunia ini, satu satunya hanya Anda saja yang jual tidak ada lagi sumber lain untuk mendapatkannya. Hampir tidak ada bisnis yang punya keunggulan bersaing produk seperti itu kecuali Anda menjual barang barang sangat  inovatif atau berteknologi baru. Tapi Anda bisa sampaikan metode pemasaran yang lebih unggul, innovasi produk/jasa yang lebih optimal untuk pasar yang dibidik bisa lebih spesifik, pelayanan yang lebih friendly, cara pembayaran yang lebih mudah, cara pengantaran delivery produk yang lebih aman, cepat dan praktis, komplimen yang lebih dibutuhkan, penggunaan aplikasi IT yang lebih canggih, strategi marketing yang praktis dan cerdas, plan A dan plan B untuk mengatasi segala situasi perkembangan bisnis, dll. Dibutuhkan proposal bisnis yang lebih lengkap untuk mengurai hal hal yang lebih detil. Apapun produk/ jasa Anda yang penting intinya secara masuk akal calon investor yang ingin yakin adalah apakah bisnis ini bisa diserap pasar, kuat bersaing dan bisa berbisnis jangka panjang. 

Pada akhirnya jika calon mitra investor sudah menyatakan tertarik untuk menjadi mitra, langkah selanjutnya Anda harus FLEKSIBLE & NEGOTIABLE. Karena Anda dan calon investor akan mengikatkan diri dalam PERJANJIAN KEMITRAAN USAHA BERSAMA. Disana akan dituangkan ketentuan ketentuan yang mengikat dan sebelumnya tentunya harus lebih dahulu disepakati bersama. Untuk terlaksananya poin poin pasal disepakati dalam perjanjian sampai ditanda tangani bersama itulah pentingnya fleksible sampai terjadi kesepakatan. Supaya tidak deadlock dan usaha bersama bisa segera mulai Anda harus negotiable, jangan kaku dan hanya berkeras pada keinginan diri sendiri saja. Toh ini ada partisipasi dan kontribusi dari mitra pemilik dana juga yang harua didengar pendapat dan keinginannya. Jadi Anda tidak boleh egois dan merasa paling paham sendiri. Kalau Anda mau egois ya silakan berusaha dengan 100% modal sendiri, tidak usah cari mitra.

Selanjutnya yang paling penting dalam kemitraan adalah PEMBUKTIAN PERFORMANCE. Di tahap ini Anda harus komitmen dan penuh integritas menggunakan skill dan waktu Anda untuk tujuan keberhasilan bisnis ini. Apa yang sudah Anda janjikan A to Z mengenai prospek dan potensi bisnis ini harus dengan konsisten dan komitmen Anda buktikan dalam business performance yang nyata. Bulan demi bulan dibuktikan bahwa tidak menyesal investor telah menanamkan dananya untuk berbisnis dengan Anda. Biasanya untuk awal investor hanya menanamkan sebagian kecil dananya karena masih tahap mengenal Anda dan mencoba. Tapi jika dalam 3 bulan sampai 6 bulan Anda bisa menyenangkan investor, paling tidak arah bisnisnya benar dan prospek positifnya terlihat, terasa dan trendnya menguntungkan. Bisa jadi atas keinginan dan keyakinan mitra sendiri secara sukarela mitra investor menambahkan nilai investasinya di kerjasama usaha bersama ini walaupun belum kembali modal. Kalaupun belum menghasilkan cukup keuntungan yang penting komunikasi transparancy harus selalu dijaga dan dilakukan secara terus menerus. Mitra Investor harus paham sedari awal ada masalah apa yang sedang terjadi di usaha bersama ini. Jangan sampai modal sudah habis dan sudah tidak bisa bergerak lagi baru disampaikan oleh Anda ke mitra investor bahwa usaha bersama telah gagal dan uang investor hilang begitu saja tanpa investor tahu jalan cerita usahanya selama ini. Apalagi jika data data laporan yang Anda sampaikan itu adalah kecurangan dan bukan data fakta actual tapi rekayasa atas keinginan mendapatkan keuntungan pribadi yang lebih besar diluar kesepakatan yang sudah tercantum dalam perjanjian usaha bersama. Berarti Anda tidak bisa dipercaya. 

Dalam usaha bersama Anda HARUS AMANAH. Jangan lupa, menjaga nama baik akan sangat berpengaruh pada besar kecil penghasilan Anda. Jika nama Anda baik maka penghasilan akan makin baik, sebaliknya jika nama Anda dan reputasi Anda buruk maka penghasilan Anda akan semakin susah dari hari ke hari. Penghasilan Anda dari karma yang Anda sendiri yang buat. Rejeki adalah berapa jumlah yang bisa jadi berkah dari penghasilan yang bisa Anda usahakan. Penghasilan yang bisa membawa manfaat bagi Anda. Jika Anda amanah, tidak curang, jujur, maka akan semakin besar rejeki Anda dan akan semakin dimudahkan usaha Anda. 


SEMANGAT SUKSES 
(Mirza A.Muthi)