Sabtu, 10 Desember 2011

MENTAL MEMULAI BISNIS KEMITRAAN

Seperti dijelaskan di artikel lalu bahwa adakalanya grup pemilik modal harus bersinergi dengan grup pemilik konsep dan memiliki experience dalam mengelola bisnis spesifik. Kedua grup ini bersinergi membentuk suatu badan usaha resmi dengan tugas tanggung jawab sesuai kapasitasnya. Ide konsep yang digagas oleh grup konseptor dan pengelola diwujudkan dalam suatu bentuk usaha dengan biaya investasi dari grup pemilik modal sehingga outputnya adalah bisnis yang prospek dan profitable. Bisa jadi grup pemilik modal ini adalah orang kaya yang dihibahkan dana kepada anaknya untuk berbisnis mandiri tapi ybs tidak berpengalaman membuat dan mengelola bisnis riil, karena itu investor jenis ini membutuhkan partner dari segi konseptor dan pengelolaan. Bisa jadi konseptor ini adalah karyawan skala senior manager yang sudah lama malang melintang di dunia riil bisnis jenis tertentu sehingga sudah kenyang dengan pengalaman jatuh bangun dunia bisnis dan ingin sekali pindah kuadran menjadi entepreneur tapi terkendala modal, karena itu ybs butuh mitra investor untuk mewujudkan mimpinya. Output dari kemitraan Ini yang dinamakan USAHA dari sisi entepreneurship.

Saya selalu jelaskan kepada para calon franchisee dan dalam seminar UKM mengenai mental entepreneur. Resiko gagal dan resiko berhasil dalam memulai bisnis adalah 50%: 50%. Jika tidak berani gagal silakan bisnis investasi emas atau deposito berjangka. Bahkan investasi ruko di kawasan mall atau komplek bisnis saja masih ada kemungkinan rugi. Apalagi jika ini bisnis konsep baru  yang belum ada modelnya di real business., maka resiko kegagalan cukup besar.Keberanian investor menanamkan modalnya sangat tergantung dari keyakinan akan konsep yang dipresentasikan oleh konseptor dan pengelola bahwa bisnis ini akan berhasil.

Jika diambil kemungkinannya ada 2. Gagal dan uang investasi hilang, atau berhasil dan akhirnya menjadi pemilik bisnis baru yang fenomenal dan dicari cari oleh investor lain dan pangsa pasar sehingga menjadi sangat menguntungkan.
Sebaliknya jika tidak diambil kemungkinannya hanya satu, uang aman tapi tinggal menyesal jika suatu hari menemukan bahwa konsep yang sama telah diambil investor lain dan mereka meraih sukses besar di bisnis baru, padahal opportunity itu sempat lewat di depan matanya waktu ditawarkan sebagai investor.

Tapi banyak hal hal mendasar yang membuat para pelaku usaha yakin dan optimis bahwa suatu konsep usaha baru yang akan dibangun bersama nantinya akan sukses bahkan menjadi fenomena, yaitu:
1.      demand bisnis ini di kalangan target pasar indonesia, khususnya keluarga sangat besar.

2.      arah bisnis jenis ini nyata nyata sedang trend di segmen pasar yang luas atau spesifik tapi menguntungkan untuk            jangka panjang.

3.     dilihat dari segala aspek, model bisnis ini mencakup banyak value positif yang bisa didapat oleh pelanggan dari               satu jenis usaha ini, misalnya di satu jenis bisnis ada termasuk unsur hiburan, edukasi,wadah interaktif sosial, juga           lifestyle.

4.      pengelola usaha sudah cukup berpengalaman di industri sejenis dan proven track record.

5.      jika menggunakan icon, maka icon ini apakah dari kalangan artis atau tokoh lain  juga sangat eksis di bidangnya              dan awarenessnya masih kuat di kalangan pasar yang relevan.

6.      kita bisa melakukan survey ke kalangan terbatas mengenai rasa ketertarikan mereka akan konsep bisnis kita. Jika terbukti secara konsep, walaupun belum jadi prototype outletnya, tapi sudah mampu memberikan daya tarik berbagai pihak berkepentingan karena valuenya jelas maka ini memperkuat keyakinan sukses.

Hal hal diatas yang dimaksud sebagai perencanaan yang mengurangi resiko gagal, walaupun kita dari pihak konseptor dan pengelola tidak bisa menggaransi konsep ini wajib berhasil dan anti rugi. Tidak ada bisnis di dunia ini yang anti rugi.

Dalam kemitraan, jangan sampai ada pandangan bahwa pengelola dan konseptor bisnis ada di posisi yang lemah dibanding share holder. Saya berharap para share holder terutama yg note bene masih muda harus paham bahwa inilah rules yg berlaku di bisnis. Selalu ada skenario "the worst" atau "more than expected". Tidak ada kewajiban dari pengelola untuk memberikan goodwill kepada share holder.dalam bentuk garansi.

Jika ingin strict dengan rules bisnis, untuk seorang konseptor memikirkan konsep yang innovatif saja sebetulnya sudah memiliki nilai rupiah. Konsep ini bisa dijual putus tanpa harus diimplementasi dan tidak ada garansi. Jika konsep ini bisa disinergikan dengan modal dan disadari niat sama sama mengusahakan sebaik mungkin agar bisnis terjadi maka disanalah akan terjadi "sinergi sehati". . Tidak ada pertanyaan bagaimana goodwill pengelola jika ini gagal, apakah pengelola akan buyback saham yang sudah disetor? atau sebaliknya bagaimana goodwill yang akan diberikan shareholder kepada pengelola jika hasil yang didapat melebihi diatas target?

Inti dari kemitraan adalah kita sadar masing masing pihak memiliki kelebihan sekaligus kekurangan maka sebaiknya semua pihak  bisa menerima dan tidak menyalahkan selama sama sama diketahui semua upaya sudah diusahakan sesuai kontrak dan semaksimal mungkin. Jika kita punya perencanaan bisnis, penguasaan konsep, kemampuan implementasi, skill dan pengalaman spesifik sekaligus dukungan dana yang kuat maka kita tidak perlu sinergi dengan pihak lain.

Jika semua niat dijalankan dengan motivasi sama sama ingin maju dan sukses berhasil maka pasti masa depan kesuksesan usaha bersama ini akan lebih ringan diraih. 
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )


Sabtu, 19 November 2011

GAJI VS PRESTASI

Beberapa email dari perusahaan yang bertanya seperti ayam vs telur yang mana duluan sekitar gaji vs prestasi bagi karyawan mereka.. Apa perusahaan harus memberi gaji yang cukup dulu kepada karyawannya, baru bisa meminta "balasan" prestasi yang tinggi dari karyawan tsb, atau menunggu sampai karyawan tsb bisa menunjukan prestasi bagus dulu baru memberikan gaji yang lebih baik lagi dari yang sekarang. Tapi justru jika perusahaan memberi gaji dan fasilitas lebih besar kepada seseorang, seringkali hal itu menimbulkan kecemburuan dan suasana kerja jadi tidak harmonis.

Saya akan coba memberi pandangan dari sudut pandangan karyawan ataupun sudut pandang pemilik perusahaan. Kebetulan saya pernah pada posisi keduanya.
    
Sebagai perusahaan maka membutuhkan karyawan yang mampu memberikan kontibusi nyata bagi bisnis perusahaan. Pertama, sama ratakan saja standard gaji karyawan posisi selevel. Perusahaan bisa saja memiliki banyak puluhan karyawan, tapi mungkin hanya ada 2-3 orang yang betul betul memberikan "energi positif" kepada kemajuan perusahaan. Untuk itu perusahaan harus jeli dan responsif terhadap setiap potensi individual yang dimiliki karyawan.

Dalam posisi/ jabatan yang sama, tetap samakan gaji agar tidak memberi kecemburuan diantara karyawan. Tapi analisa setiap personelnya dan direfer kepada pencapaian prestasi kerja, maka mereka yang memberi lebih besar harus difeedback lebih baik dari karyawan selevel yang kurang produktif. Feedback yang adil adalah berdasarkan komisi pencapaian prestasi, makin berprestasi maka komisi yang diterima karyawan produktif tersebut harus lebih besar. Jika perusahaan menggaji sama, tapi memberi komisi berdasarkan prestasi kerja, maka tidak ada yang bisa komplain dengan kebijakan itu karena memang parameter pencapaiannya jelas dan terukur.. 
Untuk lebih memberi penghargaan kepada seseorang karyawan yang betul betul produktif, memiliki bakat leadership, memahami seluk beluk bisnis secara spesifik, dan requirement lainnya, maka naikan jabatan/posisi karyawan tersebut di level lebih tinggi dari kawan kawannya. Dengan posisi di level yang lebih tinggi, maka tentu saja menaikan standard gaji bulanan dan fasilitas serta benefit lainnya adalah wajar. Itu juga memicu semangat karyawan lain agar bisa berprestasi seperti karyawan teladan yang naik jabatan tersebut. Memberi pesan jelas kepada karyawan bahwa perusahaan memberi kesempatan berkembang dan menawarkan jenjang karir kepada mereka yang dapat menunjukan kontribusi pasti kepada perusahaan. Untuk para karyawan yang masih memiliki potensi tapi belum bisa diangkat ke jenjang posisi lebih tinggi, perkaya mereka dengan training training mengenai motivasi , character building dan skill enrichment. Mereka yang selalu berusaha memperbaiki kinerjanya biasanya sangat antusias jika diberi akses kepada pendidikan pengembangan potensi diri. Mereka dipersiapkan perusahaan untuk menjadi the next leader.
Intinya seringkali perusahaan hanya berpikir bahwa untuk mengapresiasi karyawan adalah dengan uang, gaji atau komisi. Padahal pendidikan seperti training, kesempatan belajar dalam periode tertentu, promosi jabatan, pemberian gelar achivement, dll bisa menunjukan secara jelas jika karyawan tersebut dihargai dan perusahaan memperhatikan hal itu. 

Bagi perusahaan yang ingin mengambil karyawan baru yang sudah berpengalaman dan track record prestasi di perusahaan terdahulu terbukti, maka sosialisasikan dahulu kepada karyawan lama di perusahaan. Sampaikan bahwa perusahaan bermaksud untuk mencapai titik prestasi tertentu dalam bisnis dan membutuhkan calon karyawan baru ini di posisi dan tugas tugas yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Jelaskan pencapaian pencapaian yang telah dicapai dan dijadikan perusahaan sebagai pertimbangan merekrutnya untuk bergabung di perusahaan. Minta karyawan perusahaan saat ini untuk memberi support dan bisa menerima dengan baik. Jika kehadiran karyawan baru disosialisasikan kebutuhan dan prestasi yang dicapainya, jikapun perusahaan memberi fasilitas lebih dibanding karyawan yang sudah ada, posisi lebih penting dan strategis, dan memberi persepsi pasti gajinya lebih tinggi, tapi pasti itu akan bisa diterima karyawan lama. Apalagi jika dalam pelaksanaannya karyawan baru tersebut betul betul bisa membuktikan kualitas dirinya sesuai dengan yang disampaikan manajemen. Prestasi dan Gaji tentunya harus relevan dan adil. Yang terpenting bagi manajemen perusahaan adalah mengelola manajemen informasinya dan sosialisasinya di perusahaan, agar hal terkait kecemburuan, ketidak adilan dan kewibawaan manajemen perusahaan tidak menimbulkan efek kontra produktif bagi perusahaan. Antara gaji dan prestasi tidak akan jadi masalah bagi kecemburuan yang berpotensi merusak suasana kondusif dan harmonis di perusahaan.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Jumat, 11 November 2011

ETIKA DALAM BERBISNIS

Berbisnis seperti  juga kegiatan ekonomi lain tentu punya etika. Banyak jalan menuju mendapatkan uang dan keuntungan sebagai tujuan akhir dari berbisnis, tapi bagaimana cara proses menjalani bisnis ini hendaknya selalu dalam koridor etika.  Misalnya Nabi Muhammad SAW mengharamkan pedagang untuk mengurangi ukuran atau mencurangi alat timbang. Berbisnis pada intinya melibatkan diri kita, perusahaan kita pada kebutuhan atau kepentingan orang lain. Selalu ada jual dan beli , jasa dan gaji, waktu kerja dan istirahat, reward dan punishment, service dan komplain dalam bisnis, maka jika ada pihak yang curang,  pasti ada pihak yang dirugikan.
Hal hal dasar dalam etika bisnis misalnya

-     Pekerjakan karyawan sesuai waktu kerjanya, jika ada kelebihan waktu pada hari atau jam kerja hendaknya dikompensasi sebagai lembur  Tapi usahakan kerja efektif. Ingat hidup karyawan bukan melulu hanya seputar perusahaan, mereka juga punya keluarga anak istri yang juga punya hak atas waktu karyawan Anda.

-       Adil bukan berarti sama. Gajilah karyawan sesuai kompetensinya, tidak bisa menyama ratakan upah karyawan pada komponen take home payment, Jika komponen gaji ini sudah jadi ketentuan perusahaan untuk disamakan pada setiap orang, maka siasati dengan penambahan benefit pada komponen yang bersifat pencapaian prestasi agar karyawan yang berprestasi dapat lebih baik daripada karyawan yang biasa saja.

-    Jangan gunakan brand, merk , logo milik orang lain yang sudah lebih dahulu terkenal karena untuk mempercepat datangnya pembeli produk kita sehingga cepat memberi keuntungan. Ini terkait HAKI dan ada pasal hukumnya jika dilanggar

-     Bayarlah supplier tepat waktu, agar pasokan bahan baku dari supplier tidak tertahan. Jangan beranggapan bahwa supplier yang butuh kita dan bukan perusahaan yang butuh supplier. Kenyataannya kehilangan kepercayaan dari supplier loyal yang baik dan kooperatif akan menghabiskan banyak energy kita untuk mencari supplier lain yang cocok dan itu jelas mengganggu operasional perusahaan.

-       Bayarlah cicilan hutang usaha secara tertib. Apalagi jika kita berhutang kepada saudara atau kawan baik, kita cenderung menahan pembayaran selama mungkin atau kalau bisa malah dilupakan saja selama keluarga pemberi hutang tidak menagih. Ingat mental seperti ini bisa mempengaruhi mental kegigihan dan keseriusan usaha Anda. Karena Anda merasa hutang ini tidak harus dikembalikan maka Anda melakukan usaha tidak secara sungguh sungguh karena tidak ada dampak susahnya kalau usaha Anda gagal dan bangkrut.

-      Jika bermitra maka Anda harus professional. Jangan membuat laporan palsu walaupun mitra Anda tidak secara langsung melaksanakan usaha dan tidak bisa memantau harian operasional bisnis bersama.

-      Jangan curangi pelanggan. Jika kita sudah nyatakan biaya service free diluar spare parts dan hardware maka komitmen pada hal tersebut. Jangan mengganti spare part yang tidak rusak, atau bahkan menukar spare part yang masih bagus dengan spare part lain yang lebih jelek kondisinya tanpa sepengatahuan pemilik barang

-       Biasakan mendapatkan project dengan cara bersaing professional, bukan karena menyuap. Karena jika praktik sogok dan suap membudaya, maka setiap project menjadi “proyek cari uang” buat pengambil keputusan pelaksanaan proyek sehingga  keputusan pelaksanaan project dan time schedule pelaksanaan proyek tidak dibuat berdasarkan pertimbangan kebutuhan atau analisa teknis, tapi lebih kepada “kapan kira kira saya sedang butuh uang besar”. Juga beresiko besar jika pelaksana yang ditunjuk hanya pintar suap sogok tapi tidak kompeten dalam skill kerjanya.

Demikian sedikit gambaran mengenai Etika Berbisnis dalam contoh aplikasinya. Intinya berbisnis adalah kewajiban dan cara untuk kita mencari uang, tapi kita juga dibatasi dengan etika etika yang membatasi hak kita dengan hak orang lain. Setiap orang juga punya hak dan overlapping hak hak ini menjadikan kita pebisnis yang punya hati dan beretika agar kita tidak jadi merugikan atau sampai mengambil hak orang lain.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Senin, 07 November 2011

MEMONITOR KERJA TEAMWORK

Dalam sebuah outlet / toko yang seringkali ownernya tidak bisa turun langsung setiap hari ke outlet , sering menyampaikan keluhan: BAGAIMANA CARANYA MENGELOLA MANAJEMEN OUTLET ? Karena ternyata outputnya tidak sesuai dengan harapan, cara kerja karyawan tidak seefektif yang dinginkan owner, kesopanan servicenya dirasaan sangat kurang, bahkan mungkin owner yakin telah ada kecurangan/ cheating di outlet karena omzet berbanding terbalik dengan crowd pengunjung, tapi tidak bisa membuktikan siapa pelakunya dan tidak ada yang membantu memberi clue kepada siapa karyawan yang dianggap bertanggung jawab. Sepertinya kita sebagai pemilik usaha bahkan sudah dikerjai oleh karyawan sendiri yang ada di outlet milik sendiri.
Banyak cara untuk mengawasi kinerja teamwork di outlet yang bisa saya rekomendasikan sbb:

1.     Tempatkan orang kepercayaan pada posisi posisi kunci: misalnya manager operasional dan bagian keuangan. Dengan menempatkan orang kepercayaan, atau anggota keluarga atau family lain yang bukan sekedar karyawan yang memang baru direkrut untuk bekerja di outlet, maka diharapkan orang kepercayaan ini bisa membela kepentingan Anda sebagai owner. Orang kepercayaan ini juga mengawasi kinerja perilaku setiap karyawan selama jalannya operasional. Hanya saja skema kerja orang kepercayaan ini juga harus mengikuti hirarki organisasi dan konsep kerja. Jangan sewenang wenang dan mengambil keputusan sendiri dan diluar kordinasi yang akan membingungkan teamwork. Orang kepercayaan ini juga harus disosialisasi oleh owner langsung di depan karyawan kalau dia mewakili owner jika owner sedang tidak ada di outlet, agar saudara atau PIC ini ada wibawa dan memiki charisma sebagai perwakilan owner.

2.    Buat form list kerja per jam, per day, per week yang wajib diisi oleh semua karyawan. Saat ini komunikasi jarak jauh sangat mudah dan murah. Bisa kirim laporan kerja tiap menjelang penutupan outlet/ toko via email, melaporkan hal dari jumlah pelanggan, jumlah omzet tutup hari sampai apa masalah operasional atau service yang terjadi dan bagaimana cara menanganinya. Laporan rutin seperti ini adalah bagian dari system kerja, sehingga jika sudah terbiasa tidak akan menjadi beban kerja lagi. Kita bisa mengumpulkan lembar laporan outlet ini untuk dibahas bersama jika sebulan sekali owner bisa hadir untuk diskusikan masalah outlet dengan seluruh manajemen dan crew outlet.
3.      Bagaimanapun attitude pekerja/ karyawan yang positif akan timbul dari diri mereka sendiri. Ini sangat tergantung dari “bahan dasar” manusianya. Maka proses perekrutan awal sangat penting dalam hal ini. Jika kita bisa merekrut bahan dasar SDM yang sebagian besar tepat, maka tidak akan susah kita “meramu” teamwork organisasi yang jujur, amanah sekaligus efektif dan produktif bagi outlet Anda. Tapi jika kita salah dalam proses perekrutan ini, maka masalah akan terus berganti ganti , bongkar pasang karyawan sampai betul betul kita mendapatkan teamwork yang kita inginkan. Tapi itu sudah membuang waktu dan tenaga sementara harusnya usaha kita dalam jangka waktu tersebut sudah bisa menghasilkan uang.  

4.   Berikan sharing profit bagi teamwork. Dihitung dari nett profit. Bisa saja omzet besar , tapi cost juga besar sehingga nett profit akan kecil, Sedangkan cost terkait dengan effesiensi, mungkin pula termasuk di dalamnya cheating / kecurangan akan memperbesar cost dari qty produk yang tercatat terpakai. Semakin besar nett profit maka semakin besar fee yang bisa dibagikan untuk teamwork. Dengan begitu mereka akan semakin gigih untuk mengejar omzet maksimal dan menghemat cost yang masih menjaga standard service untuk mengejar nett profit yang semakin tinggi. Mereka akan semakin saling mengingatkan kawan kawannya agar jangan cheating, karena dengan cheating maka akan meningkatkan perhitungan cost dan mempertipis nett profit.

5.    Gunakan teknologi. Misalnya tempatkan CCTV di area area strategis, misalnya mulai dari pintu keluar masuk karyawan, di lobby, di area kasiir, area kantor, area gudang, locker sampai area parkir depan outlet atau pintu emergency exit outlet. Katakan kepada karyawan bahwa dengan CCTV ini owner tetap bisa melihat aktifitas outlet selama 24 jam dari manapun owner berada. Sesekali jika ada waktu berikan instruksi / teguran spesifik melalui nomor telp outlet untuk nama A yang sedang duduk santai di lobby pada saat jam kerja, berdasarkan apa yang terlihat di layar monitor CCTV secara real time sehingga para karyawan yakin bahwa CCTV ini betul betul berfungsi memonitor kegiatan outlet. Informasi ini memberi efek pengawasan melekat kepada seluruh karyawan yang bekerja di sana, walaupun secara fisik owner tidak melakukan kunjungan ke outlet. CCTV tentu saja juga berguna untuk memonitor keamanan di outlet karena filenya bisa direkam dan diputar pada saat suatu kejadian kecurian/ kehilangan misalnya terjadi ,  jika dibutuhkan.

6.    Kalaupun kita sebagai owner sama sekali tidak terlibat pada organisasi outlet, maka kinerja teamwork pada ujungnya tetap berorientasi kepada Omzet. Jika omzet trend menanjak, berarti teamwork bekerja positif. Jika omzet menunjukkan trend terus menurun, berarti kinerja teamwork outlet negative. Simak trend omzet outlet dalam skala 3 bulanan dan lakukan hal hal yang harus dilakukanjika trend omzet terus menurun sebelum situasi menjadi semakin parah dan sulit dikendalikan lagi.


Demikian saran saran mengenai cara memonitor kegiatan outet. SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Sabtu, 08 Oktober 2011

NEGARA TERKAYA DI DUNIA YANG LUPUT DARI PERHATIAN

(Kamis, 18 Agustus 2011⁠. Dikutip dari sumber "kotak hitam dunia" )
Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur Tengah.

Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.
dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu. baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik darip

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
  
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.  
Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.  
  Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.  

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.  
Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.  

Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?
untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.  
Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.

"Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
Tempat berlindung di hari Tua...
Hingga nanti menutup mata"

sumber
Diposkan oleh Kotak Hitam Dunia

Maafkan kami para pejuang bangsa dan tanah air, Kami sebetulnya belum cukup pantas menerima limpahan anugrah ini. Luar Biasa sekaligus prihatin.

SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )

Sabtu, 17 September 2011

MODAL SOCIAL NETWORK

Seperti sudah diketahui, kita hidup di dunia ini bersama dengan berbagai macam kalangan, berbagai profesi, berbagai keahlian skill, dsb tapi tetap dengan satu tujuan hidup yaitu “mencari uang”. Apapun profesi, usaha, upaya hidup yang dilakukan oleh manusia pada akhirnya adalah bagaimana bisa menghasilkan uang untuk membiayai hidup, keluarga, dalam skala yang yang lebih besar lagi menambah kekayaan, membawa kekuasaan, atau dalam kearifan hidup adalah untuk berderma, membantu orang lain.
Banyak pelaku usaha pemula selalu mengatakan bahwa tidak memiliki modal capital ( uang ) dalam memulai bisnisnya. Padahal uang bukan satu satunya yang terpenting dalam memulai usaha. Adalah social network ( jaringan ) yang bisa mengambil alih kekurangan pengusaha  dalam unsur modal. Social Network Capital ini bisa menggantikan Uang dalam bentuk yang lebih efektif dalam membangun sebuah usaha mandiri di awal memulai usaha.
Misalnya: melengkapi, orang teknik yang mendevelop produk atau teknologi harus berpartner dengan orang non teknis yang bisa lebih berperan di pemasaran agar produk teknologi tadi bisa terjual. Seorang pemikir ide /konseptor kawasan bersinergi dengan arsitektur lansekap dan design agar icon kawasan hiburan taman kota bisa diwujudkan. 3D nya dan dipresentasikan kepada investor  dan pejabat pemerintahan kota.  Seorang pemilik ruko bisa merger dengan pemlik barang dagangan untuk bersama sama membuka usaha dagang di suatu kawasan . Banyak usaha bisa dimulai dengan menggunakan kekuatan jaringan.
Seperti OBING: Organized By Integrated Networking Group, yang bergerak juga dengan mengandalkan kekuatan jaringan. Group pemilik modal bertemu dengan group pemilik barang, dipertemukan oleh pihak penggagas ide bisnis. Group group in berintegrasi dalam satu system bisnis yang telah disepakati bersama dan memulai usaha dengan cara group satu memberi support kepada group lainnya. Kami sendiri di Obingmitra sebenarnya tidak kuat di modal uang, kami hanya menggunakan skill bisnis dan gagasan ide untuk membangun jaringan bisnis Obingmitra. Tentunya yang harus dimiliki lagi adalah sikap professional dan menjaga kepercayaan. Dalam bisnis kedua karakter ini mutlak harus dimiliki oleh setiap pelaku bisnis, baik itu di kalangan share holder maupun stake holder lain. Jika kita sudah tidak punya sikap professional dan tidak bisa dipercaya, maka Anda tidak akan menjadi apa apa sekarang atau juga nanti.  Social Network ini dibangun awalnya dari sikap professional dan memegang kepercayaan. Tidak peduli saat ini Anda hanya karyawan biasa, jalankan tugas dan tanggung jawab Anda dengan sebaik baiknya. Tampilkan performance yang membuat orang yang berhadapan dengan Anda yakin bahwa Anda adalah orang yang kompeten di bidang Anda. Pegang teguh setiap janji kerja, tepati waktu di setiap janji pertemuan, layani client dengan sepenuh hati, penuhi bahkan lampaui target kerja yang dibebankan owner kepada Anda. Maka setiap orang akan melihat Anda sebagai mitra bisnis yang bisa dipercaya untuk ditempatkan sebagian dana mereka untuk investasi bisnis dengan skema kemitraan.
Maka jika sekarang Anda masih karyawan dan ingin memiliki bisnis sendiri, tekunlah pada pekerjaan Anda. Bekerjalah diatas standard rata rata karyawan lain. Tuhan tidak tidur, dan banyak orang lain disekitar Anda juga mengamati Anda. Jika saat itu datang, Anda akan diajak berbisnis oleh orang yang sudah lama mengamati Anda atau mereferensikan Anda sebagai seorang yang kompeten, professional dan bisa dipercaya untuk menjadi mitra bisnis. SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )


Sabtu, 10 September 2011

EXCUTIVE SUBSTITUTED TRASNPORTATION

Ada pertanyaan di email yang bertanya bagaimana mengatasi masalah kemacetan yang makin menggila belakangan ini di jalan jalan utama bahkan di tol DKI Jakarta. Walaupun ini tidak terkait dengan masalah bisnis dan marketing, tapi sangat terkait dengan kenyataan apa yang kita temukan dan rasakan sehari hari. Untuk ajang diskusi, saya akan melemparkan sebuah pemikiran yang bisa kita diskusikan bersama.

70% kapasitas jalan di Jakarta ditutupi oleh kendaraan pribadi berkapasitas 4 orang atau lebih yang isi di dalamnya pada saat sedang berada di jalan raya mungkin hanya 1 atau 2 orang saja. Jelas mobil pribadi yang membuat jalan raya Jakarta sesak dan padat. Mobil pribadi, sebagai mana karakter para pengemudinya mencerminkan karakter yang berbeda beda. Ada yang berjalan lambat walaupun di jalur cepat, ada yang zig zag dengan kecepatan tinggi, ada yang senang menerobos lampu merah dan masuk jalur yang salah, ada yang tidak merasa bersalah jika parkir di pinggir jalan ramai. Sejak mobil disupiri oleh supir atau pemiliknya, maka mobil tersebut "bernyawa" dan melibatkan karakternya dalam lalu lintas Jakarta. Jadi kalau ada 5 juta mobil 1 hari berkeliaran di Jakarta, saat itu ada 5 juta karakter mobil yang saling bersinggungan satu sama lain. Jika bersinggungannya bisa mengikuti satu system yang umum berlaku, maka para mobil tsb akan lancar mengikuti arus walaupun tidak bisa terlalu cepat mengalir. Tapi kalau masing masing mobil mengikuti nafsu karakternya sendiri sendiri, maka titik titik konflik antar berbagai jalur makin banyak tercipta dan kondisi macet jelas tercipta. Maka untuk diusahakan agar pencipta karakter mobil mobil ini "dipaksa dijadikan 1 karakter" bukan hal yang mudah. Seluruh pengendara mobil di Jakarta harus disamakan persepsinya tentang karakter mengemudi yang baik, sopan dan berempati. Atau jika tidak bisa distandardkan karakter pengemudinya, maka pengemudi pengemudi ini harus dilepaskan dari tugasnya mengemudi dan menaiki 1 moda transportasi yang sama.

Transjakarta yang beroperasi di jalur Busway juga sudah lumayan mengurangi jumlah mobil beredar di jalan raya. Tapi rasanya itu tidak cukup karena jalan tol tetap saja padat merayap. Masih belum banyak pemilik mobil yang pindah moda transportasi. Padahal mobil pribadi yang harus dikurangi populasinya dan pemilik mobil pribadi adalah orang orang kaya Jakarta.

Menurut saya, apa yang dibutuhkan orang orang bermobil mewah di DKI. Jakarta bukan mass rapid transportation ( MRT ), tapi executive substituted transportation. ( EST ) Sebuah konsep moda transportasi yang dirancang cukup mewah seperti kabin pesawat, AC dan sound system, lengkap dengan kursi yang nyaman dengan formasi yang bisa menampung cukup banyak penumpang dan kemudahan akses penumpang keluar masuk, dan tentu saja pramugarinya yang sopan menarik..

Trans Jakarta masih seperti bus umum yang diberi jalur khusus saja tapi tetap belum bisa memindahkan orang orang kaya yang biasa bermobil pribadi untuk berpindah mengendarai trans jakarta karena secara kenyamanan, ketepatan waktu, ataupun standard life style masih belum sesuai dengan standard mereka.

Strategi ini sinergi antara pembatasan pemakaian Premium bersubsidi dengan penyedian alternative transportasi yang pantas untuk mereka yang biasa bermobil pribadi
Langkah pertama sediakan EST dan infrastrukturenya.
Tentunya setiap kebijakan transportasi sebelum diaplikasikan harus disiapkan dulu backbone infrastrukturenya, agar tidak timbul gejolak di masyarakat

Langkah kedua, naikan harga pertamax dan larang mobil plat hitam membeli premium subsidi. Pembeli Pertamax akan mendapat kartu hologram yang dipasang di kaca depan bagian dalam  sebagai tanda bahwa mobil ini diizinkan untuk lalu lalang di jalan raya dalam kota Jakarta. Kartu hologram ada 7 warna yang dirandom warna hariannya yang berlaku sama di seluruh DKI Jakarta. Mobil tanpa kartu hologram ini tidak diijinkan melintas di dalam kota baik jalan tol maupun jalan arterinya. Sehingga kalau mau melintas di dalam kota, maka dia wajib membeli pertamax agar mendapat kartu hologram. Kartu ini harus diserahkan kembali pada saat membeli pertamax lagi dan ditukar dengan kartu hologram baru dengan warna yang berlaku untuk hari itu. Beli Pertamax biar sedikit tapi setiap hari agar kartu hologram bisa selalu menyesuaikan dengan warna yang berlaku.

Tujuan utama EST ini harus mampu memindahkan pengendara mobil pribadi yang mengendarai mobil berkapasitas 4-6 orang tapi hanya diisi sendiri atau dengan supir, menjadi beralih ke transportasi umum yang tetap sesuai dengan lifestyle mereka.

Hal hal yang perlu dipenuhi dari EST ini adalah:
·         Station dan feeder di lokasi perumahan dan lokasi bisnis dan perdagangan, lengkap dengan ojek motor executive            untuk mengantar dari station ke tempat tujuan akhir.

·         Kemudahan pembelian tiket on line atau kartu berlangganan dengan pelayanan 24 jam.

·         Kenyamanan setara mobil pribadi, jadi tidak ada penumpang berdiri karena penumpang sesuai kapasitas duduk.

·         Ketepatan waktu dan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang jelas dalam skala maksimum per 10 menit.

·      Dibuatkan jalur khusus bebas hambatan. Agar tidak diserobot kendaraan lain yang pengemudinya masih bermental         "penyerobot" maka jalur EST sebaiknya dibuat "melayang" di atas jalan umum, seperti monorel.

·        Keragaman tujuan dari area perumahan jabodetabek  ke lokasi lokasi bisnis utama di seluruh area Jakarta.

·         tiket yang harus cukup mahal sehingga membatasi segmen penumpang yang masuk ( walaupun demikian tetap               lebih murah jika dibandingkan dengan pertamax yang biasa mereka beli ). Misalnya Rp.10.000 per trayek koridor.

·         jam operasional yang panjang. Jika perlu 24 jam karena kegiatan kalangan executive panjang sepanjang hari                   mulai dari urusan kantor sampai entertainment.

·        membangun area pos parkir kendaraan pribadi yang luas dan aman juga infrastruktur station EST yang modern bagi calon penumpang EST di sekeliling jabodetabek Dengan kapasitas angkut 50 penumpang per unit EST saja bisa mengurangi 500m2 badan jalan yang terpakai kendaraan pribadi Jika ada 100 unit EST beroperasi sekali waktu maka 50.000 m2 badan jalan bisa membuat kendaraan pribadi yang masih mau membayar pertamax yang mahal berjalan di jalan raya masih mempunyai ruang gerak dan bisa lebih mengalir.

Akhirnya pilihannya bagi pengguna mobil akan ada 3: Pengguna Premium hanya bisa melintas di kota satelit pinggiran Jakarta, Pengguna Pertamax bisa melintas di dalam kota Jakarta tapi dengan harga Pertamax yang mahal, atau bagi pengguna premium yang akan aktifitas di dalam kota Jakarta tapi dengan biaya murah bisa menggunakan EST yang tetap nyaman.

Dept perhubungan, Polda Metro Jaya, Gubernur DKI harus gencar mensosialisasikan dan  mengkomunikasikan EST ini kepada seluruh masyarakat Jakarta khususnya ke perumahan perumahan elite, kawasan perkantoran, resto cafe hotel dimana komunitas pemilik mobil pribadi berkumpul dan beraktifitas. Jadikan EST ini sebagai standard lifestyle mereka dan juga bukti empati mereka kepada permasalahan lalu lintas Jakarta. 

Jika EST ini bisa menjadi lifestyle , bahkan bisa jadi tempat sosialisasi segmen employee menengah atas dan dinaiki oleh mayoritas pengendara mobil pribadi, maka masalah kemacetan lalu lintas jakarta yang disebabkan oleh pertumbuhan mobil yang jauh melampaui kapasitas jalan raya akan teratasi. Demikian usulan, jika ada tanggapan atau materi diskusi lain kami persilakan email ke email kami. SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )



Sabtu, 06 Agustus 2011

ATTITUDE ADALAH KUNCI SUKSES

Attitude adalah sikap hidup, mental, kematangan dan wawasan yang membentuk nilai karakter diri Anda. Attitude yang baik yang dimiliki seseorang gampang terlihat karena orang yang memilikinya akan membawa keluar aura, air wajah, gesture, cara respon, komunikasi, semangat, empati, materi bicara dan lainnya yang kesemuanya menjadi satu paket performance diri Anda yang bernilai positif. Setiap manusia bagaimanapun hebatnya pasti juga mengalami naik turun suasana hidup. Tidak ada manusia yang seluruh hidupnya selalu dalam posisi menyenangkan, seolah oleh hidup sempurna. Pasti ada saat saat orang tersebut dalam suasana hati down, mungkin masalah datang bukan melulu karena masalah bisnis atau ekonomi tapi bisa jadi karena masalah keluarga, hubungan dengan relasi, dll. Tapi berapa lama orang bisa recovery dari posisi down ini ke kondisi stabil atau top lagi sangat tergantung dari attitude seseorang.
Bukan melulu hal hal eksakta dalam pendidikan formal yang membentuk attitude ini. Bukan saya anti pendidikan formal di sekolah, tapi sekolah dengan system pengajaran dan kurikulum saat ini adalah lebih berfungsi untuk mempersiapkan otak baru untuk mulai bisa belajar berpikir, belum untuk mulai berproduksi sendiri. Padahal otak yang bernilai adalah berfungsi sebagai alat produksi. Berproduksi memberikan nilai tambah untuk pemilik otak tersebut. Tahap sekolah seperti saat mobil dinyalakan mesinnya dan dipanaskan dulu untuk beberapa saat lamanya dalam keadaan stand by. Tapi menjalankan, mempercapat akselerasi dan mengarahkan mobil ke tujuannya belum bisa para orang tua  pasrah menyerahkan cita cita besar ini kepada sekolah. Apalagi jika anak Anda disekolah hanya Anda izinkan utk kegiatan formal sekolah, tidak boleh ikut ekstrakurikuler segala bidang, tidak ikut OSIS atau himpunan, tidak minat gabung dengan kegiatan hobby kawan kawan lain seperti band, kelas drama, bela diri, pencinta alam, dll. Semua ekstrakurikuler dan kegiatan tambahan / hobby di luar sekolah ini jika dilakukan melengkapi pendidikan formal akan memperkuat serta melengkapi "daya kuda" engine anak Anda untuk lebih cepat mengadaptasi diri memenuhi apa apa yang dibutuhkan di dunia nyata yang lebih perlu membutuhkan skill skill aplikatif dan kemampuan bersaing antar sesama. Jadi untuk bersaing inter personal skill  sangat dibutuhkan bukan semata skill edukatif, formal dan keahlian text book seperti diajarkan guru di sekolah atau yang kita kenal sebagai IQ.

Attitude lebih dibentuk oleh EQ. Kedisipilan, integritas, sikap mental positif, empati dan responsif dalam hal positif,yang berujung pada level tertinggi yaitu pada taraf spiritual tinggi, Pada saat spiritual tinggi ini, cobaan tidak lagi dirasakan sebagai penderitaan, kesulitan akan dirasakan sebagai tantangan, ejekan dirasakan sebagai perhatian, kebahagiaan orang tidak lagi menjadikan iri hati, kekayaan dirasakan sesuatu yang harus dibagi, godaan dirasakan sebagai ujian, melayani adalah kenikmatan, tidak putus bersyukur, wawasan luas dan kecerdasan juga tinggi, biasanya mudah diterima masuk di lingkungan baru, tapi sangat tidak meginginkan adanya musuh dan banyak memiliki teman yang luas dari segala kalangan , bahkan banyak memiliki pengagum / fans dan sebagainya.
Attitude bisa dibangun pelan pelan tapi pasti dengan mengumpulkan sedikit sedikit hanya hal baik dan positif yang bisa diusahakan manusia. Dikumpulkan dan dikunci serta terus diup grade setiap saat tanpa berhenti, dipositifkan mindset kita, diaplikasikan menjadi tindakan, dijadikan kebiasaan sehingga lama lama bisa membentuk karakter, memancarkan kebijaksanaan hidup dan memperkuat mental kita  Ditambah wawasan wawasan yang membangun dan positif, berkumpul dan bergaul dengan orang orang positif, Pengalaman hidup, pilihan pilihan yang diambil dalam memutuskan jalan hidup, orang orang yang biasa berinteraksi dengan kita, perlahan tapi pasti akan memberi warna dalam membentuk karakter dan mental kita. Jika kita mengumpulkan hal hal positif dalam prosesnya, maka jadilah kita orang positif. Sukses sangat terkait dengan attitude positif yang kita miliki dan yakini dalam keseharian. Orang orang sukses datang dari orang yang berattitude. Jika kita lebih banyak menyerap hal hal negative dan mengendapkannya dalam mindset kita dan mengeluarkannya dalam tindakan, pikiran dan keputusan, maka jadilah kita orang ber-attitude negatif. Hidup adalah pilihan, semuanya terserah kita. Tapi ingat, hidup hanya sekali, maka buatlah itu bernilai dan berarti. Sepeninggalan kita nanti, paling tidak orang akan mengenal kita karena jejak nilai kebaikan dan positif kita, bukan dikenang dari nilai negative kita. Jadilah manusia pembelajar yang berattitude.

SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Sabtu, 16 Juli 2011

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

Dari beberapa email ada kesamaan menanyakan mengenai Corporate Social Responsibility (CSR). Coba kita bahas saja secara general.  CSR adalah bentuk tanggung jawab/ empati perusahaan terhadap lingkungan, minimal untuk lingkup lingkungan dimana perusahaan tersebut berdomisili. Artinya sebagian dari keuntungan bisnis juga harus dialokasikan untuk membawa manfaat bagi sekitar, bukan hanya sibuk mencari keuntungan terlebih jika mengexplore potensi lingkungan tapi melupakan lingkungan sekitar atau tidak mengembalikannya lagi manfaat kepada lingkungan tersebut.

Seperti manusia yang perlu menyeimbangkan antara hubungan antar manusia ( hablumminanaas ) dan hubungan dengan Tuhannya ( hablumminallaah ). Begitu juga perusahaan jika dianalogikan  kerja habluminanaas sebagai sebuah “makhluk bernyawa” , melakukan hubungan dengan pelanggan, kordinasi dengan supplier dan vendor, melakukan pemasaran, mendidik karyawannya melalui training training, berkordinasi dengan dinas terkait sebagai bagian dari bisnis perusahaan. Bisa saja perusahaan dianggap makhluk bernyawa karena dengan melakukan bisnis perusahaan dengan baik sehingga bisnis bisa terus tumbuh berkembang, menjadi semakin besar, semakin luas jangkauan bisnisnya, semakin menyejahterakan para pemilik dan karyawannya. Maka sebagai “balasan” dari pertumbuhan positif ini dan wujud rasa syukur bolehlah jika perusahaan berbagi sedikit rejeki kepada orang lain, khususnya kepada lingkungan terdekat dimana perusahaan beroperasi.   Kita namakan keinginan berbagi ini untuk urusan “habluminallaah”, berkomunikasi kepada Tuhan yang memberikan rejeki melalui upaya upaya berbagi yang membahagiakan orang lain, upaya mengurangi resiko resiko yang mungkin terjadi diakibatkan berkembangnya perusahaan, sehingga secara timbal balik mendatangkan value bagi perusahaan dan lingkungan sekitar.

Yang harus ditegaskan bahwa bentuk CSR bukan sekedar donasi/ sumbangan uang atau sembako. Justru CSR yang bernilai adalah berbentuk program yang hasil akhirnya bisa membawa manfaat luas bagi perbaikan kondisi tertentu. Tentukan thema CSR dari sebuah perusahaan, misalnya “Ibu Cerdas”, yang materi programnya memberikan free pendidikan wirausaha, pengelolaan keuangan, cara mendidik anak kepada ibu ibu rumah tangga, agar mereka mendapatkkan pengembangan wawasan dan ilmu yang akhirnya berguna untuk meningkatkan kualitas keluarga masing masing. Atau perusahaan AC mencanangkan “Go Green”, yang materi programnya menanam 1 juta pohon produktif dalam waktu 1 tahun di wilayah yang urgent dihijaukan sehingga terhindar dari bencana banjir, longsor bahkan bisa menambah kapasitas produksi pangan. Juga bisa perusahaan susu mencanangkan “Indonesia sehat” dengan materi programnya mencanangkan pentingnya makan telur dan minum susu sampai usia 12 tahun untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh sehingga akan terbentuk generasi yang gizinya cukup dan otaknya lebih produktif.  Bahkan program “sunatan masal”  untuk perusahaan menengah juga pantas sebagai bentuk CSR. Thema program CSR bisa disesuaikan dengan produk dari perusahaan agar sinergi.  Semakin besar skala CSR dan dijalankan secara berkesinambungan, maka akan semakin membawa value bagi perusahaan. Perusahaan akan dikenal sebagai perusahaan yang berempati pada lingkungan sekitar dan ber-etika dalam bisnis.

Jika perusahaan menunjukan empati terhadap lingkungan sekitar, juga melibatkan seluruh stakeholder seperti para Direksi, manager, karyawan, para supplier dan vendor, bahkan para pelanggan, maka ini seperti menyebarkan aura energy positif kepada kepentingan perusahaan secara luas. Stake holder jadi makin peduli kepada lingkungan sekitar, makin bersemangat membantu sesama, makin peduli terhadap penderitaan orang lain, makin ringan tangan membantu kegiatan kemanusiaan, maka secara bertahap akan merubah karakter seluruh stakeholder menjadi pribadi positif yang dermawan, senang membantu dan peduli. Jika setiap pribadi yang terlibat dalam perusahaan memiliki karakter positif maka bayangkan secara kumpulan karyawan perusahaan akan bersinergi menjadi kelompok positif yang luar biasa. Bahkan bukan hanya perusahaan, tapi semua stake holdernya adalah orang orang yang dianggap baik, peduli dan positif. Intinya jika kita hanya melakukan hal hal baik , berguna untuk orang/ pihak lain dan dido’a-kan oleh banyak orang agar banyak rejeki, panjang umur, maka hal hal baik akan datang pada kita ataupun pada perusahaan. Misalnya image positif untuk brand produk / perusahaan meningkat, sales makin menngkat , pelanggan bertambah, profit meningkat, akhirnya kesejahteraan karyawan juga meningkat.


Perlu diingat sering kali pembeli memutuskan action to buy bukan karena produk, tapi karena alasan emosional /non teknis. Misalnya saya sangat tahu bahwa perusahaan A ini betul membagikan sebagian keuntungan bisnisnya untuk memajukan masyarakat dan lingkungan sekitar dengan program CSRnya, dan memang banyak orang telah bersaksi merasa bersyukur dan terbantu dengan adanya CSR ini, maka bisa saja saya akhirnya lebih cenderung loyal membeli produk perusahaan A sebagai support atas dijalankannya CSR dan agar merasa saya telah ikut berpartisipasi agar program CSR ini bisa terus dijalankan secara jangka panjang. Walaupun mungkin secara spek mutu produk A lebih dibawah produk B, atau bahkan harga produk A lebih mahal daripada produk B. Percayalah, masih banyak orang baik yang menjunjung tinggi hal hal baik yang dilakukan orang dan sangat bersedia untuk ikut berpartisipasi. Karma tetap berlaku sekalipun itu untuk perusahaan, menanam bibit yang baik akan menuai buah yang baik juga. Jika kita menjalankan perintah Tuhan, maka hukum Tuhan pasti akan berlaku. Maka sebaiknya CSR dijalankan oleh setiap perusahaan yang sudah mampu menjalankannya.  Membayar pajak usaha memang wajib untuk hablumminanaas, tapi membudgetkan sebagian dari keuntungan usaha untuk biaya CSR seperti membayar zakat untuk hablumminallah. Insya Allah membawa berkah dan kebaikan untuk perusahaan. SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )

Sabtu, 09 Juli 2011

MENCAPAI POTENSI HIDUP YANG MAKSIMAL

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, 
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai 
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang 
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.
Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini 
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap 
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda. 
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang 
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu. 
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia 
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan. 
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya 
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang. 

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar 
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri. 
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita, 
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan 
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga ! SEMANGAT SUKSES ( Mirza A.Muthi )

( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)