Selasa, 31 Juli 2018

Pastikan Produk Anda Siap Berkompetisi



Dalam bisnis apapun saat ini, kalau bukan betul betul bisnis pionir, sudah pasti langsung berhadapan dengan kompetitor. Pada akhirnya pasti tidak ada bisnis yang akan melenggang sendirian tanpa harus berkompetisi dengan pesaing. Apalagi jika usaha Anda hadir sebagai follower pasti sudah harus bersaing dengan kompetitor di hari pertama opening. Dalam area radius 2 km saja pasti sudah  ada usaha sejenis yang sudah lebih duluan hadir yang harus Anda hadapi untuk berbagi kue pasar.  Bagi kalangan pengamat bisnis atau konsultan bisnis, bahkan "aroma kekalahan" sebuah start up bisnis bisa langsung terlihat sejak masa masa persiapan, jika dianalisa dari konsep produk dan cara branding dan strategi marketing yang akan dilakukan.

Kurang adanya daya tarik dan daya saing yang jelas dari usaha produk atau jasa yang akan diterjunkan di pasar tsb langsung bisa diprediksi bahwa penawaran baru ini akan langsung kurang direspond pasar dengan baik. Jika pemilik produk tsb sendiri tidak bisa menjawab dengan yakin dan dengan jelas pertanyaan : "Kenapa orang  harus membeli dari Anda ?", " Apa yang membuat produk Anda lebih dari produk dari pesaing yang sudah ada ?", maka itulah awal mungkin akan jadi kenyataan bahwa produk /usaha baru ini akan gagal bersaing di pasaran. 

Jadi bagi Anda sebagai pemilik usaha/ produk / jasa baru, jawablah dulu pertanyaan penting diatas. Sebelum Anda sendiri bisa menjawab dengan yakin dan jelas keunggulan produk/jasa Anda dibanding kompetitor, maka jangan dulu berani melempar produk Anda ke pasar. Perbaiki dulu konsep bisnis Anda, buat perbedaan dan daya tarik yang jelas agar penawaran Anda langsung direspond pasar dengan baik. Penting bagi Anda untuk bisa menempatkan produk/jasa Anda dalam benak konsumen sebagai produk yang dipersepsikan sesuai dan cocok dengan kebutuhan mayoritas calon konsumen. Jikapun bukan produk yang umum, pastikan bahwa produk baru ini nantinya memang yang akan dibutuhkan dan akan ada demandnya di pasar. Ciptakan trend kebutuhan baru di pasar dan produk/jasa Anda hadir sebagai pioner.

Pun jika akhirnya Anda mulai berbisnis, pastikan Anda dan team berbisnis dan bersaing secara sehat. Jalankan semua unsur bisnis dengan logika dan keilmuan, jauhkan dari mengambil opsi hal hal yang sifatnya klenik, magis, menjatuhkan pesaing dengan cara yang kotor dan semacamnya karena jikapun ada hasilnya maka itu bukan hasil yang berkah dan halal.

Anda berusaha sudah mengeluarkan  investasi yang tidak sedikit, tentunya menginginkan usaha Anda panjang umur, berkembang bertumbuh dengan positif dan menguntungkan. Jika bisa memberi manfaat bagi banyak orang dan lingkungan, misalnya bisa merekrut cukup banyak karyawan dari kalangan masyarakat sekitar, membuka lapangan pekerjaan, jadi lebih bisa berbagi dengan lingkungan, pasti usaha akan lebih berkah. 

Jangan lupa, banyak hal hal yang sepertinya tidak berhubungan langsung dengan strategi bisnis, misalnya banyak berbagi/bersedekah, menyantuni yatim, mengajak karyawan/team lebih rajin dan tekun beribadah, melakukan bakti sosial untuk lingkungan,  meningkatkan skill karyawan dengan sering mengirim karyawan potensial ke seminar atau pelatihan, dll. Hal hal yang sepertinya " membuang buang uang " tapi akan ada manfaat kebaikan yang jelas bagi usaha Anda jika Anda yakin dan percaya. Percaya bahwa rejeki akan datang jika Tuhan  Yang Maha Mengatur Rejeki akan memberi rejeki pada usaha Anda jika kehadiran Anda di dunia ikut memberi manfaat dan rahmat bagi sekeliling Anda. Itu jauh lebih baik jika Dibanding Anda datang ke dukun untuk meminta keberuntungan yang tidak jelas. Selamat berbisnis. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)