Saturday, March 8, 2014

SKILL KOMUNIKASI UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK

Dalam aspek kehidupan apapun dimana Anda diharuskan melakukan kontak atau hubungan dengan manusia lain, maka seringkali Anda temukan hal hal yang berjalan tidak sesuai apa yang Anda mau, seperti tidak tercapai tujuan, tidak dijalankan persis seperti apa yang Anda mau, konflik karena tidak ada kecocokan maksud, dll. Coba cek komunikasi Anda, mungkin ini menjadi pangkal masalah yang harus Anda prioritaskan untuk ditangani. Komunikasi adalah kata kunci untuk sukses menggerakan sebuah proses mencapai tujuan bersama yang menyangkut lebih dari 2 orang dalam segala aspek hidup dan untuk tujuan apapun itu.

Dari lingkungan terdekat Anda seperti komunikasi antara suami istri, 2 orang yang paling dekat dalam unit rumah tangga misalnya. Menentukan kerukunan rumah tangga. Rumah tangga yang langgeng karena komunikasi suami istri ada di frekuensi yang sama. Tidak ada yang suami terus yang boleh bicara dan istrinya hanya boleh mendengar atau sebaliknya istri terus yang minta diperhatikan dan minta diberi, sementara suami harus mati matian berusaha keras memenuhi keinginan istri. Bahwa dalam setiap hubungan dua hati keduanya percaya tidak ada yang tidak bisa diselesaikan jika saling terbuka dan percaya untuk sama sama menyelesaikan masalah. Suami istri seharusnya saling berbicara di frekuensi saling mencintai, percaya dan rasa membutuhkan. Jika tidak ada 3 semangat tsb maka komunikasi suami istri akan emosional yang egois belaka.

Kita tahu tidak mudah mengikat 2 hati selama mungkin, apalagi yang sudah menjadi suami istri. Tapi syukur dan cinta seharusnya akan membuat komunikasinya lebih mudah. Tapi jika salah satu pihak ada yang mulai mengkhianati atau membandingkan pasangannya, maka 3 semangat tsb akan otomatis hilang. Tunggu saja waktu konfliknya 

Area komunikasi lebih luas lagi antara orang tua dan anak dalam satu keluarga harus dilandasi semangat bahwa anak percaya kalau dia disayang, diperhatikan oleh orang tuanya. Setiap anggota keluarga harus merasa nyaman berada dalam keluarga, rumah adalah selalu tempat untuk kembali dari kepenatan dan masalah hidup, orang tua selalu jadi panutan dan real hero buat anak. Sementara anak selalu jadi permata hati dan kebanggaan orang tua. Komunikasi anggota keluarga di frekuensi penuh cinta, percaya, sabar dan saling mendo'akan . Bagaimana cara komunikasi dan perilaku suami istri akan dicontoh oleh anak2. Maka berlakulah penuh sayang dan berikan contoh nyata pada anak

Area lebih luas lagi adalah komunikasi dalam setiap organisasi perusahaan dimana butuh kordinasi efektif dan tepat antar setiap department agar bisa mengeliminasi terjadi potensi konflik antar department. Harus dimaknai walaupun di organisasi perusahaan terdiri dari beberapa dept dengan jelas tugas masing2 dept, ada budget masing2, tapi tetap semuanya bekerja demi 1 tujuan yang sama. Level manager dalam setiap dept memegang peranan penting dalam mendelegasikan tugas, mengalirkan komunikasi yang kondusif dan efektif di perusahaan. Komunikasi antar dept yang mampet atau terputus menjadi awal hancurnya proses kinerja bisnis. Banyak terjadi konflik lintas dept dan tidak akan bisa selesaikan masalah. Harus ada semangat saling membutuhkan, tidak merasa orang atau dept yang paling penting dan rasa memiliki usaha bersama demi kebaikan perusahaan. Komunikasi antara pemimpin dan yang dipimpinnya harus dilandasi semangat saling memahami dan menghargai. Pola kinerja based on instruksi. Misal manager yang memberi perintah paham menjelaskan knowhow instruksinya, karena itu akan lebih bagus jika sebelumnya memang manager sudah pernah pengalaman praktek dan teori di bidang yang ditanganinya sehingga fungsi pendelegasian berjalan dengan benar dan applikatif realistis. Intinya bawahan yang diberi instruksi paham tujuan yang akan dicapainya dan bersedia menjalankan instruksi karena paham tahapan kerja dan jelas cara kerjanya 

Belum lagi status manusia sebagai makhluk sosial yang selalu berinteraksi dengan manusia lain. Tidak selalu harus hubungan keluarga, hubungan kerja, atau hubungan profesional lain, tapi interaksi antar manusia selalu terjadi kapanpun. Semakin baik Anda bisa mengelola komunikasi dan sekeliling Anda senang dengan cara Anda berkomunikasi, maka hidup Anda akan semakin mudah. Karena itu kelola skill komunikasi Anda sesuaikan dengan tujuan komunikasi. Komunikasi berwawasan spesifik dan data untuk urusan bisnis dan profesional, komunikasi berwibawa dan bijaksana untuk mengelola bawahan, komunikasi penuh cinta dan pengertian kepada mereka yang Anda sayangi. Alirkan agar isi komunikasi menjadi pesan yang jelas dan berbuah persepsi atau tindakan yang tepat, lalu bersyukurlah bahwa disekeliling Anda masih ada mereka yang bisa memperhatikan, mendengar, mendukung, memberi saran, masukan, mengerjakan apa yang Anda maksudkan. Bayangkan jika Anda hidup sendiri di lingkungan Anda, tanpa ada yang bisa Anda ajak bicara, atau tidak peduli dengan apa yang Anda bicarakan, atau lebih buruk lagi tidak ada lagi yang mau mendengar dan peduli kepada bicara Anda karena cara komunikasi Anda yang salah. Agar hidup jadi lebih indah maka perhatikan cara komunikasi Anda, karena Anda akan dinilai dari situ.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, February 1, 2014

SUDHKAH ANDA NILAI PROSPEK RUTINITAS ANDA ?

Setelah libur panjang tahun baru yang lalu, seperti biasa kita akan masuk rutinitas sehari hari. Bekerja seperti yang dilakukan sehari hari. Tapi coba analisa lagi rutinitas kerja Anda demi kebaikan Anda dan masa depan keluarga. Jangan terjebak amannya rutinitas, tapi fokuslah pada prospeknya. Pergi pagi pulang sore yang sudah Anda lakukan bertahun tahun apa sudah atau akan bisa membawa perubahan? Perubahan yang tentunya membawa ke arah lebih baik. Bukan berubah makin resah karena perusahaan tempat bekerja makinlama makin tidak jelas. Parameternya coba dianalisa dan sudah bisa menghitung sendiri kalau setiap tahun naik gaji cuma 5-10% maka dalam 5 tahun tidak akan bisa mengejarkebutuhan sekolah anak yang makin mahal.

Sebetulnya sudah tahu, tapi tetap tidak mencoba membuat perubahan darirutinitas kerja tanpa prospek tsb. Sudah tahunan bekerja tapi tidak mendapat kenaikan gaji dan benefit kesejahteraan yg signifikan padahal kebutuhan keluarga terus naik. Apalagi jenjang karir juga tidak jelas bagaimana penilaian prestasi dan parameternya sehingga peluang promosi jabatan yang pasti mempengaruhi gaji dan benefit juga tidak jelas. Atau Anda merasa sebetulnya bidangpekerjaan yang dikerjakan saat ini bukan kesukaan Anda, jadi rasanya kurang semangat dalam bekerja. Tapi tetap saja Anda jalankan sebagai rutinitas tanpa Anda ada keinginanmerubahnya.

Banyak hal yang menyebabkan rutinitas kerja hanya berjalan begitu saja tanpa ada "jiwa" didalamnya. Sekedar yang penting ada kegiatan rutin setiap hari dan bisa dilihat tetangga setiap pagi pergi dari rumah ke kantor dan baru pulang kerja nanti malam. Kita seringkali kehilanga kebanggaan atas apa yang kita kerjakan atau bidang yang sedang kita kerjakan karena hanya terjebak rutinitas. Sebaiknya Anda punya prioritas dalam melakukan kerja rutinitas ini, jika untuk keluarga maka hasilnya jelas harus meningkat terus. Kebutuhan keluarga pasti akan meningkat seiring tumbuhnya anggota keluarga, harga2 kebutuhan keluarga, sekolah anak, kesehatan, asuransi, rekreasi, dll

Anda sudah tahunan bekerja di satu perusahaan, pasti Anda sudah mendapat pola bagaimana kinerja bisnisnya, perilaku ownernya dan prediksi masa depannya. Jika Anda bertahan di perusahaan yang tidak bisa memberi Anda kebutuhan masa depan Anda, mungkin tahun ini sudah waktunya cari pekerjaan lainatau sumber penghasilan lain daripada menunggu keburu tua. Jangan terus saja terjebak rutinitas yang tidak berprospek. Tapi jika  Anda masih muda, single, pemula dgn prioritas mencari pengalaman dan tantangan, maka cari bidang pekerjaan yang sesuai passion, agar jika ternyata Anda memang betul betul cinta pada pekerjaan Anda untuk selanjutnya bisa terus berkarir profesional di bidang Anda. Intinya, dalam berkarir jadilah salah satu yang terbaik di bidang Anda sehingga harga Anda menjadi mahal dan banyak pihak membutuhkan jasa spesifik Anda.

Rutinitas akan membawa ke zona nyaman. Tapi zona nyaman yang memang betul nyaman jika penghasilannya juga sesuai atau lebih dari kebutuhan. Bukan nyaman karena kerjanya santai dan yang penting ada kegiatan setiap harinya. Kalau hanya sekedar ada pekerjaan tapi hasilnya tidak cukup dan takut untuk merubah status itu yang susah. Nasib tidak akan berubah jika Anda tidak merubahnya atau Anda tidak akan sempat berubah lagi karena waktunya sudah terlalu terlambat bagi usia tua dan kesehatan Anda.

Maka lihatlah prospek rutinitas Anda, apa akan membawa kebaikan untuk masa depan atau Anda hanya takut untuk mulai merubahnya? Anda yang tahu.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, January 4, 2014

BEKERJA PASTI LEBIH UNUTNG

Dalam posisi sebagai karyawan pasti Anda sudah jelas jabatan dan jobdesc. Bahkan kadang tertuang dalam kontrak kerja Anda dalam poin poin rinci apa yang jadi tugas dan KPI (Key Performance Indicator). Sebagai karyawan Anda akan datang sesuai jam kerja, setiap harinya datang pagi pulang sore, kerjakan hal hal rutin dan berusaha capai target. Sebetulnya jika Anda sudah kerjakan hal hal sesuai jobdesc dan hasilnya sudah memenuhi KPI maka bolehlah Anda berharap bahwa kinerja Anda di perusahaan sudah positif dan mungkin setelah kira kira kinerja Anda stabil selama 1 tahun mulai bisa berharap ada kenaikan benefit, gaji atau kenaikan jabatan. 

Jika Anda perhatikan visualisasi skema kerja diatas, itu adalah cara kerja karyawan biasa pada umumnya. Tapi apa Anda hanya puas jadi orang biasa saja? Coba tanyakan pada diri Anda sendiri, mau sampai berapa tahun Anda akan berada di perusahaan tsb sampai Anda bisa mendapatkan sesuatu yang jadi impian besar Anda, misalkan punya mobil skala menengah mewah atau rumah lumayan sebelum misalnya umur 40 tahun, biaya menikah atau tabungan naik haji dalam 5 tahun kedepan. Jika Anda kerjakan hal hal yang biasa, maka kenaikan jabatan dan benefit tentu juga biasa biasa saja hasilnya dan kecepatan perkembangannya dalam standard kinerja karyawan umumnya.

Bagaimana supaya karir Anda melejit cukup tinggi dalam waktu yang lebih cepat. Logikanya tentu Anda harus punya kualifikasi profesional setara orang yang jabatannya 1 - 2 level lebih tinggi dari Anda dalam waktu sesegera mungkin. Kalaupun tidak Anda naik posisi di perusahaan sekarang, maka Anda akan dibajak lebih mahal oleh perusahaan lain yang butuh skill dan performance Anda. Bagaimana kuncinya supaya kemungkinan itu terjadi pada Anda? Kuncinya adalah "jangan merasa rugi untuk kerja lebih". Mulailah dari menimbulkan rasa ingin menolong. Tolonglah karyawan lain, department lain, divisi lain dalam menjalankan tugas tugasnya. Jika Anda sudah selesaikan tugas Anda, atau kerjakan secara paralel, sekedar memberi input atau pandangan dari sudut pandang Anda, jangan pernah segan atau berat untuk melakukannya. Tidak ada ruginya, bahkan di mata karyawan lain, atau department lain bahkan antar divisi, Anda akan dikenal sebagai rekan kerja yang suka membantu.

Bahkan jika bantuan saran Anda ternyata bernilai out of box, pembawaan Anda supel dan empati, cara bicara dan komunikasi Anda cerdas dan bernas, maka bukan tidak mungkin banyak perhatian khusus yang diberikan rekan kerja, pimpinan department atau kepala divisi bahkan perusahaan lain kepada profesionalisme Anda. Biasanya jika ada minat dari perusahaan lain justru pertama kali datang dari perusahaan perusahaan mitra, rekanan perusahaan tempat Anda kerja sekarang. Bagaimanapun SDM bagus dibutuhkan perusahaan mana saja dan info mengenai karyawan TOP ( Target Offering Person ) akan cepat beredar luas. 

Jangan rugi untuk bekerja lebih. Bagaimanapun bekerja pada dasarnya adalah untuk eksistensi diri, harga diri dengan selalu mengexplore batas kemampuan dan percayalah jika semua manusia, tidak terkecuali dalam hal pekerjaan dan profesi, pasti membutuhkan orang dengan skill tinggi dan inisiatif yang bagus. Tidak akan ada kesia siaan dari waktu yang sudah Anda tambahkan, dari pikiran yang Anda sumbangkan, dari inisiatif dan keramahan yang Anda berikan. Bahkan banyak orang melihat dari sikap positif Anda, pengetahuan Anda yang tampak lebih pintar dan luas dibanding rekan kerja lain, inisiatif Anda yang menonjol, kepedulian Anda yang tinggi. Anda akan membangun kepantasan Anda sendiri untuk dinilai lebih dari apa yang Anda dapatkan sekarang. Orang lain merasa Anda memang sebetulnya pantas untuk diberikan penawaran lebih, posisi lebih tinggi, wewenang lebih luas, dan berarti kesempatan karir dan benefit yang lebih baik dari rekan kerja lain seangkatan. Mungkin Anda bisa naik gaji 2-3x setahun dibanding kawan lain yang naik gaji hanya 1x setahun. Ataupun jika tetap sama naik gaji 1x setahun tapi kenaikan benefit Anda bisa lebih tinggi rangenya dibanding karyawan lain setara. Anda lebih bernilai dan pantas dinilai lebih dibanding rekan lain karena memang Anda yang mengusahakan secara profesional karena Anda bukan karyawan biasa saja. Maka Anda akan masuk dalam daftar prioritas karyawan yang akan segera diberi penawaran karir pada posisi dan jabatan yang lebih tinggi

Kalaupun benefitnya tidak langsung Anda rasakan saat ini, tapi hampir pasti dimasa depan nilai Anda pantas lebih baik dibanding rekan lain yang masuk dalam katagori biasa saja. Bahkan pada waktunya sikap positif Anda ini membuat Anda pantas memiliki usaha sendiri dan sikap mental Anda sudah siap untuk itu. Bisa jadi ada pemodal yang mengajak Anda untuk bermitra bersama sama mengelola perusahaan yang juga Anda miliki sahamnya, kenapa tidak? Kerja lebih pasti lebih untung. Jadikan sikap dan semangat kerja lebih ini sebagai resolusi sikap profesional Anda di tahun baru ini agar Anda lebih cepat sukses.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)  

Saturday, December 7, 2013

BRANDINGKAN DIRI ANDA

Setiap kita butuh branding, bukan hanya untuk produk tapi justru sangat penting untuk diri sendiri. Sebab apapun profesi Anda tapi prioritas produk terpenting adalah diri sendiri. Justru sebelum orang melihat apa yang kita jual, mendatangi usaha kita, memperkerjakan kita atau bahkan akan melakukan perjanjian bisnis dengan kita, maka referensi orang seperti apa Anda sangatlah penting. Bagaimana orang dan lingkungan mempersepsikan diri Anda dari karakter, kredibilitas dan reputasi Anda. Setiap orang ada nilainya sendiri sendiri secara unik dan justru reputasi itu seringkali tidak perlu Anda yang sampaikan sendiri karena informasi mengenai Anda ternyata sudah tersebar di luaran dan sampai kepada orang yang akan terkoneksi dengan Anda. Apalagi sekarang eranya sosial media, informasi lintas fitur gadget yang memungkinan informasi penting baik itu hal baik ataupun hal buruk bisa cepat digali dan didapatkan.

Dalam jangka waktu tahunan membangun branding diri ini cerdas IQ saja tidak cukup, tapi juga harus EQ cerdas emosional, cerdas spriritual SQ dan punya daya tahan tinggi berjuang  juga respon positif terhadap situasi. Tidak mudah untuk mem"branding"kan diri Anda, butuh waktu bertahun dan upaya keras menampilkan semua yang terbaik yang Anda punya dan bermanfaat. Manfaat apa yang bisa Anda berikan jika harus bekerjasama dengan pihak lain, manfaat apa yang akan diterima pihak lain jika dia mempekerjakan Anda, manfaat apa yang bisa Anda sharing jika mereka menimba ilmu dari Anda, dan banyak hal lain menyangkut manfaat. Ingat hanya manfaat yang dibutuhkan orang lain, bukan kesusahan, ketidak berdayaan, cari muka, omong kosong dan lain lain hal negatif. Jika Anda tidak punya manfaat maka branding Anda tidak bernilai.

Tapi bagi beberapa yang sudah menemukan cara yang tepat bisa dalam 2-5 tahun membuat branding diri sesuai yang diinginkannya, lebih cepat lagi. Bisa juga seseorang berubah dari "bejat" menjadi "hebat" atau dari "zero" menjadi "hero" , semua bisa dilakukan dengan branding yang kuat. Tidak ada kata terlambat jika kita berusaha keras.  Paling tidak orang akan melihat proses usaha keras Anda di hal hal baik untuk merubah pandangan orang terhadap sisi buruk Anda. Apakah akhirnya Anda ingin dikenal sebagai motivator, komedian, politikus, pengusaha, seniman, dll. Banyak profesi positif tapi hanya beberapa orang saja yang akhirnya dikenal orang secara spesifik. Sebagai dasarnya tergantung juga bagaimana karakter yang Anda bangun seperti penyayang, problem solver, dll citra positif atau pemarah, trouble maker, dll citra negatif. 

Usahakan Anda dikenal mulai dari hal hal baik dari diri Anda, lalu Anda profesional pada skill spesifik Anda kemudian orang akan mulai membutuhkan skill Anda, makin lama makin dikenal reputasi di kalangan yang lebih luas dan selalu jaga kredibilitas. Makin luas reputasi anda dikenal dan Anda bisa jaga kredibilitas untuk jangka waktu yang lama dan sudah proven track record maka brand Anda makin liquid,  dipercaya, makin dibutuhkan, maka kesuksesan akan datang sendiri pada Anda. Sukses Anda akan sangat dipengaruhi bagaimana Anda membangun branding diri. Sebagaimana produk juga butuh brand awareness

Sebaliknya jika Anda dikenal karena reputasi negatif, minim skill profesional, susah dipercaya atau bahkan kriminal,maka hati2lah. Citra diri Anda hanya Anda sendiri yang buat dan usahakan, lalu dilihat , dirasakan, dinilai dan direspon oleh orang lain dan lingkungan. Jadi Anda tidak bisa salahkan orang lain atas apa yang terjadi pada hidup dan masa depan Anda. Brand Anda adalah visualisasi diri dan kualitas Anda . Dari keahlian khusus Anda. Misalnya perusahaan yang butuh training pasti kemungkinan besar akan hubungi Anda karena brand Anda dikenal sebagai trainer handal. Atau perusahaan asing masuk Indonesia kemungkinan besar akan menghubungi Anda sebagai kandidat CEO karena brand Anda dikenal sebagai pencetak sukses banyak perusahaan lokal besar. Agency yang akan membuat program komedi tayang di televisi akan menghubungi Anda karena brand Anda spesifik sebagai komedian paling terkenal di Indonesia. Hotel hotel besar berebut merekrut Anda dengan tawaran bayaran mahal karena Anda adalah chef yang paling banyak disukai masakannya berdasarkan hasil voting  dan banyak lagi contoh. 

Bagaimana Anda akhirnya dikenal dari sisi profesionalisme, karakter, kecerdasan emosional, spiritual  dan intelektual, kepedulian. Yang terpenting, jika brand Anda sudah dapat kepercayaan maka jaga amanah. Brand yang sudah Anda bangun susah payah, belasan puluhan tahun, bisa hancur dalam sehari jika Anda salah mengambil langkah. Sekali brand Anda hancur, susah untuk membangkitkannya lagi. Lebih mudah membangun brand dari awal ataupun merubah brand dari jelek ke bagus dibanding memperbaiki brand bagus yang akhirnya sudah tidak dipercaya lagi.  

Kalau sampai sekarang Anda merasa belum sukses, maka tanyakan pada diri sendiri bagaimana branding Anda? Anda akan jadi seperti bagaimana Anda berniat, berpikir, bertindak, dan mempersiapkan branding Anda. Mau jadi apa anda? Maka bangunlah branding diri Anda, lalu sebarkan informasi mengenai Anda seluas mungkin, bangun relasi dan jaringan agar banyak yang butuh Anda. Sukses akan datang. Selamat Tahun Baru dan buat resolusi branding diri Anda jadi lebih bernilai tahun depan.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, November 2, 2013

MAKSIMALKAN KINERJA OTAK ANDA

Mau jadi pengusaha tapi tidak punya modal uang? Tapi Anda  punya otak bukan yang dianugrahi Tuhan kepada setiap  manusia. Seringkali kita belum meng-explore kemampuan berpikir otak kita, maka coba sekarang gunakan semaksimal  mungkin.  Bekerjalah dengan peduli pada sekitar, mengamati setiap  celah masalah dan kumpulan ide untuk solusi lalu visualisasikan. Konsep dan ide yang bisa Anda jual adalah  cara menjadi pengusaha paling murah modal dan kadang membawa hasil luar biasa untuk dapat dikembangkan menjadi bisnis Yang dibutuhkan adalah konsep berpikir lateral dgn berbagai  kemungkinan kebutuhan, visualisasikan dan gunakan  kreatifitas untuk menambahkan value dan sinergikan. Ingat, dibalik setiap kelebihan sesuatu kebutuhan atau produk pasti  ada kekurangannya, maka tutupi kekurangan hal tsb dengan  kelebihan dari produk lain dan jadikan sinergi dari dua  kebutuhan atau produk tsb menjadi satu kebutuhan baru. Ini adalah masalah supply demand dan bagaimana menjembataninya.

Ide adalah hal yang tidak pernah habis bagi mereka yang  selalu berpikir secara visualisasi. Memang produknya mungkin  belum ada, tapi sudah bisa Anda  membayangkannya akan seperti apa dan itu bisa dipaparkan dalam satu proposal  business opportunity Ide atau konsep juga tidak ada harga pasarannya, jika ide  dan konsep Anda dirasakan banyak orang sangat berharga,  begitu diibutuhkan dan orisinil, maka ide Anda bisa berharga sangat mahal dan pasti akan menarik banyak minat dari calon  mitra investor.

Dengan ide segar yang didapat dari berbagai  informasi, hasil pengamatan diolah dengan kreatifitas dan  insting bisnis, membuat kesempatan dan membuka peluang usaha  sangat mungkin jika konsepnya ketemu yang pas dan  memungkinkan dijalankan. Konsep bisnis inilah yang nanti  bisa ditawarkan dengan mempresentasikan kepada target mitra  atau investor yang mungkin akan tertarik dari sisi bisnis. Bagaimanapun banyak investor yang bisa melihat peluang  bisnis dari sebuah ide dan konsep bisnis. Yang penting  mereka bisa merasakan "feeling uang" di dalamnya. Karena itu  gunakan otak kanan dan kreatiflah. Explore seluas mungkin  ide-mu. Ide dan kreatifitas jangan dibatasi segila apapun  ide Anda. Kalau produk atau jasa yang Anda pikirkan itu  memang belum ada, mungkin karena memang hal itu belum pernah  dipikirkan orang sebelumnya, bukannya sesuatu yang tidak mungkin ada atau tidak ada permintaan kebutuhan. Ide Anda  bisa berharga mahal dan siapa tahu merubah masa depan Anda.  Sudah banyak konseptor konseptor bisnis yang membuktikannya  dan sekarang jadi pengusaha tanpa modal. Formulanya:  ide+nilai tambah+konsep bisnis+action=peluang bisnis. Maka  tidak ada alasan lagi untuk tidak bisa jadi pengusaha  mandiri.

 SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, October 5, 2013

BERSIAPLAH AMBIL KESEMPATAN

Opportunity atau kesempatan banyak mendatangi setiap orang  dan sebagian dari kita. Tapi kebanyakan dari kita tidak  menyadarinya. Seperti halnya kesempatan menghasilkan uang sebetulnya ada dimana mana, itu berlaku bagi yang jeli melihat kesempatan untuk dijadikan peluang. Tapi kalau yang tidak jeli ya semua berlalu seperti biasa saja  Untuk mengasah kepekaan melihat kesempatan, maka seseorang  harus terbiasa hidup dan terjun langsung dalam lingkungan  dimana peluang terus dicari.  Dalam setiap lingkungan  kehidupan memiliki kesempatan dan peluangnya sendiri  sendiri. Tinggal pilih anda punya passion dan minat dimana.  Lingkungan pebisnis, lingkungan pedagang, bahkan kalau ini  peluang politik maka harus terbiasa di lingkungan partai  atau organisasi politik. Dalam hal peluang mendapatkan uang  yaitu kesempatan bisnis, maka kita harus jeli menghubung  hubungkan potensi tiap kesempatan yang mungkin bisa digali. Potensi memang saat itu belum jelas terlihat, justru harus  dieksplore dan digali dengan cara dan strategi yang tepat  agar menjadi peluang. Setiap kebutuhan pasti bisa dipenuhi oleh potensi lain. Visualisasikan cross demand supply dari banyak potensi, nanti akan ketemu peluang bisnisnya.  Bagi pebisnis yang gigih dan efektif, maka peluang  kesempatan menjadi peluang bisa lebih dari 50%. Bagi yg  berpengalaman bahkan bisa 75%.

Sebelum semua itu yang terpenting pebisnis tsb sudah bersiap  dengan pengalaman atau wawasan mengenai cara memanfaatkan kesempatan tsb. Itulah yang dinamakan Persiapan. Diantarany  sudah mempelajari secara teori lingkup tugas tugas utama  agar bisnis bisa berjalan baik. Sudah ikuti seminar seminar bisnis terkait, atau belajar dari rekan rekan pengusaha  sejenis yg sudah lebih dulu berkecimpung. Lebih baik lagi  jika sebelumnya sudah bergaul atau bahkan bekerja pada  perusahaan sejenis. Hanya saja sekarang beda status, kalau  sebelumnya karyawan atau manajemen maka sekarang akan jadi  pemilik usaha mandiri. Tapi bukan berarti harus belajar  terus sampai betul betul matang. Usaha mandiri bukan teori  tapi masalah aplikasi. Yang penting mulailah dahulu, nanti  selanjutnya belajar bisa sambil berjalan. Jadikan cita cita  Anda jadi kenyataan.Kesempatan+Persiapan = Peluang. Peluang+Action = Prospek.  Maka bersiaplah dan jadikan peluang agar kesempatan jadi  prospek. Prospek=Uang.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)


Saturday, September 7, 2013

ORGANISASI YANG BERTUMBUH DAN BERBUAH MANIS

Organisasi yang Bertumbuh dan Berbuah Manis Organisasi dalam sebuah bisnis seperti sebuah pohon, ada akar, batang, dahan, ranting, daun, bunga dan akhirnya buah. Semua bertumbuh bersama dgn seluruh dinamikanya. Semua bagian pohon dari mulai akar sampai bunga jelas ada guna dan tugasnya masing masing dan hasil akhirnya adalah buah. Buah yang bisa kita nikmati dan menjadi nilai ekonomis utama dari pohon tersebut. Dalam pertumbuhannya ada saatnya daun daun kering dan gugur, kadang ranting juga harus kering dan patah, bahkan kadang ada rangkaian bunga bunga yang tidak bisa jadi buah. Itu adalah hal alami semua proses berjalan sesuai kebutuhan misalnya daun daun gugur saat musim panas terik untuk mencegah air menguap terlalu banyak, supaya pohon tidak kurang air dan jadi mati.

Bukan berarti daun yang rontok, ranting yang patah itu tidak berguna. Justru selama adanya mereka telah juga berjasa dan jadi bagian dalam tugas membesarkan pohon. Dalam perusahaan kadang mindset dan karakter karyawannya harus sesuai dengan tuntutan jaman. Pada saat trend berganti kadang senior yang kaku harus digantikan dengan junior yang lebih berwawasan terbuka mengikuti demand pasar. Tapi bukan berarti yang senior tidak berguna karena bagaimanapun mereka sudah membangun perusahaan, mempersiapkannya dan sekarang saatnya menyerahkan tongkat estafet jalannya perusahaan kepada yang lebih muda dan sesuai.

Kembali ke daun daun yang gugur, tapi sebanyak apapun daun dan ranting yang rontok, pohon masih tetap hidup selama akarnya masih tertanam di tanah dan batang utamanya tidak patah. Akar ini adalah brand, merk suatu usaha, batang adalah organisasi, integrasi yang jadi pondasi sebuah perusahaan atau bisnis. Harus kokoh. Seperti kita tahu bahwa nilai sebuah brand atau merk yang liquid jauh lebih mahal dari nilai asset produksi produk merk itu sendiri. Karena itu banyak pengusaha berani membeli hanya merknya saja tidak termasuk asset alat produksinya. Itu menggambarkan betapa bernilainya merk yang sudah melalui tahap brand awareness dan mencapai tahap liquid. Karena brand inilah yang akan jadi buah yang memiliki nilai ekonomis. 

Dahan, ranting, daun yang silih berganti dengan yang baru adalah stake holder di dalamnya, yang ikut membesarkan dan bersama bertumbuh. Karyawan, merekalah yang memberi jiwa karakter kepada perusahaan ke arah bagamana pohon ini akan tumbuh. Apakah akan tumbuh subur atau kurus kering. Karyawan yang terjalin dalam teamwork yang solid dan efektif adalah asset penting perusahaan. Semua bisnis mendambakan punya the winning teamwork. Dalam organisasi selalu ada saatnya pergantian sesuai kebutuhan perusahaan. Tujuannya agar perusahaan tetap sehat, kondusif dan produktif . Bahkan jika perlu sampai owner atau direksi juga bisa berganti demi menjaga organisasi dan brand tetap eksis, seperti club sepakbola. Banyak club sepakbola terkenal dunia sampai berganti pemilik atau pelatih lebih sering dibanding berganti pemainnya. Asalkan club tsb tidak hilang dari kompetisi dan bisnis hiburan sepakbola dunia yang bernilai multi miliar dollar.

Dalam suasana persaingan bisnis yang tinggi, frekuensi pergantian manager dan direksi akan lebih mungkin sering terjadi demi tujuan kompetitif. Karena justru di pundak para eksekutif inilah pemilik menitipkan nyawa perusahaan dan prospek bisnisnya. Jika perusahaan kompetitif, bisa dapat omzet lebih besar, cukup membiayai pos pos cost dan punya margin profit yang cukup, maka perusahaan akan langgeng dan terus berprospek. Jadi hal pergantian pejabat, posisi, karyawan bahkan pemilik usaha itu adalah hal yang sangat umum dan wajar dalam bisnis. Jangan jadi masalah besar. Pimpinan HRD harus menjelaskan maksud pergantian karyawan di berbagai posisi untuk maksud apa. Jangan karena 1 orang harus dimutasi atau dikeluarkan lalu satu teamwork down dan jadi isu negatif, setelah ini siapa lagi yang akan didepak. Pasti ada sebab dan pertimbangan. Dan bagi yang kebetulan terkena giliran dimutasi ataudikeluarkan juga jangan berespon negatif. Setelah ini justru akan dapat peluang lebih baik lebih sesuai kapasitas. Jangan lupa banyak mereka yang sudah terpaksa keluar dari perusahaan yang sudah tahunan dia bertugas di dalamnya, justru beberapa tahun kemudian ketika bertemu lagi sudah dalam situasi yang justru jauh lebih baik dibanding saat dia masih di perusahaan lamanya. Orang seringkali dalam keadaan terjepit menjadi kreatif , lebih innovatif dan hidupnya justru pesat berkembang maju dan lebih sukses. Secara tidak langsung perusahaan lamanya membukakan pintu sukses kepada orang tsb . Pada dasarnya kita bisa mengambil hikmah dalam setiap kejadian. Bukan kenapa saya diberhentikan tapi bagaimana supaya besok saya bisa lebih bertahan atau bahkanbagaimana supaya saya tidak akan pernah bisa dikeluarkan pimpinan lagi karena sekarang sayalah pemilik perusahaan.

Organisasi adalah juga makhluk hidup, yang perlu jiwa dari karakter teamworknya, perlu gizi dari skill member teamworknya, perlu terus tumbuh. Karena itu harmonisasikan hubungan antar stakeholder. Hubungan profesional yang harmonis akan relevan dengan kesuksesan organisasi mencapai tujuan. Jika pohon yang produktif dan ekonomis dinilai dari buah manis yang bisa dihasilkannya, maka perusahaan atau bisnis yang sehat dinilai dari awareness brand dan permintaan produknya yang tinggi dan berkelanjutan. Maka bertumbuhlah dengan subur walau harus merotasi, memutasi atau mengganti karyawan Anda jika itu dirasakan perlu untuk menjaga kesehatan pohon organisasi perusahaan Anda.


SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)