Minggu, 28 Februari 2016

CARA MENABUNG CERDAS


Dalam mencapai tujuan apapun, tidak ada yang instant. Pasti kita harus "menabung", artinya mengerjakan setahap demi setahap, menanam sebidang demi sebidang. Misalnya Olah raga secara rutin dan tepat untuk menabung kesehatan dan tetap bugar sampai tua, membaca buku pengetahuan secara rutin untuk menabung pengetahuantua dan kecerdasan, menabung bekerja dari mulai posisi rendah terus berkarir sampai jabatan tinggi untuk menabung skill dan pengalaman sehingga dibutuhkan banyak perusahaan, menabung bergaul dengan kawan kawan baik yang positif dan berpotensi untuk menabung jaringan kerja, dan tentu saja menabung uang untuk keperluan membeli atau membayar sesuatu kebutuhan.

Menabung uang itu sebenarnya mudah, semua orang pasti bisa. Tidak selalu butuh uang besar untuk dapat hasil dari menabung. Tertib dan Komitmen adalah kunci sukses menabung. Tertib, bahwa walaupun nilainya kecil, tapi harus dilakukan setiap hari dan komitmen, bahwa untuk jangka waktu tertentu misalnya 1 tahun, jangan diambil. Tujuannya agar pada saatnya nanti mencairkan tabungan maka nilainya terasa dan bisa digunakan untuk hal hal tertentu.

Misalnya setiap hari kita masukan Rp.10.000 (sepuluh ribu) rupiah ke dalam celengan. Tertib lakukan hal tersebut setiap hari. Maka dihitung dalam 30 hari kita akan punya tabungan Rp. 300.000. Tapi jangan diingat ingat. Lakukan seperti kebiasaan, maka dalam setahun akan punya tabungan Rp.3.600.000. Lakukan terus jangan diingat ingat, maka dalam 3 tahun akan punya Rp. 10.800.000. Jumlah yg besar karena setiap hari "menanam" Rp.10.000 secara tertib dan komitmen. Seperti seorang perokok. Dia "tertib" membeli sebungkus rokok per hari dan tanpa berpikir panjang membeli bungkus demi bungkus lainnya dalam sehari itu. Dia komitmen lakukan itu setiap hari, bahkan ada yang bilang lebih rela tidak makan daripada tidak merokok.

Itu semangat komitmen yang "militan" yang harus ditiru, tapi seharusnya dalam hal menabung. Kalau si perokok tadi menyempatkan diri duduk merenung, mencoret coret di kertas berapa uang beli rokok yang dia belanjakan dalam sebulan, lalu kalikan sampai setahun, mungkin dia akan terkejut karena besarnya. Tapi orang lebih memilih "kenikmatan" daripada "kesengsaraan". Bagi perokok berat, tidak merokok adalah kesengsaraan sedangkan merokok sehabis makan adalah kenikmatan. Tapi paling tidak itulah gambarannya. Hendaknya di masa depan para perokok berat ini berpikir bahwa dia secara sengajamemberi kesengsaraan pada kesehatan organ tubuhnya dan juga kesengsaraan pada orang orang disekelilingnya yang terpaksa harus jadi perokok pasif dan terpaksa ikut menderita.

Harus ada alasan bagus kenapa Anda harus menabung. Mungkin selama ini Anda sudah menabung untuk beli kambing qurban, menabung untuk beli jam tangan bagus incaran, atau hal hal pribadi lainnya. Gunakan alas an yang kuat terkait dengan orang yang kita cintai agar bisa jadi motivasi. Misal untuk uang masuk sekolah anak. Sekarang Anda keluar uang Rp.5 jt untuk anak masuk SMP. Sudah pasti dalam 3 tahun kedepan anak Anda akan masuk SMA yang uang masuknya lebih besar. Gunakan cara Menabung diatas, maka untuk uang masuk SMA senilai Rp.10 jt sudah aman tanpa Andaharus menahan malu pinjam sana sini saat waktunya tiba.

Kenyataannya yang paling susah dijaga adalah komitmen tidak mengambil uang tabungan tsb selama 3 tahun. Kalau kita tahu bahwa kita punya uang sejumlah gadget baru yang sedang kita incar, maka pasti kita tergoda untuk membelinya walaupun itu harus mengambil uang dari kebutuhan uang masuk sekolah anak. Atau kita memaafkan diri karena saat itu betul betul tidak punya uang untuk transport, sehingga kita mengambil uang dari tabungan masuk sekolah anak. Kenapa kita mudah keluar dari komitmen waktu tertib menabung? Karena jenis tabungannya adalah tabungan fisik seperti celengan yang bisa dibuka kapan saja atau rekening yang bisa diambil kapan saja kita mau, ada ATM atau ada M banking. Jadi kemudahan mengambil justru membuat tujuan menabung Anda tidak pernah tercapai tuntas.

Maka agar tujuan menabung kita berhasil, kita butuh jenis tabungan yang kondusif, cerdas dan menguntungkan. Ada tabungan yang memberi 3 manfaat sekaligus yaitu Investasi, Insurance dan Income ( 3i ). Hasil menabung sudah pasti ada, masih dapat asuransi jiwa dan yang terpenting bahkan dapat tambahan income dari jaringan downline yang kita cari bersama secara teamwork. Sudah banyak yang menjalankan dan mendapatkan manfaat yang besar. Bahkan Premi asuransi dibayarkan dari downline dan mendapatkan bonus berlipat lebih besar dari jumlah uang yang ditabungnya.

Maka pastikan tahun ini Anda memulai kebiasaan baru yaitu menabung secara cerdas dan menguntungkan. Anda tidak akan berubah nasib jika tidak merubah cara Anda melakukannya. Anda sudah coba menabung selama ini, tapi uangnya tidak pernah kumpul kumpul juga. Jika Anda lakukan hal yang sama itu itu lagi di tahun ini, sedangkan Anda tahu cara tsb sudah gagal, maka pada akhirnya sebetulnya Anda sudah tahu kalau pada akhirnya tidak akan mendapatkan hasil apa apa. Maka saatnya di tahun 2016 ini, sekarang juga, saat ini juga, dimulai dari Anda sendiri, berubah untuk hasil yang lebih pasti berhasil dan lebih menguntungkan. Untuk mengetahui cara menabung yang lebih cerdas, hubungi Pak Wayan087886148860. Kita akan bersama melakukannya mencapai tujuan secara Superteam, bukan Anda mencoba menjadi Superman. SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)