Jumat, 17 Februari 2012

SINERGI,MEMBANGUN KEUNIKAN USAHA


Di poster terlampir diperlihatkan visualisasi sinergi antara businessman yang berjas dan memegang laptop dengan pemusik yang memegang gitar. Businessman memikirkan konsep bisnis yang berhubungan dengan musik live dan guitarman mengaplikasi musiknya dan meng-aware business konsep ini di kalangan pelaku musik. Konsep bisnis baru ini bisa diwujudkan dengan bersinergi lagi dengan pihak investor. Jadi ada 3 pihak yang bersinergi dalam "Mus1c One", brand baru di bisnis industri dan hiburan musik keluarga. 

Kenapa perlu bersinergi? Tidak semua orang beruntung memiliki semua potensi yang dibutuhkan dalam membangun sebuah usaha. Misalnya ada seseorang sudah pintar membuat konsep, dia juga seorang seniman gitar, sekaligus orang kaya yang punya uang cukup untuk mewujudkan sebuah konsep usaha. Yang lebih banyak adalah seorang konseptor yang bermimpi untuk menjadikan konsepnya berwujud, atau mimpi seorang artist menjadi pengusaha, atau mimpi seorang kaya memiliki usaha jenis baru yang belum pernah dia punya. Maka bersinergi dengan partner yang tepat akan membantu kita mewujudkan "mimpi" itu. 

Jika Anda dari sisi pembuat konsep bisnis, bagaimana kita menentukan calon partner untuk bersinergi?

1. Definisikan dahulu apa kebutuhan bisnis kita. Kebutuhan partner ada yang spesifik, yaitu hanya bisa dipenuhi oleh profile tertentu, dan ada kebutuhan umum. Keduanya sama  penting hanya masalah urgensi mana partner yang perlu ditemukan lebih dahulu. Jika kita butuh mengumpulkan komunitas pelaku musik untuk menjalankan bisnis melalui panggung live music untuk menarik tamu. Maka kita membutuhkan pelaku musik aktif yang masih memiliki fans. Seringkali kita namakan partner ini sebagai ICON. Setelah dapat Icon, baru kita presentasikan konsep bisnis ini ke hadapan calon partner investor

2. .Cari kesamaan dalam visi misi. Dalam sesi kita mempresentasikan konsep bisnis ke hadapan partner. Dalam bisnis ada visi misi yang ingin dituju sebagai tujuan dan program program apa saja yang akan dilakukan dalam upaya menuju tujuan tsb. Dalam komunikasi 2 arah antara Anda dan calon partner pasti Anda akan bisa merasakan aura dari calon partner. Apakah responnya positif atau negatif. Sepanjang respon positif dan searah lebih banyak prosentasenya daripada respon negatif, maka kemungkinan besar kita hampir menemukan partner yang cocok. Teruslah searching dari beberapa alternatif partner Icon dan investor yang paling nyaman untuk Anda.

3. Bangun keunikan dalam proposal bisnis. Dalam mempresentasikan bisnis kepada beberapa pihak, utamakan membangun keunikan. Jika Anda membangun usaha dengan 100% usaha sendiri dan uang sendiri, maka mungkin Anda tidak perlu membuat keunikan, karena Anda tidak perlu membuat pihak lain tertarik dengan proposal Anda. Anda yang memutuskan usaha ini akan dilaksanakan atau tidak. Keunikan usaha, selain memberikan daya tarik buat mitra usaha sekaligus juga akan memberikan competitive advantage pada usaha Anda, juga memberikan daya tarik product Anda dimata konsumen. Jelas bukan?

4. Tentukan porsi hak dan kewajiban para pihak dalam perjanjian kemitraan/kerjasama. Sesuai dengan kapabilitasnya masing masing pihak yang jelas bahwa setiap pihak memiliki tanggung jawab yang spesifik. Misalnya untuk artist ICON bertugas untuk menarik komunitas pemusik dan penikmat musik. Membuat program musik yang akan disajikan ke tamu outlet. Tugas bagi konseptor adalah membuat konsep bisnis, dari SOP, konsep marketing, konsep bersaing dan konsep mantain pelanggan. Sedangkan tugas dari investor adalah menyediakan dana yang dibutuhkan untuk bisnis ini. Sebagai kompensasinya bagi semua pihak yang bersinergi dalam bisnis ini tentunya adalah sharing profit sesuai komposisi yang disepakati bersama. Perjanjian kemitraan sinergi ini bisa dituangkan secara resmi dalam bentuk CV, PT agar tercatat secara legal. 

Jadi jelas bahwa memiliki bisnis sendiri tidak semata harus mutlak memiliki uang sendiri, bersinergilah dengan pihak pihak yang kompeten dan direncanakan matang. Bahkan di poster seakan digambarkan bahwa sinergi ini akan "membangkitkan naga baru".. Semoga naga baru ini akan berjaya.
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )

Sabtu, 04 Februari 2012

BISNIS TUMBUH

Dalam beberapa email konsultasi ada satu garis merah yang akan saya ulas dalam satu judul bahasan yaitu mengenai bisnis tumbuh. Intinya adalah:

1. Mempunyai grand plan sampai sebesar apa skala bisnis di tahap akhir di seluruh area lokasi usaha tersebut.

2. Diawali dengan mengoperasionalkan dulu unit2 usaha utama atau sebagian usaha dengan skala prioritas bisa menarik potensi market di awal usaha dibuka

3. Mengamati pertumbuhan usaha dan segmen pasar yang datang ke tempat usaha untuk menganalisa apa grandplan masih memungkinkan untuk dilanjutkan, atau harus merubah rencana bisnis..

Gambarannya sebagai berikut, misalnya kita punya gedung usaha seluas 2000m2. Tentunya luas yang sangat besar dan cukup besar biayanya jika ingin diwujudkan dalam satu waktu sekaligus untuk memulai usaha.

Dalam bisnis ada namanya tahap "orientasi" dimana kita test pasar dengan produk pertama kita apakah pasar merespon dengan positif atau tidak. Misalnya dalam bisnis "karaoke keluarga" dimana investasi berupa unit unit room karaoke yang di dalamnya terkandung investasi room berperedam suara, interior dekor mulai dari plafond, dinding sampai lantai dan sofa set, audio visual equipment set ,dan karaoke system lengkap yang satu unit roomnya berbiaya minimal 50jt, maka untuk 2000m2 bisa ditest untuk cukup memulai dengan 20 room dulu. Sementara meninggalkan kosong area seluas 1200m2 lagi untuk perluasan segera jika pasar merespon 800m2 area room karaoke ini dengan baik dan sampai waiting list terus dalam 3 minggu terakhir. Berarti dalam kasus ini planning untuk membuat grand karaoke keluarga bisa berjalan dan dilanjutkan membangun unit room karaoke lagi karena pasarnya cukup. 

Jika saja ternyata pasar karaoke keluarga sedang kurang bagus atau kalah bersaing dari karaoke keluarga tetangga, maka coba alihkan sisa 1200m2 ini buat jenis usaha lain yang masih in line dengan karaoke keluarga. Misalnya tambahkan foodcourt area dengan deretan counter counter sewa untuk kuliner. Counter unit ini bisa diisi oleh aneka usaha kuliner dan bisa dikelola oleh masing masing pemilik usaha. Bekerja sama dengan manajemen karaoke dimana pembayaran hanya bisa dilakukan di kasir yang manajemen karaoke sediakan. Dalam kasus ini berarti di spot usahan ini ditambahkan lagi produknya: karaoke keluarga plus aneka makanan minuman harga terjangkau dengan suasana foodcourt. Lebih banyak alasan orang untuk datang ke lokasi usaha anda karena sekarang Anda punya dua produk. Antara karaoke dan foodcourt bisa saling support untuk "sudden buying". Kadang ada tamu karaoke yang dia akan tunggu kawan kawannya sementara makan dulu di foodcourt, atau sebaliknya kadang ada tamu makan di foodcourt mereka sudah kenyang tapi masih ingin menambah waktu pertemuan lalu bisa lebih fun dengan booking room karaoke. 

Memang berubah dari rencana membuka grand karaoke seluas 2000m2 menjadi ditambah fasilitas foodcourt. Tapi itu adalah strategi bisnis. Jika kita dalam 6 bulan sudah mencoba hanya membuka room karaoke seluas 800m2 tapi kurang direspon, kenapa kita harus memaksakan ego untuk terus membuka unit room karaoke lainnya di sisa lahan 1200m2?  Win win benefit untuk kedua jenis bisnis ini.

Atau apa masih perlu "anchor activity" sebagai penarik tamu datang ke kawasan ini. Karaoke room dan foodcourt adalah venue pasif dari sebuah jenis usaha. Menunggu tamu datang untuk transaksi. Baru bersifat positif jika fasilitas ini "digerakan" oleh event yang mengajak tamu datang ke lokasi usaha dengan alasan untuk mengikuti event, apakah sebagai peserta atau sebagai sebagai penonton. Kenapa tidak pikirkan untuk menggunakan 200m2 untuk dijadikan panggung live performance. Lengkapi panggung dengan lighting, sound live performance equipment, sound processor dan tentunya alat alat band. Jadi total 800m2 area unit room karaoke, 200m2 area panggung live performance dan 1000m2 area food court. Di panggung live performance ini band band atau berbagai event bisa tampil untuk memeriahkan suasana, menarik komunitas, membangun komunikasi antar komunitas dan manajemen, akhirnya membangun customer base yang loyal bagi bisnis kita.

Proses penambahan fasilitas dari room karaoke ditambah foodcourt, lalu ditambah lagi panggung bisa "tumbuh bertahap" dengan menganalisa perkembangan bisnis dan trend demand pasar dan tentunya kapan persediaan dana investasi Anda sudah siap. Dengan demikian akhirnya secara bisnis, ketiganya akan sinergi dan membawa keuntungan dari total jenis bisnis di area seluas 2000m2. Itulah gambaran "Bisnis Tumbuh", dalam contoh ini adalah usaha entertainment. Bayangkan kerugian yang akan diterima Anda jika dari awal seluruh 2000m2 lokasi usaha ini Anda langsung buat seluruhnya menjadi unit room karaoke keluarga dan itu gagal karena brand Anda kalah bersaing. Berapa milyar uang Anda akan hilang begitu saja. Unsur kehati hatian adalah penting dalam usaha dan bukan takut memulai usaha. 

Kuncinya adalah harus ada sinergi antara berbagai jenis bisnis yang dibangun di lokasi yang sama agar mereka saling melengkapi, bukan justru saling kanibal satu sama lain. Maka silakan dicoba untuk berbagai rencana usaha Anda..
SEMANGAT SUKSES ( Mirza A. Muthi )