Selasa, 01 Mei 2018

Pentingnya Attitude di Bisnis OnLine



Banyak pengusaha muda, mungkin mulai sejak masih kuliah dan cukup berhasil. Dibanding kawan seumurannya, dia tergolong sukses dan berhasil. Di zaman internet ini, banyak kemudahan usaha bisa didapatkan daripada berusaha sebelum era internet. Terutama di bidang pemasaran jadi jauh lebih mudah, efesien dan efektif. Makin banyak orang orang di usia sangat muda sudah mulai berbisnis dari menjual produknya atau bahkan membantu menjualkan produk atau jasa orang lain. Berhasil di usia sangat muda seperti 2 mata uang yang bisa dominan terlihat hanya 1 sisi saat sisi mata uang mana yang diatas. Harusnya dilihat dari sisi manapun, harus kebaikan dan nilai potensi Anda yang terlihat.

Seperti kita tahu, usia matang bisa jadi menumbuhkan kedewasaan dan kearifan. Kaya akan asam garam jatuh bangun usaha riil  dan pengalaman hidup yang disikapi dengan positif dan prasangka baik terhadap nasib, bisa membuat sikap seseorang atau pengusaha  lebih bijaksana dan lebih rendah hati. Walaupun tidak pada semua orang,  kebijaksanaan mengikuti banyaknya usia. 

Berhasil di usia muda sangatlah bagus. Jika sukses bisa dimulai dari usia dini, maka buat apa harus menunggu sampai tua baru memulai bisnis. Tapi kesuksesan di usia dini juga bisa membawa sifat sombong dan takabur bagi pebisnis muda tsb. Apalagi diantara kawan usia sebayanya mungkin tidak banyak yang bisa sesukses dia. Seringkali akhirnya berpikir " saya sangat hebat ", " tidak banyak anak muda bisa seperti saya ", dll. Keluarga membanggakannya, teman teman menyebutnya dia boss. Maka dia memiliki ego ke"aku"an yang sangat tinggi, jadi cepat kehilangan rasa respect terhadap orang lain yang tidak sejalan dengan dia, merasa sudah lebih pintar. Parahnya bahkan sombong  terhadap kliennya sendiri, yang mendatangkan omzet buat dia. 

Sekarang ini di jaman bisnis online, dimana semua orang, semua bisnis, semua penjual dan pembeli bisa saling terkoneksi dan berkomunikasi bisnis. Kita tidak usah saling bertemu secara fisik untuk bisa berbisnis. Dengan tidak bertemu langsung, maka bisa saja penjual on line tidak  melihat langsung siapa kliennya, apakah usianya sudah jauh lebih tua dari dirinya, apakah kliennya mungkin saja punya prospek masa depan yang sangat baik jika bisa berbisnis jangka panjang. Yang difokuskan adalah bagaimana " rasa dan mood " dia pada saat berkomunikasi via Chat WA atau email dengan klien. Mungkin ada bahasa atau gaya bicara tulisan dari klien yang tidak pas dengan ego pebisnis muda sehingga dianggap kliennya ini tidak menghormatinya seperti kawan kawan sebayanya menyanjung nyanjungnya. Komplain sedikit atau koreksi sedikit dari komunikasi tulisan dari klien, sudah langsung dianggap menyerang dan jadi baper. Padahal di Indonesia ini banyak suku bangsa yang memang gaya komunikasinya blak blakan, spontan, tapi sebenarnya hatinya baik dan sama sekali tidak ada maksud untuk mengkonfrontasi lawan bicaranya. Apalagi jelas jelas kebanyakan hukum alam untuk bisnis seperti "pembeli adalah raja" masih berlaku. Maka pembeli merasa punya hak untuk berkomunikasi dengan kelas diatas penjual. Tapi seringkali kenyataannya pada pebisnis muda di bisnis internet ini jauh beda dari hukum alam bisnis konvensional. 

Misal untuk memanggil kliennya dengan menulis "bapak atau ibu" pun di chat atau di email seperti berat sekali, seakan kata panggilan tsb akan merendahkan posisinya di depan kliennya. Padahal kliennya tsb usianya jauh lebih tua dan mungkin jauh lebih berpengalaman di bisnis.  Itulah kelemahan pelayanan konsumen via online, kita tidak bisa mempertimbangkan klien berdasarkan penilaian penglihatan, karena fisik klien tidak hadir jelas di depan kita. Sedangkan di Indonesia, masalah tata krama kesopanan masih menjadi bagian dari attitude. Yang muda lebih menghormati yang lebih tua. Terlebih yang lebih muda dari pihak penjual jasa atau produk yang memang menawarkan bisnis. Dan disamping hasil pekerjaan atau jasa yang memang bagus, masalah "like and dislike" masalah attitude masih jadi pertimbangan utama. 

Bisa saja klien menilai memang pekerjaannya bagus, tapi pemilik usahanya PT. X yang beralamat di Y, orangnya sangat angkuh dan tidak sopan. Informasi ini cepat menyebar kemana mana via dunia maya. Akhirnya rejeki tidak akan panjang dan berhenti di umur bisnis yang tidak lama. Jadi apa untungnya Anda jadi pengusaha muda yang tidak rendah hati pada saat komunikasi dengan klien dan menjunjung etika kesopanan, menghormati dan lebih melihat prospek masa depan bisnis dibanding ego. 

Etika dan attitude Anda akan dinilai dari bagaimana cara Anda berkomunikasi dan di komunikasi via chat WA atau email adalah bagaimana respond Anda kalimat per kalimat pada komunikasi tulisan. Jika Anda sebagai pebisnis muda bisa menampilkan "wajah" sebagai pebisnis yang ramah, terbuka tehadap pertanyaan, masukan bahkan kritik. Respondnya sopan tapi juga cerdas dan sangat paham seluk beluk detil bisnis yang Anda tawarkan, dan harus dipastikan dengan produk atau layanan jasa Anda yang memang berstandard kualitas baik dan memuaskan klien, pasti pintu peluang terbuka lebar buat Anda. Keleluasaan bisnis via dunia maya bukan jadi ancaman bagi Anda, bahkan jadi gerbang lebar bagi Anda untuk bertemu dengan lebih banyak lagi klien klien baru. Maka biarpun klien tidak mengenal wajah Anda, bahkan mungkin klien tidak pernah bertemu langsung dengan Anda, bahkan untuk berkomunikasi lisan via telpon saja tidak pernah, karena selama ini komunikasi hanya melulu via Chat WA dan email, tapi Anda tetap bisa menjaga kelangsungan bisnis Anda dengan setiap klien karena Anda menghargai mereka, dan mereka juga menghargai Anda. Bahkan klien yang puasa secara lahir bathin, produknya puas dan juga punya penghargaan secara karakter personal Anda, maka tidak segan bagi klien mereferensikan pebisnis muda ke jaringannya yang lebih luas.  Komunikasi bisnis via tulisan dilakukan dengan Anda terasa  nyaman bagi kedua belah pihak. Bahkan makin salute dan kagum karena klien tahu Anda pebisnis sukses di usia muda belia. Siapa tahu dia jodoh Anda di bisnis untuk jadi mitra investor sehingga bisnis Anda bisa lebih cepat melesat lagi dan panjang umur.


SEMANGAT SUKSES

(Mirza A.Muthi)