Senin, 01 Mei 2017

"JANGAN" YANG PENTING DALAM HIDUP



Hindari beberapa hal ini yang bisa membuat hidup Anda menjadi rumit dan runyam. Pertama: jangan memaksakan kehendak pribadi pada umum. Jika itu hanya untuk Anda pribadi dan tidak untuk kepentingan bersama, silakan atur sendiri. Tapi jika itu untuk kelompok ambil keputusan dengan proses. Kedua: jangan rusak kepercayaan orang. Kepercayaan adalah hal yang sangat bernilai, bahkan lebih besar dari nilai uang. Karakter profesional yang berharga. Bahkan Anda bisa mencari pekerjaan dan mengambil kesempatan hanya dengan menjaga kepercayaan. Jagalah kepercayaan dengan tindakan nyata. Ketiga: jangan pernah berhenti belajar. Ilmu semakin digali terasa semakin dangkal. Tidak ada habisnya, tapi Anda semakin "berisi". "Isi otak" Anda yang akan mengisi dompet Anda, bukan terus menerus mengurusi penampilan dan materi tapi lupa mengisi pengetahuan berguna.

Keempat: jangan benarkan kebiasaan, tapi biasakanlah hal yang benar. Karena kebiasaan belum tentu benar dan itu dilakukan sudah bertahun tahun lamanya. Pantas saja hidup dan ekonomi Anda tidak berubah, karena Anda bukan biasa melakukan hal yang benar. Rubah cara baru akan merubah hasil. Kelima: jangan terima saja, harus berani berkata tidak. Banyak hal di dunia ini ingin "memanfaatkan" Anda dalam porsi yang tidak adil bahkan merusak. Hidup ini selalu banyak gangguan dan godaan. Jauhi masalah dengan berkata tidak sebelum itu merasuk dan menjerat hidup Anda tanpa jalan keluar.

Keenam: Jangan penuhi keinginan tapi penuhi kebutuhan. Keinginan lebih kepada nafsu duniawi, rasanya ingin memiliki semua yang ada. Tapi kebutuhan lebih bijaksana untuk memilih memilah mana yang jadi prioritas dan mana yang tidak perlu. Hidup jadi tidak berat karena harus memaksakan diri. Ketujuh: jangan tidak memberi pada yang membutuhkan. Dunia ini energi selalu berputar, begitu juga rejeki. Jangan Anda tutup hanya sampai di tangan Anda. Karma kebaikan juga akan berputar kembali ke Anda jika Anda mengalirkan rejeki yang sampai ke tangan Anda. Biasanya bahkan lebih berlipat. Banyak hal yang jangan Anda lakukan, demi kebaikan Anda sendiri. Kadang butuh kebijaksanaan dan pengorbanan, tapi akan ada hadiah sesudahnya.

Kedelapan: jangan korbankan kesehatan Anda. Sehat adalah harta Anda paling berharga. Jika Anda tidak sempat beristirahat, tidak bisa memilih makanan yang sehat, tidak bisa bergaul secara sehat dan semuanya bisa kapan saja mengorbankan kesehatan Anda, maka lebih baik Anda merubah pola hidup, merubah lingkungan Anda atau pekerjaan Anda. Tidak ada manfaatnya uang yang Anda usahakan dan kumpulkan jika nantinya hanya harus habis untuk biaya berobat. Bahkan jika Anda sudah sangat sakit, Anda pasti akan merepotkan orang orang terdekat Anda seperti istri, suami atau orangtua yang harus merawat Anda selama sakit. Kesembilan: jangan salah memilih teman dan lingkungan bergaul. Mungkin waktu terbanyak Anda habiskan di luar rumah daripada dengan keluarga di rumah. Anda bisa saja tidak bisa membatasi siapa saja orang yang datang berinteraksi dengan Anda dalam sehari semalam, tapi Anda bisa memilih dengan siapa Anda menjalin pertemanan. Pilihlah teman yang bisa membawa perbaikan hidup, baik dalam membangun wawasan, meningkatkan kualitas hidup, menjaga motivasi, mengajak memberi manfaat dan membantu memutuskan hal hal penting yang perlu diambil dalam perjalanan hidup. Kadang ada anggota keluarga yang bisa menjadi benalu atau malah menghancurkan hidup Anda. Tapi sering juga kawan yang bahkan bisa lebih membantu Anda dalam pencapaian hidup yang sukses dibanding saudara sekalipun, karena dengan siapa saudara kita adalah takdir, tapi dengan siapa kita berteman akan sangat menentukan nasib Anda.

Kesepuluh: jangan tidak takut pada Tuhan. Takutlah pada Alloh SWT karena dengan takut kepadaNYA, takut akan hidup sesudah mati, takut akan perhitungan salah dan dosa, maka Anda akan berusaha hidup selurus lurusnya, walaupun ada ataupun tidak ada manusia yang melihatnya. Tidak melakukan hal yang "aneh aneh" yang menyimpang dari petunjukNYA dan ajaran Nabi besar Muhammad SAW. Kadang memang sebuah tindakan salah dan keputusan salah belum kita rasakan dampak negatifnya bagi kita di dunia ini, karena terbantu oleh kekayaan kita, jabatan dan posisi kita misalnya, jadi kita hanya merasa senang senang saja tidak ada dampak negatif apa apa yang kita rasakan, tapi mana mungkin lari dari azab hari akhir dan pembalasan perhitungan amal ibadah setelah mati nanti. Atau paling tidak di dunia keturunan Anda akan menerima karma dari perbuatan dan kebiasaan jelek yang Anda lakukan saat ini. Maka jangan tidak takut pada Tuhan, agar selamat hidupmu dunia dan akhirat. 


SEMANGAT SUKSES (Mirza A.Muthi)