Sabtu, 01 Oktober 2016

SAHABAT SEJATI

Persahabatan itu adalah juga rejeki dari Allah SWT, bukan hanya uang. Justru sahabat yang baik dan positif lebih berharga daripada sekedar uang atau harta. Sahabat yang bukan hanya mengajak pada kesenanganduniawi semata, tapi justru mengajak untuk menanam kebaikan, menjauhi masalah dan mudharat. Masalah yang disebabkan oleh diri sendiri atau masalah yang mungkin akan terjadi karena pengaruh lingkungan. Mengingatkan agar tidak salah jalan.

Bahkan mungkin saja sahabat bisa memarahi jika kita terlalu susah dinasihati oleh orang tua, keluarga atau orang lain. Sahabat bisa lebih didengar nasihatnya. Tidak mudah mencari sahabat sejati. Dari sekian banyak teman keseharian yang kita miliki mungkin akhirnya hanya 1-2 orang yang pantas jadi sahabat. Jika kamu merasakan ketulusan dan kebaikan dari seorang kawan, apalagi saat kamu sedang dalam masa.

susah, jangan abaikan. Itu tanda sahabat datang. Kadang disaat kita terpuruk, seorang kawan bisa justru memberi kritik dan saran. Itu karena dia memperhatikan Anda. Itu juga ciri seorang sahabat. Tidakbanyak kawan yang berani meminjamkan uang atau menolong urusan financial pada saat Anda kepepet membutuhkan. Kadang sahabat tidak terlalu memperhitungkan nilai uang pada persahabatan. Teman lebih berharga daripada sejumlah uang tertentu. Hormati kepeduliannya walaupun dia ada resiko kehilangan uang yang dipinjamkan. Sebaliknya hargai perhatian dan pengorbanannya dengan beritikad dan berusaha keras mengembalikan uang yang Anda pinjam walaupun sahabat Anda tidak menanyakannya. Itulah cara Anda menghargai bantuannya kepada Anda.

Sahabat tidak akan memanfaatkan skill, waktu atau uang kawannya untuk kepentingan pribadi. Tapi justru mendorong cara agar bisa berkembang lebih baik lagi. Seorang sahabat tidak akan cemburu dengan keberhasilan kawannya. Justru akan ikut senang dan bersyukur dan juga tidak akan membebaninya. Kita butuh sahabat sebagai kawan baik yang bisa kita percaya, seorang mentor, tempat bertanya. Seorang partner, tempat kita berbagi cerita. Seorang mitra, tempat bisa untuk bertanya dan bahkan seorang kawan untuk sekedar ngobrol senda gurau tanpa takut harus tersinggung.

Manusia tidak ada yang bisa hidup sendiri?  Karena manusia didesign sebagai makhluk sosial, tidak mungkin sempurna dan bisa menyelesaikan semua masalah kehidupan hanya seorang diri.  Kita butuh input, saran, opini pihak lain dalam setiap urusan kita dalam menentukan pilihan untuk mengambil keputusan. Semakin banyak sahabat, apalagi yang berbagai bidangnya, cara berpikirnya, lingkungannya, maka semakin menyenangkan dan semakin luas wawasan kita. Kadang keluarga pun tidak menjamin kita dekat dan cocok. Tapi sahabat yang baik, tulus, supporting dan saling mengingatkan, itulah kekayaan.


Bahkan dalam hubungan persahabatan berlainan jenis, sahabat yang mendamaikan perasaan, menguatkan hati dan memberi kenyamanan bisa menjadi belahan jiwa. Carilah sahabat sahabat dalam kehidupan Anda. Rasakan kehadirannya dan resapilah manfaatnya. Hati Anda akan menilai siapa yang pantas dan tepat jadi sahabat sejati. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)