Saturday, October 4, 2014

JANGAN TAKUT PADA DUNIA

Kita pernah mendengar bahwa ada seseorang meminta hak untuk mengeksekusi dirinya sendiri karena merasa gagal dalam hidup, merasa sebatang kara dan tidak berguna apa apa lagi jika harus melanjutkan hidup. Padahal ybs bukan orang yang lemah sekali secara ekonomi dan bahkan tinggi dari segi pendidikan. Saya tidak tahu sebetulnya apa yang terjadi dan tidak berhak menghakimi kalau beliau sepenuhnya salah karena hanya ybs yang bisa merasakan dan paham beratnya beban hidup yang dirasakannya. Saya hanya ingin mengajak kita sama sama belajar dari peristiwa ini karenra mungkin saja perasaan ini tidak hanya dirasakan oleh ybs. Hanya mungkin ini yang terekspose ke media untuk bisa kita jadikan pelajaran bersama.

Ingat, jangan berdoa untuk hidup yang mudah. Itu bertentangan dengan fitrah kita yang harus diuji sebagai manusia. Berdoalah agar diberi kekuatan dan kesabaran. Berdoalah mohon ditunjukanNYA jalan dan diberi kemudahan dalam segala urusan, bukan hidupnya yang minta dibikin mudah. Tidak ada hidup yang ideal dan mudah sesuai apa yang kita mau. Berdoa wajib bagi hamba lemah yang memiliki Tuhan Yang Maha Kuasa. Hidup memang tidak akan mudah bagi kita, tapi juga bukan tidak mungkin bisa menikmati hidup dan memberi manfaat pada hidup kita dan bahkan orang lain. Jangan berputus asa akan kondisi dan situasi Anda sekarang. Jika saat ini Anda merasa lemah, gagal dalam hidup, kecewa, pastikan Anda masih punya hati

Tanyakan pada hati terdalam Anda, apakah Anda layak menerima ini semua untuk kehadiran Anda di dunia? Pasti hati Anda minta yang lebih baik. Sedangkan banyak orang lain yang lebih sulit kondisi ekonomi atau bahkan kekurangan pada kondisi fisik masih bisa hidup lebih baik daripada Anda saat ini. jika hati Anda jujur, maka pasti Anda akan berontak dari keadaan saat ini. Pasti ingin yg lebih baik, lebih menyenangkan. Maka kenapa tidak usaha wujudkan? Tidak mungkin jika di era internet ini Anda sama sekali tidak punya teman jika bukan Anda yang memang sengaja menutup diri. Cari teman berbagi cerita, mungkin jika Anda khawatir dimasuki pengaruh luar yang buruk dalam hidup Anda, maka Anda bisa membangun tembok yang ada pintunya.

Bukan seluruhnya tembok solid. Anda bisa buka pintu untuk tetap Anda bisa menerima hal hal baik untuk masuk. Anda juga bisa keluar menjemput kesempatan baik di luar tembok. Tapi Anda tetap bisa menutup pintu untuk hal hal negatif yang Anda hindari tapi tetap tidak menutup Anda dari mendapatkan hal hal yang baik diluar tembok Anda. Dunia Anda akan merasa kecil, sempit, sepi, menyedihkan dan mudah putus asa jika Anda tidak membuka mata hati Anda pada dunia luar Percayalah, tidak semua diluar sana jahat, buruk atau akan menjatuhkan Anda. Justru Anda akan menjerumuskan Anda sendiri jika menutup diri. Justru banyak sumber kebaikan ada diluar sana.

Pengetahuan yang berguna, guru guru yang berpengalaman, kawan kawan yang sayang, orang tokoh penting yang bisa dijadikan teladan, dll. Yang Anda perlu lakukan adalah mengamati dan memilih. Memang kadang pilihan kita salah, tapi itu hal biasa dan kita masih bisa perbaiki dan itu merupakan proses pembelajaran.Jangan takut pada dunia. Jangan biarkan dunia menekan Anda,tapi justru Anda yang menaklukan dunia. Bereaksilah sesuai pada porsi seharusnya dimana membawa Anda pada kebaikan dan manfaat. Itulah namanya respond. Respond harus menghasilkan kebaikan dan manfaat yang menguntungkan Anda, bukan malah menjerumuskan Anda dalam hal yang negatif. Masa depan Anda akan tergantung bagaimana respond Anda menjalani hidup. Maka tentukan respond dan bersikap keraslah pada dunia, maka dunia akan bersahabat kepada Anda. Tapi jika Anda lemah pada dunia, maka dunia akan terasa keras terhadap Anda.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, September 6, 2014

DIHORMATI KARENA ANDA MENJAGA HARGA DIRI ANDA

Hargai diri sendiri dengan kepantasan hal yang baik dan hanya untuk hal yang baik. Jika Anda tidak bisa menghargai diri sendiri, lalu harus siapa lagi yang bisa? Anda harus hidup dengan harga diri. Anda tidak bisa memaksa orang sekitar Anda untuk menghargai Anda jika perilaku Anda sendiri tidak mencerminkan sebagai orang yang pantas dihargai dengan nilai baik. Harga diri berlaku jika memang perilaku, karakter ataupun pencapaian Anda pantas untuk dihargai. Jadi nilai Anda harus Anda yang usahkan sendiri bukan berarti Anda harus dihormati tanpa sebab. Harga diri justru memaksa Anda untuk selalu dalam posisi perilaku dan karakter positif , malu untuk meminta, lebih suka memberi dibanding menerima, tidak mengeluh.

Hargai diri sendiri juga meyakini Anda untuk berpikir positif bahwa jika orang lain bisa kenapa saya tidak? Bahwa sukses adalah hak semua orang Jadi sukses bukan pilihan jika Anda orang yang menghargai diri sendiri. Tujuan Anda menghargai diri sendiri adalah agar Anda bisa menuju sukses tsb. Diberi kesempatan untuk hidup maka sudah wajib harus dimanfaatkan sebaik baiknya.Karena hanya dengan bisa berhasil dalam hidup maka Anda tidak menyiakan umur Anda. Tidak menyiakan seluruh anugrah yang Anda terima dari Tuhan pada Anda. Umur muda, fisik yang sehat, pikiran yang segar, anggota tubuh yang lengkap,keluarga yang sayang, kawan kawan yang baik, kesempatan yang bisa membuka kesempatan jadi peluang.

Apalagi yang Anda tidak miliki dan syukuri? Bahkan seseorang  dengan kondisi cacat anggota tubuh saja jika punya harga diri bisa hidup dengan penuh kesuksesan dan tidak memilih untuk memanfaatkan kekurangannya dan memilih bekerja meminta minta menanti belas kasihan orang lain. Atau mereka yang tidak pernah tahu orangtua mereka, kemiskinan menjerat, cobaan terus, bahkan situasi tsb bisa menghebatkan seseorang dengan harga diri. Harga diri juga menjaga kejujuran Anda. Tidak tergoda oleh kenikmatan sesaat yang menggadaikan jabatan. Bahwa amanah adalah yang terpenting dijaga walaupun ada jalan naik turun berliku untuk menjalaninya sampai tercapai tujuan.

Pencapaian dan prestasi Anda yang diakui orang lain adalah harga diri Anda sebagai profesional. Karena harga diri mengharuskan Anda menjaga semua hasil kerja selalu dalam kondisi terbaik, karena hasil kerja adalah alat ukur harga diri Anda. Jangankan hasil kerja, bahkan Anda sudah berstatus bekerja saja itu bisa berarti harga diri. Bayangkan jika ada anggota keluarga besar, seseorang atau kawan yang bertanya "kamu kerja dimana sekarang?" dan kita tidak punya jawaban untuk pertanyaan tsb karena memang sedang tidak bekerja. Rasanya tentu merasa rendah diri, apalagi bagi laki laki. Banyak hal hal yang ingin kita capai, tapi kita tidak punya harga diri untuk menjaga martabat sebagai manusia yang baik karena ingin segalanya instant. Atau karena kita terlalu larut dalam kesenanganan.

Sebagaimana sifat dasar manusia yang selalu menghindari kesengsaraan dan mencari kesenangan Tapi harga dirilah yang mengarahkan Anda memiliki nilai nilai positif dalam hidup dan tugas sebagai manusia. Harga diri bahwa Anda harus memberi arti. Sebagai khalifah Tuhan diberi kesempatan hidup di dunia maka harus dimaknai sebagai memberi manfaat kepada seluas luas umat. Nilai Anda tergantung pada harga diri Anda, jadilah sukses pada setiap aspek hidup Anda. Malulah jika tidak jujur karena merusak harga diri Anda.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, August 9, 2014

UKUR DAN ANALISA PROGRESS HIDUP ANDA

Perjalanan hidup Anda sampai saat ini adalah perspektif dari siapa diri Anda. Apakah sekarang Anda sudah merasa sukses atau gagal? Apakah Anda sekarang sudah merasakan bahagia dan bersyukur atas apa yang sudah Anda capai? Sukses juga bukan berarti sudah kaya atau punya asset banyak. Paling tidak Anda sudah merasa jalan hidup pilihan Anda sudah tepat dan Anda sudah berbahagia. Jadi Anda tinggal melanjutkan hidup Anda di jalan hidup yang sudah Anda pilih. Percepat akselerasi dan tidak usah masih mencari jati diri lagi.

Anda juga hidup berdampingan dengan lingkungan sekitar. Anda punya orang tua dan saudara saudara yang memperhatikan perjalanan hidup Anda selama ini. Kawan kawan juga banyak yang sudah bersama atau mengenal Anda bertahun tahun. Sebagai ukuran Anda bisa meminta atau menerima respond dan pendapat dari orang orang di lingkungan sekitar, orang tua, keluarga, kawan kawan pendapatnya tentang Anda. Atau Anda amati saja. Apakah selama ini pandangan mereka terhadap Anda baik, support bahkan kagum atau mungkin terus menasihati seperti mereka khawatir terhadap diri Anda, melarang banyak hal2, dll. Buka telinga dan hati Anda dan pekalah pada lingkungan.

Waspadalah jika sekeliling Anda seperti sudah tidak peduli lagi pada Anda. Bisa jadi mereka sudah lelah menasihati, mengarahkan, kritik tapi Anda tidak bisa berubah. Akhirnya mereka sudah melepas saja Anda mau bagaimana terserah dan tidak ada yang memikirkan Anda lagi. Lebih parah lagi jika bahkan orang mendoakan jelek kepada Anda karena Anda kerap menjadi "horor" bagi orang lain. Mengganggu dan menyusahkan orang lain. Orang berharap Anda tidak eksis lagi karena keberadaan Anda merugikan orang lain. Anda harus paham bahwa sebagai manusia sebaik baiknya adalah mereka yang bisa memberi manfaat pada orang orang sekitarnya atau paling tidak berguna bagi dirinya

Coba ambil waktu menyepi sendiri untuk mengukur dan menganalisa pencapaian hidup Anda sampai saat ini.  Flashback lagi apa yang sudah Anda lakukan, capai, berikan kepada orang orang sekitar Anda. Cek umur Anda saat ini dan pikirkan sampai kapan Anda akan begini terus atau targetkan pencapaian berikutnya sebagai pencapaian Anda. Lebih baik jika proses evaluasi ini dilakukan setiap malam setelah selesai beraktifitas harian. Makin sering Anda mengevaluasi diri maka makin cepat Anda bisa melakukan koreksi diri dan mengarahkan lagi sikap dan tindakan Anda ke arah jalan yang tepat.

Kalaupun saat ini belum bisa memberi manfaat luas, paling tidak Anda berguna untuk diri sendiri dan jangan jadi orang yang merugikan dan menjadi horor bagi orang orang sekitar. Mungkin Anda hari ini bisa jadi belum seperti apa yang Anda harapkan, tapi dunia belum kiamat maka Anda masih bisa berubah jadi manusia yang lebih baik asal ada niat. Visualisasikan bagaimana seharusnya perspektif ideal Anda, lalu atur rencana dan action. Yang penting jadilah orang dan niat dan tindakan baik dan lingkungan akan balik memberi karma baik kepada Anda. Tapi jika tahu Anda belum jadi orang yang baik atau sukses tapi tidak merubah niat dan tindakan Anda, maka perubahan yang Anda inginkan cuma jadi mimpi saja. Kumpulkan sukses sukses kecil dan syukuri. Ingat waktu tidak akan menunggu Anda berubah, sementara umur Anda terus bertambah. Ber-progress-lah secara fisik, tindakan dan mental dalam jalan yang baik untuk tujuan yang baik.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, August 2, 2014

THR UNTUK SEMANGAT KERJA

Artikel kali ini lebih diprioritaskan untuk Anda para pengusaha franchise sebagai bagian dari proses edukasi. Untuk memahami mindset sebagai owner usaha kepada karyawan dan kantor pusat franchise yang dibutuhkan dalam bisnis. Hukum bisnis yang berlaku bagi siapa saja yang berani jadi pengusaha dalam setiap jenis usaha apapun adalah nasib untung atau rugi. Tidak ada yang bisa menjamin akhir nasib ini, bahkan jikapun Anda ikut bisnis franchise. Faktor kesuksesan usaha banyak sekali, bukan hanya mengenai penggunaan merk yang sudah dikenal maka Anda dijamin akan sukses dan anti rugi. Ada faktor SDM, lokasi, trend yang sedang berlaku, persaingan juga bisa cuaca dan situasi umum yang sedang berlaku di mayoritas sepanjang tahun usaha. Bahkan faktor mindset owner juga akan sangat mempengaruhi jalannya bisnis.

Berbisnis Franchise harus dipandang sebagai bantuan untuk mempercepat Anda membuka usaha yang Anda inginkan. Tetap pada pelaksanaannya Anda juga aktif berusaha tentunya dibantu oleh teamwork outlet Anda dengan didampingi oleh kantor pusat/ franchisor. Bayangkan misalnya jika Anda ingin membuat usaha karaoke keluarga dengan merk sendiri, maka Anda harus melakukan banyak hal persiapan sendiri dan untuk persiapannya saja sudah membutuhkan banyak biaya dan waktu. Mengembangkan system IT dan support, SOP, design standard dan pemilihan alat alat terkait, belum usaha  membangun merk produk agar dikenal. Maka lebih ekonomis jika Anda membuka bisnis karaoke keluarga dengan membeli lisensi dari kantor pusat franchise. Hal yang banyak ditemukan di bisnis franchise, kadang franchisee atau investor seringkali menyalahkan franchisor atau kantor pusat dalam kegagalan yang dialami bisnisnya. Baru 6 bulan sampai setahun buka dan mengalami kerugian, sudah dikatakan merk gagal atau produk gagal. Padahal apa yang disarankan Franchisor untuk direkomendasikan untuk dijalankan di outlet tidak semua atau belum dijalankan. Juga ada hal hal lokal yang memang harus diselesaikan oleh franchisee karena itu ada di daerah teritorial franchisee seperti terkait dengan tempat usaha, keamanan lingkungan dan tidak bisa menunggu support dari franchisor. Franchisor sama seperti dokter, hanya bisa memberikan resep resep yang harus ditebus oleh pasien. Jika resep tsb tidak ditebus, atau ditebus tapi tidak diminum, atau diminum tapi tidak sesuai dosis, lalu pasien kembali datang 2 minggu kemudian untuk menyalahkan resep dokternya tidak manjur dan dokternya jelek, tentu ini bukan suatu sikap yang fair. Lalu kenapa dari 10 pasien hanya ada 2 pasien yang komplain jika alasannya dokternya jelek? Kecuali dari 10 pasien seluruhnya tidak ada yang sembuh, maka bisa dikatakan dokternya jelek.

Begitu juga dalam bisnis franchise. Ada franchisee yang beranggapan jika sudah membeli franchise maka sudah seperti dijamin bisnisnya akan berhasil. Tapi saran saran dari franchisor tidak dijalankan dan semakin lama semakin membawa kemunduran dan masalah bagi outlet. Kita bahas usaha bidang outlet pelayanan seperti hotel, resto/cafe, karaoke keluarga yang lebih mengutamakan service of excellent. Seperti masalah pembagian THR (Tunjangan Hari raya) yang secara wajar harus diberikan oleh pengusaha kepada karyawannya. Walaupun tentu THR ini tidak selalu harus full tergantung situasi lokal outlet, lama outlet sudah beroperasi, lama karyawan bekerja, tapi tetap sedikit uang pada saat momen lebaran akan sangat berarti bagi karyawan. Karena memang pada momen lebaran semua sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan yang bertambah sesuai situasi umum. Tapi ada sebagian pengusaha menahan dan tidak mengeluarkan uang THR ini dengan alasan bisnis merugi, belum ada untung atau usaha belum genap 1 tahun, dll alasan lain yang sebetulnya itu sudah menjadi kewajiban dari pengusaha.

Kewajiban karyawan adalah bekerja sebaik baiknya sesuai arahan dari manager agar bisa memenuhi target omzet dan keuntungan dari owner. Semua cara kerja dan SOP sudah diarahkan dari kantor pusat franchise. Kantor Pusat dimanapun pasti sangat mengedepankan pentingnya SDM yang solid dan bersemangat dalam bekerja. Hal yang paling bisa instant mengangkat semangat kerja karyawan adalah uang. Walaupun perusahaan tidak bisa memenuhi semua kebutuhan hidup karyawannya, paling tidak jangan menahan apa yang sudah jadi hak mereka. Jika THR atau jika belum sesuai kondisinya bisa kita sebut uang perhatian dari owner kepada karyawan tidak diberikan, maka bagaimana owner bisa berharap karyawan akan memberikan usaha terbaiknya untuk kemajuan outlet? Kantor Pusat yang datangpun untuk melakukan training tidak akan mencapai hasil optimal karena dari dalam hati setiap karyawannya sudah menyimpan rasa kecewa dan menganggap ownernya toh tidak ada rasa empati pada karyawannya.

Kita bicara tentang mindset karyawan level bawah, bagian service, pendidikan dasar yang semua alat ukurnya adalah harus terima upah. Mau tidak mau karena karakter umumnya karyawan Indonesia seperti itu, tapi tetap kita butuhkan karena selain itu yang ada dan juga gajinya masih sesuai. Kita tidak bicara mengenai karakter  karyawan profesional yang justru malu menerima gaji jika belum memberikan kontribusi pada perusahaan. Tapi biasanya karyawan level profesional lebih sedikit dan gajinya juga mahal. Jadi pengusaha juga harus bisa mengukur sikapnya pada situasi nyata di perusahaannya.

Bagi sudut pandang karyawan umumnya, tetaplah mereka merasa owner adalah seseorang yang "beruang" yang mampu secara finansial jauh tingkatan ekonominya diatas karyawan. Mereka tidak menganggap kerugian yang dialami di outlet tempatnya bekerja lantas akan spontan memiskinkan owner sehingga menghilangkan kewajiban mereka membayar THR dan menghilangkan hak karyawan menerima THR dari ownernya. Wajar jika semangat karyawan bisa langsung drop dan tidak bisa diangkat untuk didorong lebih berprestasi lagi. Yang ada dalam benak mereka selepas libur lebaran mungkin segera mencari tempat kerja baru yang ownernya lebih memiliki rasa empati. Jika hal ini terus berulang dan terjadi dari tahun ke tahun, maka kapan pengusaha bisa memiliki teamwork yang solid dan trampil sesuai standard level of service yang ditetapkan kantor pusat franchise?

Juga hal ini perlu dipahami oleh para pengusaha bisnis service di merk franchise bahwa jika masalah ini sampai didengar pihak luar, maka ini akan merusak nama baik merk yang terkait. Di luar akan tersiar kabar bahwa merk A bukan tempat yang nyaman untuk bekerja karena karyawannya tidak dimantain dengan baik. Kantor Pusat Franchise menekankan perlunya sinergi mindset dan action antara franchisee, franchisor dan karyawannya. Diharapkan franchisee melakukan apa yang direkomendasikan dan disarankan oleh franchisor. Franchisor pasti melakukan hal terbaik untuk outlet outlet franchisenya walaupun itu memang membutuhkan waktu. Lalu franchisor terus mengadakan development baik dari segi strategi bisnis, pendampingan maupun system yang terkait. Semakin bisa sinergi dan satu hati antara franchise dan franchisor maka semakin besar kecepatan outlet franchise bisa mendapatkan suksesnya.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, July 5, 2014

PERBAIKI PROSES BERPIKIR ANDA UNTUK SELALU RESPON POSITIF

Anda merasa selalu hidup dalam kegagalan,  kekecewaan,sedih yang mendalam? Maka  rubahlah cara berpikir, itu langkah pertama agar hidup Anda bisa berubah lebih menyenangkan, lebih berguna dan lebih bisa bersyukur. Sebelum Anda merubah tindakan justru harus bisa merubah mindset dulu. Mindset adalah software otak Anda. Respon yang  keluar dari output proses berpikir Anda terhadap sebuah informasi input. Otak selalu melakukan proses. Bagaimana menerima input, lalu seketika software mengolahnya sebagai sebuah data, menghasilkan output. Maka output yang keluar akan tergantung bagaimana software mengolah.

Anda harus mem-program software seperti apa yang seharusnya, bukan yang apa adanya. Jika Anda ingin output respon yang bagus dan positif maka gunakan software cara memproses input yang positif dan produktif. Software otak kita ini memang sudah kita miliki dari lahir, hanya saja dalam perjalanan hidup kita bisa mengalami upgrade atau bahkan mungkin lebih banyak yang downgrade sesuai input input data yang kita terima.
Hanya software otak manusia bisa terus membaharui programnya justru dari input input yang diterimanya, tapi sekaligus  bisa memilih mana yang harus dipakai dan mana yang bisa dibuang. Software otak manusia terbentuk dengan pengaruh keluarga, lingkungan, input yang diterima, teladan, pengalaman hidup, bacaan, guru dll. Input itu pada akhirnya dirasakan sebagai rasa kegembiraan dan kecewaan yang mengeluarkan output bahagia dan sedih. yang pada akhirnya bisa merubah hidup dari respon yang kita ambil.

Kebanyakan tindakan yang kita lakukan dan pilihan yang kita ambil selalu berdasarkan perasaan bahagia, sedih, optimis, yakin, rendah diri,dll. Maka jika Anda ingin jadi orang yang berhasil, Anda harus bisa merubah sebagian besar  input yang diterima agar outputnya hanya rasa senang, optimis  atau bersyukur saja. Semakin banyak proses berpikir Anda menghasilkan output kesedihan maka kemungkinan Anda kurang bahagia menjalani hidup akan makin besar .

Bagi sebagian manusia membiarkan virus kecewa, sakit hati, marah, dendam di dalam  software otaknya akan membuatnya selalu mengambil sisi negatif dari setiap pertanyaan. Padahal cara kita merespon pertanyaan akan menentukan sikap kita mengambil pilihan dalam hidup. Memang hidup tidak selalu mudah dan baik baik saja. Hidup bisa saja membenamkanmu sampai terbenam dalam kegelapan, tapi mindset yang optimis, positif bisa  memperbaiki arah pengambilan keputusan atas sebuah kejadian atau situasi.

Maka apapun input yang masuk dalam otak Anda, jika software  yang Anda pilih untuk memprosesnya hanya program yang  positif, maka output akan positif. Jadi perbaiki cara pandang hidup, olah setiap input data dalam otak Anda secara positif dan be-respond-lah hanya yang membawa kebaikan bagi Anda.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Saturday, June 7, 2014

INOVASI ATAU MATI

Kreatif dan inovasi, penting sekali dalam bisnis agar bisa bertahan juga agar bisa tetap kompetitif. Atau justru inovasi sangat perlu bagi pebisnis baru yang jadi follower.Bermimpi ingin punya produk yang tampaknya umum tapi bisa jadi dipilih dibanding produk produk existing. Untuk wujudkan mimpi menjadi kenyataan maka kuncinya harus inovasi. Inovasi bisa mempercepat sukses bisnis atau mempermudah bersaing. Maka jangan takut berpikir dan bertindak diluar cara cara konvensional beri nilai lebih pada konsumen.

Anda harus bisa mensiasati agar bisa segera mengatasi situasi dinamika bisnis, trend, persaingannya, perubahan teknologi, kebutuhannya, kendala dan tantangannya. Untuk itu otak dan pikiran Anda hàrus terbuka. Tidak bisa berpikir biasa lagi maka harus out of box. Jika mungkin menciptakan demand baru. Kadang inisiatif baru muncul pada saat terdesak. Pada saat bisnis stagnan atau bahkan terancam tutup, jadi terpaksa harus berpikir. Itu bagus dan jangan takut, karena kadang justru momen itu bisa jadi pemicu untuk mulai timbulnya inovasi dalam bisnis Anda. Ambil hikmahnya selalu ada awal berubah Coba menggali potensi potensi beberapa demand, trend, lalu berpikir lateral menghubungkan poin poin potensi yang bisa disinergikan dan jadi fitur inovasi. Berpikir inovatif berarti memberi nilai tambah pada value dan manfaat yang sudah umum.

Untuk produk sendiri itu bisa memperpanjang umur kompetitif produk. Tapi nilai tambah harus betul betul yang diminati konsumen agar memiliki daya jual atau mempermudah, wajar costnya agar kompetitif harga. Maka inisiatif inisiatif  perlu diinputkan sebagai bahan melakukan inovasi. Diplanning, uji coba , dikontrol, dianalisa dan digali lagi, terus seperti itu, berkesinambungan. Sebagian manager atau direktur memang punya bakat kreatifitas tinggi dan bisa secara mandiri mengkonsep beberapa ide inovasi berkelanjutan. Tapi jika tidak,  lalu dari mana ide ide inovasi bisa digali? Inisiatif juga bisa menggali dari  teamwork, bukan hanya dari kepala Anda sendiri. Karyawan lebih banyak di lapangan, mereka tahu banyak data faktual.

Makin banyak input lapangan yang faktual akan makin bagus. Maka inovasi yang diambil bisa sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Data dari lapangan situasi persaingan dan kekuatan intern perusahaan Anda ramu jadi konsep dan system inovasi yang Anda akan terapkan. Hargai karyawan Anda, mintakan pendapatnya, konsepkan bersama systemnya, ajak mereka semua bersama bersama menjalankan konsep ini. Kebanggaan bagi semua jika nanti ada keberhasilan karena keberhasilan inovasi ini dipikirkan,direncanakan dan dibangun bersama. Punya mimpi? bukan sejauh dan sebesar apa kita bermimpi, tapi sejauh mana kita bisa wujudkan mimpi itu jadi nyata. Juga berlaku dalam bisnis. Inovasi atau mati.

 SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)


Saturday, May 3, 2014

3 MAGIC WORDS AKAN MENGUBAH NASIB ANDA

Tentunya Anda sangat tahu ada 3 (tiga) kata yang sangat sakti yaitu: Maaf..., Terimakasih... dan Tolong.... Demikian saktinya hingga kalau Anda terbiasa mengucapkannya, maka karakter dan sikap Anda akan berubah jd jauh lebih  baik. "Maaf" bukan hanya digunakan pada saat kiranya kita berbuat  salah, tapi juga bisa untuk keperluan minta ijin dengan hormat untuk waktu dan pengertiannya. "Tolong" sebaiknya diucapkan pada saat kita meminta bantuan dari orang lain. Dan dari keseluruhan proses permintaan dan bantuan itu, selalu ucapkan "Terimakasih" sebagai penghargaan Anda atas bantuan dan pengertian yang sudah diberikan kepada kita.

Sebetulnya sangat sulit mengucapkan kata kata sakti tersebut. Tidak semua orang bisa mengucapkannya dengan hati tulus dan terpancar dengan iklas dari ucapan seseorang. Beberapa enggan mengucapkan kata kata tsb karena gengsi atau takut dianggap lebih rendah level dibanding lawan bicara. Kebanyakan ucapan tsb memang harus terucap karena tuntutan  SOP di tempat kerja, atau terpaksa terucap karena sudah berkali kali kena tegur atasan atau bahkan pelanggan, diperingatkan saudara karena bete Anda yang dibantu tidak  pernah tahu terimakasih, atau dicuekin teman teman karena rasanya Anda terus berlagak seperti bos.

Mungkin dalam hati Anda terdalam tidak pernah bermaksud begitu, tapi manusia adalah makhluk dengan pernyataan. Jika Anda tidak pernah menyatakan sesuatu yang ada dalam benak  Anda, maka seringkali orang mempersepsikan yang berbeda  terhadap Anda, bahkan bisa jadi persepsi yang jelek dan kontra kondusif terhadap karakter Anda. Yang lingkungan Anda  persepsikan kepada Anda selama ini adalah Anda orang yang  bossy, tukang main perintah, tidak tahu terimakasih, tidak empati, dll. Maka Anda harus sadar dan berusaha memperbaiki  "brand image" Anda pada pandangan orang orang dilingkungan sekitar Anda.

Susunlah kalimat sopan seperti , "Maaf pak, bisa tolong pindahkan kursi itu ke meja sebelah kanan sana, terimakasih". Apa Anda rasa akan lebih sopan dan berpendidikan dibanding meminta " Pak, pindahkan kursi itu ke meja sebelah kanan sana". Apakah Anda merasa kemungkinan apakah bapak yang diminta pertolongan tsb akan lebih senang membantu Anda jika Anda mengucapkan susunan kalimat permintaan yang pertama atau kalimat perintah yang kedua?  Jangan lupa, sebetulnya ada perintah yang sama, yang disampaikan kepada orang yang sama, tapi disampaikan oleh 2 orang yang berbeda, maka bisa beda juga hasilnya, tergantung  pada bagaimana cara pesan tsb disampaikan.

Jika Anda terbiasa berusaha menyusun kata kata sakti dan mengucapkan kalimat sakti kepada orang lain lawan bicara Anda, lalu orang lain merasa dihargai, dihormati, terharu,  tersanjung, Anda empati kepadanya, dihormati eksistensi dan usahanya oleh Anda, maka itu akan perlahan membentuk karakter dan perilaku Anda. Kalimat yang Anda susun mau tidak mau "memaksa" Anda menyesuaikan nada bicara, gestur, perilaku dan kerendahan hati pada saat menyampaikannya. Jika Anda membiasakan mengucapkan 3 kata sakti tsb, maka kebiasaan Anda akan menyesuaikan dan jika ini dilakukan berulang ulang, berbulan sampai bertahun, jadi terbiasa,  maka akan mengubah karakter Anda, insya Allah nasib Anda akan berubah. Kenapa bisa berubah? Karena orang orang disekitar Anda melihat Anda sebagai orang yang dewasa bertanggung jawab yang menyenangkan, empati, mau mendengar, sopan dan intelektual. Juga jelas tidak akan berkurang  derajat kehormatan Anda dalam pandangan orang orang  sekeliling, bahkan Anda akan dikenal orang berkualitas yang tetap rendah hati.

Semua orang mencari mitra dalam hidupnya. Mitra pertemanan, mitra sahabat, mitra diskusi, mitra belajar, mitra berbagi cerita, sampai mitra bisnis. Banyak orang mau bekerja sama  dengan type karakter dan perilaku seperti yang Anda tunjukan. Rezeki akan datang dari mana saja termasuk dari orang orang sekeliling yang Anda kenal.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)