Sabtu, 01 September 2018

Corporate Social Responsibility



Apa itu CSR? adalah kewajiban dari perusahaan untuk bisa memberi manfaat kepada lingkungan, paling tidak lingkungan terdekat sekitar. CSR ini bukan melulu hanya berarti memberi uang cash  kepada masyarakat yang membutuhkan. Itu mungkin ada di level terendah cara bantuan disalurkan. Misalnya memberi sumbangan ke panti jompo, yayasan yatim piatu. Misal sebulan sekali atau beberapa bulan sekali. Bagi banyak perusahaan bahkan sumbangan umum  formalitas ini hanya diberikan setahun sekali saja bersamaan dengan momen hari raya keagamaan. Yang penting pimpinan perusahaan merasa sudah berbagi dengan orang yang membutuhkan, alhamdulillah. 

Sebenarnya CSR ini bisa juga dibuat sebagai strategi untuk membentuk citra perusahaan. Bukan rahasia lagi jika banyak orang sangat menghargai kebaikan hati seseorang, menjadikannya sumber inspirasi yang positif. Begitu juga bagi perusahaan yang berbuat kebaikan atau diketahui ikut aktif berperan  memberi manfaat kepada sekitar, bahkan kebaikan jangka panjang yang memang sudah jadi kalender kerja perusahaan diluar urusan bisnis. Banyak konsumen memilih membeli produk dari brand atau perusahaan yang diketahui banyak memberi manfaat kepada sekitar. Jadi bukan memutuskan membeli berdasarkan hanya kualitas produk atau kesenangan pada produk tsb. Misalnya perusahaan rokok di Jawa Tengah memiliki agenda kegiatan memajukan olah raga bulu tangkis secara jangka panjang. Terbukti bahwa program CSR perusahaan ini melahirkan bibit bibit pebulutangkis yang mampu berkiprah secara nasional dan internasional. Perusahaan tsb juga tidak bangkrut dengan demikian banyaknya dana yang dikeluarkan untuk kegiatan CSR, malah rejekinya makin bertambah dan panjang umur. Karena citranya baik, produknya juga laku dibeli konsumen walaupun banyak produk sejenis saingan di pasaran. Banyak konsumen merasa ingin jadi bagian kecil untuk ikut berpartisipasi dalam tujuan baik tsb dengan paling tidak setia membeli produknya.

Banyak cara memberi manfaat perusahaan kepada sekitar. Misal perusahaan pipa air atau instalasi pengolahan air bersih, bisa membuat program kerja "air bersih 1 tahun 1 desa". Yang dikerjakan adalah mengusahakan fasilitas dan jaringan air bersih aman dan bersih dari sumber mata air sampai ke bak penampungan desa untuk diminum di desa desa pedalaman yang belum terjangkau air bersih. 

Misal perusahaan atau secara luas sudah  didapatkan informasi ada sebuah desa tertinggal. Kehidupan desa tsb masyarakatnya sering sakit sakitan karena susah mendapatkan air bersih. Untuk sekedar air minum saja harus menggotong gotong ember dan jirigen sejauh 2 km ke sumber air bersih di dalam hutan atau ke atas pegunungan. Dokumentasikan proses kerja CSR perusahaan mulai dari survey lingkungan, interview penduduk dan liput kesusahan mereka berjuang mendapatkan air bersih, liput solusi dan usaha perusahaan untuk mengadakan air bersih ke desa tersebut yang mudah diakses penduduk desa dan liput kebahagiaan penduduk atas perubahan tsb, kemajuan yang selanjutnya terjadi di desa tsb setelah hadirnya kepedulian perusahaan atas kesulitan yang dialami desa tsb. Tidak apapa selanjutnya untuk menyiarkan program CSR info ke khalayak. Berawal dari 1 desa, 2 desa, setiap tahun berlanjut terus jadi program rutin tahunan perusahaan dan disiarkan ke masyarakat melalui medsos, berita di media nasional. Menjadikan inspirasi bagi banyak orang dan banyak perusahaan lain sekaligus berlomba lomba dalam kebaikan. Apakah perusahaan akan kehilangan banyak uang? Sejatinya seperti janji Alloh SWT siapapun yang memberi justru akan diberikan balasan yang berlipat ganda. Saya rasa itu berlaku juga bagi perusahaan atau perorangan. Efek pencitraannya akan sangat baik bagi perusahaan, dan calon konsumen akan berebut ingin menjadi bagian dalam partisipasi kecil berbuat kebaikan dalam program pengadaan air bersih tsb dengan menjadi konsumen setia produk tsb.

Banyak bidang bantuan perusahaan yang sangat urgent dibutuhkan masyarakat yang menuntut peran serta swasta untuk ikut berperan, bukan hanya menjadi tanggung jawab dan kewajiban pemerintah. Contoh tadi terkait perkembangan olah raga unggulan, lalu kebutuhan utama manusia mengenai fasilitas air bersih yang mudah dan murah. Lainnya misalnya pemenuhan kebutuhan pendidikan dasar masyarakat, pengadaan fasilitas kesehatan sanitasi umum, bisa juga membimbing dan membina UMKM, atau pengadaan fasilitas jalan dan jembatan di daerah wilayah pelosok,dll. Demikian bagaimana mengusahakan CSR bisa sekaligus memberi dampak pencitraan kondusif perusahaan dan peningkatan bisnis komersial bagi penjualan produk perusahaan. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)