Sabtu, 15 Desember 2012

MOTIVASI DIRI ANDA

Kenapa ada sebagian kecil orang terlihat selalu bersemangat, lincah bergerak, bicaranya cepat dan bernas, matanya berbinar binar, seperti tidak ada cape capenya kesana kemari dan sukses hidupnya. Sementara lebih banyak lagi orang lainnya yang terlihat loyo, tidak semangat, banyak tidur,  banyak mengeluh, wajahnya selalu kusut, duduknya saja melorot. Sudah pasti hidup sebagian orang ini juga susah, sesuai apa yang sering dikeluhkannya..

Anda adalah seperti apa yang Anda pikirkan. Karena itu berpikirlah besar dan bercita cita tinggi. Tuliskan apa yang ingin Anda capai dalam hidup dan tempel di cermin dimana setiap selesai mandi Anda berkaca. Tidak apa menuliskan pencapaian dalam bentuk benda/barang mewah seperti punya mercedes benz di usia 30 tahun, atau jam tangan Rolex di usia 25 tahun, tujuan tertentu seperti punya perusahaan sendiri di usia 40 tahun, naik haji di usia 40 tahun, dan lain sebagainya. Kalau perlu ucapkan keras keras dengan semangat setiap membaca tulisan Anda.  Pandanglah ke arah mata Anda sendiri di cermin bahwa Anda akan bertekad mencapai tujuan tsb sesuai target waktu. 

Pantaskan penampilan diri Anda dengan semangat yang sedang dibakar dalam hati Anda. Berdandan yang prima, pakai gel  rambut dan parfum, kenakan busana yang smart style dari kemeja sampai sepatu, berpenampilan layak akan sangat membantu mendorong rasa percaya diri Anda dan sebagai standard dari sikap Anda seharian itu.. Sikap dan gestur Anda sehari itu akan dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan penampilan Anda, atau akan malu sendiri dengan glamor busana yang Anda kenakan. "Jaga image" istilah anak muda masa kini.  Busana sudah pantas dan berkelas tidak pantas kalau jalannya loyo, wajah kusut dan duduk melorot. Cerahkan air muka, tegapkan badan, dan tampilkan gestur semangat, itu baru hebat.. 

.Anda perlu memotivasi diri sendiri sebelum Anda meminta orang lain membantu memotivasi Anda. Tapi bergaul dengan orang orang positif akan sangat membantu pembentukan mental dan karakter Anda. Sebaliknya bergaul dengan mereka yang bermental lemah, negatif dan banyak mengeluh juga akan menjerumuskan Anda. Jangan lupa, manusia lebih merasa nyaman dalam lingkungan yang menawarkan kesenangan sesaat sampai akhirnya larut terlena dan tanpa sadar sudah terlalu terlambat untuk bangkit memperbaiki diri. Kesenangan awal seringkali adalah godaan dan tipu daya dunia belaka. Bertanggung jawablah untuk hidup Anda sendiri. Maka hati hati dalam memilih kawan dan menempatkan lingkungan dimana Anda akan bergaul dan beraktifitas sehari hari.  

Juga penting mengkaitkan usaha kerja keras Anda pada seseorang yang sangat punya arti dalam kehidupan Anda. Misalnya kalau perjuangan seorang  anak ditujukan untuk kebahagiaan orang tua, kalau perjuangan seorang kepala keluarga ditujukan untuk kebahagiaan anak istri. Seseorang yang berjuang untuk seorang yang dicintainya, akan memiliki motivasi besar agar tidak ada kegagalan dari apa yang sedang diusahakannya. Dia akan berusaha keras untuk bagaimana bisa berhasil dan memberikan yang terbaik kepada orang yang dicintainya.

Demikianlah tips sederhana bagaimana membangkitkan motivasi pada diri Anda agar selalu dalam kondisi mental kuat dan positif. Anda perlu jangkar untuk mengaitkan mindset dan niat agar motivasi dalam diri anda bisa terus dibangun dan tumbuh menjadi kebiasaan dan karakter positif. 
Selamat menyambut Tahun Baru 2013, tetaplah memotivasi diri Anda dan jadilah sukses dalam setiap langkah hidup Anda di tahun 2013. Amin Ya Rabbal Alamin


Semangat Sukses (Mirza A. Muthi)

Sabtu, 08 Desember 2012

LUKA YANG BERBEKAS

Teman-teman, sebagai penutup tahun 2012, saya akan berbagi cerita untuk Flash back terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini. Mudah-mudahan cerita ini bisa menjadi Perenungan di akhir tahun dan bisa menjadi inspirasi untuk kebaikan kita di tahun yang akan datang.

Saya pernah diceritakan Sebuah kisah sebagai berikut : 

Pernah ada anak seorang lelaki dengan banyak sekali watak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham / bermasalah dengan orang lain.

Di hari pertama dia memaku 37 batang di pagar, dan itu merupakan jumlah masalah yang dia perbuat terhadap orang lain pada hari tersebut. Dia malu karena ternyata hari itu dia membuat banyak masalah. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari.

Lama kelamaan Dia merasakan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar yang berkayu keras tersebut. Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang pakupun selama seharian. Dan dengan gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap hari bila dia berhasil menahan diri/bersabar.

Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dimana dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata:

”Anakku, kamu sudah berlaku baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang engkau buat di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula. Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa saja menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya akan tertinggal.

Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik. Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka." 

Demikianlah sebuah cerita yang bisa kita sampaikan kepada orang-orang yang kita cintai ....... Semoga bermanfaat.


Semangat Sukses
Purwanto