Senin, 11 Oktober 2021

American KungFu vs Chinese Cowboy

Seperti terbalik ya skill dan pelaku di judul atas. Umumnya kita tahu keahlian beladiri KungFu dari China dan keahlian tembak cepat tepat ala Koboi dari Amerika. Tapi dalam sebuah film semua bisa terjadi. Bayangkan jika dalam sebuah scene 2 jagoan ini terpaksa harus duel, siapa yang menang? Koboi China yang ahli menembak tepat cepat berhadapan dengan Master KungFu bule Amerika yang bisa membaca arah peluru dan menghindar lalu memberikan pukulan dan tendangan seribu ke arah lawannya. 

Saya lebih suka alur ceritanya begini. Karena keduanya sudah sangat ahli dibidangnya, walaupun masing masing sudah babak belur tapi belum ada satupun diantara mereka yang menyerah. Masing masing hanya sementara menghindar dan mencari selamat dulu untuk mengobati luka lukanya untuk niat bertempur lagi di kesempatan yang akan datang. 

Tapi dalam pertempuran panjang dan melelahkan tadi, sebagai petarung profesional rupanya masing masing petarung juga belajar dan “menyerap ilmu” dari lawannya. Diam diam si Cowboy China menyerap ilmu kungfu fan si American Master KungFu menyerap cara menembak cepat tepat. Sebagai seorang Master yang sudah belajar puluhan tahun sepanjang hidupnya bertemu dari lawan ke lawan, rupanya urusan menyerap ilmu lawan bukan hal yang terlalu sulit. Oleh karena itu sebagai Master selalu berkeliling mencari lawan lawan lebih tangguh setiap kali untuk dikalahkan karena juga dapat meningkatkan daya tempurnya. Setiap selesai bertempur, maka skillnya makin meningkat. Naah di pertempuran kali ini justru skill menembak cepat tepat jadi hal menarik bagi si American KungFu.

Begitupun sebaliknya, skill gerakan kung fu yang cepat, keras, akurat dan mematikan sangat membuat si jago tembak China Koboi kesengsem untuk dimiliki. Jadilah masing masing belajar keahlian tambahan tsb dengan harapan di pertempuran kedua urusan yang belum beres ini bisa diselesaikan dengan kemenangan bagi dirinya. Tentu saja kadar dan semangat berlatih ini juga sudah kadar selevel master, bukan semangat semangat ala junior baru belajar dunia. Semua dedikasi dan pengorbanan diupayakan di level tertinggi, namanya juga sudah Master. Hasil dari perubahan tsb bisa kalian bayangkan bisa menjadikan masing masing si China Cowboy dan American KungFu Master masing masing jadi monster yang menakutkan dan tanpa tanding. Sekarang si American KungFu Master melengkapi dirinya dengan tongkat dan keahlian tertingginya, sedangkan China Cowboy dipastikan menambah kelengkapannya dengan pistol revolver di pinggang. 

Masa berjalan dan akhirnya mereka bertemu tidak sengaja di suatu pasar ramai  di satu kota gurun. Mau tidak mau title jawara tarung dunia harus dinobatkan dan perangpun terjadi. Apalagi saat ini banyak saksi mata yang tidak sengaja menonton. Bukan hanya medan perang sekeliling yang hancur porak poranda..kios kios rubuh, barang dagangan berterbangan kemana mana dan orang orang berlarian menjerit jerit ngeri dengan dahsyatnya pertempuran 2 orang master yang belum pernah mereka lihat dan alami sebelumnya. Bagi orang biasa, ini betul betul kengerian yang sesungguhnya dan tingkatan skillnya masing masing sudah sulit dipercaya akal sehat. Terlihat dari dampak kerusakan lingkungan pasar yang terjadi seperti dirusak sekawanan kerbau mengamuk, padahal yang bertempur hanya 2 orang petarung.

Herannya bagi si China Cowboy dan American KungFu Master, semua jurus dan tembakan yang mereka lakukan seperti sedang bertarung dengan diri sendiri. Kerusakan fisik, kesakitan dan luka lebam yang mereka derita tidak separah pertempuran pertama kali walaupun kali ini pertempurannya lebih dahsyat lagi. Seperti semua jurus maupun tembakan dari lawan sudah terbaca arahnya dan bisa dihindari dengan mudah. 

Setelah lama bertempur, menghancurkan sebagian besar area pasar dengan ditingkahi oleh jerit tangis dan teriakan ketakutan  orang orang di pasar, ibu ibu yang memeluk erat anaknya sambil berurai air mata, padagang yang coba memunguti barang dagangannya yang tercerai berai..suasana panik yang ditimbulkan, pelan pelan diperhatikan juga oleh kedua petarung tangguh ini. Karena lelah juga seperti bertarung tanpa hasil jelas, juga diliputi rasa kasihan kepada orang orang tidak berdosa di pasar yang terpaksa harus jadi korban berantakan, perlahan mereka saling mengedorkan serangan masing masing. Sambil memperhatikan sekeliling  dan merubah fokusnya yang mereka kaget juga betapa porak porandanya dampak dari hasil pertarungan mereka, sebagai Master yang punya hati mereka sepakat menghentikan pertarungan. Si American KungFu Master legowo memuji China Cowboy yang sekarang jago berantem seperti dirinya dan sebaliknya si China Cowboy mengakui sangat kagum dengan kecepatan tembak American KungFu Master yang persis seperti dirinya. Masing masing seperti melihat sosok dirinya pada diri lawannya. 

Lalu saat pertempuran mereda…seorang nenek dan kakek datang bersujud dan bersimpuh datang pada keduanya memohon untuk tidak lagi bertempur dan berkata “Lebih baik bagi orang orang ahli seperti kalian untuk menggunakannya keahliannya menolong kami yang lemah ini, semoga Tuhan memberikan kebaikan bagi kami melalui kalian berdua”. Rupanya kampung ini seringkali disantroni kawanan bandit yang datang setiap kali hari raya pasar untuk merampok dan mengambil upeti orang orang kampung. Nenek dan Kakek ini merasa setelah melihat daya tempur master berdua…merasa mereka berdualah jawaban dari doa mereka setiap hari agar didatangkan siapapun yang bisa jadi penoling jalan keluar penduduk kampung dari kesusahan yang sudah lama mendera. Ditambah kemudian seluruh warga kampung bergerak mendekati kedua master ini, mereka ramai ramai bersujud bersimpuh dan memohon agar keduanya membantu warga membebaskan mereka dari komplotan bandit kejam yang selalu mengganggu dan menjarah mereka.

Sebagai seorang master yang memiliki idealisme bela diri yang baik dan benar, yang hanya bertempur melawan lawan sepadan dan bukan untuk menginjak orang lemah  juga selalu berkeinginan jadi yang terbaik diatas yang terbaik, pengakuan dan permintaan pertolongan tulus iklas dari seluruh warga kampung tentu saja sangat menggetarkan hati mereka berdua. Maka mereka berdua sepakat untuk tidak bermusuhan lagi dan berkolaborasi untuk membantu warga kampung memberantas kebatilan komplotan bandit pada saat kedatangan mereka berikutnya. 

Maka masa berjalan dan datanglah komplotan bandit tapi cerita mereka kali ini tentu saja lain dari hasil kemenangan dari kedatangan mereka di masa masa lalu ke kampung itu. Tentu saja tidak ada seorangpun dari anggota komplotan bandit kejam tersebut yang lolos dari hukuman 2 jagoan kita kali ini dan sejak itu kampung tsb aman damai makmur untuk selamanya. Si China Cowboy dan si Americam KungFu Master jadi pahlawan kampung dan tinggal menetap disana berbaur dengan warga yang sangat senang karena sekarang di kampung mereka sudah ada 2 malaikat penjaga. Tidak tampak dari penampilan mereka bahwa mereka sebetulnya adalah 2 dewa dalam ilmu tempur masa itu. Selayaknya warga biasa saja dan bahkan mereka melatih anak anak muda warga untuk paling tidak memiliki setengah dari kemampuan tempur mereka untuk ikut menjaga kampung. Demikian akhir skenario film action ini.

Diluar dari alur cerita tadi, pasti para pembaca bisa menangkap pelajaran yang coba disampaikan yaitu mengenai belajar menambah skil baru yang dibutuhkan, belajar dan menguasai skill penting sampai jadi yang terbaik, fokus pada hal hal yang bermanfaat dan membawa kebaikan bagi banyak orang, makin berilmu justru makin merendah, selalu ada langit diatas langit dan hal lain yang mungkin bisa berguna bagi hidup pembaca. By The Way skenario ini bukan saya kutip dari film yang saya tonton. Ini murni hasil imajinasi saya sendiri. Jika ada sutradara yang berminat saya melamar jadi peranan kakek yang memohon di pasar. SEMANGAT SUKSES


(Mirza A.Muthi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar