Senin, 31 Juli 2017

PENJUAL SUKSES



Menjual bukan hanya sekedar barang ditukar dengan uang. Itu hanya sekedar pindahnya barang dari penjual dan pindahnya uang dari pembeli. Tapi yang penting adalah menghayati proses sampai terjadinya jual beli tsb, bagaimana cerita awalnya dan cerita akhirnya bahkan cerita sesudah proses jual beli tsb. Itu yang membuat jual beli dan Anda sebagai penjual jadi bernilai. Karena niscaya apa yang Anda jual juga ada orang lain yang jual. Juga niscaya setiap pembeli bisa saja membeli dari penjual lain selain dari Anda.

Tapi yang tidak bisa dibeli dari penjual lain adalah Anda menjual dengan hati, menghargai uang pembeli dan Anda juga menghargai niat baik pembeli yang memilih membeli dari Anda dan Anda memberi kesan yang baik buat pembeli. Itu yang priceless. Anda menjual sentuhan kepedulian, memperhatikan kebutuhan pembeli, memberi rasa aman setelah membeli dan menjaga hubungan dengan baik. Kadang harga proses ini jauh lebih bernilai bagi pelanggan dibanding harga uang barang dagangannya itu sendiri. Harga mahal namun dijual dengan hari mka bisa terasa murah dan pantas bagi pembeli. Maka itu pembeli loyal kepada Anda dan pada akhirnya tidak terlalu berhitung harga jika membeli dari Anda.

Inti utamanya adalah komunikasi. Bagaimana cara Anda sebagai penjual pertama membawa rasa aman bagi calon pembeli, bahwa Anda tidak membohongi calon pembeli dengan kualitas produk/ jasa Anda. Jika mungkin tanyakanlah nama calon pembeli Anda. Semua lebih senang jika disebut namanya. Lalu Anda bisa menjelaskan manfaat, kelebihan dan kekurangan produk tanpa harus mengurangi minat calon pembeli. Lalu Anda bisa meyakinkan calon pembeli untuk membeli barang Anda karena Anda juga menjelaskan jika setelah membeli lalu ada keluhan maka bisa menghubungi Anda lagi. Jadi pembeli merasa aman. Jangan lupa mengucapkan terimakasih karena sudah membeli produk atau menggunakan jasa Anda. Tunjukan sikap melayani yng tulus, kemas produk belanja pembeli Anda dengan baik dan rapih, jika perlu tambahan komplimen yang wajar. Setelah penjelasan produk lalu bisa saja Anda memuji anaknya yang cantik, atau hal hal lainnya yang mungkin dipuji, karena orang senang dipuji. Tidak ada salahnya menjadi akrab dengan pelanggan, tapi ingat jangan berniat memuji tapi malah salah ditafsirkan sebagai pelecehan oleh pelanggan. Maka milikilah batasan dalam pelayanan dan bijaksanalah. Lalu jangan lupa mintakan nomor kontaknya agar Anda bisa menghubungi pelanggan Anda di lain waktu. Hubungilah pelanggan untuk sekedar menyapa kabar atau mengucapkan selamat ulang tahun misalnya, agar tidak dianggap Anda hanya butuh uang pelanggan. Dengan demikian Anda sudah mengambil hati pelanggan tsb untuk menjalin hubungan jangka panjang.

Jadi jual beli bukan berarti hanya terjadi sedetik sampai 5 detik proses transaksi terjadi, tapi keseluruhan waktu Anda sebelum dan sesudah juga terlibat. Anda memberi "hati" pada barang produk jualan Anda. Meniupkan "nyawa" pada jasa Anda. Sehingga pembeli merasa tidak salah membeli. Pada akhirnya bukan barang atau jasanya yang diingat pelanggan, tapi adalah Anda yang jadi barang dagangan. Pelanggan akan ingat Anda. Kemanapun Anda pergi dan berdagang, mereka akan setia pindah mengikuti arah dimana Anda berbisnis. Tidak berpaling. Sebab barang atau jasa dimanapun sama, tapi hati yang Anda berikan terasa lebih berbeda dan lebih bernilai dibanding penjual lain. Pelanggan merasa lebih dimanusiakan, lebih diperhatikan, lebih diakrabi, lebih dipedulikan atau apapun sebutannya. Anda penjual yang sukses.

Pada saat pelanggan sudah kena hatinya dan yang dia ingat dalam 2-3 detik pertama saat melihat barang/jasa yang biasa Anda jual adalah nama dan sosok Anda. Maka dia tidak akan pernah berpaling lagi dari Anda sebagai penjual favorit dan idaman. Saat itulah Anda menanamkan brand diri yang kuat. Selamat menjadi penjual sukses. Ingat, semua produk juga sama saja. Banyak juga pasti tempat atau toko yang menjual produk/ jasa Anda. Jadi yang harus Anda jual sebetulnya adalah Anda sendiri. Anda dengan seluruh hati dan sikap Anda kepada pembeli dan pelanggan. Tapi karakter dan kehangatan yang Anda beri kepada pelanggan, tidak semua tempat atau toko bisa menyediakan. Itulah hal beda yang berharga yang dinilai oleh pelanggan Anda sehingga mereka loyal kepada Anda walaupun di toko lain ada produk yang sama. Latihlah wawasan produk, perhatian, attitude dan komunikasi Anda kepada pembeli. Jadikan karakter penjual sukses. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Kamis, 06 Juli 2017

Karakter Yg Baik Agar Banyak Kawan



Setelah Idul Fitri ini biasanya akan banyak kegiatan halal bihalal yang intinya berkumpul lagi bersama sama untuk menjalin silaturahim yang baik dan tetap bisa saling manjaga komunikasi. Berkumpul gembira dalam suasana dan momen yang baik. Sebenarnya silaturahim adalah dalam rangka tetap menjaga hubungan dengan orang lain. Lalu apakah semua orang yang hadir dalam halal bihalal tsb betul betul memiliki "jumlah kawan" yang sama? Bagaimana persepsi, opini, respond orang terhadap Anda, maka dari sanalah Anda punya kawan yang betul betul menganggap Anda sebagai kawan atau sekedar tegur sapa basa basi saja. Semakin buruk sikap Anda dalam pergaulan dan banyak orang tahu reputasi jelek Anda, maka makin sedikit peluang Anda punya banyak kawan. Tapi semakin Anda dikenal bisa dipercaya, menyenangkan, selalu membangun suasana positif kondusif antar kawan, maka akan makin banyak "kawan sejati" Anda. Anda bisa saja mengawali dengan punya banyak kawan diawal, tapi seiring perjalanan waktu tidak akan banyak diantaranya yang bertahan sampai lama, bahkan menjadi sahabat. Karena memang berbeda visi misi, tidak ada kesamaan tujuan, karakter yang terlalu jauh bertolak belakang, tapi hal itu tetap bisa menjadikan kita "kawan" pada saat jumpa halal bihalal.

Tapi yang berbahaya jika satu persatu kawan mulai meninggalkan Anda karena Anda orang yang "pantas untuk ditinggalkan", karena kelakuan, karakter dan sikap negatif Anda. Anda tidak pintar berempati dengan kawan, tidak menjaga perasaan orang, Berbicara seenak hati tanpa peduli, hanya memanfaatkan kawan saja, berhutang tidak ada niat mengembalikan. Kadang bercanda kelewatan konyol, memaksakan pendapat pribadi. Teman tidak nyaman bergaul dengan Anda. Bahkan "reputasi jelek" Anda sudah tersebar luas. Anda berpotensi merugikan atau menyakiti hati kawan. Mudah saja berita apapun tentang seseorang tersebar cepat dan luas di jaman sosmed dan jaringan dunia maya saat ini. Padahal rejeki bukan semata uang. Kawan akan lebih mudah mendatangkan rejeki dibanding Anda harus mencari sendiri rejeki dalam bentuk uang. Jaringan sangat penting bagi pengembangan kesuksesan Anda secara lebih cepat dan lebih besar. Sekarang bukan lagi jaman kemandirian, apa apa kerjakan sendiri. Tapi sekarang jamannya kebersamaan, kemitraan, untuk itulah orang perlu mengenal Anda senagai sosok pribadi yang baik, kondusif, positif dan bisa saling menghargai.

Tapi karena karakter Anda negatif, respond orang banyak terhadap Anda membuat teman menjauh dari Anda, rejeki tidak dekat lagi pada Anda. Jadi jika Anda ingin rejeki yang mudah, lancar, banyak dan datang dari mana saja, perbaiki karakter Anda, perbaiki opini orang terhadap Anda.
Sehingga kalaupun memang jarang bertemu kawan, itu semata karena kesibukan semata saja. Tapi bukan karena menghindar dari Anda. Reputasi Anda tetap baik. Tapi kapanpun sewaktu waktu Anda butuhkan kawan untuk daya ungkit Anda, maka kawan akan siap mendukung Anda. Karena Anda kawan yang baik.

Kenyataannya, semakin sedikit orang mau berkawan dengan Anda, akan semakin susah Anda mengusahakan rejeki. Nyatanya kawan adalah salah satu pintu rejeki, jagalah silaturahim pertemanan dalam suasana yang baik, bangunlah reputasi diri yang baik, maka dimana mana ada kawan yang siap ada untuk Anda.


SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)