Saturday, April 6, 2013

SEMPURNALAH PADA DETAIL

"Saya bikin usaha resto seperti dia, tapi kenapa dia sukses sedangkan saya gagal ya. Salah dimana ?" Atau " saya sudah pengalaman kerja di usaha sejenis sebelumnya, tapi pas saya buka usaha sendiri yang sejenis ternyata gagal total, kenapa ya?. Bahkan, "Saya sudah pakai konsultan terkenal lho buat memperbaiki kinerja bisnis saya, tapi tetap saja tidak berhasil. Dasar konsultan tidak kredibel!"
Hal hal seperti di atas seringkali ditemukan dalam kasus bisnis. Apa kesalahan utamanya? Saya katakan ANDA TIDAK MELAKUKAN POIN POINNYA DENGAN DETIL DAN SEMPURNA.

Kesempurnaan pada detil adalah sangat penting dalam melakukan usaha. Jangan anggap enteng hal hal kecil yang harus dilakukan dalam step by step strategi usaha atau bisnis. Oleh krn itu kadang resep boleh sama tp koki beda, maka bisa beda juga hasilnya. Karena ada hal hal kecil yang terlewat, tapi orang lain ada yang melakukannya dengan betul betul paripurna.
Seperti juga dalam bisnis franchise, boleh SOP sama tapi hasil di setiap franchisee bisa jadi beda. Selain memang situasi lokalnya sudah beda dan diperkuat lagi dengan franchise dan team kurang detil dan lengkap dalam melaksanakan SOP, saran dan input dari franchisor

Bahka jika sudah menggunakan konsultan bisnispun kadang tidak bisa selalu memuaskan hasilnya. Memang kadang konsultan tidak selalu sempurna. Tapi konsultan juga seperti dokter hanya kuasa memberikan saran dan input. Dokter sering mengeluh krn "resep obat" yang dituliskan "tidak dibeli dan tidak diminum" sesuai anjuran. Kalau sudah begini jika sakitnya tidak sembuh jangan salahkan dokternya. Bagaimana bisnis akan mengalami perubahan jika saran dan input mengenai program kerja, promo juga budget tidak dikerjakan client poin by poin secara detil dan sempurna. Konsultan dan client harus sinergi

Begitu juga jika Anda berusaha sendiri dari hasil observasi atau bahkan punya pengalaman di usaha sejenis. Sekarang Anda coba jalankan sendiri, ternyata hasilnya belum tentu akan sama berhasilnya dengan pengalaman Anda di tempat dahulu. Periksa mungkin ada detil yang terlewat dan tidak dikerjakan dengan baik

Tujuan sempurnakan detil adalah membuat semua rangkaian kerja "tepat resep" sehingga secara system bekerja sesuai bobot dan kecepatannya menuju target yg kita harapkan. Detil ini adalah mencakup semua, mulai dari persiapan seperti menentukan lokasi yang layak, memilih nama brand yang catchy, merekrut SDM yang tepat dan memberikan training, menentukan harga produk serta program discountnya, bagaimana cara briefing karyawan, menerapkan service excellent, mempersiapkan tools marketer untuk senjata mereka keliling cari client dan market dan mengaplikasikan program promo, memilih media iklan, sampai cara mendisplay produk di outlet, mengkombinasikan warna di outlet, menentukan layout setting meja kursi, menentukan souvenir dan gimmick, menentukan rule operasional, bahkan sampai merumuskan insentif dan komisi, masuk lagi ke detil2 kecil masalah tata tertib karyawan, bagaimana cara manager memberdayakan teamworknya dan cara owner memberdayakan seluruh SDMnya.. Bahkan sebelum mulainya bisnis termasuk adalah bagaimana sebagai calon pengusaha Anda sudah mempersiapkan mental, kesabaran, lingkungan keluarga jaringan support dan passion Anda dalam bisnis ini akan sangat menstimulasi Anda berupaya keras melengkapi detil2 ini

Banyak sekali poin poin breakdown yang harus dikerjakan secara sempurna dan sinergi membentuk sebuah system kerja yg nantinya dalam jangka waktu yang belalu bisa membuktikan bahwa system kerja usaha Anda bisa sampai tahap "auto pilot"

Jadi jka Anda pernah gagal dalam bisnis/usaha dimana Anda lihat pelaku lainnya bisa sukses di bidang usaha yg sama, maka koreksi detil Anda. Apakah betul betul Anda kerjakan detil sama lengkap dan sempurna seperti yang sudah dilakukan pemilik usaha sukses tadi? Pasti berbeda maka hasilnya berbeda. Kesempurnaan detil adalah jalan menuju usaha sukses. Jika Anda ingin usaha bisnis pastikan Anda akan mulai tahap. persiapan lokasi, brand dll dengan detil. Kerjakan bisnis dengan standard opersional detil, marketing promo yg menyeluruh dan fokus, pemeliharaan SDM yang membangun dll. Semakin banyak poin poin resep sukses yang Anda bisa lengkapi dengan sempurna, semakin besar prosentase usaha Anda akan sukses. Amin

SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Obing Mitra-Konsultan Usaha
CEO Founder
www.obingmitra.com

Saturday, March 9, 2013

KEPUTUSAN VS RESIKO BISNIS

Keputusan dalam sebuah bisnis bisa sangat menentukan masa depan bisnis Anda. Apa yang dicapai oleh perusahaan baik itu progress positif atau negatif adalah murni hasil dari keputusan keputusan yang diambil pemilik, direksi dan manajemen perusahaan  selama perusahaan beroperasi. Maka keputusan harus diambil dengan hati hati mempertimbangkan resiko jangka pendek dan jangka panjang.

Keputusan pertama adalah menentukan akan bergerak di bidang usaha apa perusahaan yang akan Anda bangun dan kelola ini. Jenis usaha yang Anda yakini akan memberikan omzet dan keuntungan dalam jangka waktu yang panjang, Tentunya jenis usaha yang paling baik diputuskan adalah usaha yang paling Anda kuasai. Apakah jenis usaha tsb memang sudah pernah Anda jalani secara mendalam sebelumnya atau memang Anda memiliki passion untuk bekerja pada bidang tsb. Jika Anda memutuskan berusaha pada bidang yang tidak Anda kuasai atau tidak berpengalaman, resikonya Anda akan tidak mengerti detil spek usaha , cara bersaing dan skema kerja usaha tsb dari hulu ke hilir. Akan banyak celah celah dimana karyawan bisa "membohongi/curang" terhadap usaha Anda. Praktis usaha Anda tidak akan berumur panjang.

Tujuan mendirikan usaha secara spesifik bisa memberikan kesejahteraan bagi para pemilik perusahaan, yang tentunya untuk bisa berjalan baik juga harus memberi jaminan kesejahteraan bagi para karyawannya juga. Maka keputusan pemilihan karyawan juga sangat penting. Karyawan karyawan yang sudah sangat punya keahlian di bidang inti usaha bisa menduduki posisi Manager. Manager juga harus memiliki leadership skill karena dia harus bisa menggerakan bawannya bekerja seperti apa yang seharusnya dilakukan.  Jangan lupa di posisi Direktur justru dibutuhkan orang orang yang bisa melihat prospek, pengambilan keputusan dan memiliki intuisi bisnis yang kuat. Dan diposisi karyawan harus mereka yang ingin belajar, muda dan semangat, berkarakter positif, satu visi misi dengan perusahaan, jujur dan loyal. Salah keputusan dalam pemilihan karyawan khususnya pada posisi posisi kunci atau salah menempatkan "the right man at the right place" bisa memiliki resiko memperlambat akselerasi progress perusahaan. Perusahaan jadi harus punya waktu ekstra untuk masih terus bongkar pasang karyawan dan mencari format posisi yang mantap selama berbulan bulan bahkan tahunan sehingga tidak bisa naik ke tahap pemantapan usaha. Banyak cost terbuang percuma sementara situasi persaingan sudah makin kuat dan nama perusahaan Anda sudah makin terpuruk karena belum kunjung ada brand awareness yang kuat bahkan tertinggal oleh brand pendatang pendatang baru.

Pada perkembangan perusahaan pada akhirnya Anda sebagai pemilik usaha harus memutuskan akan sebesar apa skala usaha Anda dalam 5 tahun, 10 tahun atau sekian tahun ke depan. Ada yang memang dari awal sudah memutuskan tidak akan menjadikan bisnisnya menjadi terlalu besar, asalkan cukup untuk menghidupi keluarga besarnya dan karyawannya. Tapi ada yang memang pemiliknya terus mengikuti progress usahanya semaksimal mungkin bisa dikembangkan maka akan terus diperbesar skalanya. Tentunya semakin besar skala bisnisnya semakin besar resikonya.

Pada usaha yang secara ambisius akan diperbesar skalanya mulai dipertimbangkan keputusan untuk berhutang modal usaha  untuk tambahan modal, atau menggunakan skema franchise atau business opportunity. Jika dimulai dari usaha rumah tangga, UKM dan ternyata dalam beberapa tahun memiliki kemungkinan untuk diperbesar skala bisnisnya. Hutang bukan sesuatu yang tabu dalam bisnis, hanya Anda harus yakin apakah kedepannya perusahaan Anda mampu mengelola hutang tsb atau malah dipersulit dengan hutang dan bunga yang makin bertumpuk. Hutang yang bisa dikelola dan digunakan untuk mengenerate potensi produksi dan perolehan omzet lebih besar adalah baik. Tapi berhutang yang tidak bisa dibayar juga bisa berujung pada resiko kebangkrutan perusahaan.

Sebetulnya keputusan penting memperbesar skala bisnis perusahaan UKM bukan ada di penambahan modal, tapi terutama di masalah mental karakter pemilik usaha. Apakah Anda siap untuk mendelegasikan tugas tugas penting tertentu kepada bawahan Anda dan memberi wewenang orang lain untuk mengambil keputusan penting dalam perusahaan Anda? Hal ini akan sangat sulit diawal karena Anda atau keluarga sebagai pemilik tunggal usaha  terbiasa "one man show" atau hirarkhi "top to down". Padahal jika usaha mulai berskala besar, maka Anda harus siap memberi wewenang kepada orang lain dan menerima masukan dari bawahan Anda pelaksana di lapangan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan atau client. Kalau skala usaha Anda kecil skala keluarga atau UKM mungkin Anda masih bisa jangkau dan kuasai semua lini, tapi kalau sudah berkembang menjadi skala besar dan banyak cabang, maka Anda harus memberikan kepercayaan kepada bawahan Anda. Kalau Anda tipe orang/pemilik usaha yang tradisional, konservatif yang susah percaya kepada orang lain, maka lebih baik Anda pastikan saja usaha Anda tetap dalam skala kecil atau paling maksimal bisa qty produksinya yang bisa ditingkatkan sebatas maksimal kapasitas pabrik awal Anda, tapi bukan pada skala total bisnisnya. Keputusan memperbesar skala bisnis tapi secara mental Anda belum siap memberi kepercayaan dan wewenang pada orang lain maka malah akan memberikan resiko besar pada ketidak pastian perkembangan masa depan perusahaan. Di masa depan Anda tidak akan bisa lagi "menguasai" ratusan karyawan, kadang terpencar di lain kota, dengan cara dan system kordinasi seperti pada waktu Anda hanya menangani 10 karyawan di tempat produksi yang kecil. Anda berkeras tangani semuanya sendiri tapi sebetulnya juga Anda tidak paham bagaimana usaha dalam skala besar ini dan dalam cara yang lebih modern harus dijalankan. Anda kehilangan trust dari karyawan dan karyawan merasakan kebingungan dari pemilik perusahaan mengakibatkan tingkat turnover karyawan juga tinggi. Bahkan keputusan menentukan lokasi untuk kantor, workshop juga outlet akan sangat mempengaruhi kinerja perusahaan Anda. Dimana sebagian besar domisili target pasar atau client Anda, bagaimana kondisi traffic pengiriman pada saat jam jam sibuk, bagaimana client mudah menemukan kantor atau showroom Anda, seberapa besar kapasitas moda pengangkutan yang bisa akses langsung sampai workshop atau gudang Anda, apakah jauh jarak tempuh dari workshop atau factory Anda ke pelabuhan. Jangan terlalu fokus pada harga sewa yang murah, karena jika dihitung biaya ops secara jangka panjang sebetulnya beresiko akan lebih besar cost bulanannya jika dibanding sedikit lagi menambah biaya sewa atau beli asset gedung tapi akan banyak menekan biaya transport bulanan dan malah bisa menambah gengsi perusahaan Anda.

Banyak detil keputusan yang harus diambil dalam perusahaan berdampak langsung pada resiko jangka pendek dan jangka panjang. Karena itu lebih baik minta input dari beberapa tokoh bisnis atau panutan yang Anda percaya dan bahkan mintalah pendapat direksi dan manager Anda sebelum mengambil keputusan keputusan besar untuk perusahaan Anda. Keputusan yang diambil bersama akan lebih memiliki kemudahan dalam implementasinya karena sudah atas komitmen bersama.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, February 2, 2013

KARYAWAN PEMBELAJAR

Banyak pertanyaan apakah jadi karyawan tidak pernah akan bisa kaya. Saya katakan bisa, tapi umumnya ini adalah masalah mental. Memang beda antara mental kebanyakan karyawan dengan mental pengusaha mandiri. Maka jelas etos kerja dan daya tahan antara pelaku dua jenis profesi ini dirasakan berbeda. Maka saya saat ini lebih berfokus pada memperbaiki sikap mental saat menjadi karyawan dulu, bukan .pada strategis bagaimana karyawan bisa kaya.

Manusia dikaruniai akal budi,  itu yang membedakan antara manusia dan makhluk Tuhan lainnya. Itu yg akan mengarahkan manusia. Dengan akal budinya manusia bisa terus menerus mengalami proses pembelajaran hidup, itu jika dia ingin disebut manusia pembelajar. Atau jika dia tidak mau belajar maka walaupun bertambah umur tetap saja tidak akan membawa manfaat bagi dirinya sendiri. Umur seperti sia sia. Saya ambil contoh bagi kita yang berprofesi sebagai karyawan, apa saja yang masuk dalam proses pembelajaran? Kita coba bahas.

Sebagai karyawan tentunya setiap kita punya posisi, jobdesc dan tanggung jawab baik kepada pimpinan ataupun bawahan. Jangan lupa teladan juga. Terakhir semua atribut itu akan dikompensasikan dengan gaji dan komisi sebagai hak dari apa yang telah kita kerjakan dalam sebulan. Anda harus adil sebagai karyawan. Kalau Anda menerima gaji dari perusahaan, tentunya Anda wajib memberikan kontribusi kepada perusahaan.

Seringkali karyawan hanya terfokus pada tujuan semu yaitu gaji nanti di akhir bulan. Semua hanya rutinitas. Pergi pagi pulang sore, selesai . Sementara proses bagaimana kita mendapatkan gaji itu tidak kita maknai dengan sebenarnya. Padahal itu yg membedakan antar karyawan satu dengan lainnya. Anda harus naik tahap menjadi karyawan yang berinisiatif, bukan sekedar adil. Sesungguhnya tidak ada gaji yang nilainya tetap. Kita bisa minta naik gaji dan  komisi tergantung dari nilai kontribusi yang sudah kita berikan kepada perusahaan hasil dari pembelajaran yg kita lakukan secara  inisiatif. Karyawan bisa punya target naik gaji setahun 2-3x kita "paksakan" kepada perusahaan dan akan dikabulkan karena  perusahaan sangat perlu Anda. Sebagai manusia baik pimpinan maupun bawahan tentu mempunyai penilaian terhadap apa yang karyawan berikan dalam pekerjaan. 

Jika memang eksistensi Anda bisa membawa kontribusi positif dan progress luar biasa terhadap kemajuan perusahaan, pasti beda respon perusahaan kepada setiap karyawannya. Maka tidak ada keberatan sama sekali dari pimpinan atau bawahan untuk menaikkan gaji Anda seperti yang Anda minta. daripada kehilangan Anda Anda belajar dengan sangat baik, memperbaiki segala kekurangan yang ada Setiap hari hasil kerja Anda makin spektakuler dan jelas jelas membawa perubahan perbaikan kepada prestasi perusahaan apakah itu terkait omzet atau image perusahaan. Anda juga memberi contoh kepada karyawan lain karena melakukannya dengan cara dan strategi yang lebih baik,lebih cepat dari yang sudah pernah dilakukan orang atau karyawan lain. Cara yang Anda lakukan bisa memberi contoh cara yang bisa dilakukan untuk hasil lebih optimal dan efektif. Kontribusi Anda membawa kemajuan signifikan bagi perusahaan sesuai dengan posisi Anda, memberi bukti pada karyawan lain bahwa hal itu mungkin dicapai. Lalu apa yang akan pimpinan atau bawahan Anda akan sangkal kalau Anda berhak mendapat penghargaan gaji yang lebih tinggi?

Apabila Anda tidak jadi manusia pembelajar maka Anda tidak akan alami kemajuan apa apa. Bahkan mungkin Anda bisa mengalami kemunduran. . Bahayanya lagi lingkungan kerja di perusahaan bisa membuat Anda terbiasa dan nyaman dengan kondisi "wajar" seperti itu. Bertahun tahun Anda bekerja di perusahaan atau institusi seperti itu akan praktis menghilangkan motivasi Anda untuk jadi karyawan yang lebih produktif lagi.. 

Atasan Anda akan menilai Anda berkinerja buruk karena hanya bergerak jika disuruh, itupun berkali kali melakukan kesalahan yang sama. Di perusahaan kadang kinerja kita tidak berpengaruh langsung pada "hukuman" yang kita terima. Mungkin saja hukumannya hanya sekedar terima gaji dengan kenaikan rutin berkala dan tidak naik jabatan. Tapi tetap bisa nyaman bekerja lebih lama lagi di perusahaan atau institusi.

Tidak ada perbaikan cara kerja dalam waktu yang lama, pekerjaan yang menjadi tanggung jawab Anda seringkali gagal dan sayangnya Anda jadi terbiasa. Dalam perusahaan yang lebih kompetitif, catatan kerja Anda menunjukan performance yang tidak memuaskan, teman teman menilai Anda anggota team yang susah diajak kerjasama. Anda tahu itu tapi tetap tidak memperbaiki. Lalu apa yang bisa Anda dapat dari sikap yang seperti itu? Tdk ada gunanya buat Anda Maka jadilah manusia pembelajar dan perbaiki setiap aspek hidup dan kerja Anda setiap hari. Maka hidup dan kerja Anda akan makin sukses.. 

Menjadi karyawan sukses seringkali menjadi tahapan awal untuk pindah jadi pengusaha mandiri sukses. Berarti Anda sudah punya dasar mentalnya. Entah mungkin Anda akan diberi saham oleh bos kantor Anda, atau ada pihak lain yang tertarik mengajak Anda berbiisnis. Tunggu waktunya tiba. Bagi karyawan pembelajar, kesempatan bekerja pada orang akan dimanfaatkan untuk melatih daya pikir, menangani kasus dan solusi, belajar organisasi, melatih mental dan wawasan perusahaan. Membina relasi dan trust. Kelak jika sdh ada kesempatan saatnya membangun usaha sendiri. Maka jika sekarang Anda karyawan, jangan kecil hati. Bekerjalah sebaik mungkin diatas pengharapan bos Anda. Banyak pihak akan melihat hasilnya

Anda harus berpikir bekerja untuk kepuasan diri sendiri, derajat dan martabat Anda, harga diri dan integritas Anda. Bukan untuk perusahaan.. Kalaupun nanti sikap mental dan prestasi Anda membawa perubahan perbaikan kinerja itu adalah bonus bagi perusahaan sekaligus pembuktian bahwa prestasi Anda diapresiasi oleh perusahaan. Maka keberhasilan dan kesuksesan akan selalu menyertai prestasi kerja Anda. Selanjutnya nasib Anda akan berubah, termasuk Anda bisa mengubah status Anda dari karyawan menjadi pengusaha mandiri karena mental dan wawasan Anda sudah siap.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)


Saturday, January 5, 2013

PEDE

Tahun 2013 ini sudah mulai. Ayo harus berusaha lebih smart lagi agar hidup bisa berubah lebih baik. Tapi bagi beberapa orang yang saya temui, hidup terasa sangat berat baginya karena untuk PD saja katanya sudah susah. Padahal (P)ercaya (D)iri itu membuat kita berani bicara, bisa eksis, bisa dilihat oleh orang lain, punya banyak teman. Dari tahun ke tahun tetap saja krisis percaya diri tsb tidak berubah dan semakin membuat hidup makin terpuruk, semakin jauh dari lingkungan.  

Lalu bagaimana supaya kita bisa menjadi PD ( percaya diri /confident ), tidak takut menghadapi tantangan dan tidak malu bicara dengan orang lain, diakui dalam pergaulan. Banyak orang merasa tidak PD sehingga dia sepakat bahwa tidak bisa maju karena ketidak PD-annya itu. Lalu jadi pasrah karena susah berubah. Lebih jauh mengatakan kepada  orang lain yang lebih PD tsb, bahwa PD itu adalah karunia Tuhan, berasumsi bahwa tidak semua orang bisa PD seperti orang tsb dan seperti harus memaklumi keadaan  

Tapi perlu diketahui bahwa PD bisa dibangun dari dalam diri sendiri. Setiap orang bisa asal sanggup dan mau berusaha keras mampu untuk membangun PDnya pelan pelan. Misalnya ukuran seseorang bisa PD dalam satu komunitas jika dia bisa eksis dalam pergaulannya. Bicaranya didengar dan aktifitasnya disupport anggota komunitas. Tapi coba saya ajak Anda berubah sudut pandang bagaimana PD dan eksistensi bisa muncul. Eksis karena memang orang butuh kehadiran dan karya Anda  

Mulai saat ini bangkitkan PD Anda dengan apa yang bisa Anda kontribusikan kepada lingkungan sekitar. Secara jangka panjang dan lebih luas eksistensi tetap harus dibuktikan dengan hasil dari perbuatan. Apalagi jika hasil tsb membawa pengaruh baik bagi orang banyak. Untuk masalah PD di komunitas maka kuasailah situasi dan  tidak harus terbawa arus pergaulan. Jadilah diri sendiri,tampilkan kecerdasan pribadi

Tapi sebelumnya pertimbangkanlah, apa lingkungan pergaulan Anda saat ini betul betul baik untuk Anda. Jangan sampai menyesal kemudian. Pikirkanlah apa lebih baik Anda betul betul eksis dalam komunitas ini atau meninggalkannya. Pikirkanlah apa Anda akan mendapatkan manfaat dari lingkungan ini. PD justru bisa timbul dari kenyamanan Anda berada dalam komunitas ini. Rasakanlah, apa Anda merasa nyaman dan happy dengan lingkungan ini? Kalau Anda merasa nyaman dengan komunitas ini, enjoy dengan aktifitasnya, kemungkinan Anda bisa tune in dgn komunitas ini, lama lama bisa berbaur dan PD sendiri

Tapi kalau Anda merasa tidak nyaman, merasa terpaksa melakukan aktifitas bersama, tidak cocok dengan orang2nya, jangan paksakan untuk tidak jadi  diri sendiri. Anda bisa cari komunitas lain dimana jika Anda coba seminggu Anda bisa merasakan kecocokan hati dan aktifitas serta nyambung dengan orang orangnya. Ingat, bergaul kadang bisa jadi pintu awal menuju eksistensi, jika beruntung justru bisa membuka pintu rejeki. Banyak karir bagus dan cerah ternyata yang datang dari jalur  pergaulan. Tapi bergaul juga bisa fatal untuk hidup Anda. Jika salah memilih komunitas dan cara bergaul, masa depan Anda bisa hilang sia sia. Hati hatilah

Masa depan seseorang salah satunya dipengaruhi oleh siapa teman temannya dan dimana lingkungannya. Pikirkanlah jangka panjang karena kadang dalam pergaulan, ada namanya paradigma solidaritas. Jika sudah masuk dalam komunitas tsb susah jika tidak mengikuti apa2 acara yg diagendakan. Jika tidak ikut maka dianggap tidak solider dengan kawan kawannya. Jika ada hal hal  memberatkan spt ini sebaiknya keluar saja sebelum berlarut. Bergaul bukan untuk jadi susah hati

Kalau sudah mantap bahwa komunitas pergaulan ini membawa kebaikan, baru usaha untuk bisa eksis dan mempunyai nilai tambah manfaat. Lebih baik membawa komunitas Anda kearah sesuatu yang bisa membanggakan. Bergaul juga harus ada tujuan, bukan hanya untuk senang senang.
Tunjukan bahwa Anda bisa mencetak prestasi hebat dalam olah raga, mengumpulkan donasi untuk rumah yatim, touring motor sambil menyebar bantuan, banyak lagi. Bagi umur yang lebih muda bisa kumpul belajar modeling, club menyanyi karaoke mungkin bisa berbakat jadi vocalist, mungkin jalan jalan ke mall tapi untuk memupuk peluang usaha dagang, dll. Misalnya untuk kalangan laki laki bisa kumpul dengan komunitas bengkel lalu belajar cara perbaikan mesin motor, masuk klub photography, carilah komunitas yg positif dan produktif. Percayalah setiap orang pasti paling tidak ada 1 (satu) kebisaan atau ketertarikan bidang tertentu yang Anda bisa lebih serius dan fokus menjalankannya. 

PD bukan hanya sekedar eksis karena minta pengakuan dari lingkungan. Atau melebih lebihkan penampilan materi agar terlihat mencolok di lingkungan. Jika Anda memberi manfaat dan nilai tambah bagi komunitas, mengarahkan komunitas lebih bermanfaat, maka lingkungan juga akan support. Rekan rekan di komunitas dengan sendirinya akan support dan Anda akan merasa lebih PD dan eksis. PD pada dasarnya adalah karena  respond lingkungan, bukan action dari pribadi Anda secara dibuat buat. Pahamilah

Bahwa jika Anda menunjukan kapasitas Anda, maka orang akan datang kepada Anda. Anda akan eksis dan PD dengan sendirinya, pasti! Jadi jangan Anda menunjukan dengan mendorong eksis Anda keatas dengan menampilkan hal hal yang hanya "topeng" agar Anda dilihat. Pada saatnya nanti Anda sudah tidak ada yang bisa diperlihatkan lagi, maka Anda akan kehilangan massa. Berbeda kalau Anda menunjukan prestasi karena prestasi sifatnya akan lebih abadi, karena disana kapasitas dan manfaat eksistensi Anda akan dirasakan massa, dan banyak dukungan

Bahkan jika sekarang Anda bisa mulai bergerak sendiri saja dulu, mengarah pada tujuan Anda dan buktikan pada sekitar akan eksistensi dan manfaat Anda. Jika masyarakat menilai apa yang Anda lakukan bisa bermanfaat dan meninspirasi kebaikan bagi banyak orang, komunitas bisa datang sendiri pada Anda tanpa harus Anda minta. Anda bisa jadi pusat perhatian, eksis dan PD tanpa Anda berniat utk eksis. Sesungguhnya tetap saja kebaikan akan menjadi magnet besar. Memang ada beberapa keburukan di dunia, tapi tetap kebaikan dan contoh manfaat menjadi cahaya bagi dunia. Jadilah Anda bagian dari  kebaikan itu. PD,percaya diri sebaiknya juga terkait pada apa yang kita kerjakan bermanfaat bagi sesama. Jika yg dilakukan merusak sesama buat apa PD. seharusnya seseorang memiliki rasa malu untuk melakukan ha hal jelek, bukan malah mengajak orang lain sama sama support hal yang jelek tsb

Anda sebagai khalifah di bumi, wajib menyebar kebaikan. Paling tidak orang orang sekitar Anda merasakan manfaat dari  eksistensi Anda. jika Anda menjadi inspirasi dan panutan hal baik bagi lingkungan, diinginkan saran dan nasihatnya,diminta pendapatnya,maka pasti Anda akan PD. jadi jangan berusaha secara "topeng" untuk PD. Tapi tunjukan saja kemampuan, prestasi karya dan perbaiki skill komunikasi, leadership.Eksistensi yang dibutuhkan akan datang sendiri karena lingkungan melihat karya Anda dan pengakuan lingkungan tsb akan mendorong PD Anda. Ayo tahun ini harus lebih PD dan sukses dari tahun lalu.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Saturday, December 15, 2012

MOTIVASI DIRI ANDA

Kenapa ada sebagian kecil orang terlihat selalu bersemangat, lincah bergerak, bicaranya cepat dan bernas, matanya berbinar binar, seperti tidak ada cape capenya kesana kemari dan sukses hidupnya. Sementara lebih banyak lagi orang lainnya yang terlihat loyo, tidak semangat, banyak tidur,  banyak mengeluh, wajahnya selalu kusut, duduknya saja melorot. Sudah pasti hidup sebagian orang ini juga susah, sesuai apa yang sering dikeluhkannya..

Anda adalah seperti apa yang Anda pikirkan. Karena itu berpikirlah besar dan bercita cita tinggi. Tuliskan apa yang ingin Anda capai dalam hidup dan tempel di cermin dimana setiap selesai mandi Anda berkaca. Tidak apa menuliskan pencapaian dalam bentuk benda/barang mewah seperti punya mercedes benz di usia 30 tahun, atau jam tangan Rolex di usia 25 tahun, tujuan tertentu seperti punya perusahaan sendiri di usia 40 tahun, naik haji di usia 40 tahun, dan lain sebagainya. Kalau perlu ucapkan keras keras dengan semangat setiap membaca tulisan Anda.  Pandanglah ke arah mata Anda sendiri di cermin bahwa Anda akan bertekad mencapai tujuan tsb sesuai target waktu. 

Pantaskan penampilan diri Anda dengan semangat yang sedang dibakar dalam hati Anda. Berdandan yang prima, pakai gel  rambut dan parfum, kenakan busana yang smart style dari kemeja sampai sepatu, berpenampilan layak akan sangat membantu mendorong rasa percaya diri Anda dan sebagai standard dari sikap Anda seharian itu.. Sikap dan gestur Anda sehari itu akan dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan penampilan Anda, atau akan malu sendiri dengan glamor busana yang Anda kenakan. "Jaga image" istilah anak muda masa kini.  Busana sudah pantas dan berkelas tidak pantas kalau jalannya loyo, wajah kusut dan duduk melorot. Cerahkan air muka, tegapkan badan, dan tampilkan gestur semangat, itu baru hebat.. 

.Anda perlu memotivasi diri sendiri sebelum Anda meminta orang lain membantu memotivasi Anda. Tapi bergaul dengan orang orang positif akan sangat membantu pembentukan mental dan karakter Anda. Sebaliknya bergaul dengan mereka yang bermental lemah, negatif dan banyak mengeluh juga akan menjerumuskan Anda. Jangan lupa, manusia lebih merasa nyaman dalam lingkungan yang menawarkan kesenangan sesaat sampai akhirnya larut terlena dan tanpa sadar sudah terlalu terlambat untuk bangkit memperbaiki diri. Kesenangan awal seringkali adalah godaan dan tipu daya dunia belaka. Bertanggung jawablah untuk hidup Anda sendiri. Maka hati hati dalam memilih kawan dan menempatkan lingkungan dimana Anda akan bergaul dan beraktifitas sehari hari.  

Juga penting mengkaitkan usaha kerja keras Anda pada seseorang yang sangat punya arti dalam kehidupan Anda. Misalnya kalau perjuangan seorang  anak ditujukan untuk kebahagiaan orang tua, kalau perjuangan seorang kepala keluarga ditujukan untuk kebahagiaan anak istri. Seseorang yang berjuang untuk seorang yang dicintainya, akan memiliki motivasi besar agar tidak ada kegagalan dari apa yang sedang diusahakannya. Dia akan berusaha keras untuk bagaimana bisa berhasil dan memberikan yang terbaik kepada orang yang dicintainya.

Demikianlah tips sederhana bagaimana membangkitkan motivasi pada diri Anda agar selalu dalam kondisi mental kuat dan positif. Anda perlu jangkar untuk mengaitkan mindset dan niat agar motivasi dalam diri anda bisa terus dibangun dan tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter positif. 
Selamat menyambut Tahun Baru 2013, tetaplah memotivasi diri Anda dan jadilah sukses dalam setiap langkah hidup Anda di tahun 2013. Amin Ya Rabbal Alamin


Semangat Sukses (Mirza A. Muthi)

Saturday, December 8, 2012

LUKA YANG BERBEKAS

Teman-teman, sebagai penutup tahun 2012, saya akan berbagi cerita untuk Flash back terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini. Mudah-mudahan cerita ini bisa menjadi Perenungan di akhir tahun dan bisa menjadi inspirasi untuk kebaikan kita di tahun yang akan datang.

Saya pernah diceritakan Sebuah kisah sebagai berikut : 

Pernah ada anak seorang lelaki dengan banyak sekali watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham / bermasalah dengan orang lain.

Di hari pertama dia memaku 37 batang di pagar, dan itu merupakan jumlah masalah yang dia perbuat terhadap orang lain pada hari tersebut. Dia malu karena ternyata hari itu dia membuat banyak masalah. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.

Lama kelamaan Dia merasakan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar yang berkayu keras tersebut. Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang pakupun selama seharian. Dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dimana dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:

”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang engkau buat di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa saja menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya akan tertinggal.

Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka." 

Demikianlah sebuah cerita yang bisa kita sampaikan kepada orang-orang yang kita cintai ....... Semoga bermanfaat.


Semangat Sukses
Purwanto



Saturday, November 10, 2012

MEDIDIK ANAK MENGERTI TENTANG UANG

Sebentar lagi Liburan sekolah natal dan akhir tahun? coba ajak anak Anda berlibur sambil diskusi masalah uang dan bisnis. Anak perlu tahu uang dari cara mencarinya, bukan hanya membelanjakannya 

Anak adlh asset keluarga Anda. Mendidiknya "mengerti cara cari dan buat uang" akan membekali mrk lbh menghargai uang dan penting buat hidup mereka. Uang memang bukan tujuan hidup, hanya alat. Tapi mencari dan mengusahakan uang wajib karena semua aspek bertahan hidup di dunia dinilai dari uang, baik saat ini walaupun nanti zaman anak Anda sudah dewasa dan harus bisa menghasilkan uang sendiri. . 

Karena itu Anak sejak dini perlu tahu memposisikan uang. Bukan cari uang, tapi cari kehiidupan. Dengan uang hidup mereka bisa "lbh hidup dan bernilaii". Uang untuk memberi nilai pada hidup. Maka mulai cara mencarinya harus halal dan baik. Digunakannya untuk hal yang produktif dan ibadah. Bisa mengangkat nilai hidup

Hal hal yang bisa dilakukan pada anak Anda bisa berawal dari mengajak mereka melihat kehidupan nyata, bahwa kenyataannya hidup tidak selalu berada dalam situasi seperti yang mereka alami sekarang. Orang tua mampu, mau beli apa saja bisa saat itu juga, semua tinggal minta. Ajak melihat pinggiran kota, mengunjungi rumah rumah kumuh pinggir sungai. Ajak mereka mengunjungi rumah yatim piatu, dan anak anak dari keluarga tidak mampu lain. Dari sana jelaskan bahwa dunia tidak selamanya bisa indah. Bahwa anak anak harus bersyukur hidup dalam kondisi senang dan cukup saat ini, sementara banyak anak anak dan keluarga lain kurang beruntung. Karena itu pelajarannya bahwa pada saat dewasa nanti harus pintar mencari uang sendiri dan jangan lupa membantu sesama, agar pintu rejeki selalu terbuka dan mudah mencari rejeki. 

Lalu jangan biasakan anak anak gampang meminta dan gampang diberi. Bahkan dari uang saku yang mereka terima itupun harus mereka kelola. Artinya mereka harus bisa menabung, mengumpulkan sejumlah uang jika ingin membeli sesuatu keinginan yang cukup besar diluar event spesial. Misalnya Anda sebagai orang tua sepakat hanya kasih hadiah barang barang besar kepada anak saat ulang tahun saja. Jika diluar waktu itu dan bukan barang barang terkait kebutuhan sekolah mereka akan meminta barang besar tertentu maka mereka harus menabung dari uang saku yang mereka terima dan membeli sendiri. Jadi kita mendidik agar mereka tahu tidak semua bisa instant dimiliki tanpa usaha.

Anda punya usaha kecil di rumah? Ini harus anda manfaatkan untuk mengedukasi anak tentang kerja. Berikan porsi kerja kecil kepada anak Anda, yang sekiranya aman dan tidak memberatkan jika anak Anda membantunya. Misalnya jika Anda membuat panganan snack, buat kemasan kecil kecil dan minta anak Anda bawa ke sekolahnya dan jual beberapa bungkus kecil ke kawan kawannya. Begitu dapat uang Anda harus kasih sebagiannya sebagai fee dan katakan inilah cara orang dewasa dapat uang dari jual beli. Jadi anak Anda mendapat gambaran langsung. Kalau anak Anda pintar dan berminat di bidang penjualan, maka hasil penjualannya akan naik dari hari ke hari. Progress yang menyenangkan bagi Anda dan positif bagi anak Anda..

Mengenai menyimpan uang, Anda bisa gunakan nama dan identitas Anda untuk membuka rekening bank dan minta kartu ATM. Serahkan sepenuhnya buku tabungan dan kartu ATM tsb pada anak Anda. Ajarkan anak Anda cara menyetor uang di kantor kas bank.. Sepanjang bukan transaksi tarik uang yang butuh ttd Anda sebagai pemilik rekening maka hal tsb bisa dilakukan anak Anda. Jangan lupa berikan no PIN ATM sesuai nomor yang disukai anak Anda. Biarkan mereka mengelola sendiri "kekayaannya" dan lihat bu rekening tsb sebulan sekali. Dari progress kesehatan buku tabungannya, Anda bisa memberi saran dan input apa yang harus dilakukannya jika ingin buku rekeningnya sehat.

Salah mengarahkan anak Anda tentang uang, maka anak akan salah memperlakukan uang dalam seluruh hidupnya. Orang tua bertanggung jawab untuk hal ini. Karena itu liburan sekolah nanti adalah saat yang tepat sebagai orangtua ajarkan cara pandang lebih positif dan produktif tentang uang. Cara cari, mengembangkan jumlah uang dan cara menggunakannya..

SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)