Friday, February 17, 2012

SINERGI,MEMBANGUN KEUNIKAN USAHA


Di poster terlampir diperlihatkan visualisasi sinergi antara businessman yang berjas dan memegang laptop dengan pemusik yang memegang gitar. Businessman memikirkan konsep bisnis yang berhubungan dengan musik live dan guitarman mengaplikasi musiknya dan meng-aware business konsep ini di kalangan pelaku musik. Konsep bisnis baru ini bisa diwujudkan dengan bersinergi lagi dengan pihak investor. Jadi ada 3 pihak yang bersinergi dalam "Mus1c One", brand baru di bisnis industri dan hiburan musik keluarga. 

Kenapa perlu bersinergi? Tidak semua orang beruntung memiliki semua potensi yang dibutuhkan dalam membangun sebuah usaha. Misalnya ada seseorang sudah pintar membuat konsep, dia juga seorang seniman gitar, sekaligus orang kaya yang punya uang cukup untuk mewujudkan sebuah konsep usaha. Yang lebih banyak adalah seorang konseptor yang bermimpi untuk menjadikan konsepnya berwujud, atau mimpi seorang artist menjadi pengusaha, atau mimpi seorang kaya memiliki usaha jenis baru yang belum pernah dia punya. Maka bersinergi dengan partner yang tepat akan membantu kita mewujudkan "mimpi" itu. 

Jika Anda dari sisi pembuat konsep bisnis, bagaimana kita menentukan calon partner untuk bersinergi?

1. Definisikan dahulu apa kebutuhan bisnis kita. Kebutuhan partner ada yang spesifik, yaitu hanya bisa dipenuhi oleh profile tertentu, dan ada kebutuhan umum. Keduanya sama  penting hanya masalah urgensi mana partner yang perlu ditemukan lebih dahulu. Jika kita butuh mengumpulkan komunitas pelaku musik untuk menjalankan bisnis melalui panggung live music untuk menarik tamu. Maka kita membutuhkan pelaku musik aktif yang masih memiliki fans. Seringkali kita namakan partner ini sebagai ICON. Setelah dapat Icon, baru kita presentasikan konsep bisnis ini ke hadapan calon partner investor

2. .Cari kesamaan dalam visi misi. Dalam sesi kita mempresentasikan konsep bisnis ke hadapan partner. Dalam bisnis ada visi misi yang ingin dituju sebagai tujuan dan program program apa saja yang akan dilakukan dalam upaya menuju tujuan tsb. Dalam komunikasi 2 arah antara Anda dan calon partner pasti Anda akan bisa merasakan aura dari calon partner. Apakah responnya positif atau negatif. Sepanjang respon positif dan searah lebih banyak prosentasenya daripada respon negatif, maka kemungkinan besar kita hampir menemukan partner yang cocok. Teruslah searching dari beberapa alternatif partner Icon dan investor yang paling nyaman untuk Anda.

3. Bangun keunikan dalam proposal bisnis. Dalam mempresentasikan bisnis kepada beberapa pihak, utamakan membangun keunikan. Jika Anda membangun usaha dengan 100% usaha sendiri dan uang sendiri, maka mungkin Anda tidak perlu membuat keunikan, karena Anda tidak perlu membuat pihak lain tertarik dengan proposal Anda. Anda yang memutuskan usaha ini akan dilaksanakan atau tidak. Keunikan usaha, selain memberikan daya tarik buat mitra usaha sekaligus juga akan memberikan competitive advantage pada usaha Anda, juga memberikan daya tarik product Anda dimata konsumen. Jelas bukan?

4. Tentukan porsi hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian kemitraan/kerjasama. Sesuai dengan kapabilitasnya masing masing pihak yang jelas bahwa setiap pihak memiliki tanggung jawab yang spesifik. Misalnya untuk artist ICON bertugas untuk menarik komunitas pemusik dan penikmat musik. Membuat program musik yang akan disajikan ke tamu outlet. Tugas bagi konseptor adalah membuat konsep bisnis, dari SOP, konsep marketing, konsep bersaing dan konsep mantain pelanggan. Sedangkan tugas dari investor adalah menyediakan dana yang dibutuhkan untuk bisnis ini. Sebagai kompensasinya bagi semua pihak yang bersinergi dalam bisnis ini tentunya adalah sharing profit sesuai komposisi yang disepakati bersama. Perjanjian kemitraan sinergi ini bisa dituangkan secara resmi dalam bentuk CV, PT agar tercatat secara legal. 

Jadi jelas bahwa memiliki bisnis sendiri tidak semata harus mutlak memiliki uang sendiri, bersinergilah dengan pihak pihak yang kompeten dan direncanakan matang. Bahkan di poster seakan digambarkan bahwa sinergi ini akan "membangkitkan naga baru".. Semoga naga baru ini akan berjaya.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Saturday, February 4, 2012

BISNIS TUMBUH

Dalam beberapa email konsultasi ada satu garis merah yang akan saya ulas dalam satu judul bahasan yaitu mengenai bisnis tumbuh. Intinya adalah:

1. Mempunyai grand plan sampai sebesar apa skala bisnis di tahap akhir di seluruh area lokasi usaha tersebut.

2. Diawali dengan mengoperasionalkan dulu unit2 usaha utama atau sebagian usaha dengan skala prioritas bisa menarik potensi market di awal usaha dibuka

3. Mengamati pertumbuhan usaha dan segmen pasar yang datang ke tempat usaha untuk menganalisa apa grandplan masih memungkinkan untuk dilanjutkan, atau harus merubah rencana bisnis..

Gambarannya sebagai berikut, misalnya kita punya gedung usaha seluas 2000m2. Tentunya luas yang sangat besar dan cukup besar biayanya jika ingin diwujudkan dalam satu waktu sekaligus untuk memulai usaha.

Dalam bisnis ada namanya tahap "orientasi" dimana kita test pasar dengan produk pertama kita apakah pasar merespon dengan positif atau tidak. Misalnya dalam bisnis "karaoke keluarga" dimana investasi berupa unit unit room karaoke yang di dalamnya terkandung investasi room berperedam suara, interior dekor mulai dari plafond, dinding sampai lantai dan sofa set, audio visual equipment set ,dan karaoke system lengkap yang satu unit roomnya berbiaya minimal 50jt, maka untuk 2000m2 bisa ditest untuk cukup memulai dengan 20 room dulu. Sementara meninggalkan kosong area seluas 1200m2 lagi untuk perluasan segera jika pasar merespon 800m2 area room karaoke ini dengan baik dan sampai waiting list terus dalam 3 minggu terakhir. Berarti dalam kasus ini planning untuk membuat grand karaoke keluarga bisa berjalan dan dilanjutkan membangun unit room karaoke lagi karena pasarnya cukup. 

Jika saja ternyata pasar karaoke keluarga sedang kurang bagus atau kalah bersaing dari karaoke keluarga tetangga, maka coba alihkan sisa 1200m2 ini buat jenis usaha lain yang masih in line dengan karaoke keluarga. Misalnya tambahkan foodcourt area dengan deretan counter counter sewa untuk kuliner. Counter unit ini bisa diisi oleh aneka usaha kuliner dan bisa dikelola oleh masing masing pemilik usaha. Bekerja sama dengan manajemen karaoke dimana pembayaran hanya bisa dilakukan di kasir yang manajemen karaoke sediakan. Dalam kasus ini berarti di spot usahan ini ditambahkan lagi produknya: karaoke keluarga plus aneka makanan minuman harga terjangkau dengan suasana foodcourt. Lebih banyak alasan orang untuk datang ke lokasi usaha anda karena sekarang Anda punya dua produk. Antara karaoke dan foodcourt bisa saling support untuk "sudden buying". Kadang ada tamu karaoke yang dia akan tunggu kawan kawannya sementara makan dulu di foodcourt, atau sebaliknya kadang ada tamu makan di foodcourt mereka sudah kenyang tapi masih ingin menambah waktu pertemuan lalu bisa lebih fun dengan booking room karaoke. 

Memang berubah dari rencana membuka grand karaoke seluas 2000m2 menjadi ditambah fasilitas foodcourt. Tapi itu adalah strategi bisnis. Jika kita dalam 6 bulan sudah mencoba hanya membuka room karaoke seluas 800m2 tapi kurang direspon, kenapa kita harus memaksakan ego untuk terus membuka unit room karaoke lainnya di sisa lahan 1200m2?  Win win benefit untuk kedua jenis bisnis ini.

Atau apa masih perlu "anchor activity" sebagai penarik tamu datang ke kawasan ini. Karaoke room dan foodcourt adalah venue pasif dari sebuah jenis usaha. Menunggu tamu datang untuk transaksi. Baru bersifat positif jika fasilitas ini "digerakan" oleh event yang mengajak tamu datang ke lokasi usaha dengan alasan untuk mengikuti event, apakah sebagai peserta atau sebagai sebagai penonton. Kenapa tidak pikirkan untuk menggunakan 200m2 untuk dijadikan panggung live performance. Lengkapi panggung dengan lighting, sound live performance equipment, sound processor dan tentunya alat alat band. Jadi total 800m2 area unit room karaoke, 200m2 area panggung live performance dan 1000m2 area food court. Di panggung live performance ini band band atau berbagai event bisa tampil untuk memeriahkan suasana, menarik komunitas, membangun komunikasi antar komunitas dan manajemen, akhirnya membangun customer base yang loyal bagi bisnis kita.

Proses penambahan fasilitas dari room karaoke ditambah foodcourt, lalu ditambah lagi panggung bisa "tumbuh bertahap" dengan menganalisa perkembangan bisnis dan trend demand pasar dan tentunya kapan persediaan dana investasi Anda sudah siap. Dengan demikian akhirnya secara bisnis, ketiganya akan sinergi dan membawa keuntungan dari total jenis bisnis di area seluas 2000m2. Itulah gambaran "Bisnis Tumbuh", dalam contoh ini adalah usaha entertainment. Bayangkan kerugian yang akan diterima Anda jika dari awal seluruh 2000m2 lokasi usaha ini Anda langsung buat seluruhnya menjadi unit room karaoke keluarga dan itu gagal karena brand Anda kalah bersaing. Berapa milyar uang Anda akan hilang begitu saja. Unsur kehati hatian adalah penting dalam usaha dan bukan takut memulai usaha. 

Kuncinya adalah harus ada sinergi antara berbagai jenis bisnis yang dibangun di lokasi yang sama agar mereka saling melengkapi, bukan justru saling kanibal satu sama lain. Maka silakan dicoba untuk berbagai rencana usaha Anda..
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Friday, January 13, 2012

MENYUSUN REVOLUSI 2012

Tahun sudah berganti, berarti kalau dari sisi time line maka sisa waktu yang Anda butuhkan untuk mengejar target makin sedikit. Pertanyaannya apakah masih cukup waktu untuk mengejar target tersebut dengan bobot hasil yang sesuai planning?

Sering kali orang bicara mengenai Resolusi setiap memasuki tahun baru. Apa yang menjadi target pencapaian tahun ini dan sudah harus done. Misalnya, harus naik jabatan menjadi manager, harus bisa mulai jadi pengusaha kecil, harus bisa dapat satu proyek terbesar dalam sejarah karir. Bahkan resolusi bisa saja dalam hal hal non profesional, misalnya harus bisa turun berat badan 10 kg, harus positif menikah, harus bisa mulai menabung untuk pendaftaran naik haji, harus bisa memiliki rumah sendiri. 

Bagaimanapun "Resolusi" mengandung makna perubahan ke arah lebih baik, ke arah kemajuan. Dari tidak ada menjadi ada. Belum punya menjadi memiiiki. Tidak ada resolusi ingin tahun baru ini lebih jelek, lebih biasa dibanding tahun lalu. Dengan dicapainya resolusi per resolusi setiap biasanya seseorang akan merasa hidupnya mengalami progress ke arah kemajuan yang dinginkannya..
Lalu bagaimana kita harus membuat Resolusi yang baik?
- Tentukan tujuan. Manusia adalah makhluk hidup dengan banyak sekali kebutuhan. Tulis daftar kebutuhan sebagai tujuan Anda 5 tahun ke depan. Dari list ini Anda akan tersadar ternyata banyak juga hal hal yang belum Anda capai di akhir tahun lalu dan Anda berkeinginan untuk mewujudkannya tahun depan.
- Tentukan prioritas. . Dalam 1 tahun ke depan berdasarkan list target tujuan tadi, tentukan apa hal yang paling urgent menurut opini Anda. Dalam menentukan prioritas, Anda juga bisa minta saran dari sahabat, orang tua, saudara atau merefer kepada orang lain yang menurut Anda perlu ditiru jejak langkahnya
- Susun rencana. Bagaimana cara mewujudkan tujuan yang dipilih sebagai prioritas tadi. Misalnya jika Anda punya terget tahun ini mulai memiliki rumah sendiri, yang perlu Anda pastikan adalah ketersediaan dana untuk membeli rumah tersebut. Apakah bisa tunai atau harus mencicil.  Jika tunai berapa budget maksimal yang dimiliki, jika mencicil berapa kekuatan maksimal cicilan per bulan. Bahkan jika ingin mulai membangun sendiri maka Anda bisa mulai berencana "menabung batu bata dan material lain" sebelum mulai membangun, kebetulan harga material masih terjangkau. Jadi ada alternatif selain menabung uang
- Gunakan cara yang tepat.. Agar tujuan tercapai dengan mudah dan cepat perlu cara yang paling tepat dan smart. Harus belajar ilmunya dari mana, dari siapa, agar tujuan tercapai lebih cepat, lebih efesien dan lebih sempurna hasilnya. Misalnya kalau Anda ingin mencicil rumah sendiri maka Anda mulai searching kemana KPR yang bisa memberi harga cicilan + bunga yang lebih ringan sesuai kemampuan Anda. Ingin dapat lokasi rumah yang tepat? Maka Anda bisa mulai datang ke pameran perumahan, mencari informasi via kawan, saudara, mungkin ada relasi yang butuh uang cepat dan menjual rumahnya dengan harga di bawah harga pasar. Maka Anda perlu menggali informasi dengan berbagai cara Siapa tahu Anda bisa memiliki rumah tanpa modal seperti yang para trainer ajarkan. Apapun kemungkinannya coba jajaki lalu pikirkan planningnya.
- Flexible. Pada saat ingin memutuskan membeli rumah idaman, jangan terpaku hanya dengan satu informasi dan langsung memutuskan, kecuali memang rumah di  lokasi sudah menjadi ketetapan hati Anda dan tidak masalah dengan budget. Juga Anda harus flexible dalam masalah pembiayaan jika ada hal hal yang membatasi namun Anda tetap harus mendapatkan target tersebut tahun ini, maka Anda harus flexible dengan cara mendapatkannya. Misalnya mengajukan pinjaman kantor atau pinjaman dari pihak lain untuk tambahan Dp, menerima tawaran KPR dari bank tertentu walaupun bunga lebih tinggi, tentu saja hal hal terkait uang harus lebih dahulu dihitung apakah secara financial Anda masih bisa menanganinya secara jangka panjang, agar tidak membuat hidup Anda berantakan. Atau pilihlah rumah lain yang lebih kecil dan lebih murah tapi tetap di area lokasi yang sama agar pembiayaan lebih ringan dan terjangkau. Hanya Anda yang tahu kemampuan financial Anda.
- analisa dan perbaiki. Dalam proses pencapaian tujuan resolusi tersebut yang membutuhkan proses dan waktu, mungkin saja terjadi distorsi, penyimpangan arah, perubahan trend, kondisi perubahan mendadak.. Misalnya dilokasi area rumah target ada pembukaan tol baru yang menyebabkan harga property disekitarnya jadi mahal,  maka Anda harus analisa dan perbaiki agar tujuan tetap tercapai. Jika cara memperbaikinya harus dengan pindah lokasi maka lakukan itu, karena Anda punya target tahun ini tetap harus punya rumah.

Diatas hanya contoh untuk resolusi memiliki rumah, barang riil yang menjadi target. Jika resolusinya lebih kepada mulai memiliki bisnis kecil sendiri maka detil langkah langkahnya tentu berbeda dan harus dirinci dari sudut pandang bisnis yang spesifik. 
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Saturday, January 7, 2012

SEBERAPA EFEKTIF SOCIAL MEDIA DALAM PEMASARAN UKM ?

Brochure yang merupakan marketing tools konvensional yang sering dipakai oleh usaha UKM baru untuk strategi shower marketing pada awal pembukaan usaha  di zaman sekarang ini mulai dipertanyakan efektifitasnya. Kalau brochure tsb tidak menampilkan anchor, apakah itu foto yang betul betul "menggoda" atau judul yang betul betul "menggugah", atau bonus berupa potongan kupon free, atau bisa ditukar dengan barang tertentu secara gratis, maka nasib selembar brochure bisa dipastikan hanya berumur 5 detik. Setelah diterima, dibaca 5 detik, lalu langsung masuk tong sampah. Spanduk, umbul umbul, sudah bayar pajak pula lalu waktu tayangnya cuma 1-2 minggu. Itupun kalau selamat tidak sampai dicopot atau diambil orang dalam 3 hari karena dipasang di tempat umum.. Mau pasang iklan TV ? Jangankan TV, iklan radio dan majalahpun masih dirasakan mahal untuk pelaku bisnis UKM.

Sebelum mulai dilakukan tahapan program marketing terapan untuk mencapai brand awareness dengan menggunakan basis event atau strategi terapan lain yang membutuhkan usaha lebih besar, bagi usaha kecil menengah yang terbatas budget pasti mencari kemungkinan lain untuk bisa melakukan panetrasi pasar dengan cara lebih murah tapi cukup efektif. Cara marketing sederhana yang tetap bisa menjangkau target pasar luas dan mudah dikerjakan juga murah. 

Manfaatkan Generasi On Line.
Saat ini, bahkan di kalangan mahasiswa, pedagang, hampir semua kalangan umum sudah menggunakan Blackberry atau smartphone lain. Khas orang Indonesia, sekedar mengejar standard lifestyle walaupun kadang belum terlalu perlu sesuai kebutuhan atau bisa dicicil yang penting punya. Tapi terlepas dari itu kepemilikan Balckberry ditangan banyak orang adalah menguntungkan bagi kita di pihak pengusaha. Itu seperti buku catalog usaha yang sudah langsung dipegang di tangan masing masing target market dan tinggal kita memasukan informasi yang menarik untuk dibaca oleh setiap pemilik Blackberry atau smartphone.. Saat ini adalah zaman Generasi On Line yang senang terkoneksi satu sama lain.    .  

Display produk dan suasana outlet Anda. 24 jam 7 hari seminggu.
Facebook atau biasa disingkat fb bisa menampilkan picture profile logo brand usaha Anda dan narasi yang berisi profile usaha ataupun promo promo yang ditawarkan di tempat usaha. Kalau usaha Anda adalah restorant misalnya picture profile bisa diganti ganti antara logo brand, foto menu menu yang diberi keterangan di kolom "what's on your mind....." . Yang terpenting adalah memboost jumlah friends fb Anda sampai sebanyak mungkin agar informasi fb usaha Anda bisa diterima banyak pengguna fb lain. Jika sebelumnya fb pribadi Anda sudah memiliki banyak friends dan Anda mempunyai usaha, maka Anda bisa tukar picture profile dan informasi yang Anda biasa tulis dengan info info usaha Anda.  Sepanjang usaha adalah misalnya bidang f&b yang menu menunya umum dan harganya cukup terjangkau, atau usaha semacamnya yang target pasarnya bisa umum dan semua segmen, maka profile friends tidak terlalu harus terlalu spesifik. Anda juga bisa meng-up load foto foto produk usaha Anda di photos, seperti foto menu dan foto suasana resto. Jangan lupa, foto foto yang bagus dan jelas bisa bercerita lebih banyak daripada kumpulan kata kata.. 

Di fb juga fanpage juga dimungkinkan komunikasi 2 arah antara pemilik akun fb dengan friends. Maka promo promo yang dilakukan oleh pemilik usaha bisa langsung dilihat responnya dengan komunikasi antar "wall", misalnya pertanyaan mengenai harga, lokasi tepatnya dimana, apakah menerima delivery order, dll. Penting bagi pemilik usaha untuk merespon komunikasi ini dengan jawaban yang sopan, materi yang menarik, jika perlu langsung tawarkan promo menarik khusus untuk penanya, yang terpenting dia mau datang dulu ke tempat usaha Anda.  

Edukasi target market Anda.
Tweeter. Fasilitas ini juga bisa memberi komunikasi 2 arah antara pemilik akun tweeter yang memiliki usaha dengan para followers. Hanya saja jumlah karakter yang bisa ditulis di info tweeter lebih sedikit. Jadi Anda harus pintar pintar mengefektifkan penggunaan kata kata yang singkat tapi tetap catchy. Foto juga bisa ditampilkan di tweeter hanya sifatnya satuan, bukan koleksi foto seperti di facebook. 

Tapi kita bisa Tweet kata kata yang merupakan "edukasi" produk yang spesifik di Tweeter dan orang masih membacanya karena kontennya singkat padat. Misalnya untuk resto bisa saja menulis singkat Tweet : "nasi goreng hangat dengan rempah gurih dan potongan sate ati dan acar juga telur mata sapi. Nikmaaat". Jika sering sering menginformasikan produk melalui tweet lama lama para followers akan akrab dengan produk produk usaha kita.

Pemilik akun tweeter biasanya lebih sering men-tweet informasi dibanding di facebook. Saat ini ada fasilitas koneksi antara tweeter dan fb sehingga jika Anda melakukan tweet maka info di fb Anda yang nge-link juga akan berganti.  

Bangun komunitas melalui fasilitas social media.
Blackberry Messenger atau Bbm. Menggunakan identitas PIN BB sebagai penanda antar Blackberry merupakan sarana komunikasi 2 arah yang sangat efektif. Karena Bbm ini merupakan fasilitas origin khas Blackberry, maka setiap info yang kita upload dan ditujukan kepada contact list tertentu akan langsung diterima just in time di blackberry contact list.. Ini akan sangat cocok untuk keperluan reservasi, atau handling komplain atau promo yang sifatnya personal seperti ucapan ulang tahun dan menikmati fasilitas disc promo ulang tahun bagi contact tertentu. 

Contact list juga bisa digabung dalam grup, misalnya kalau Anda ingin membuat komunitas fans usaha Anda. Dari sekian banyak contact list anda misalnya Anda mencoba membangun komunitas dengan menanyakan kepada contact list Anda siapa saja yang bersedia tergabung dalam grup silaturahim yang nantinya akan mendapat special benefit dari promo promo restorant Anda yang diblast khusus untuk member grup silaturahim ini. Cukup tunjukan blast promo via grup Bbm kepada receptionist outlet usaha, maka pemilik Blackberry bisa mendapat benefit sesuai prgram promo. Dengan Anda membentuk grup silaturahim ini maka Anda membentuk komunitas khusus usaha Anda yang bisa memberi manfaat bagi usaha Anda secara efektif. Tapi tentu saja sekaligus jika ada member grup yang sedang komplain mengenai usaha kita maka member lain akan ikut mengetahuinya. Secara preventive seharusnya justru ini membuat kita makin serius memperbaiki produk dan service dalam rangka menjaga agar komplain tidak akan sampai terjadi dan tersebar di grup..

Cross Info kontak social media usaha.
Dari tweeter jangan lupa sesekali info kontak No PIN BB dan nama Fb Anda. Juga kontak via email address untuk saran dan komplain. Sebaliknya di Bbm juga info alamat tweeter dan email address juga Fb.  Dengan demikian kemanapun social medianya akan bisa terhubung dengan produk usaha kita via dunia maya. Siapkan satu unit Blackberry khusus yang dibawa bawa terus kemana mana. Ingat namanya gadget handy berarti untuk dibawa bawa, bukan untuk ditaruh di laci dan baru dicek setiap sore. Karena sekali Anda menggunakan fasilitas social media, maka anda harus siap terkoneksi 24 jam 7 hari seminggu terutama sebagai kewajiban Anda merespon dengan segera setiap PING, tweet atau tanda bunyi lain dari gadget Anda.. 

Jika ada budget sedikit untuk membuat website dan alamat email corporate maka silakan diusahakan. Jangan lupa gunakan keywords yang unik agar website usaha Anda lebih sering diakses.

Demikian informasi penggunaan social media yang murah, umum tapi cukup efektif. Yang penting harus tepat penggunaan medianya dan jangan sampai mengganggu kenyamanan pengguna gadget.lain
SEMANGAT SUKSES (Mirza A. Muthi)

Saturday, December 10, 2011

MENTAL MEMULAI BISNIS KEMITRAAN

Seperti dijelaskan di artikel lalu bahwa adakalanya grup pemilik modal harus bersinergi dengan grup pemilik konsep dan memiliki experience dalam mengelola bisnis spesifik. Kedua grup ini bersinergi membentuk suatu badan usaha resmi dengan tugas tanggung jawab sesuai kapasitasnya. Ide konsep yang digagas oleh grup konseptor dan pengelola diwujudkan dalam suatu bentuk usaha dengan biaya investasi dari grup pemilik modal sehingga outputnya adalah bisnis yang prospek dan profitable. Bisa jadi grup pemilik modal ini adalah orang kaya yang dihibahkan dana kepada anaknya untuk berbisnis mandiri tapi ybs tidak berpengalaman membuat dan mengelola bisnis riil, karena itu investor jenis ini membutuhkan partner dari segi konseptor dan pengelolaan. Bisa jadi konseptor ini adalah karyawan skala senior manager yang sudah lama malang melintang di dunia riil bisnis jenis tertentu sehingga sudah kenyang dengan pengalaman jatuh bangun dunia bisnis dan ingin sekali pindah kuadran menjadi entepreneur tapi terkendala modal, karena itu ybs butuh mitra investor untuk mewujudkan mimpinya. Output dari kemitraan Ini yang dinamakan USAHA dari sisi entepreneurship.

Saya selalu jelaskan kepada para calon franchisee dan dalam seminar UKM mengenai mental entepreneur. Resiko gagal dan resiko berhasil dalam memulai bisnis adalah 50%: 50%. Jika tidak berani gagal silakan bisnis investasi emas atau deposito berjangka. Bahkan investasi ruko di kawasan mall atau komplek bisnis saja masih ada kemungkinan rugi. Apalagi jika ini bisnis konsep baru  yang belum ada modelnya di real business., maka resiko kegagalan cukup besar.Keberanian investor menanamkan modalnya sangat tergantung dari keyakinan akan konsep yang dipresentasikan oleh konseptor dan pengelola bahwa bisnis ini akan berhasil.

Jika diambil kemungkinannya ada 2. Gagal dan uang investasi hilang, atau berhasil dan akhirnya menjadi pemilik bisnis baru yang fenomenal dan dicari cari oleh investor lain dan pangsa pasar sehingga menjadi sangat menguntungkan.
Sebaliknya jika tidak diambil kemungkinannya hanya satu, uang aman tapi tinggal menyesal jika suatu hari menemukan bahwa konsep yang sama telah diambil investor lain dan mereka meraih sukses besar di bisnis baru, padahal opportunity itu sempat lewat di depan matanya waktu ditawarkan sebagai investor.

Tapi banyak hal hal mendasar yang membuat para pelaku usaha yakin dan optimis bahwa suatu konsep usaha baru yang akan dibangun bersama nantinya akan sukses bahkan menjadi fenomena, yaitu:
1.      demand bisnis ini di kalangan target pasar indonesia, khususnya keluarga sangat besar.

2.      arah bisnis jenis ini nyata nyata sedang trend di segmen pasar yang luas atau spesifik tapi menguntungkan untuk            jangka panjang.

3.     dilihat dari segala aspek, model bisnis ini mencakup banyak value positif yang bisa didapat oleh pelanggan dari               satu jenis usaha ini, misalnya di satu jenis bisnis ada termasuk unsur hiburan, edukasi,wadah interaktif sosial, juga           lifestyle.

4.      pengelola usaha sudah cukup berpengalaman di industri sejenis dan proven track record.

5.      jika menggunakan icon, maka icon ini apakah dari kalangan artis atau tokoh lain  juga sangat eksis di bidangnya              dan awarenessnya masih kuat di kalangan pasar yang relevan.

6.      kita bisa melakukan survey ke kalangan terbatas mengenai rasa ketertarikan mereka akan konsep bisnis kita. Jika terbukti secara konsep, walaupun belum jadi prototype outletnya, tapi sudah mampu memberikan daya tarik berbagai pihak berkepentingan karena valuenya jelas maka ini memperkuat keyakinan sukses.

Hal hal diatas yang dimaksud sebagai perencanaan yang mengurangi resiko gagal, walaupun kita dari pihak konseptor dan pengelola tidak bisa menggaransi konsep ini wajib berhasil dan anti rugi. Tidak ada bisnis di dunia ini yang anti rugi.

Dalam kemitraan, jangan sampai ada pandangan bahwa pengelola dan konseptor bisnis ada di posisi yang lemah dibanding share holder. Saya berharap para share holder terutama yg note bene masih muda harus paham bahwa inilah rules yg berlaku di bisnis. Selalu ada skenario "the worst" atau "more than expected". Tidak ada kewajiban dari pengelola untuk memberikan goodwill kepada share holder.dalam bentuk garansi.

Jika ingin strict dengan rules bisnis, untuk seorang konseptor memikirkan konsep yang innovatif saja sebetulnya sudah memiliki nilai rupiah. Konsep ini bisa dijual putus tanpa harus diimplementasi dan tidak ada garansi. Jika konsep ini bisa disinergikan dengan modal dan disadari niat sama sama mengusahakan sebaik mungkin agar bisnis terjadi maka disanalah akan terjadi "sinergi sehati". . Tidak ada pertanyaan bagaimana goodwill pengelola jika ini gagal, apakah pengelola akan buyback saham yang sudah disetor? atau sebaliknya bagaimana goodwill yang akan diberikan shareholder kepada pengelola jika hasil yang didapat melebihi diatas target?

Inti dari kemitraan adalah kita sadar masing masing pihak memiliki kelebihan sekaligus kekurangan maka sebaiknya semua pihak  bisa menerima dan tidak menyalahkan selama sama sama diketahui semua upaya sudah diusahakan sesuai kontrak dan semaksimal mungkin. Jika kita punya perencanaan bisnis, penguasaan konsep, kemampuan implementasi, skill dan pengalaman spesifik sekaligus dukungan dana yang kuat maka kita tidak perlu sinergi dengan pihak lain.

Jika semua niat dijalankan dengan motivasi sama sama ingin maju dan sukses berhasil maka pasti masa depan kesuksesan usaha bersama ini akan lebih ringan diraih. 
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )


Saturday, November 19, 2011

GAJI VS PRESTASI

Beberapa email dari perusahaan yang bertanya seperti ayam vs telur yang mana duluan sekitar gaji vs prestasi bagi karyawan mereka.. Apa perusahaan harus memberi gaji yang cukup dulu kepada karyawannya, baru bisa meminta "balasan" prestasi yang tinggi dari karyawan tsb, atau menunggu sampai karyawan tsb bisa menunjukan prestasi bagus dulu baru memberikan gaji yang lebih baik lagi dari yang sekarang. Tapi justru jika perusahaan memberi gaji dan fasilitas lebih besar kepada seseorang, seringkali hal itu menimbulkan kecemburuan dan suasana kerja jadi tidak harmonis.

Saya akan coba memberi pandangan dari sudut pandangan karyawan ataupun sudut pandang pemilik perusahaan. Kebetulan saya pernah pada posisi keduanya.
    
Sebagai perusahaan maka membutuhkan karyawan yang mampu memberikan kontibusi nyata bagi bisnis perusahaan. Pertama, sama ratakan saja standard gaji karyawan posisi selevel. Perusahaan bisa saja memiliki banyak puluhan karyawan, tapi mungkin hanya ada 2-3 orang yang betul betul memberikan "energi positif" kepada kemajuan perusahaan. Untuk itu perusahaan harus jeli dan responsif terhadap setiap potensi individual yang dimiliki karyawan.

Dalam posisi/ jabatan yang sama, tetap samakan gaji agar tidak memberi kecemburuan diantara karyawan. Tapi analisa setiap personelnya dan direfer kepada pencapaian prestasi kerja, maka mereka yang memberi lebih besar harus difeedback lebih baik dari karyawan selevel yang kurang produktif. Feedback yang adil adalah berdasarkan komisi pencapaian prestasi, makin berprestasi maka komisi yang diterima karyawan produktif tersebut harus lebih besar. Jika perusahaan menggaji sama, tapi memberi komisi berdasarkan prestasi kerja, maka tidak ada yang bisa komplain dengan kebijakan itu karena memang parameter pencapaiannya jelas dan terukur.. 
Untuk lebih memberi penghargaan kepada seseorang karyawan yang betul betul produktif, memiliki bakat leadership, memahami seluk beluk bisnis secara spesifik, dan requirement lainnya, maka naikan jabatan/posisi karyawan tersebut di level lebih tinggi dari kawan kawannya. Dengan posisi di level yang lebih tinggi, maka tentu saja menaikan standard gaji bulanan dan fasilitas serta benefit lainnya adalah wajar. Itu juga memicu semangat karyawan lain agar bisa berprestasi seperti karyawan teladan yang naik jabatan tersebut. Memberi pesan jelas kepada karyawan bahwa perusahaan memberi kesempatan berkembang dan menawarkan jenjang karir kepada mereka yang dapat menunjukan kontribusi pasti kepada perusahaan. Untuk para karyawan yang masih memiliki potensi tapi belum bisa diangkat ke jenjang posisi lebih tinggi, perkaya mereka dengan training training mengenai motivasi , character building dan skill enrichment. Mereka yang selalu berusaha memperbaiki kinerjanya biasanya sangat antusias jika diberi akses kepada pendidikan pengembangan potensi diri. Mereka dipersiapkan perusahaan untuk menjadi the next leader.
Intinya seringkali perusahaan hanya berpikir bahwa untuk mengapresiasi karyawan adalah dengan uang, gaji atau komisi. Padahal pendidikan seperti training, kesempatan belajar dalam periode tertentu, promosi jabatan, pemberian gelar achivement, dll bisa menunjukan secara jelas jika karyawan tersebut dihargai dan perusahaan memperhatikan hal itu. 

Bagi perusahaan yang ingin mengambil karyawan baru yang sudah berpengalaman dan track record prestasi di perusahaan terdahulu terbukti, maka sosialisasikan dahulu kepada karyawan lama di perusahaan. Sampaikan bahwa perusahaan bermaksud untuk mencapai titik prestasi tertentu dalam bisnis dan membutuhkan calon karyawan baru ini di posisi dan tugas tugas yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Jelaskan pencapaian pencapaian yang telah dicapai dan dijadikan perusahaan sebagai pertimbangan merekrutnya untuk bergabung di perusahaan. Minta karyawan perusahaan saat ini untuk memberi support dan bisa menerima dengan baik. Jika kehadiran karyawan baru disosialisasikan kebutuhan dan prestasi yang dicapainya, jikapun perusahaan memberi fasilitas lebih dibanding karyawan yang sudah ada, posisi lebih penting dan strategis, dan memberi persepsi pasti gajinya lebih tinggi, tapi pasti itu akan bisa diterima karyawan lama. Apalagi jika dalam pelaksanaannya karyawan baru tersebut betul betul bisa membuktikan kualitas dirinya sesuai dengan yang disampaikan manajemen. Prestasi dan Gaji tentunya harus relevan dan adil. Yang terpenting bagi manajemen perusahaan adalah mengelola manajemen informasinya dan sosialisasinya di perusahaan, agar hal terkait kecemburuan, ketidak adilan dan kewibawaan manajemen perusahaan tidak menimbulkan efek kontra produktif bagi perusahaan. Antara gaji dan prestasi tidak akan jadi masalah bagi kecemburuan yang berpotensi merusak suasana kondusif dan harmonis di perusahaan.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Friday, November 11, 2011

ETIKA DALAM BERBISNIS

Berbisnis seperti  juga kegiatan ekonomi lain tentu punya etika. Banyak jalan menuju mendapatkan uang dan keuntungan sebagai tujuan akhir dari berbisnis, tapi bagaimana cara proses menjalani bisnis ini hendaknya selalu dalam koridor etika.  Misalnya Nabi Muhammad SAW mengharamkan pedagang untuk mengurangi ukuran atau mencurangi alat timbang. Berbisnis pada intinya melibatkan diri kita, perusahaan kita pada kebutuhan atau kepentingan orang lain. Selalu ada jual dan beli , jasa dan gaji, waktu kerja dan istirahat, reward dan punishment, service dan komplain dalam bisnis, maka jika ada pihak yang curang,  pasti ada pihak yang dirugikan.
Hal hal dasar dalam etika bisnis misalnya

-     Pekerjakan karyawan sesuai waktu kerjanya, jika ada kelebihan waktu pada hari atau jam kerja hendaknya dikompensasi sebagai lembur  Tapi usahakan kerja efektif. Ingat hidup karyawan bukan melulu hanya seputar perusahaan, mereka juga punya keluarga anak istri yang juga punya hak atas waktu karyawan Anda.

-       Adil bukan berarti sama. Gajilah karyawan sesuai kompetensinya, tidak bisa menyama ratakan upah karyawan pada komponen take home payment, Jika komponen gaji ini sudah jadi ketentuan perusahaan untuk disamakan pada setiap orang, maka siasati dengan penambahan benefit pada komponen yang bersifat pencapaian prestasi agar karyawan yang berprestasi dapat lebih baik daripada karyawan yang biasa saja.

-    Jangan gunakan brand, merk , logo milik orang lain yang sudah lebih dahulu terkenal karena untuk mempercepat datangnya pembeli produk kita sehingga cepat memberi keuntungan. Ini terkait HAKI dan ada pasal hukumnya jika dilanggar

-     Bayarlah supplier tepat waktu, agar pasokan bahan baku dari supplier tidak tertahan. Jangan beranggapan bahwa supplier yang butuh kita dan bukan perusahaan yang butuh supplier. Kenyataannya kehilangan kepercayaan dari supplier loyal yang baik dan kooperatif akan menghabiskan banyak energy kita untuk mencari supplier lain yang cocok dan itu jelas mengganggu operasional perusahaan.

-       Bayarlah cicilan hutang usaha secara tertib. Apalagi jika kita berhutang kepada saudara atau kawan baik, kita cenderung menahan pembayaran selama mungkin atau kalau bisa malah dilupakan saja selama keluarga pemberi hutang tidak menagih. Ingat mental seperti ini bisa mempengaruhi mental kegigihan dan keseriusan usaha Anda. Karena Anda merasa hutang ini tidak harus dikembalikan maka Anda melakukan usaha tidak secara sungguh sungguh karena tidak ada dampak susahnya kalau usaha Anda gagal dan bangkrut.

-      Jika bermitra maka Anda harus professional. Jangan membuat laporan palsu walaupun mitra Anda tidak secara langsung melaksanakan usaha dan tidak bisa memantau harian operasional bisnis bersama.

-      Jangan curangi pelanggan. Jika kita sudah nyatakan biaya service free diluar spare parts dan hardware maka komitmen pada hal tersebut. Jangan mengganti spare part yang tidak rusak, atau bahkan menukar spare part yang masih bagus dengan spare part lain yang lebih jelek kondisinya tanpa sepengatahuan pemilik barang

-       Biasakan mendapatkan project dengan cara bersaing professional, bukan karena menyuap. Karena jika praktik sogok dan suap membudaya, maka setiap project menjadi “proyek cari uang” buat pengambil keputusan pelaksanaan proyek sehingga  keputusan pelaksanaan project dan time schedule pelaksanaan proyek tidak dibuat berdasarkan pertimbangan kebutuhan atau analisa teknis, tapi lebih kepada “kapan kira kira saya sedang butuh uang besar”. Juga beresiko besar jika pelaksana yang ditunjuk hanya pintar suap sogok tapi tidak kompeten dalam skill kerjanya.

Demikian sedikit gambaran mengenai Etika Berbisnis dalam contoh aplikasinya. Intinya berbisnis adalah kewajiban dan cara untuk kita mencari uang, tapi kita juga dibatasi dengan etika etika yang membatasi hak kita dengan hak orang lain. Setiap orang juga punya hak dan overlapping hak hak ini menjadikan kita pebisnis yang punya hati dan beretika agar kita tidak jadi merugikan atau sampai mengambil hak orang lain.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)