Sabtu, 06 Desember 2014

MENGGAPAI ISTANA BINTANG

Kalimat pada judul artikel adalah judul single terbaru Setia Band dari vokalis Charly Van Houten, memiliki arti dan makna yang sangat dalam dan relevan pada menjelang awal tahun yang baru ini. 1 bulan lagi kita masuki Januari tahun 2015. Di tahun baru nanti, pasti kita punya harapan semuanya akan jauh lebih baik dari tahun lalu. "Bintang" pasti kita tahu ada di tempat tertinggi di langit, bahkan mataharipun sebetulnya adalah bintang. Sinarnya yang terang sering dipersepsikan sebagai sesuatu daya tarik yang menarik perhatian mata dan langsung menjadi fokus pada saat kitamemandang ke arah langit lepas ditengah kegelapan malam.

Sering orang memandang langit berbintang memposisikan dirinya dalam kondisi lebih baik saat sudah berposisi setinggi bintang. Bahkan segala hal yang tinggi terhormat selalu disebut dengan istilah "bintang"; bintang kelas, jendral bintang, hotel bintang, rating bintang, dll. Intinya bintang diidentifikasikan sebagai pencapaian yang terbaik, harapan dan tujuan tertinggi, cita cita setiap orang. Apalagi kata Bintang disandingkan dengan "Istana"; yang kita persepsikan sebagai bangunan khusus yang megah, hanya bisa dimiliki pada saat pencapaian sudah mencapai level bintang, puncak dari kenyamanan dan kemewahan sebuah bangunan yang bisa disebut sebagai istana.

Maka "Menggapai Istana Bintang" adalah puncak pencapai yang mungkin bisa didapatkan oleh seseorang. Pada saat sudah memiliki Istana, maka disanalah kita akan istirahat dengan nyaman dan tenang, menikmati pencapaian kita. Pencapaian disini bukan semata duniawi, fisik benda harta atau hal hal hedonis lainnya. Charly Van Houten dalam lagunya tersebut menceritakan keinginan sederhana seorang anak kecil penjual cilok dimana dia harus mengorbankan waktu bermain dan masa sekolahnya yang umum bagi anak anak seusianya untuk membiayai kehidupan ibu dan adiknya.

Bagi dia, bisa bermain dan bersekolah saja untuk sekedar makan 3x sehari sudah merupakan kemewahan hidup setara bintang, tidak muluk muluk. Maka sebetulnya banyak dari Anda yang bisa membantu anak anak seperti ini untuk mencapai bintangnya. Keinginan sederhana dari anak kecil yang terpuruk karena kondisi dan situasi yang dia sendiri tidak bisa memilih. Mengamatinya harusnya bisa menimbulkan rasa syukur yang teramat sangat bagi kita yang masih diberikan kelebihan rejeki, lahir dari keluarga yang lebih baik dan tentu apalagi yang berkelimpahan. Tapi sayang kita sering lupa bersyukur dan lebih sering mengeluh atas apa yang kita terima dan dapatkan selama ini. 

Maka sebetulnya setiap manusia sudah melakukan pencapaian. Memang pencapaian tidak bisa langsung ke level bintang, tapi selama pencapaian sedang menuju arah bintang, maka syukurilah tahapan pencapaian Anda.Bersyukur akan menyebabkan kita menghargai diri sendiri,menghindari diri dari kebiasaan mengeluh. Tidak ada jalan menuju bintang yang mudah dan ideal seperti maunya kita.Pastilah banyak cobaan dan tantangan dalam perjuangannya. Kita dihadapkan pada situasi hanya mengeluh atau maju menghadapi tantangan. Bahkan cobaan dalam tahap yang lebih ekstrim mungkin penderitaan fisik, caci maki dan hinaan dari pihak lain.

Jika Anda memutuskan menyerah dan mengeluh, maka disitulah Anda akan berhenti bertumbuh. Jika Anda bisa menghargai diri sendiri dengan mengambil tantangan dan terus maju, maka Anda calon pemenang bintang. Siapa lagi yang bisa menghargai diri sendiri jika tidak dimulai dari diri sendiri. Dengan bersyukur kita menikmati tahapan tahapan pencapaian kita dalam usaha menggapai istana bintang dengan iklas, dengan sabar dan dengan empati dengan sekeliling kita yang juga sedang sama sama membutuhkannya bahkan lebih rendah dari posisi Anda saat ini. Sangat penting Anda pahami, bahwa dengan membantu orang lain untuk naik lebih tinggi, maka Allah SWT pasti akan membantu usaha Anda untuk bisa lebih cepat lagi naik lebih tinggi dari posisi Anda saat ini.

Menggapai Istana Bintang bukan hanya sekedar jargon atau kalimat indah, tapi mengandung sarat makna dan mengajak kita semua pada pencapaian maksimal kita. Siapapun kita dan sedang dalam posisi dimanapun level kita. Pasti ada harapan yang lebih baik yang akan kita tuju dan kita sebut sebagai posisi bintang. Baik itu pencapaian duniawi ataupun pencapaian kedamaian hati. Setiap orang memiliki Istana Bintang-nya sendiri, maka berjalanlah atau bahkan berlarilah menuju dan gapai Istana Bintang Anda tahun 2015 ini.
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)