Minggu, 01 April 2018

Sebarkan Informasi Kebaikan



Bumi bertabur pelajaran bagi kita yang "membaca". Ada ibu yang sudah 14 tahun mendidik, membesarkan anaknya yang kebetulan menderita autis. Tapi saat ini bahkan anak tsb sudah bs membuat panganan kue kering yang dibisniskan dan bisa bermain drum. Ada mu'alaf dari warga keturunan justru membuka warung dhuafa berharga Rp.3.000 per porsi, bahkan bisa gratis jika betul betul pelanggannya tidak ada uang. Ada ibu yang bisa menggerakan ibu ibu sekitar untuk menggalang UKM yang menghasilkan kemandirian bagi lingkungannya dengan memanfaatkan limbah. Banyak juga anak anak muda cerdas dengan ide ide bisnis yang brilian yang mampu menggerakan dunia usaha dengan cara dan sudut pandang bisnis yang baru yang mudah mudahan bisa lebih berdampak positif kepada skala masyarakat yang lebih luas.

Dibalik maraknya berita berita mengenai korupsi, pelaku penipuan, pelaku kejahatan kriminal, tapi jika kita jeli dan peka, juga banyak "agen kebaikan" yang Tuhan tunjukan di dunia ini untuk melakukan hal hal positif yang memberikan contoh seharusnya bagaimana kita berlaku terhadap sesama di dunia ini. Jika kita fokus pada hal hal baik yang bisa kita saksikan dari televisi, dengar dari radio, baca dari sosmed, dari cerita yang viral, maka akan banyak sekali kekaguman akan timbul dari hati kita bahwa sebetulnya banyak cara dan jalan untuk bisa menjadi orang baik dan berguna. Bahkan yang buat kita teharu kadang contoh kebaikan tsb datang dari mereka yang secara nalar jauh dibawah kita, lebih susah ekonominya, lebih muda dari kita, lebih tua dari kita, tapi justru berbuat lebih baik dan lebih bermanfaat dari kita. Seakan akan menyentak hati terdalam kita dan "menampar" kesadaran kita, membuat kita malu hati sendiri. Kenapa kita tidak bisa seperti mereka?

Jika saja semua media televisi, radio ataupun media online yang ada di Indonesia ini terus menyebar informasi mengenai contoh contoh nyata apa yang diperbuat orang orang baik dan berguna di dunia, jauuuh lebih sering dan lebih banyak porsi beritanya daripada berita berita hedonisme, gosip gosip tidak berguna, berita korupsi dan berita kriminal lain, insha Alloh akan dapat segera menyebarkan virus kebaikan kemana mana. Makin intens pikiran dan panca indra kita menyerap berita tentang contoh nyata kebaikan terus menerus, maka makin peka dan halus perasaan kita, sebagaimana batu yang bisa terkikis terus menerus ditetesi air.

Bahkan kita kita ini yang semua punya gadget hendaknya senantiasa memviralkan informasi mengenai kebaikan ini agar segera menyebar dan didengar diketahui kawan kawan kita yang lain. Bukan berita hoax yang belum jelas kebenaran sumbernya dan itupun isinya sama sekali tidak bermanfaat juga. Kalaupun bukan kita yang berbuat kebaikan, paling tidak menyebarkan kebaikan adalah tanggung jawab kita semua. Berlomba lomba dalam berbuat hal baik dan bermanfaat, bukan berlomba lomba dalam hal hal yang negatif dan tidak berguna. 

Jadi kita harus aware bahwa dunia ini sebetulnya masih banyak dihuni oleh orang orang baik, yang mengabdi kepada hati nurani yang bersih dan fitrah, menjadi manfaat bagi sesama, rahmatan lil alamin. Hanya saja kenyataannya yang sehari hari kita dengar dari banyak sumber justru hal hal negatif, hedonisme, korupsi, terutama dari media televisi, radio dan online dalam rangka rating dan sponsor. 

Saat ini sikap hati yang berkembang di banyak dari kita adalah kita jadi susah kalau ada orang yang senang dan jadi senang kalau ada orang yang susah. Padahal kita harus susah jika ada saudara kita yang susah dan bersyukur jika ada orang yang senang, bahkan harus berlomba lomba mengikuti cara dan langkah mereka yang bisa menyenangkan dan membantu saudaranya yang susah. Marilah bagi mereka yang punya kekuatan untuk menyebar informasi massa mulai fokus pada hal hal yang bisa menggerakan "virus kebaikan". Masing masing kita, jikapun tidak atau belum bisa menjadi pelaku langsung kebaikan tsb tapi bisa menjadi agen penerus informasi kebaikan kepada sekitar kita. Agar bangsa Indonesia hatinya lebih peka, lebih halus, terenyuh dengan kesusahan orang lain, lebih gemar dan ringan tangan untuk membantu yang lain. Bersama menyebarkan informasi kebaikan dan aktif berbuat baik bermanfaat bagi sebanyak mungkin manusia. 

SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)