Sabtu, 04 Oktober 2014

JANGAN TAKUT PADA DUNIA

Kita pernah mendengar bahwa ada seseorang meminta hak untuk mengeksekusi dirinya sendiri karena merasa gagal dalam hidup, merasa sebatang kara dan tidak berguna apa apa lagi jika harus melanjutkan hidup. Padahal ybs bukan orang yang lemah sekali secara ekonomi dan bahkan tinggi dari segi pendidikan. Saya tidak tahu sebetulnya apa yang terjadi dan tidak berhak menghakimi kalau beliau sepenuhnya salah karena hanya ybs yang bisa merasakan dan paham beratnya beban hidup yang dirasakannya. Saya hanya ingin mengajak kita sama sama belajar dari peristiwa ini karenra mungkin saja perasaan ini tidak hanya dirasakan oleh ybs. Hanya mungkin ini yang terekspose ke media untuk bisa kita jadikan pelajaran bersama.

Ingat, jangan berdoa untuk hidup yang mudah. Itu bertentangan dengan fitrah kita yang harus diuji sebagai manusia. Berdoalah agar diberi kekuatan dan kesabaran. Berdoalah mohon ditunjukanNYA jalan dan diberi kemudahan dalam segala urusan, bukan hidupnya yang minta dibikin mudah. Tidak ada hidup yang ideal dan mudah sesuai apa yang kita mau. Berdoa wajib bagi hamba lemah yang memiliki Tuhan Yang Maha Kuasa. Hidup memang tidak akan mudah bagi kita, tapi juga bukan tidak mungkin bisa menikmati hidup dan memberi manfaat pada hidup kita dan bahkan orang lain. Jangan berputus asa akan kondisi dan situasi Anda sekarang. Jika saat ini Anda merasa lemah, gagal dalam hidup, kecewa, pastikan Anda masih punya hati

Tanyakan pada hati terdalam Anda, apakah Anda layak menerima ini semua untuk kehadiran Anda di dunia? Pasti hati Anda minta yang lebih baik. Sedangkan banyak orang lain yang lebih sulit kondisi ekonomi atau bahkan kekurangan pada kondisi fisik masih bisa hidup lebih baik daripada Anda saat ini. jika hati Anda jujur, maka pasti Anda akan berontak dari keadaan saat ini. Pasti ingin yg lebih baik, lebih menyenangkan. Maka kenapa tidak usaha wujudkan? Tidak mungkin jika di era internet ini Anda sama sekali tidak punya teman jika bukan Anda yang memang sengaja menutup diri. Cari teman berbagi cerita, mungkin jika Anda khawatir dimasuki pengaruh luar yang buruk dalam hidup Anda, maka Anda bisa membangun tembok yang ada pintunya.

Bukan seluruhnya tembok solid. Anda bisa buka pintu untuk tetap Anda bisa menerima hal hal baik untuk masuk. Anda juga bisa keluar menjemput kesempatan baik di luar tembok. Tapi Anda tetap bisa menutup pintu untuk hal hal negatif yang Anda hindari tapi tetap tidak menutup Anda dari mendapatkan hal hal yang baik diluar tembok Anda. Dunia Anda akan merasa kecil, sempit, sepi, menyedihkan dan mudah putus asa jika Anda tidak membuka mata hati Anda pada dunia luar Percayalah, tidak semua diluar sana jahat, buruk atau akan menjatuhkan Anda. Justru Anda akan menjerumuskan Anda sendiri jika menutup diri. Justru banyak sumber kebaikan ada diluar sana.

Pengetahuan yang berguna, guru guru yang berpengalaman, kawan kawan yang sayang, orang tokoh penting yang bisa dijadikan teladan, dll. Yang Anda perlu lakukan adalah mengamati dan memilih. Memang kadang pilihan kita salah, tapi itu hal biasa dan kita masih bisa perbaiki dan itu merupakan proses pembelajaran.Jangan takut pada dunia. Jangan biarkan dunia menekan Anda,tapi justru Anda yang menaklukan dunia. Bereaksilah sesuai pada porsi seharusnya dimana membawa Anda pada kebaikan dan manfaat. Itulah namanya respond. Respond harus menghasilkan kebaikan dan manfaat yang menguntungkan Anda, bukan malah menjerumuskan Anda dalam hal yang negatif. Masa depan Anda akan tergantung bagaimana respond Anda menjalani hidup. Maka tentukan respond dan bersikap keraslah pada dunia, maka dunia akan bersahabat kepada Anda. Tapi jika Anda lemah pada dunia, maka dunia akan terasa keras terhadap Anda.

SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)