Kamis, 06 Juli 2017

Karakter Yg Baik Agar Banyak Kawan



Setelah Idul Fitri ini biasanya akan banyak kegiatan halal bihalal yang intinya berkumpul lagi bersama sama untuk menjalin silaturahim yang baik dan tetap bisa saling manjaga komunikasi. Berkumpul gembira dalam suasana dan momen yang baik. Sebenarnya silaturahim adalah dalam rangka tetap menjaga hubungan dengan orang lain. Lalu apakah semua orang yang hadir dalam halal bihalal tsb betul betul memiliki "jumlah kawan" yang sama? Bagaimana persepsi, opini, respond orang terhadap Anda, maka dari sanalah Anda punya kawan yang betul betul menganggap Anda sebagai kawan atau sekedar tegur sapa basa basi saja. Semakin buruk sikap Anda dalam pergaulan dan banyak orang tahu reputasi jelek Anda, maka makin sedikit peluang Anda punya banyak kawan. Tapi semakin Anda dikenal bisa dipercaya, menyenangkan, selalu membangun suasana positif kondusif antar kawan, maka akan makin banyak "kawan sejati" Anda. Anda bisa saja mengawali dengan punya banyak kawan diawal, tapi seiring perjalanan waktu tidak akan banyak diantaranya yang bertahan sampai lama, bahkan menjadi sahabat. Karena memang berbeda visi misi, tidak ada kesamaan tujuan, karakter yang terlalu jauh bertolak belakang, tapi hal itu tetap bisa menjadikan kita "kawan" pada saat jumpa halal bihalal.

Tapi yang berbahaya jika satu persatu kawan mulai meninggalkan Anda karena Anda orang yang "pantas untuk ditinggalkan", karena kelakuan, karakter dan sikap negatif Anda. Anda tidak pintar berempati dengan kawan, tidak menjaga perasaan orang, Berbicara seenak hati tanpa peduli, hanya memanfaatkan kawan saja, berhutang tidak ada niat mengembalikan. Kadang bercanda kelewatan konyol, memaksakan pendapat pribadi. Teman tidak nyaman bergaul dengan Anda. Bahkan "reputasi jelek" Anda sudah tersebar luas. Anda berpotensi merugikan atau menyakiti hati kawan. Mudah saja berita apapun tentang seseorang tersebar cepat dan luas di jaman sosmed dan jaringan dunia maya saat ini. Padahal rejeki bukan semata uang. Kawan akan lebih mudah mendatangkan rejeki dibanding Anda harus mencari sendiri rejeki dalam bentuk uang. Jaringan sangat penting bagi pengembangan kesuksesan Anda secara lebih cepat dan lebih besar. Sekarang bukan lagi jaman kemandirian, apa apa kerjakan sendiri. Tapi sekarang jamannya kebersamaan, kemitraan, untuk itulah orang perlu mengenal Anda senagai sosok pribadi yang baik, kondusif, positif dan bisa saling menghargai.

Tapi karena karakter Anda negatif, respond orang banyak terhadap Anda membuat teman menjauh dari Anda, rejeki tidak dekat lagi pada Anda. Jadi jika Anda ingin rejeki yang mudah, lancar, banyak dan datang dari mana saja, perbaiki karakter Anda, perbaiki opini orang terhadap Anda.
Sehingga kalaupun memang jarang bertemu kawan, itu semata karena kesibukan semata saja. Tapi bukan karena menghindar dari Anda. Reputasi Anda tetap baik. Tapi kapanpun sewaktu waktu Anda butuhkan kawan untuk daya ungkit Anda, maka kawan akan siap mendukung Anda. Karena Anda kawan yang baik.

Kenyataannya, semakin sedikit orang mau berkawan dengan Anda, akan semakin susah Anda mengusahakan rejeki. Nyatanya kawan adalah salah satu pintu rejeki, jagalah silaturahim pertemanan dalam suasana yang baik, bangunlah reputasi diri yang baik, maka dimana mana ada kawan yang siap ada untuk Anda.


SEMANGAT SUKSES
(Mirza A.Muthi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar