Selasa, 01 Desember 2015

SELAMAT TINGGAL 2015

Tahun 2015 adalah tahun yang berat. Banyak tantangan, krisis ekonomi, kenyataan dibawah harapan, kekeringan yang panjang, bahkan musibah kepungan asap kebakaran hutan skala nasional terarah sepanjang sejarah dan bermacam musibah lain. Walaupun demikian, jika semua tetap direspond dengan cara pandang yang positif dan diambil hikmahnya, maka tahun baru 2016 ini harus kita hadapi dengan optimisme  tinggi. Walaupun jelas terlihat ada bukit  tantangan di depan tapi yakinlah dibalik bukit tantangan tsb ada masa depan.

Tahun sudah berganti, umur kita berkurang 1 tahun lagi. Masih belum punya nyali untuk mulai bertindak beda? Jika apa dan cara yang Anda lakukan sama saja dengan tahun tahun lalu, bagaimana Anda bisa berharap berubah? Jika Anda inginperubahan, maka rubahlah cara Anda melakukan hal hal yang penting dalam hidup Anda. Rubahlah cara berpikir, rubah kebiasaan dan rubah karakter Anda. Rubah tindakan Anda, baru hasilnya bisa Anda harapkan untuk berubah. Bahwa tantangan memang membutuhkan pemikiran, kerja keras bahkan air mata dan pengorbanan, tapi itu harus dipahami sebagai sesuatu yang wajar.

Setiap ujian hidup memang harus dijalani sebagai tahapan wajar dan proses dalam setiap kehidupan makhluk Tuhan. Setiap manusia saat ditiupkan ruh dan nyawa pasti diberikan misi dalam hidup dan hanya yang punya visi hiduplah yang bisa bertahan. Jika kita mau naik kelas maka harus ikut ujian tahapan. Bagitu juga hidup, jika kita ingin meningkatkan taraf hidup maka harus berani taklukan ujian.Banyak mereka yang ingin lebih sukses dan lebih bahagia tapi terlalu cepat menyerah hadapi ujian dan tantangan. Keinginan untuk menjadi sukses dalam ukuran kepemilikan materi dan standard gaya hidup sudah tinggi, tapi sebenarnya mental belum siap untuk meraih kesuksesan. Bahwa sesungguhnya sukses itu harus diusahakan, bukan diminta, diberikan percuma atau keberuntungan apalagi kebetulan semata.

Kita sering tidak berani menerima resiko, terutama menyangkut kerugian, pengorbanan waktu, kehilangan harta, takut capai, takut gagal, kebesaran rasa malu ini malu itu dan tidak berani menghadapi masalah. Padahal hidup itu sendiri adalah masalah. Hadapi masalah satu persatu. Tapi harus dijalani dan jangan ditunda atau dilewati karena semua ujian pasti tetap akan datang juga cepat atau lambat jika tujuannya sama. Menunda menjalani dan menumpuk masalah, bukan menhadapi untuk menyelesaikannya bisa membebani hati dan pikiran. Menahan tindakan, menghilangkan tekad dan ragu ragu bergerak akan membuat tidak bisa fokus pada tujuan dan itu tidak ada baiknya.  Misalnya berpikir nanti saja dihadapi jika sudah siap. Lalu kapan siapnya jika Anda tidak pernah sengaja bersiap.

Makin lama menunda pasti umur sudah makin tua, stamina makin lemah, waktu makin sempit  dan jikapun nanti berhasil, pasti kesempatan menikmati hasilnya nanti sudah makin sedikit waktu. Menyesal kenapa tidak dari muda sudah sukses seperti ini. Maka hadapi saja sekarang setiap tantangan dan penuhi harapan Anda. Usia masih muda, energi masih banyak, kalaupun gagal masih banyak kesempatan untuk bangkit dan coba lagi. Bisa besar harapan sukses. Kebiasaan menunda adalah kebiasaan yang jelek. Karena waktu terus berjalan dan tidak pernah menunggu. Rubahlah kebiasaan menunda. Jika sukses Anda bisa datang sekarang dan tidak perlu ditunda, ambil ujiannya dan taklukan sekarang. Jemput dan rebut kesuksesan Anda saat ini juga. Buat apa tunggu 5 atau 10 tahun lagi. Ucapkanlah Selamat Tinggal untuk mindset lama Anda di Tahun 2015. Canangkan mindset baru di Tahun 2016 ini. Beranilah! SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Minggu, 01 November 2015

JADI MANAGER TAK MUDAH


Dalam dunia kerja profesional, tentu saja posisi Manager atau Direktur adalah posisi prestise. Semua karyawan pada akhirnya ingin bisa mencapai jabatan tsb dalam jenjang karir profesionalnya. Tapi tentu saja tidak semua karyawan bisa mencapai posisi tsb. Dibutuhkan skill, wawasan, pengalaman dan leadership diatas rata rata untuk bisa dipercaya memegang jabatan strategis tsb. Bukan hanya sekedar kerja, tapi juga memiliki skill managerial, komunikasi, berpikir startegic, orientasi hasil tapi menghargai proses dan mental harus lebih kuat dibanding karyawan.

Tapi seperti pohon, makin tinggi pasti makin kencang ditiup angin. Anda harus sadari hal tsb. Kalau Anda sekarang ada dalam dunia profesional, maka miliki sifat pantang menyerah! Bukan hanya pantang menyerah dalam rangka mencapai target perusahaan, tapi kadang menjaga eksistensi posisi manager Anda saja sudah banyak tantangan. Kalau kita dipecat kerja atau diturunkan jabatan karena kecurangan atau kelalaian kita sendiri, maka kita pantas jatuh atau gagal. Tapi jangan heran jika ada orang lain menjatuhkan atau menggagalkan kita dengan cara cara yang non profesional. Dalam dunia kerja atau bisnis profesional, sebagai manager kadang tidak semua berjalan mulus dan baik saja. Kita tidak tahu kalau ada musuh terselubung. Orang orang yang tidak suka dengan kesuksesan kita, mereka yang bekerja hanya untuk eksistensi bukan prestasi, konspirasi politik kantor, meniupkan isyu2 tidak berdasar, bos yang tidak objektif menilai suatu masalah. Macam macam saja tantangan pekerjaan ini. Tapi Anda juga harus menimbang nimbang, jangan juga harus memaksakan Anda harus tetap selamanya ada di perusahaan tertentu. Anda harus tahu kapan harus melepas atau harus bertahan di satu perusahaan. Sebatas Anda mundur bukan karena memang Anda bersalah atau curang  atau ketidak mampuan skill dan kinerja Anda, itu bukanlah hal yang tabu. Mungkin bukan rejeki Anda di perusahaan A, tapi sepanjang Anda tidak punya track record yang jelek dan nama baik Anda tidak rusak, maka Anda masih bisa tetap berkarya, dipercaya, memulai lagi dan membangun karir di perusahaan B yang orang orangnya bisa lebih positif, menghargai dan justru disana karir dan nama baik Anda akan jauh berkembang dan makin dikenal orang.

Dunia ini bukan surga, yang segala sesuatunya sudah tersedia sempurna sesuai harapan kita dan akan baik baik saja. Kita sangat berharap semua berjalan ideal. Jangan naif, pasti sesekali kita akan ketemu masalah terkait perilaku atau karakter orang lain yang berkoneksi dengan kita. Itu hal biasa dalam dunia kerja dan jangan dianggap terlalu masalah besar. Maka sebab itulah agar Anda tidak mudah jatuh kecewa atau menyalahkan sana sini, Anda membutuhkan kebesaran hati dan kebijaksanaan pikiran. Anda bisa menjadi agen perubahan dalam sebuah organisasi yang tidak kondusif, membawakan pandangan yang objektif, orientasi solusi. Bahkan membalikan pandangan mereka yang tadinya merasa terganggu dengan Anda, menjadi kagum dan hormat karena Anda punya leadership.

Maka manager belum tentu betul betul seorang pemimpin, tapi pemimpin lebih tinggi dari seorang manager, karena karakter dan perilakunya sudah pantas dan matang. Jadi manager selain karena jenjang karir, bisa saja karena faktor senioritas, kedekatan dengan pemilik perusahaan, atau pintar mencari kesempatan. Jadi  tunjukan siapa diri Anda. Anda pantas untuk menjadi seorang leader atau cuma sekedar manager yang ditunjuk dan bisa besok diturunkan lagi karena bawahan dan atasan Anda tidak melihat sisi leadership Anda.. Its up to you. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Rabu, 30 September 2015

KEBIJAKSANAAN YANG MENJADI RAHMAT



Dalam ilmu beladiri, disebutkan pendekar yang semakin tinggi kekuatan & tingkat ilmu kanuragannya maka harus semakin tinggi juga kebijaksanaannya. Jika tidak, maka pendekar tsb hanya akan menjadi malaikat maut yang menakutkan dan membawa petaka bagi orang orang disekitarnya saja. Dia akan menantang tanding bukan hanya sesama pendekar saja, tapi juga menindas orang orang awam biasa dengan kekuatannya.
 
Sebaliknya, jika kita hanya orang biasa yang banyak belum tahu apapa. Maka juga harus tinggi rasa tahu dirinya. Sadar bahwa harus banyak merendah dan belajar. Jangan bodoh, belum banyak tahu, tidak berpengalaman, tapi berlagak pintar di depan orang yang lebih tua dan berpengalaman, bahkan konyolnya menjustifikasi bahwa apa yang dilakukan dan sudah dikerjakan oleh mereka yang lebih memiliki skill tsb salah, sedangkan dia sendiri belum pernah bisa membuktikan apa apa dalam perjalanan nyata hidupnya.

Bijaksana, jika tidak tahu diri untuk terus belajar maka kita akan makin tidak bisa berguna bahkan untuk diri sendiripun. Tidak ada yang bisa bantu kita jika tidak memaksakan diri kita untuk berubah baik niat dalam hati, egoisme maupun perilaku kita. Kebijaksanaan hati dan membuka pikiran adalah pintu kemajuan hidup. Introspeksi diri dan sadarlah apa yang harus diperbaiki dan dibutuhkan untuk maju. Kebijaksanaan akan memajukan diri kita dari kekurangan, ketidaktahuan dan kegelapan menjadi lebih baik, lebih tahu, lebih bernilai dan berguna. Kita menjadi agen kebaikan bagi sekitar kita, jadi rahmat bagi manusia sekitar kita.

Tapi sekaligus kebijaksanaan menjaga kita untuk tetap menginjak bumi, sederhana dan empati jikapun keberhasilan, kejayaan dan materi sudah didapat. Sekali lagi seperti pendekar bela diri yang bijaksana, semakin tinggi ilmu kanuragannya justru malah akan makin memberi perlindungan untuk sekitarnya, bukan malah menebar teror. Makin jarang bertempur karena pendekar sejati menghindar dari kekerasan fisik karena dia tahu jika terjadi pertempuran fisik maka akibatnya akan sangat fatal bagi lawannya. Dia tidak mau melukai orang lain jika merasa tidak perlu. Juga bagi orang biasa yang tidak tahu apa apa, jika dia bijaksana malah akan lebih banyak merendah dan belajar, berguru dahulu pada mereka yang lebih tahu dan berpengalaman. Jadilah bijaksana dan rendah hati sesuai situasi dan kondisi Anda. Bawalah diri Anda secara tepat, maka Anda akan jadi rahmat sekeliling Anda , mudah diterima dan akan  berhasil. 

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)                    

Selasa, 01 September 2015

JAGA PELANGGAN ANDA

Kepuasan pelanggan secara sederhana bisa diukur. Parameternya diamati dari progress omzet toko dan jumlah pelanggan yang datang dari waktu ke waktu di toko Anda, perhatikanlah. Apa setiap waktu pelanggan Anda bertambah, omzet makin tinggi atau makin hari malah makin sedikit dan bahkan pelanggan makin hilang. Pelanggan adalah sumber pendapatan usaha kita. Maka tempatkanlah prioritas Anda paling utama pada kebutuhan pelanggan. Jangan bedakan perlakuan dan tingkat kesopanan untuk pelanggan. Apakah dia pelanggan besar atau pelanggan kecil. Harus sama sopannya, tegur sapanya. Silakan membedakan dari fasilitas ataupun bonus, compliment, sesuai besar belanjanya. Tapi jangan sesekali bedakan dari keramahannya. Manusia pada dasarnya sama sama ingin dihargai, apalagi dia yang sudah merasa memberikan uangnya pada toko Anda
.
Pelanggan ada yang biasa komplain dengan langsung, terbuka di depan manager outlet. Tapi banyak juga yang hanya diam saja, keluar seperti tidak ada masalah. Lalu diluar mereka menuliskan komplain di media sosial bahkan langsung menulis di surat pembaca koran, justru pelanggan seperti inilah yang lebih beresiko. Kastemer tidak akan kembali ke toko Anda jika dia tidak merasa nyaman dan ada pilihan lain. Tidak ada pelanggan maka tidak ada bisnis. Bahaya untuk investasi Anda. Maka pastikan Anda dan seluruh jajaran outlet menstandardkan pelayanan dan keramahan pada setiap pelanggan Anda untuk kepuasan standard.

Semakin Anda bisa menjaga pelanggan yang sudah ada saja, maka pelanggan baru akan datang sendiri dari informasi yang disampaikan pelanggan yang puas. Pelanggan yang puas akan secara rela dan iklas memuat kepuasannya di media sosial, mereferensikannya kepada saudara dan rekan2nya. Anda tidak perlu lagi ngotot menyebar brochure, pasang iklan di koran yang mahal, dan lain2 marketing program dan campaign yang berbiaya mahal.

Jangan juga Anda cuma janji janji di marketing dan promo tools, tapi begitu pelanggan bersedia datang ke toko Anda malah mereka kecewa yang didapatkan. Promo Anda cuma pemberi harapan palsu. Apa yang Anda tawarkan dalam brochure, iklan dan promo tidak sesuai dan standard pelayanannya juga buruk. Jadi untuk mudahnya, pastikan produk Anda yang terbaik, SDM Anda terbaik, team kerja Anda paling solid dan layani pelanggan Anda dengan standard terbaik. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Sabtu, 01 Agustus 2015

KEBIASAAN MEMBENTUK KARAKTER

Kebiasaan adalah hal rutin yang secara sengaja kita lakukan setiap hari. Awalnya secara sengaja kita atur, tapi lama lama seringkali bisa kita lakukan sudah tanpa sadar lagi, terjadi begitu saja. Semakin tertib dan terencana hidup maka biasanya makin banyak hal hal rutin yang selalu Anda lakukan diulang ulang lagi setiap hari dan hampir sepanjang hidup atau disebagian besar masa hidup Anda. Hal hal tsb yang terbiasa dan diulang ulang lagi lama lama menjadi terbiasa dan jadi kebiasaan sehingga setiap hari dilakukan seperti tanpa harus berpikir lagi. Misalnya jika Anda  awalnya terbiasa bangun subuh dengan bel pukul 04.30 dan itu terus dilakukan 1-2 tahun terus menerus, maka di tahun ke 3 bisa saja Anda sudah bisa bangun sendiri di jam 04.20 sebelum bel berbunyi. Kebiasaan Anda yang tahunan ini akhirnya membentuk jam biologis tubuh membiasakan diri dan menyalakan sinyal sendiri tanpa harus Anda sadar karena mendengar bel.

Sebaliknya makin hidup Anda tidak terencana, tidak tertib, kegiatan Anda berubah ubah terus sepanjang waktu,  biasanya Anda tidak punya kebiasaan baik. Hidup mengalir saja, asal jalan saja setiap harinya. Mau bangun atau tidur jam berapa berlalu sekenanya, mau tinggal saja di rumah sepanjang hari atau berkegiatan di luar rumah setiap hari juga berjalan tanpa jadwal. Mau olah raga seminggu sekali atau setahun sekali juga tubuh tidak bisa menyesuaikan. Ritme tubuh, metabolisme system gerak tubuh Anda dan pikiran Anda tidak bisa merekam aktifitas rutin yang paling sering Anda lakukan. Akibatnya Anda jadi sering lelah atau tergopoh gopoh jika harus sewaktu waktu perlu bangun subuh, atau misalnya mengejar jadwal pesawat.

Yang membentuk Anda siap untuk menghadapi  situasi yang penting dalam hidup Anda adalah persiapan dan persiapan yang baik dibentuk dari kebiasaan baik. Tindakan dan pikiran yang terus dilakukan berulang ulang selama tahunan, otomatis akan membangun pola pikir sesuai kebiasaan. Pola pikir dan gestur akan membangun perilaku, lalu karakter mental, wawasan juga bertambah.

Selain jam tubuh Anda bisa berubah jika dibiasakan, begitu juga pola pikir Anda. Jika selama 1 tahun Anda paksakan untuk terbiasa membaca beberapa bab buku pengetahuan, maka mulai tahun ke 2 Anda terus merasa butuh baca. Bahkan gestur dan irama tubuh Anda bisa berubah lebih gesit dan berwajah cerah jika selama tahunan Anda terus gerak dengan positif dan semangat. Setting tubuh dan pikiran Anda dengan kebiasaan hal yang baik dan positif. Bukan sebaliknya membiasakan diri dengan hal hal yang negatif dan merusak. Konsisten dengan kebiasaan baik akan membentuk perilaku, mental dan karakter Anda. Maka rubahlah kebiasaan Anda jika ingin merubah nasib Anda.SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Sumber Gambar : dwcorp.blogspot.com

Rabu, 01 Juli 2015

IQRA: MAKA ANDA BERUBAH

Iqra: bacalah! Itu adalah wahyu pertama yang diturunkan Allah SWT kepada baginda besar Rasul Muhammad SAW. Maka baca akan merubah zaman. Dari zaman jahilliyah saat itu, kesesatan yang nyata, diajarkan kepada kebenaran atas petunjukNya melalui rasulNya. Membaca adalah pintu perubahan.

Membaca berarti menambahkan pengetahuan atas hal hal yang kita tidak tahu atau belum jelas. Semakin banyak tahu semakin bermanfaat. Membaca yang diikuti dengan pemahaman akan membawa kita kepada solusi atas masalah. Makin banyak solusi makin banyak kesempatan untuk sukses.

Kita tidak mungkin tahu semua pengetahuan, maka tentukan fokus kita akan kemana lalu pertajam pengetahuan kita disana sehingga jadi bernilai lebih. Membaca bukan berarti hanya membaca buku pengetahuan. Membaca juga dari mengamati pergaulan sekitar, perilaku orang lain, teladan tokoh. Membaca situasi, mengamati keadaan, mempelajari cara seseorang mengambil keputusan, cara perusahaan keluar dari persaingan bisnis, cara seorang ayah menjaga keluarganya tetap maju, harmonis dan beriman, cara seorang ibu tunggal berjuang membesarkan anak anaknya sampai sukses dan berhasil dan pasti banyak hal hal baik yang bisa jadi motivasi dan teladan untuk menjadi bekal wawasan, bahan kebijaksanaan dan inspirasi kita untuk mulai memperbaiki hidup. Banyak contoh contoh di sekitar kita jika kita bisa "membacanya". Jangan hanya membaca hal hal yang baik, kita juga perlu membaca hal hal jelek dan buruk dengan tujuan agar kita melihat dampaknya bagi kehidupan kita. Tentu saja untuk dihindari, jangan didekati, jangan diikuti, jelas tahu akan ada kerugian buat kita diakhirnya jika kita menjalankan hal yang jelek tersebut.

Kita tidak perlu mencoba menjalaninya langsung sendiri jika kita sudah membaca keburukan, kesalahan dan akibat yang terjadi pada mereka yang sudah menjalaninya.  Membaca kemaha kuasaan Tuhan dari alam sekitar yang diciptakanNya, diresapi keindahan dan kebesaranNya. Manusia hanya sekecil debu. Meyakini maha penyayangNya membuat kita bersyukur, merendahkan hati dan peduli kepada sesama hambanya, bahwa hidup harus membawa manfaat, mengalirkan kebaikan. Membaca bukan hanya yang tersurat, tapi juga yang tersirat. Oleh karena itu manusia juga dibekali akal pikiran untuk mengamati pelajari situasi sekitar. Dan juga hati untuk menilai sebagai manusia, memilih mana yang baik dan mana yang jelek, mana salah mana benar.

Maka jelas membaca bukan hanya berarti membaca buku. Tapi membaca tanda tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang Allah tempatkan pada manusia lain, pada tanda tanda alam, pada situasi tertentu, pada kisah kisah teladan tokoh tokoh terkenal, pada kisah kisah bencana terkait situasi atau tokoh tokoh tertentu, perjalanan hidup tokoh tokoh yang sering kita lihat di media, bahkan pada kisah kisah orang orang terdekat seperti orang tua, saudara, kawan kawan yang sudah terjadi dan bisa kita baca maksud dan makna tersiratnya. Membaca menambahkan kebjaksanaan bagi kita. Keputusan keputusan diambil berdasarkan banyak pertimbangan bukan semata emosional. Keinginan besar kita membaca, mengamati,belajar,mengambil pelajaran dan hikmah, akan membawa kebaikan bagi kehidupan dan masa depan kita.
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Sumber Gambar : wasathon.com

Senin, 01 Juni 2015

MINDSET YANG MENDORONG LEBIH KAYA

Sudah tengah tahun dan tahun yang baru segera datang lagi, sebetulnya apa yang paling penting harus baru dari kita? Rumah atau mobil baru, atau tempat kerja baru? Silakan, tidak ada yang salah dengan memiliki asset atau gaya hidup yang baru. Itu memang hak Anda untuk memberi hadiah yang terbaik buat diri Anda. Hanya harus dibedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kadang tidak selalu yang  diinginkan adalah kebutuhan. Padahal kita lebih urgent untuk yang kita butuhkan. Kebanyakan hidup jadi terasa berat karena masalah keuangan. tahun ini rasanya berat menjalani hidup karena uang habis harus bayar cicilan ini itu demi mengejar gengsi dan status sosial.

Seringkali keinginan lebih tinggi spek-nya daripada kebutuhan. Terlalu mahal bagi kita. Kadang bahkan keinginan tsb sebetulnya tidak kita butuhkan. Untuk itu yang perlu kita rubah adalah mental. Mental akan menentukan pengambilan keputusan dalam hal apapun. Termasuk soal kebutuhan dan keinginan. Untuk merubah mental, maka cara pandang Anda harus berubah. Tidak lagi memprioritaskan pada gengsi atau produk brand. Yang penting kebutuhan terpenuhi. Dengan demikian keputusan bisa  diambil secara bijaksana dan sesuai. Kebutuhan terpenuhi dan hidup juga tidak tertekan hutang terlalu banyak. Lebih bagus jika keinginan Anda untuk memiliki ini itu justru mendorong Anda untuk menambah penghasilan. Jadikan keinginan sebagai  dorongan positif

Anda memang sudah punya penghasilan tetap selama ini, tapi ternyata rasanya kurang jika harus memenuhi keinginan Anda. Saatnya Anda berubah. Bahkan jika harus tahun nanti ini dari sekarang Anda hrs berencana menambahkan sumber penghasilan Anda dari usaha kecil yang Anda buat. Persiapkan dari sekarang, jangan menunggu awal tahun. Bukan malah terus berencana membeli ini itu barang produk bermerk lagi untuk menambah pengeluaran tanpa berpikir bagaimana caranya menambah penghasilan. Dalama mengelola usaha kecil, Anda tidak harus full incharge di usaha kecil ini. Sementara kerja kantoran yang sekarang tetap Anda jalani, tapi ada penghasilan tambahan dari usaha kecil tsb. Maka jadikan justru keinginan Anda yang senang barang- barang bagus dan brand sebagai pendorong untuk Anda berusaha menambah sumber penghasilan. Jangan justru berhemat ketat mengurangi budget sana sini untuk memenuhi satu keinginan yang Anda kejar. Anda tidak harus mengurangi kesenangan Anda akan barang produk bermerk yang mahal, atau menurunkan status sosial dan menurunkan gaya hidup Anda. Anda pantas dapat yang terbaik. Jika Anda punya standard tinggi, maka usaha Anda juga harus lebih keras dan cerdas. Tambah penghasilan Anda.

Mindset! Itulah berubah yang positif untuk tahun baru nanti. Cara berpikir Anda yang harus berubah. Jika Anda ingin lebih kaya dan berkualitas dalam hidup Anda maka bukan lifestyle Anda yang Anda tingkatkan sementara penghasilan Anda tetap saja. Pada akhirnya Anda akan makin terbebani oleh keinginan Anda yang tinggi tapi kemampuan makin berkurang. Tapi bukan berarti Anda tidak boleh berpenampilan lebih baik, lakukanlah selama biayanya masih bisa Anda tanggung secara wajar dan tidak memberatkan. Lalu kreatiflah lakukan upaya dan usaha lebih smart untuk menambah penghasilan Anda. Ayoo ini sudah pertengahan tahun, segera bersiap sesuai keinginan Anda. 
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Sumber Gambar : magicinbusiness.wordpress.com

Jumat, 01 Mei 2015

JATUH ITU BIASA, BISA BANGKIT LAGI ITU LUAR BIASA


Kadang kita ada pada momen dimana merasa sangat jatuh, sedih, tertekan dan tidak berdaya untuk melawan. Jangan khawatir ini hal yang sangat wajar. Manusia terbuat dari hati dan jiwa. Tidak mungkin terus menerus bisa tegar dan berpura pura baik baik saja. Tapi harus selalu bisa bangkit lagi. Perbedaan manusia sukses dengan gagal adalah beberapa berhasil bangkit, tapi lebih banyak lagi yang terus terpuruk dan menyerah. Jangan sampai gagal.

Pertama Anda harus yakin bahwa situasi tidak menyenangkan yang Anda harus terima hari ini bukan nasib Anda. Hidup Anda tidak akan berakhir seperti ini. Anda silakan untuk cooling down sejenak. Menghindar dari hiruk pikuk dunia, merenung sambil mengevaluasi diri dan langkah yang sudah Anda jalani. Anda perlu ingat dan bersyukur, sungguh orang lain pernah ada dalam situasi yang lebih parah dan lebih buruk dari Anda, tapi mereka berhasil survive. Anda masih punya Allah SWT dan Dia menjanjikan kita tidak akan menerima cobaan melebihi kekuatan kita menerima. Berarti selalu ada harapan setelah kejatuhan.

Lalu jangan lama lama mengasingkan diri, dari evaluasi Anda kira kira mulai bisa paham mengapa kenyataan tidak sesuai dengan harapan dan rencana Anda. Anda menemukan hal salah yang kelak Anda harus perbaiki di langkah selanjutnya. Jangan pernah menutup diri dari lingkungan luar. Justru dari luar Anda akan banyak dapat pencerahan, inspirasi, bahkan pertolongan dan kesempatan. Yang Anda butuhkan adalah tempatkan diri Anda pada lingkungan yang tepat, orang orang yang menginspirasi dan memberi support, aura semangat yang positif.

Sebaliknya jika Anda dalam keadaan terpuruk lalu Anda menutup diri atau memilih masuk dalam lingkungan dan orang orang yang negatif, maka habislah Anda. Tapi jika setelah keadaan terpuruk tsb Anda membuka diri dan masuk dalam lingkungan yang positif dan mencari dukungan, maka Anda punya harapan bangkit. Jika Anda sudah menemukan rasa positif, semangat untuk bangkit, tidak menyalahkan siapa siapa dan menghargai diri sendiri, itu bekal yang tepat. Maka mereka yang beruntung akan terus mengejar nasibnya, sedang yang merugi akan membuat hari hari selanjutnya justru lebih hancur dari sebelumnya. Tidak peduli sedalam apa kejatuhan Anda, manusia dengan hati dan otaknya didesign Allah SWT untuk bertahan dalam cobaan, belajar iklas menerima, mencoba selalu bisa bangkit dan jadi lebih baik dari kemarin. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Rabu, 01 April 2015

BICARA JUGA HARUS PUNYA SKILL

Bicara itu mudah, tapi kerja yang susah. Jangan salah sangka, bagi posisi atau saat tertentu justru bicara itu yang paling susah. Tidak semua orang bisa bicara dengan cara yang baik dan benar. Padahal jika kita punya ide atau wawasan, maka kita harus bisa mengungkapkan atau menceritakan agar orang lain tahu kalau Anda paham hal tsb. Kecerdasan, wawasan Anda secara praktis bisa terlihat dari cara Anda berbicara. Dari situ baru orang memberi kesempatan untuk Anda membuktikan.

Bahkan sering juga kalau pada sesi interview kita sampai salah mempercayai orang pada posisi penting karena dia begitu pandai bicara menawarkan skillnya. Itulah kesempatan mendapatkan rejeki bagi seseorang yang ahli berbicara. Padahal skill dan pengetahuannya tidak seperti level apa yang disampaikannya pada awal bertemu kita. Skill berbicara berarti  bisa juga menipu banyak orang. Hal ini bukan berarti Anda harus diam saja karena takut membohongi orang. Lebih baik And berusaha berbicrra sebaik mungkin secara meyakinkan, lalu jika sampai terjadi deal maka Anda harus berkomitmen kuat untuk mewujudkannya. Anda pasti ingin mengalami perubahan nasib dan rejeki dalam hidup Anda, tapi jika Anda sangat susah untuk berbicara, menyampaikan atau mempresentasikan, bagaimana orang lain tahu kemampuan sebenarnya dari Anda atau paling tidak semangat dan pandangan Anda yang visioner.

Sebaliknya orang yang memang sebetulnya pintar secara spesifik dan banyak pengalaman bisa saja tidak terlihat skillnya secara langsung jika dia tidak bisa berbicara menyampaikan pengetahuannya yang perlu diketahui orang. Padahal secara skill dan pengalaman dipastikan sebetulnya akan banyak orang yang sangat membutuhkan kualitas Anda. Tapi karena Anda tidak bisa atau tidak pandai berbicara, maka kesempatan baik kepada Anda tidak diberikan. Sayang sekali bukan? Saat ini mutlak Anda sangat perlu skill komunikasi, adalah untuk mencitrakan diri Anda dalam 5 menit pertama atas skill dan pengetahuan spesifik yang dimiliki. Tidak ada lagi "diam itu emas" dalam konteks ini. Kalau Anda tidak berani berbicara, maka tidak ada yang tahu kalau Anda sebetulnya paham dan bisa. Nanti Anda akan banyak bertemu orang atau pihak pihak yang baru sekali Anda kenal, yang mungkin saja membuka kesempatan Anda untuk mendapat pekerjaan atau bermitra.

Bahkan skill bicara seorang level pemimpin bisa mempengaruhi banyak orang, bahkan bisa mengajak mereka untuk mempercayai Anda yang mengajak melakukan suatu hal. Kadang untuk mewujudkan mimpi, Anda tidak bisa hanya lakukan sendiri. Anda harus mengundang pihak lain untuk membantu. Skill bicara yang mempengaruhi persepsi orang dan memberi keyakinan orang untuk percaya pada Anda itu bisa mewujudkannya. Kekuatan skill bicara secara mumpuni dan pengaruhnya global bahkan bisa mendamaikan sebuah sengketa, membebaskan sandera, memulai perang dunia,dll. Banyak tokoh dikenal dari kemampuan bicaranya yang bernas, pidatonya yang berapi api, paparannya yang cerdas, hingga mereka yang mendengarnya seakan terhanyut dan terhipnotis, membangun emosi sesuai keiinginan tujuan pembicara, bisa mengajak dan mempengaruhi opini massa. Jika Anda mampu, coba tiru skill bicara mereka.

Anda dinilai dari citra diri Anda. Untuk pertama kali citra diri bisa dinilai dari 5 menit Anda bicara. Jika Anda ingin nasib Anda berubah, segera mendapatkan pekerjaan atau ingin meningkatkan jabatan, ingin mendapatkan mitra bisnis baru, atau mengajak beberapa orang yang Anda pikir dibutuhkan untuk membuat sebuah perubahan, maka perbaiki skill bicara Anda agar kondusif dan positif sesuai tujuan bicara Anda.
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)        


Minggu, 01 Maret 2015

JAGA HUBUNGAN ANTAR MANUSIA

Hargai mereka yang pernah memberi manfaat dan berarti dalam perjalanan sukses hidup Anda. Anda tidak jadi seperti sekarang jika bukan karena bantuan mereka. Paling tidak ingat dan hargai mereka yang memang pernah kenal dan bertemu langsung dengan Anda. Sesekali kontak untuk jaga hubungan silaturahim. Keberhasilan, kesuksesan Anda hari ini banyak disebabkan proses dalam perjalanan hidup Anda, seperti orang tua, istri/suami, bos di perusahaan Anda.

Begitu juga kawan kawan seperjuangan di kantor yang pernah  Anda kerja, mereka yang memberi teladan dan inspirasi bagi Anda, tentu saja mereka yang pernah memberi referensi kerja pada Anda, atau mengenalkan Anda dengan seseorang yang kini penting buat Anda. Telponlah mereka sesekali atau ketemu sekedar ngopi di waktu senggang.

Pelihara komunikasi dan hubungan baik. Jangan kemudian hanya menelepon jika hanya Anda ada keperluan atau permintaan tolong. Sedangkan sebelumnya lama tidak menghubungi. Jika kita menerima telpon dari kawan yang sudah lama tidak menghubungi, lalu menelpon kembali hanya untuk meminta kerjaan maka agak kurang enak rasanya. Lain halnya jika selama ini hubungan dibina terus tanpa maksud apa apa dan sesekali kita paham jika kadang manusia butuh ditolong. Menjaga silaturahim penting untuk tetap menjaga rejeki, menjaga nama baik dan citra Anda dimata kolega dan orang-orang yang pernah Anda kenal.

Tapi ingat, bukan hanya hal hal yang supportif dan baik yang bisa membuat Anda jadi sukses. Bahkan hal hal yang menguji mental dan semangat Anda. Kadang Anda sempat drop dengan mendapatkan cobaan dari orang orang tersebut, tapi lalu Anda berespon positif, mengambil manfaat dan jadikan ini kesempatan. Bukan semata bantuan positif, tapi justru perlakuan negatif yang Anda terima ikut membantu Anda membentuk mental dan karakter tangguh, justru jika Anda berhasil bangkit dari kegagalan, membuktikan prestasi dari mereka yang selalu meremehkan Anda, tertantang untuk buktikan bahwa Anda bisa.

Ingat, berkah Anda dalam hidup juga sangat tergantung dari doa orang orang yang ada disekitar Anda. Kumpulkanlah doa baik untuk Anda, bukan sumpah serapah untuk Anda. Jika And baik, berguna, membawa manfaat bagi banyak orang, maka doa baik untuk Anda akan semakin banyak. Sebaliknya jika Anda sering merugikan manusia, membawa ketakutan, bahkan dianggap setan oleh manusia, maka bahkan Anda akan disumpahi jelek oleh manusia. Sering dinamakan silaturahim, hubungan antar manusia yang baik akan diridhoi Allah SWT. Sebaliknya Allah SWT tidak akan memberi ampun jika kita masih ada dosa yang belum dimaafkan oleh sesama manusia. Dan pasti itu juga menghalangi ridho dan berkah Allah SWT untuk kita.

Atau justru belajar dari orang orang yang pernah gagal dan jatuh di sekeliling. Sehingga Anda tidak perlu harus mengalami kegagalan dan kejatuhan sendiri. Justru hal hal yang kelak jadi menguatkan mental dan hati Anda penting Anda alami dalam proses hidup untuk membentuk karakter dan cara pikir Anda. Apapun baik dan buruk yang pernah Anda terima dan terjadi dalam hidup Anda, pada akhirnya semua akan tergantung respond Anda. Be positif! Semangat Sukses (Mirza A. Muthi)

Minggu, 01 Februari 2015

BAGAIMANA MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI

Banyak yang bertanya via email bagaimana seorang pada posisi waiter biasa atau pelayan bisa berkomunikasi dengan pelanggan yang dia tahu mereka dari kalangan orang kaya dan orang pintar. Seringkali situasinya kaku dan tidak nyaman, sehingga standard pelayanan seperti komunikasi yang ramah,melayani dan menawarkan sesuai SOP tidak tercipta. Yang ada cuma sekedar menjawan ya dan tidak setelah itu selesai. Dan Anda menyesali diri sendiri karena seharusnya Anda pikir bisa jauh lebih baik dari yang Anda lakukan tadi. Jika Anda punya perasaan itu, sudah bagus. Berarti Anda sadar bahwa sebetulnya Anda mampu, tinggal dicarikan formulanya bagaimana lain kali Anda bisa lebih baik lagi. Bagaimana cara "men-deliver" skill dan sosok Anda secara lebih ideal kehadapan tamu Anda.

Anda harus membentuk citra diri Anda. Bukan hanya orang politik yang butuh pencitraan. Kita semua, termasuk Anda juga harus membangun citra diri Anda dengan positif. Anda ingin dikenal orang sebagai apa, sebagai siapa. Jika Anda sudah bisa mensinergikan sosok karakter positif dan skill mumpuni yang Anda miliki dan orang lain paham kompetensi Anda dibangun dari sosok dan skill tsb, maka disitulah citra diri Anda terbentuk. Tapi sebelumnya, kunci awalnya adalah Anda harus memiliki rasa percaya diri dahulu. Rasa percaya diri ada jika Anda yakin bahwa Anda menguasai bidang kerja Anda dengan baik. Misalnya sebagai waiters, maka betul betul paham SOP melayani tamu mulai dari cara berpakaian Anda, persiapan kondisi badan Anda, jangan bau badan atau bau mulut tentunya, cara menyambut tamu, penguasaan product knowledge yang harus diinfokan ke pelanggan, program promo yang tengah berjalan, penyampaian kalimat kalimat kuncinya, mimik wajah, intonasi suara dan gestur Anda.

Jika Anda kuasai semua poin ini maka Anda sudah punya modal untuk bisa percaya diri. Tapi kadang semua persiapan dan ilmunya sudah. Anda miliki, namun begitu ketemu tamu lalu Anda seperti mati kutu, kaku berdiri dan seperti susah menyampaikan semua yang sudah Anda persiapkan dan Anda pelajari. Supaya mudah penggambarannya kita buat visualisasi dan saya yakin Anda semua mungkin pernah suka sekali pada seorang wanita. Situasi ini mirip seperti waktu Anda berniat "menembak" wanita idaman Anda dulu, sudah mantap persiapan dengan kata kata gombal yang sudah disusun tapi begitu si Dia sudah tepat di depan Anda, maka seketika buyar dan Anda cuma bisa diam terpaku.
Anda tidak memiliki rasa percaya diri pada saat bertemu wanita idaman Anda karena dalam hati Anda tidak yakin,apakah "lamaran cinta" Anda akan diterima atau tidak oleh si Dia. Apakah Anda pantas mendampingi dia atau tidak. Bahkan karena terlalu ingin perfect, walaupun Anda sudah persiapkan maksimal sebelumnya, di detik detik terakhir Anda jadi terlalu fokus pada penampilan Anda, apakah baju saya sudah sesuai, apakah mulut saya tidak bau, dll. Karena fokus Anda berubah, maka begitu si Dia datang seketika Anda menjadi tidak siap dan lupa dengan kalimat indah yang sudah Anda susun. Anda merasa bahwa Anda dibawah posisi si Dia. Anda yang butuh dan si Dia menguasai situasi.
Bahkan Anda berpikir bisa hancur dunia Anda kalau saja Dia sampai menolak Anda. Semuanya itu masih hanya andai andai, tapi itu sudah cukup menghancurkan semua persiapan dan misi Anda.Begitu juga dengan pelayanan di tempat kerja pada posisi Anda sebagai waiter. Jangan posisikan Anda terlalu rendah di depan pelanggan. Memang Anda harus melayani, ramah, sopan kepada pelanggan, tapi bukan berarti merendah. Bahkan Anda harus dalam posisi sejajar dengan pelanggan Anda dalam arti Anda harus memahami kebutuhan pelanggan. Untuk memahami berarti Anda harus bisa mendengar dengan baik dan memberikan jawaban yang tepat maupun dalam bentuk pelayanan dan solusi yang tepat juga.

 Mindset ini dulu yang harus Anda tanam dalam benak pikiran Anda. Jangan merasa kerja menjadi waiter adalah pekerjaan rendah. Justru Anda harus bangga dengan pekerjaan ini karena posisi ini memungkinkan Anda bertemu dan berkomusikasi dengan berbagai macam orang. Jadi banggalah dengan pekerjaan Anda. Paling penting adalah sebut nama pelanggan Anda dengan sopan. "Selamat siang bapak Amir,ibu Risma, kakak Safa, adik Nayla, dsb. Jangan lupa juga untuk perkenalkan nama Anda kepada pelanggan. Anda maupun pelanggan akan lebih merasa dekat jika kenal dengan pelanggan Anda.

Komunikasi adalah interaksi, artinya bicara dan mendengar, 2 arah, bolak balik. Maka Anda harus meyakinkan pelanggan bahwa Anda mendengar apa yang pelanggan sampaikan. Itu bisa dirasakan pelanggan dari cara Anda merespond pelanggan saat bicara. Maka jika sedang berbicara tatap mata tamu Anda dengan pandangan antusias, artinya Anda memperhatikan apa yang mereka coba sampaikan maka Anda berusaha untuk memahami. Bukan tatapan mata yang mengintimidasi atau bahkan menggoda. Intinya dalam hati Anda harus punya niat mendengarkan untuk memahami, maka "sinar mata" Anda nanti pasti akan mengatur secara alami dan respond itu bisa ditangkap positif oleh tamu lawan bicara Anda.
Selanjutnya jika Anda sudah mulai bisa membuat komunikasi Anda dengan tamu mengalir dengan baik, maka Anda harus terus melatihnya. Jangan lupa sertakan kata: terimakasih, maaf dan tolong dalam setiap komunikasi Anda. Mungkin Anda masih sebatas merespond lawan bicara, tapi tidak apa, lakukan terus :  Anda bisa karena biasa. Aturlah intonasi, ritme, mimik wajah sebagai respond yang berirama dari setiap kalimat kalimat yang Anda komunikasikan dua arah. Jika Anda sudah bisa mengatur suasana hati Anda maka Anda bisa mulai secara aktif mengalirkan arah pembicaraan. Berikanlah pujian pada tamu, misalnya "aduuh ibu, anaknya cantik sekali, berapa tahun umurnya?", kepada ibu yang membawa anak perempuannya yang masih kecil atau "wah, bapak masih sehat ya.

Mudahan awet sehat terus ya pak" kepada seorang kakek yang datang. Jika perlu tawarkan bantuan, misal kepada pelanggan yang seperti kerepotan membawa tas belanjaannya, tawarkan membawakan tas belanjaannya sampai pada posisi tempat duduknya. Pujian dan bantuan  sebagai compliment tsb menunjukan empati dan care kita kepada pelanggan dan setiap orang senang dengan pujian dan bantuan. Hal itu bisa membawa komunikasi ke arah yang lebih informal. Dengan suasana informal maka suasana bisa dibangun lebih cair dan akrab. Jika sudah begini maka komplain dari pelanggan pun tidak disampaikan dengan cara yang terlalu keras. Akan jadi keuntungan buat perusahaan Anda.


Cobalah untuk berani memulai. Memang tidak mudah merubah karakter dari pemalu menjadi lebih aktif. Tapi bisa karena terbiasa, dan biasa selalu diawali dengan mencoba yang pertama kali. Tekadkan misal dalam sehari Anda harus mencoba lebih akrab dan intens komunikasi dengan 5 pelanggan Anda. Lalu minggu depan naik 10 pelanggan. Makin lama Anda makin ketemu pola dan cara nyaman Anda untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara kondusif. Selanjutnya melayani dengan bicara dengan pelanggan sudah jadi kebiasaan Anda. Untuk jadi sukses, Anda harus bisa menyampaikan citra diri Anda yang positif dan kompetitif. Tapi untuk sampai ke arah sana maka Anda harus percaya diri dulu. Jadi waiter adalah tempat yang sangat bagus untuk melatih rasa percaya diri Anda. Jangan lupa semua ada prosesnya, jadi jangan rendah diri menjadi waiter karena 5 tahun lagi Anda bisa jadi pengusahanya. Amin. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)

Kamis, 01 Januari 2015

NILAILAH PSANGAN DARI PROSPEK, BUKA HARTA WARISAN

Dari surel yang masuk, banyak juga pembaca yang mengeluh susah memulai usaha atau mempertahankan usaha karena tidak sepikiran dengan pasangannya. Memang jelas bahwa pasangan hidup kita akan ikut mempengaruhi jalan hidup kita di masa depan. Maka coba kita bahas mengenai pasangan hidup yang berprospek. Januari sudah datang dan berarti tahun ini sebetulnya akan ada harapan baru lagi sekaligus kekhawatiran baru. Ada beban bagi mereka yang sudah cukup berumur tapi belum berpasangan, belum bersuami atau beristri, bahwa rasanya kurang sempurna menjalani tahun tanpa pasangan yang menemani hidup.

Sebagaimana keluarga umumnya di Indonesia, seringkali orang tua atau kerabat bertanya mengenai pasangan Anda, apalagi jika saat kumpul keluarga besar saat lebaran atau hari raya.Bagi Anda yang masih terus mencari pasangan, rasanya kalau bisa ingin tidak usah hadir di kumpul kumpul keluarga karena khawatir mendapat pertanyaan itu itu lagi. Memang tidak semua orang punya mindset bahwa pasangan baik itu kekasih, suami atau istri adalah penting dalam hidup. Ada juga yang tidak terlalu mempermasalahkan hal tsb. Tapi jangan salah, banyak yang merasakan kadang kesuksesan Anda terasa kurang lengkap jika Anda belum punya pendamping atau pasangan tetap.

Atau mungkin Anda susah mencapai kesuksesan karena konsentrasi Anda tidak fokus untuk berprestasi karena sebagian besar pikiran Anda tersita untuk memikirkan hal mencari pasangan atau ditekan oleh keluarga soal pasangan. Jadi Anda susah fokus pada pekerjaan Anda. Bisa juga walaupun Anda bekerja, tapi kurang termotivasi karena tidak tahu untuk siapa dan untuk apa Anda menghasilkan pendapatan setiap bulannya. Akhirnya hanya habis dipakai senang senang sendiri dan kawan kawan tanpa tujuan ke persiapan masa depan yang jelas.

Nasihat ini untuk mereka yang ingin menikah tapi seringkali berpikir terlalu rumit untuk selanjutnya. Jangan takut menikah, karena menikah akan membukakan tambahan pintu rejeki. Allah SWT menyuruh kita untuk menikah jika sudah dipenuhi syaratnya dan tidak ada syarat sudah harus mapan ekonomi. Ada ke-ajaiban rejeki bagi mereka yang menikah dengan niat ibadah. Setiap manusia dilahirkan di bumi sudah tertulis takdir jalan rejekinya, tinggal kita mengusahakan semaksimal mungkin agar rejeki tsb bisa dicapai dan menjadi nasib baik dari usaha yang dilakukan secara baik, halal dan benar dalam mengusahakan rejeki. Jika Anda sudah ada jalanrejeki, dengan menikahi suami atau istri maka akan terbuka 1 pintu rejeki lagi.

 Menghimpun yang terserak di antara  keduanya, termasuk rejeki yang selama ini belum terkumpul. Prinsip menikah harus menunggu punya rumah dulu, punya mobil dulu, punya penghasilan per bulan minimal 10jt dulu, itulah yang menghambat keberanian untuk menikah. Hal itu tidak akan jadi masalah jika pasangan Anda sama sama sepaham bahwa kemapanan dan kestabilan ekonomi rumah tangga harus dibangun dari bawah bersama sama oleh suami dan istri, bukan harus disediakan oleh satu pihak kepada pasangannya.

 Nyatanya banyak mereka yang mulai meningkat ekonomi dan stabil kesejahteraannya setelah menikah.Yang penting saat menikah rayakan dengan sewajarnya kemampuan finansial Anda dan keluarga. Jangan baru menikah tapi langsung menumpuk hutang karena membela terlaksananya pesta pernikahan agung yang mewah. Segala sesuatu kalau dilaksanakan diluar batas kemampuan maka akhirnya akan menyusahkan.Bagi Anda para wanita, perlu diingat bahwa Anda kelak akan hidup bersama dalam waktu yang panjang dengan suami Anda. Dan dalam waktu yang panjang tsb, jika kualitas hidup berprogress jadi lebih baik setiap waktu tentu akan lebih baik dibanding justru makin turun setiap waktu. Pria yang bisa membangun kualitas hidup berkeluarga lebih baik dari waktu ke waktu adalah jika pria tsb memiliki kualitas yang memberikan prospek cerah kepada masa depan keluarga.
SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)